Claim Missing Document
Check
Articles

Formulasi dan Karakterisasi Edible Film dari Poliblen Pati Umbi Talas Kimpul – Polivinil Alkohol dengan Polietilen Glikol sebagai Plasticizer Dedi Nofiandi; Yahdian Rasyadi; Muthia Miranda Zaunit; Mellani Pratiwi
JURNAL KATALISATOR Vol. 6 No. 1 (2021): jurnal Katalisator Volume 6 No 1, 2021
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1562.766 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v6i1.281

Abstract

This research was conducted to develop the utilization of starch from talas kimpul (Xanthosoma sagittifolium), which is currently only used as a food ingedidient. In this study, an edible film was made by varying the starch of talas kimpul with Polyvinyl Alcohol (PVA) in order to obtain an edible film that met the requirements. Edible film was made with a ratio of talas kimpul starch-PVA, namely F1 (1:1), F2 (1:2) and F3 (2:1) with a total of 6 grams of polyblend in 100 ml, the plasticizer used was poly ethylene glycol (PEG) as much as 30% of the total polyglene. The edible film was prepared using the solvent casting method with the principle of gelatinization. The edible film obtained were characterized: organoleptic, thickness, pH, moisture content, absorption profile, percent elongation, tensile strength, Young’s modulus, and water vapor transmission rate. The results indicated that all formulas meet the requirements as edible film.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI PENYEBAB JERAWAT SEDIAAN GEL FACIAL WASH EKSTRAK.ETANOL.DAUN.KOPI ARABIKA (Coffea arabica L.).TERHADAP.Cutibacterium acnes Yahdian Rasyadi; Diza Sartika; Nadia Dini Fitri
Jurnal Akademi Farmasi Prayoga Vol 8 No 1 (2023): JURNAL AKADEMI FARMASI PRAYOGA
Publisher : Akademi Farmasi Prayoga Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56350/jafp.v8i1.91

Abstract

Abstrak Daun kopi arabika merupakan salah satu bahan alam dengan kandungan senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian inicbertujuan untuk melihat aktivitas antibakteri sediaan gel facial wash ekstraksetanol daunskopi arabika dalam menghambat pertumbuhanaCutibacterium acnes. Gelafacial wash dibuat dengan konsentrasidekstrak etanolsdaun kopi arabika 20% dalam beberapa formula dengan berbagai gelling agent yaitu carbopol, HPMC, Na CMC masing-masing 10% dan 30%. Aktivitas daya hambat sediaan gellfacial wash ekstrakketanol daun kopi arabika padabbakteri Cutibacterium acnes dilakukanddengansmenggunakansmetode difusissumuran. Hasil diameter dayaahambat antibakteri formula F1, F2, F3, F4, F5 dan F6 secara berurutannmasing-masingnya adalahh22,85 mm, 22,87 mm, 22,30 mm, 22,45 mm, 22,93 mm dan 22,26 mm. Dapat disimpulkannbahwa semua formula memiliki daya hambat terhadap bakteri Cutibacteriumaacnes dengan kategorikkuat serta berdasarkan hasil dan analisis statistik.ANOVA satu arah memperlihatkan bahwa tidak ada perbedaan secara nyata dari variasi basis gel terhadap daya hambat gel facial wash semua formula (P>0,05). Abstract Arabica coffee leaves is one of the natural ingredients containing flavonoids which have the potential as antibacterial. This study aims to determine the antibacterial activity of facial wash gel preparation of ethanol extract of Arabica coffee leaves in inhibiting the growth of Cutibacterium acnes. Facial wash gel was made with a concentration of 20% arabica coffee leaf ethanol extract in several formulas with various gelling agents, namely carbopol, HPMC, Na CMC 10% and 30% respectively. Inhibitory activity of facial wash gel preparation of ethanol extract of arabica coffee leaves on Cutibacterium acnes bacteria using well diffusion method. The results of the diameters of the antibacterial inhibition of the formulas F1, F2, F3, F4, F5 and F6 respectively were 22.85 mm, 22.87 mm, 22.30 mm, 22.45 mm, 22.93 mm and 22, 26mm. It can be concluded that all formulas have strong category inhibition against Cutibacteriumacnes bacteria and based on the results of one-way ANOVA statistical analysis shows that there is no significant difference in the gelbase variation on the inhibition of facial wash gel for all formulas (P>0.05)
CARBOPOL SEBAGAI GELLING AGENT YANG BAIK PADA FORMULASI SEDIAAN GEL FACIAL WASH EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica L.) Yahdian Rasyadi; Diza Sartika; Nadya Dini Fitri
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v6i1.1373

