Articles
Penguatan Moderasi Beragama dan Bela Negara dalam Kurikulum Mata Kuliah Wajib Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Suprima Suprima;
Marina Ery Setiyawati;
Yuliana Yuli W
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4178
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil dokumen perencanaan perkuliahan Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bela Negara. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Dari hasil analisis data sekunder yang berupa dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam dan Mata Kuliah Pendidikan Bela Negara menunjukkan bahwa penguatan moderasi beragama dan bela negara dalam kurikulum Mata Kuliah Wajib Universitas, telah dilakukan melalui Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam dan Mata Kuliah Pendidikan Bela Negara. Dalam rencana pembelajaran semester tersebut, mengajarkan sekaligus menanamkan moderasi beragama dan nilai-nilai bela negara kepada mahasiswa. Penguatan moderasi beragama dan bela negara yang dimaksud adalah berfokus kepada aspek integritas, solidaritas, cintah tanah air, rela berkorban, memiliki kemampuan awal bela negara, sadar berbangsa dan bernegara, serta meyakini Pancasila sebagai dasar negara.
Pemahaman Nilai-nilai Bela Negara Generasi Muda Dalam Mnghadapi Informasi Di Era Digital
Yulnelly Yulnelly;
Marina Ery Setiyawati
IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 7 No 2 (2023): IKRAITH-HUMANIORA Vol 7 No 2 Juli 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37817/ikraith-humaniora.v7i2.2298
UPN “Veteran” Jakarta is one of 3 (three) State Universities (PTN) which initiallyhad the status of a Private Universities (PTS) until 2014 changed its status to PTN with thecharacteristics of State Defense. Defending the State is the effort of ev ery citizen inmaintaining the integrity of his country where this situation is realized, among others, by anattitude of love for the homeland and being willing to sacrifice. Along with advances in thefield of information technology, it is very easy and fast to get information from varioussocial media, so a wise attitude is needed in sorting information. Based on this, a researchwas conducted with the title Understanding the Values of State Defense of the YoungGeneration in Facing Information in the Digital Age. This study aims to find out and get anoverview of the younger generation regarding Bela values in the digital era. The methodused to obtain data and information by using a questionnaire as an instrument of datacollection from a predetermined sample that can represent the population. The researchapproach is quantitative research with descriptive research methods, namely all informationor data presented in the form of numbers and data analysis is carried out to obtainconclusions. The results obtained this study are that there is still an inappropriateunderstanding of the concept of Defending the State and there are still young people whoare not wise in using social media in the digital era
PERAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA
Endah Pravita Putri Aldia Pratama;
Aghniya Choirunnisa;
Zahra Septina;
Marina Ery Setiyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v3i4.8150
Kemiskinan menjadi suatu masalah yang kompleks dan harus segera diatasi. Berbagai upaya telah dirancang dan direalisasikan oleh pihak pemerintah demi menekan angka kemiskinan di Indonesia. Salah satunya dengan membentuk lembaga keuangan yang berlandas pada prinsip Islami atau biasa dikenal sebagai Lembaga Keuangan Syariah (LKS). Adapun tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui Peran Lembaga Keuangan Syariah Dalam Pengentasan Kemiskinan Untuk Mewujudkan SDGs Di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (systematic review) dengan search engine yang digunakan dalam penelusuran literatur diantaranya adalah Google Scholar dan Garuda dengan kata kunci Lembaga Keuangan Syariah, Pengentasan Kemiskinan, SDGs. Artikel yang dihasilkan dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara tahun 2018 sampai 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam LKS terdapat instrumen yang dapat membantu menyelesaikan masalah kemiskinan yaitu melalui penyaluran zakat, memanfaatkan sektor asuransi, dan pengembangan modal sebagai upaya pengentasan kemiskinan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga Keuangan Syariah dapat membantu dalam pengentasan kemiskinan sesuai dengan tujuan dari SDGs. Lembaga Keuangan syariah mempunyai peran yaitu membantu masyarakat kurang mampu dengan diadakannya program penyaluran zakat, memanfaatkan sektor asuransi, meningkatkan pendapatan dan usaha masyarakat untuk menghadirkan kesejahteraan seperti melalui pendanaan UMKM, serta dapat menyalurkan berbagai pendanaan kebutuhan sehingga dapat bernilai positif bagi perbaikan ekonomi di masyarakat sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.
