Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pemasaran Pendidikan Dalam Meningkatkan Citra Sekolah di SMA Negeri Jogoroto Jombang Hasanah, Rr. Pramita Surya; Karwanto, Karwanto; Sholeh, Muhamad
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4521

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang strategi pemasaran pendidikan dalam meningkatkan citra sekolah di SMA Negeri Jogoroto Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan formulasi strategi pemasaran, implementasi strategi pemasaran dan evaluasi strategi pemasaran dalam meningkatkan citra lembaga pendidikan di SMA Negeri Jogoroto Jombang. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah studi kasus dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan proses dan pengumpulan dan analisis  data, hasil dari penelitian ini meliputi 1) formulasi pemasaran pendidikan dalam meningkatakan citra sekolah di SMA Negeri Jogoroto Jombang; a) menetapkan visi, misi dan tujuan sekolah. b) menentukan segmentasi pasar. c) menjalankan strategi pembiayaan. d) memanfaatkan strategi promosi. e) meningkatkan sumber daya manusia. f) meningkatkan kualitas lulusan. g) mengadakan sarana prasarana yang memadai. h) memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. i) memperbanyak upaya kerjasama. 2) Implementasi pemasaran pendidikan dalam meningkatkan citra sekolah di SMA Negeri Jogoroto Jombang; a) melaksanakan kegiatan promosi. b) menyelenggarakan ajang kompetisi. c) melakukan pembiasaan. d) meningkatkan kegiatan ekstrakulikuler. e) menjalankan segala bentuk kerjasama. f) menunjukkan kualitas lulusan. g) melaksanakan koordinasi dalam segala kegiatan. 3) Evaluasi pemasaran sekolah di SMA Negeri Jogoroto Jombang; a) melakukan evaluasi pada setiap sektor kegiatan. b) mengevaluasi hasil belajar siswa. c) melakukan penilaian kepentingan publik.
Analisis SWOT Proses Penerimaan Siswa Baru dan Pemasaran Pendidikan di SMAN 1 Balongpanggang Suhartono; Khamidi, Amrozi; Sholeh, Muhamad
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 6 No. 2 (2025): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v6i2.20104

Abstract

Transformasi digital dan meningkatnya persaingan antar lembaga pendidikan menengah mendorong sekolah untuk merancang strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis data. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dalam proses Penerimaan Siswa Baru (PSB) di SMA Negeri 1 Balongpanggang dengan pendekatan bauran pemasaran 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical evidence). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap pelaksanaan PSB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama sekolah terletak pada program unggulan dan posisi geografis strategis. Namun, terdapat kelemahan dalam aspek promosi digital dan keterbatasan SDM. Peluang pengembangan muncul melalui kebijakan zonasi dan dukungan pemerintah. Ancaman datang dari persepsi masyarakat dan persaingan dengan sekolah lain, khususnya SMK. Penelitian ini merekomendasikan strategi penguatan promosi digital, pengembangan SDM, dan kolaborasi eksternal sebagai solusi meningkatkan daya saing sekolah.
Evaluasi Implementasi Kurikulum Cambridge dengan Model CIPP Suri, Sufyan; Sholeh, Muhamad; Roesminingsih, Erny
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v7i1.3040

Abstract

This research aims to evaluate the implementation of the Cambridge curriculum using the CIPP evaluation model with four evaluation components, namely context, input, process, and product. The research was carried out at Al Azhar 13 Islamic Junior High School, Surabaya. This research is evaluation research using a qualitative approach. The data analysis technique used is the Miles, Huberman & Saldana’s technique, namely data condensation, display, and verification. The results of the research show that Al Azhar 13 Islamic Junior High School carried out a good context evaluation, one of which was the program background, objectives, and environmental factors and needs. Input evaluation was also carried out well, demonstrated by the existence of resource factors that support curriculum implementation, namely human resources and infrastructure. The process evaluation was carried out well and went through several process stages from planning to evaluation. Product evaluation was also carried out well, demonstrated by the results and impact of curriculum implementation. The conclusion given is in the form of a recommendation for Al Azhar 13 Islamic Junior High School Surabaya to continue implementing the Cambridge curriculum to increase international insight and the quality of education.
Manajemen Sumber Daya Manusia pada Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Magetan Ariwibowo, Agung; Sholeh, Muhamad; Kristanto, Andi; Roesminingsih, Erny; Hariyati, Nunuk
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1048