Abstract

Ethanol extract of arabica coffee leaves has various nutritious compounds such as flavonoids. With the existence of these beneficial compounds, extract can be developed into a facial wash gel so that it can be applied to facial skin care. In making facial wash gel, a gelling agent is required as a base to form a gel consistency. This study aims to determine the consistency of a good gel base in facial wash using the gelling agents Carbopol (F1 and F2), HPMC (F3 and F4) and Na CMC (F5 and F6). Results of the organoleptic test gel facial wash were blackish brown in color with a distinctive fragrance and semi-solid form on all formulation. The test results on the F1, F2, F3, F4, F5 and F6 obtained successive results of pH 4.68; 4.61; 4.76; 4.79; 4.67; and 4.67; viscosity 2468 cp; 3414 cp; 3420 cp; 3543 cp; 3379 cps and 3461 cps; foam stability 95.00%; 96.92%; 98.14%; 97.91%; 95.74% and 94.44%. Homogeneity and stability results show homogeneous and stable results in all formulas. Based on the research results, it can be concluded that all the formulas made meet the SNI requirements.
Pelatihan Pengolahan Aneka Produk Dari Jeruk Nipis (Citrus Aurantium) Di Kenagarian Pematang Panjang Kabupaten Sijunjung Yahdian Rasyadi
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Among Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v5i1.12224

Abstract

Kabupaten Sijunjung memiliki berbagai hasil panen tanaman biofarmaka, dan salah satu hasil panen terbesar adalah tanaman jeruk nipis 38.511 m2. Jeruk nipis merupakantumbuhan yang digunakan masyarakat Indonesia selain sebagai bumbu masak dapat digunakan juga sebagai obat. Sangat banyak senyawa bermanfaat yang terkandung di dalam jeruk nipis. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membuka wawasan masyarakat untuk diversifikasi produk dari jeruk nipis, sehingga produk hasil pengembangan dari jeruk nipis dapat dijual dan akan berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat kenagarian Pematang Panjang, Kabupaten Sijunjung. Pada pengabdian masyarakat ini dilakukan pada 15 Desember 2022 dengan kegiatan pelatihan kepada masyarakat mengenai pengolahan tanaman jeruk nipis menjadi aneka produk seperti sirup, permen jelly, dan handsanitizerbertempat di kantor wali nagari Pematang Panjang, Kabupaten Sijunjung. Dalam kegiatan ini telah dihasilkan produk sirup, permen jelly dan handsanitizer hasil olahan jeruk nipis. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa jeruk nipis dapat diolah menjadi produk sirup, permen jelly, dan handsanitizer. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, masyarakat kenagarian Pematang Panjang Kabupaten Sijunjung mendapatkan informasi mengenai bagaimana mengolah jeruk nipis menjadi produk sirup, permen jelly dan handsanitizer sehingga masyarakat dapat mengembangkan usaha sendiri nantinya dari produk yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian ini.
Kebiasaan Sarapan pada Anak di SDN 09 Kenagarian Sijunjung Eka Desnita; Yahdian Rasyadi; Nopan Saputra; Novia Asti Rahayu; Fadila Reza Putri; Alvi Yusra
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik13201