PEMBANGUNAN AIR BERSIH DAN SANITASI DALAM MEWUJUDKAN EKONOMI HIJAU
Safanny Putri;
Syalisa Syabil;
Risma Pertiwi;
Marina Ery Setiyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v3i4.8397
Air sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari manusia, mulai dari kebutuhan untuk mandi, mencuci, bahkan memasak dan minum. Ketersediaan air bersih mutlak diperlukan untuk menunjang hidup sehat, karena air bersih berkaitan erat dengan sanitasi. Air bersih yang terjamin ketersediaannya, pengelolaannya, serta sanitasi yang berkelanjutan merupakan salah satu dari tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yakni tujuan ke-6. Dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air bersih dan sanitasi yang layak tentunya harus memperhatikan prinsip manajemen, karena dalam mewujudkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai sangat dibutuhkan adanya manajemen pengelolaan, terutama hal ini dalam manajemen pengelolaan keuangan. Manajemen keuangan juga berfungsi untuk mencapai ekonomi hijau yang dapat diartikan sebagai upaya ekonomi yang menjamin kesejahteraan hidup manusia (human well-being) dan keadilan sosial (social equality) untuk mengurangi risiko ekologi dan kelangkaan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembangunan air bersih dan sanitasi dalam mewujudkan ekonomi hijau untuk mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dari enam jurnal nasional yang diperoleh menggunakan fasilitas database online melalui halaman google scholar. Jurnal dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara 2012 dan 2022. Dari enam jurnal yang dipilih, dinyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan pelayanan air bersih dan sanitasi perlu memperhatikan prinsip-prinsip manajemen. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) terkait pembangunan air bersih dan sanitasi dibutuhkan prinsip manajemen terutama manajemen keuangan yang berkaitan dalam mewujudkan ekonomi hijau.
ANALISIS HUBUNGAN KONDISI EKONOMI MASYARAKAT TERHADAP PEMAKAIAN AIR DOMESTIK
Keren Stelin Maliangkay;
Nabila Erinaputri;
Nadya Salsabila;
Marina Ery Setiawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v3i4.8811
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan manusia yang krusial dan merupakan sumber daya alam dengan fungsi yang sangat penting. Air tidak hanya penting bagi manusia, tetapi juga merupakan elemen yang sangat penting bagi kehidupan hewan dan tumbuhan di bumi. Air bersih dan sanitasi yang memadai merupakan salah satu capaian dari SDG’s ke-6 yang bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki akses universal yang merata terhadap air bersih dan sanitasi pada tahun 2030. Akses terhadap air minum yang memadai terlindungi, jarak pengambilan dan pembuangan yang minimal. Mengingat kebutuhan masyarakat akan air terkadang meningkat, bukan hanya karena semakin banyaknya masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga karena meningkatnya intensitas dan keragaman kebutuhan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kondisi ekonomi masyarakat terhadap penggunaan air domestik. Metode yang dipakai dalam penulisan artikel ini adalah literature review, dimana artikel ilmiah yang diterima dari sumber pencarian online di review dan disaring menggunakan kriteria inklusi yang sudah ditetapkan sebelumnya yaitu tahun terbit yaitu 2018-2022, sesuai dengan materi yang kami dibahas. Hasil analisis dari seluruh artikel yang kami kaji yaitu menjelaskan bahwa tingkat penghasilan dari masyarakat dapat meningkatkan jumlah permintaan air minum untuk pemenuhan kebutuhan domestik. Permintaan air untuk pemenuhan kebutuhan domestik rumah tangga tersebut disebabkan oleh adanya kesediaan konsumen untuk membayar jasa layanan penyediaan air bersih.