Abstract

Penelitian ini membandingkan implementasi manajemen sumber daya manusia antara dua lembaga pendidikan anak usia dini di Magetan, yaitu TKIT Al Uswah Magetan dan TKN Unggulan Magetan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi multi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TKIT Al Uswah Magetan menonjol dengan prosedur rekrutmen dan seleksi yang ketat, program pelatihan yang berkelanjutan, kompensasi yang kompetitif, serta sistem evaluasi kinerja yang formal. Sementara itu, TKN Unggulan Magetan menghadapi keterbatasan dalam anggaran dan akses ke sumber daya pendidikan, yang mempengaruhi pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan. Kurangnya kompensasi yang memadai dan evaluasi kinerja yang kurang formal menjadi tantangan dalam mempertahankan kualitas SDM di TKN Unggulan Magetan. Kesimpulannya, peningkatan profesionalisme manajemen SDM, alokasi anggaran yang memadai, dan pelaksanaan program pelatihan yang berkelanjutan diperlukan untuk mencapai efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pendidikan anak usia dini di lembaga PAUD.
Pengaruh Budaya Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Suparti, Suparti; Riyanto, Yatim; Sholeh, Muhamad; Hariyati, Nunuk; Karwanto, Karwanto
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1064

Abstract

Sebagai bagian integral dari sistem pendidikan, pendidik profesional menjadi kebutuhan esensial di institusi pendidikan. Guru, memiliki peran kunci dalam proses pembelajaran, baik itu dalam konteks pendidikan formal maupun nonformal. Oleh karena itu, guru diharapkan terus meningkatkan kualitas kerjanya agar mencapai tujuan pembelajaran yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatif untuk menjelaskan pengaruh budaya sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMP di Kabupaten Magetan. Di dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua jenis variabel, yaitu variabel independen berupa budaya sekolah dan motivasi kerja. Variabel dependennya adalah kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah Guru SMP di Kabupaten Magetan sebanyak 39 SMP Negeri dengan jumlah guru seribu enam orang. Dalam penelitian ini, sampel terdiri dari Guru SMPN Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan dua jenis teknik pengambilan sampel, yaitu probability sampling dan non-probability sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner atau angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda yang dilakukan ada pengaruh antara budaya sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru.
Entrepreneurial Management in Realizing Student Entrepreneurship Education at SMKN 1 Buduran Sidoarjo Oktavianasari, Dinna; Khamidi, Amrozi; Sholeh, Muhamad; Purwoko, Budi
Journal of English Language and Education Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i6.1750

Abstract

This study aims to analyze and evaluate entrepreneurial management—covering Planning, Organizing, Implementing, and Supervising (POAC)—in realizing entrepreneurship education at SMKN 1 Buduran Sidoarjo. The research problem focuses on how the school’s Teaching Factory, particularly the Titik Satu Kopi school café, manages its entrepreneurial program to develop students’ entrepreneurial character amid the challenges of the Industrial Revolution 5.0 and the high unemployment rate among vocational graduates. This study employs a qualitative descriptive approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews with the principal, vice principal for curriculum, café manager, and supervising teachers; direct observation of café operations and student practice activities; and document analysis related to school entrepreneurship programs. Data were analyzed using the Miles and Huberman model—data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate three main results: (1) entrepreneurial management at SMKN 1 Buduran is effectively implemented through structured POAC stages, supported by BLUD regulations that provide financial and managerial flexibility; (2) the Teaching Factory café strengthens students’ entrepreneurial character, particularly proactivity, innovation, responsibility, and risk-taking skills through real business practice; and (3) the café functions not only as a business unit but also as a practical learning laboratory that aligns school programs with industry standards. Theoretically, the study provides a model integrating managerial functions with practical entrepreneurship learning in vocational education. Practically, the findings offer recommendations for strengthening Teaching Factory management and serve as a reference for other vocational schools seeking to implement entrepreneurship-based learning.