Abstract

The breakfast pattern contributes to meeting the energy and nutritional needs of children. Not all children of school age have breakfast. This study aims to analyze breakfast habits in elementary school-age children. This research involved 80 students of SDN 09 Kenagarian, Sijunjung. In this descriptive study, children's knowledge of the importance of breakfast was measured by filling out a questionnaire. From the results of data analysis, 86.25% of students had breakfast every day, 82.5% had breakfast at home, 85% of parents played a role in reminding the importance of breakfast, 78.75% of parents accompanied their children at breakfast, 72.5% of students understood that breakfast important to do every day, and 61.25% of students understand the importance of the nutritional value that is fulfilled in breakfast. From the results of this study it could be concluded that most of the students actively had breakfast, but there were still many who did not understand that fulfilling the required nutritional value was important in breakfast. Most parents play an active role in supporting the fulfillment of student breakfast.Keywords: breakfast; elementary school students; habitABSTRAK Pola sarapan berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan energi dan gizi pada anak. Tidak semua anak di usia sekolah bersarapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan sarapan pada anak usia sekolah pendidikan dasar. Penelitian ini melibatkan 80 siswa SDN 09 Kenagarian, Sijunjung. Dalam penelitian deskriptif ini, pengetahuan anak tentang pentingnya sarapan diukur melalui pengisian kuisioner. Dari hasil analisis data, 86,25% siswa sarapan setiap hari, 82,5% sarapan di rumah, 85% orang tua berperan mengingatkan pentingnya sarapan, 78,75% orang tua menemani anak ketika sarapan, 72,5% siswa memahami bahwa sarapan penting dilakukan setiap hari, dan 61,25% siswa memahami tentang pentingnya nilai gizi yang terpenuhi dalam sarapan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar dari siswa aktif sarapan, namun masih banyak yang belum memahami bahwa terpenuhinya nilai gizi yang dibutuhkan adalah penting dalam sarapan. Sebagian besar orang tua berperan aktif mendukung terpenuhinya sarapan siswa.Kata kunci: sarapan; siswa sekolah dasar; kebiasaan
FORMULASI DAN UJI STABILITAS HANDBODY LOTION EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata Linn.) Yahdian Rasyadi
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 1 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v11i1.2958

Abstract

Daun sirsak (Annona muricata L.) mengandung flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 70 µg/mL. Tujuan penelitian ini memformulasi ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) dalam bentuk sediaan Handbody Lotion dengan 3 formula yaitu F1 (0,05%), F2 (0,1%), F3 (0,15%) dan melihat stabilitas sediaan dengan metode freeze and thaw selama 6 siklus. Evaluasi sediaan Handbody Lotion Ekstrak Etanol Daun Sirsak antara lain, pemeriksaan organoleptis, rata-rata pH, homogenitas, tipe lotion, viskositas, dan stabilitas dengan metode freeze and thaw. Hasil pengujian organoleptis F1, F2, F3 F1, F2, dan F3 berwarna coklat, bentuk lotion, bau apel; rata-rata pH lotion F1= 7,01, F2= 7,00, F3= 7,14; F1, F2 F3 menunjukkan hasil lotion yang homogen; tipe lotion dari ketiga formula F1, F2, F3 adalah minyak dalam air; hasil pengujian viskositas masing-masing menunjukkan F1= 823 cP, F2= 676 cP, F3= 671 cP; dan hasil uji stabilitas menunjukkan F1, F2, dan F3 stabil secara fisik. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun sirsak dapat diformulasi menjadi sediaan handbody lotion dan stabil selama penyimpanan 6 siklus.
FORMULASI DAN KARAKTERISASI BODY BUTTER EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica L ) DENGAN COCOA, SHEA, DAN COCONUT BUTTER Yahdian Rasyadi
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 12, No 2 (2023): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v12i2.5102

Abstract

Penggunaan produk kosmetik untuk mencegah penuaan dini semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi. Salah satu bahan alam di Indonesia yang mengandung senyawa aktif sebagai antioksidan adalah daun kopi arabika (Coffea arabica L). Salah satu bentuk kosmetik yang dapat dibuat dengan ekstrak daun kopi Arabica adalah adalah body butter. Pada pembuatan body butter dapat digunakan berbagai macam butter sebagai basis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan sediaan body butter yang mengandung daun kopi Arabika 0,1 % dengan variasi basis, F1 (cocoa butter 10 %), F2 (cocoa butter 30 %), F3 (shea butter 10 %), F4 (shea butter 30%), F5 (coconut butter 10 %) dan F6 (coconut butter 30 %). Evaluasi yang dilakukan pada sediaan body butter yaitu pemeriksaan organoleptis, pH, uji viskositas, homogenitas, dan stabilitas. Dari hasil evaluasi diperoleh bahwa semua formula memenuhi persyaratan organoleptis berbentuk body butter, berada pada rentang pH 7,3-7,8, viskositas berkisar antara 4000-5000 cP, homogen dan stabil pada suhu 4°C - 40°C. Dapat disimpulkan bahwa cocoa, shea dan coconut dapat diformulasikan menjadi sediaan body butter ekstrak etanol daun kopi arabika dengan formula yang paling baik adalah F5 (basis coconut butter 10%).
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN HANDBODY LOTION EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata Linn.) DENGAN METODE DPPH Yahdian Rasyadi
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v11i2.3442

Abstract

Daun sirsak (Annona muricata L.) mengandung flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat . Telah dibuat formula handbody lotion yang mengandung daun sirsak masing-masing 0,05% (F1), 0,1% (F2), 0,15% (F3). Tujuan penelitian ini untuk melihat aktivitas antioksidan dari ketiga formula handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) (F1, F2, F3) yang telah dibuat.Uji aktivitas antioksidan dilakukan terhadap F1, F2, dan F3 menggunakan metode DPPH dengan menentukan nilai IC50 dari masing-masing formula. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) didapatkan bahwa IC50 F1 sebesar 96,14 µg/mL termasuk kedalam kategori kuat, IC50 F2 sebesar 90,92 µg/mL termasuk kedalam kategori kuat dan IC50 F3 sebesar 89,66 µg/mL termasuk kedalam kategori kuat. Semua formula handbody lotion ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) memiliki aktivitas antioksidan yang dikategorikan ke dalam antioksidan golongan kuat.
FORMULASI SEDIAAN LIP BALM DARI EKSTRAK KULIT BUAH MELINJO (Gnetum gnemon L.) Yahdian Rasyadi
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 3 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v11i3.4042

Abstract

Lip balm merupakan sediaan kosmetik yang dapat melembapkan bibir. Kulit buah melinjo (Gnetum gnemon L.) mengandung pigmen karotenoid yang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan memiliki aktivitas antioksidan yang berguna melindungi sel kulit dari kerusakan oksidasi dan radikal bebas, sehingga dapat mempertahankan kelembaban bibir. Tujuan penelitian ini memformulasikan sediaan lip balm dengan pemanfaatan pigmen warna alami pada ekstrak kulit buah melinjo. Lip balm diformulasikan dengan 4 variasi konsentrasi ekstrak kulit buah melinjo yaitu F0 (0%), F1 (0,9%), F2 (1,8%), dan F3 (2,7%). Evaluasi lip balm meliputi pemeriksaan homogenitas, suhu lebur, pH, uji stabilitas (freezethaw), uji iritasi, dan uji hedonic. Hasil pemeriksaan homogenitas seluruh formula homogen, suhu lebur pada 51-61 ºC, memiliki pH 3 - 6,87, sediaan stabil pada penyimpanan selama 4 minggu, tidak terjadi iritasi, hasil uji hedonik dalam segi tekstur dan aroma yaitu seluruh formula disukai dan dalam segi warna F3 paling disukai. Maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah melinjo dapat diformulasikan menjadi sediaan lipbalm dan konsentrasi ekstrak kulit buah melinjo 2,7% (F3) memberikan warna paling disukai pada sediaan lip balm. 
FORMULASI LIP BALM EKSTRAK ETANOL BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior (Jack)) DAN UJI STABILITAS MENGGUNAKAN METODE FREEZE AND THAW Yahdian Rasyadi
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 10, No 2 (2021): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v10i2.2505

Abstract

Bibir membutuhkan perlindungan agar kelembabannya tetap terjaga. Bunga kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) memiliki potensi antioksidan yang dapat digunakan sebagai bahan aktif pada kosmetik untuk bibir. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan lipbalm yang mengandung ekstrak etanol bunga kecombrang masing-masingnya 0%(F0), 0,5%(F1), 1%(F2), dan 1,5%(F3) dan melihat stabilitasnya. Evaluasi sediaan lipbalm meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, suhu lebur, dan uji stabilitas. Hasil evaluasi organoleptis menunjukkan bentuk setengah padat dan bau strawberry untuk F0, F1, F2, F3, warna putih (F0), warna oranye tua (F1), warna oranye muda (F2), warna pink (F3). Hasil uji homogenitas menunjukkan F0, F1, F2, dan F3 homogen. Hasil uji pH menunjukkan pH 4,83(F0), 3,95(F1), 3,79(F2), 3,72(F3). Hasil uji titik lebur menunjukkan 54oC(F0), 60oC(F1), 60oC(F2), 62oC(F3). Hasil uji stabilitas menunjukkan F0, F1, F2, F3 stabil karena tidak memisah pada suhu kamar dan suhu ekstrim selama penyimpanan 6 minggu. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol bunga kecombrang dapat diformulasikan sebagai sediaan lip balm dan stabil selama penyimpanan 6 siklus.
Co-Authors , Antisa Larasari Deflorian A, Meridha Mutiara Afdhil Arel Agustin, Diana Agustin, Diva Alvi Yusra Amri Bakhtiar Amri Bakhtiar Amri Bakhtiar Antisa Larasari Deflorian Aprilia, Fadhila Ardilla Marisya Ardilla Marisya Arel, Afdhil Arifa, Nurwahidatul Athiyah Erza Sasmi Aulia Putri Jasril Aulia Putri Jasril Aulia Rahmi, Aulia Ayudia, Elisa Azizah Nurhanifah Azliany, Syifa Cecilia Dedi Nofiandi Defitri Khairunnisa, Mutia Desnita, Eka Dian Handayani Diana Agustin Dike Novella Dini Hanifa Eka Desnita Eka Desnita Eka Desnita Eka Desnita Elisa Ayudia Elsa Marsellinda Elvionita, Cindy Fadila Reza Putri Farida Rahim Fatimah Azzahra, Mutia Fendri, Sandra Tri Juli Ferdian, Arif Fidiriani Sjaff Fitri Wahyuni Fitri Wahyuni Fitriyasti, Betty Frandika Tri Wahyudi Frandika Tri Wahyudi Gina Aulia Gunawan, Octaviana Helmizar, Roland Indi Dinah Khansa Larasari Deflorian, Antisa liana, nana Lidra Maribeth, Annisa Mahdawanci, Yesi Malik, Rifkind Marisya, Ardilla Mellani Pratiwi Merwanta, Selvi Miftahur Rahmi Miming Andika Mutia Defitri Khairunnisa Mutia Fatimah Azzahra Nabila, Hanifa Nadia Dini Fitri Nadya Dini Fitri Nadya Fitri Handayani Nanda Rahma Desra Nanda Rahma Desra Nanda, Annisa Destika Noni Rahayu Putri Nopan Saputra Novella, Dike Novia Asti Rahayu Primawati, Irma Rahdian Rasyadi Rahma Desra, Nanda Ramiza Jihan Fadillah Relin Yesika Riska Safitri Riska Safitri Sartika, Diza Selvi Merwanta Serli Monika Indarti Setiawati, Erdanela Siska Ferilda Wida Ningsih Wida Ningsih Wida Ningsih Yandrizmal Yandrizmal Yefi Finadia Yesika, Relin Yufri Aldi Zaunit, Muthia Miranda