DAMPAK INKLUSI KEUANGAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI INDONESIA : STUDI LITERATUR
Natasya Nazla Prasetyo;
Prasetio Hadi Pratama;
Marina Ery Setiyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v3i4.8984
Permasalahan keuangan merupakan hal yang vital yang dihadapi masyarakat Indonesia untuk saat ini dalam tingkat perekonomian yang terhitung dominan tergolong masih rendah begitupun keadaan dimana masyarakat memiliki akses terhadap berbagai layanan keuangan formal berkualitas tinggi yang sesuai, lancar, dan aman dengan harga yang terjangkau sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya, dengan tujuan mengurangi kemiskinan di Indonesia. Oleh karena itu, keuangan suatu daerah tergantung pada pengelolaan keuangannya. Ketika pengelolaan keuangan daerah memiliki dampak yang signifikan terhadap kondisi suatu daerah. Tujuan kajian ini untuk menganalisis pengaruh inklusi keuangan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia, Dalam penelitian ini dipakai metode systematic review, yang mana artikel dipilih menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysis). Artikel yang dipilih berdasarkan publikasi yang telah diterbitkan selama lima tahun terakhir dari tahun 2018 sampai 2022. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui pendekatan inklusif dan mengambil 8 sumber literatur yaitu artikel penelitian yang dinilai kelayakannya berdasarkan ketersediaan dan teks lengkap, relevansi, open access dan International Standard Serial Number (ISSN). Dari artikel yang dipilih, peneliti mendapatkan hasil bahwa seluruh artikel tersebut menyatakan adanya korelasi antara inklusi keuangan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia dengan 2 variabel utama yang perlu diperhatikan yaitu ketersediaan dan penggunaan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa inklusi keuangan merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia.
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN INDONESIA DENGAN MELIHAT PERMASALAHAN PENDIDIKAN UNTUK KEMAJUAN SEKTOR PEREKONOMIAN
Bahiizza Shadrina Zhafarin;
Kazhima Alma Azzahra;
Muhammad Fawwaz;
Marina Ery Setiyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v3i4.8996
Keberadaan pendidikan menjadi sebuah harapan untuk menghasilkan generasi yang hebat dan berkualitas yang mampu memanfaatkan segala hal dengan tujuan memajukan kualitas bangsa dan negara. Selain itu, pendidikan penting untuk kemajuan suatu negara dalam berbagai bidang sebagai contoh bidang ekonomi dan politik. Pendidikan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara karena melalui pendidikan, produktivitas kerja akan meningkat dan pertumbuhan ekonomi pun meningkat. Dengan kata lain, jika kualitas pendidikan meningkat, pertumbuhan penghasilan pada kelompok miskin akan lebih cepat. Akan tetapi, pendidikan tidak akan membuahkan hasil jika kualitas dari pendidikan tersebut kurang baik. Seperti halnya, kualitas pendidikan di Indonesia pada saat ini dapat dikatakan kurang baik karena terdapat beberapa masalah pada sistem pendidikan mulai dari adanya kesenjangan sarana dan prasarana pendidikan antara di kota dengan di desa, evaluasi pembelajaran yang lemah, dan rendahnya kualitas sumber daya pengajar. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia dapat ditingkatkan salah satunya mulai dari profesionalitas pengajar agar menghasilkan pendidikan yang optimal. Penelitian dilakukan bertujuan untuk menganalisis peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia dengan melihat permasalahan pendidikan yang ada untuk kemajuan sektor perekonomian. Penggunaan metode untuk penelitian kami yaitu dengan metode Systematic Literature Review (SLR) yang berasal dari lima jurnal yang diperoleh melalui halaman google scholar dengan menggunakan fasilitas database online. Dari lima jurnal yang diperoleh, dinyatakan bahwa kualitas pendidikan dapat mempengaruhi pertumbuhan atau kemajuan sektor perekonomian. Pendidikan dapat menghasilkan kualitas SDM yang berkualitas dan profesional sehingga bisa menghadapi masa depan yang memiliki pasar kerja yang lebih beragam dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
PENGARUH REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DALAM UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA
Putri Aulia Rosmayani;
Huwaydi Azzam Yusuf;
Tania Rahmayanti;
Marina Ery Setiyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v3i4.9039
Masalah perekonomian yang tak kunjung usai seakan-akan tidak pernah ada habisnya. Kemiskinan merupakan masalah utama dalam perekonomian di Indonesia. Berdasarkan laman Global Finance tahun 2022, Indonesia menjadi negara termiskin ke-91 di dunia. Saat ini Indonesia telah memasuki Era Revolusi Industri 4.0 dimana dunia industri mengalami kemajuan teknologi yang memiliki dampak besar dalam kegiatan industri di Indonesia. Dengan perkembangan tersebut dapat membawa perubahan besar yang menguntungkan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai usaha ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah untuk selalu produktif, sehingga dapat mengurangi jumlah angka kemiskinan di Indonesia. Adapun tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh revolusi industri 4.0 dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (systematic review) dengan search engine yang digunakan dalam penelusuran literatur, diantaranya adalah Google Scholar dengan kata kunci Pengentasan Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi dan Revolusi Industri 4.0. Artikel yang dihasilkan dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara tahun 2018 sampai 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh revolusi industri 4.0 dalam upaya mengurangi jumlah angka kemiskinan di Indonesia dengan meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa revolusi industri 4.0 berpengaruh besar dalam pertumbuhan ekonomi sebagai upaya dalam mengatasi kemiskinan di Indonesia.
ANALISIS PENGARUH INKLUSI DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN UMKM MASYARAKAT
Resa Listiani;
Putri Regita Miolda;
Ummi Rahma;
Marina Ery Setiyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v3i4.9112
Inklusi keuangan merupakan hak seorang individu dalam mengakses pelayanan keuangan secara maksimal. Inklusi keuangan memberi kemudahan akses untuk masyarakat dalam menjalankan bisnisnya. Sementara itu, literasi keuangan merupakan sebuah kemampuan dan pemahaman individu tentang cara mengelola keuangan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. UMKM di Indonesia berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi sehingga para pelakunya perlu pembekalan supaya usaha mereka bisa bersaing secara berkesinambungan, salah satunya dengan pemahaman mengenai inklusi dan literasi keuangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh dari inklusi dan literasi keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kinerja UMKM masyarakat berdasarkan studi literatur selama 5 tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dengan metode literature review melalui kajian sistematik PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review) yang terdiri dari tahapan identifikasi, penyaringan, inklusi, serta kelayakan temuan artikel. Dari total 9 jurnal yang sudah dianalisis, didapatkan hasil bahwa rata-rata inklusi dan literasi keuangan mempunyai pengaruh terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM. Hal ini terjadi karena para pelaku UMKM dengan pembekalan yang cukup mampu mengelola usaha mereka dengan baik sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Pengaruh ini menjadi kontribusi besar dalam upaya pencapaian SDG’s (Sustainable Development Goals), tepatnya tujuan ke-8 yaitu mengenai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta kesempatan kerja yang produktif dan layak secara menyeluruh.
ANALISIS PENGARUH UMKM TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM MENINGKATKAN KEUANGAN DAN DERAJAT KESEHATAN DI INDONESIA
Eva Nur Agustin Agustin;
Rossa Shafira Nur Sabrina;
Shifa Aulia Maghfiroh;
Marina Ery Setiyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v3i4.9124
Target pencapaian Sustainable Development Goals Indonesia untuk tahun 2030 salah satunya adalah pengembangan ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kegiatan usaha ini menjadi jenis usaha yang bisa berkembang dan konsisten dalam perekonomian nasional. Usaha mikro, kecil dan menengah juga menjadi tempat yang baik untuk menciptakan lowongan pekerjaan yang disediakan baik oleh pemerintah, swasta dan pelaku usaha individu. Kelas menengah ke bawah berwiraswasta dan ikut serta dalam arus perekonomian nasional. Sekitar 99% kegiatan usaha di Indonesia didominasi oleh UMKM yang tersebar di seluruh pelosok tanah air dan keberadaannya semakin meningkat yaitu sekitar 98% diantaranya adalah usaha mikro. Selain itu, jenis usaha ini memiliki keunggulan dalam beberapa faktor, antara lain inovasi yang cepat, biaya yang relatif rendah, fleksibilitas nasional, dan fokus pada kemampuan khusus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang mengimplementasikan pengetahuan keuangan dan kemampuan dalam menerapkan teknologi finansial terhadap kegiatan kewirausahaan dengan taraf yang lebih tinggi memiliki kesempatan besar untuk sukses dalam mengelola usahanya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa usaha mikro, kecil dan menengah berdampak pada pertumbuhan ekonomi dalam mencapai agenda SDGs. Penelitian ini menggunakan studi literatur untuk meneliti metode yang berbeda. Strategi pencarian artikel menggunakan database online yaitu Google Scholar dan penelitian ini menggunakan metodologi systematic review yang dikenal dengan istilah PRISMA. Dengan adanya pengaruh yang signifikan pada program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan mewujudkan tercapainya program SDGs serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakatnya.