Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SERVANT LEADERSHIP DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR YAYASAN MUHAMMADIYAH SURABAYA RINENGGA ASIH, ESTI; SHOLEH, MUHAMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel Servant Leadership dan Budaya Sekolah baik secara parsial maupun simultan terhadap variabel Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menggambarkan ada dan tidaknya pengaruh variabel servant leadership (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap kinerja guru (Y). Penelitian ini menggunakan data primer berupa angket yang disebar kepada 138 responden. Responden dalam penelitian ini adalah guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS for windows 25.0. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisa regresi berganda, Uji T, Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel servant leadership (X1) terhadap Kinerja Guru (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Budaya Sekolah (X2) terhadap Kinerja Guru (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama (simultan) antara variabel servant leadership (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap Kinerja Guru (Y) di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil Analisis Regresi berganda diperoleh persamaan Y = 22,340 + 0,163 X1 + 0,211 X2. Pada uji T variabel servant leadership berpengaruh secara parsial terhadap kinerja guru sebesar 4,025 dan variabel budaya sekolah berpengaruh secara parsial dengan kinerja guru sebesar 5,182. Hasil Uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian Servant Leadership dan Budaya Sekolah berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya dimana pengaruhnya sebesar 49%, dan sisanya 51% disebabkan oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian. Kata Kunci: Servant Leadership, Budaya Sekolah, Kinerja Guru.
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR YAYASAN MUHAMMADIYAH SURABAYA RINENGGA ASIH, ESTI; SHOLEH, MUHAMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel Servant Leadership dan Budaya Sekolah baik secara parsial maupun simultan terhadap variabel Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menggambarkan ada dan tidaknya pengaruh variabel servant leadership (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap kinerja guru (Y). Penelitian ini menggunakan data primer berupa angket yang disebar kepada 138 responden. Responden dalam penelitian ini adalah guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS for windows 25.0. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisa regresi berganda, Uji T, Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel servant leadership (X1) terhadap Kinerja Guru (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Budaya Sekolah (X2) terhadap Kinerja Guru (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama (simultan) antara variabel servant leadership (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap Kinerja Guru (Y) di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil Analisis Regresi berganda diperoleh persamaan Y = 22,340 + 0,163 X1 + 0,211 X2. Pada uji T variabel servant leadership berpengaruh secara parsial terhadap kinerja guru sebesar 4,025 dan variabel budaya sekolah berpengaruh secara parsial dengan kinerja guru sebesar 5,182. Hasil Uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian Servant Leadership dan Budaya Sekolah berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya dimana pengaruhnya sebesar 49%, dan sisanya 51% disebabkan oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian. Kata Kunci: Servant Leadership, Budaya Sekolah, Kinerja Guru.
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR YAYASAN MUHAMMADIYAH SURABAYA RINENGGA ASIH, ESTI; SHOLEH, MUHAMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel Servant Leadership dan Budaya Sekolah baik secara parsial maupun simultan terhadap variabel Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menggambarkan ada dan tidaknya pengaruh variabel servant leadership (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap kinerja guru (Y). Penelitian ini menggunakan data primer berupa angket yang disebar kepada 138 responden. Responden dalam penelitian ini adalah guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS for windows 25.0. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisa regresi berganda, Uji T, Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel servant leadership (X1) terhadap Kinerja Guru (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Budaya Sekolah (X2) terhadap Kinerja Guru (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama (simultan) antara variabel servant leadership (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap Kinerja Guru (Y) di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil Analisis Regresi berganda diperoleh persamaan Y = 22,340 + 0,163 X1 + 0,211 X2. Pada uji T variabel servant leadership berpengaruh secara parsial terhadap kinerja guru sebesar 4,025 dan variabel budaya sekolah berpengaruh secara parsial dengan kinerja guru sebesar 5,182. Hasil Uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian Servant Leadership dan Budaya Sekolah berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya dimana pengaruhnya sebesar 49%, dan sisanya 51% disebabkan oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian. Kata Kunci: Servant Leadership, Budaya Sekolah, Kinerja Guru.
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR YAYASAN MUHAMMADIYAH SURABAYA RINENGGA ASIH, ESTI; SHOLEH, MUHAMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel Servant Leadership dan Budaya Sekolah baik secara parsial maupun simultan terhadap variabel Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menggambarkan ada dan tidaknya pengaruh variabel servant leadership (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap kinerja guru (Y). Penelitian ini menggunakan data primer berupa angket yang disebar kepada 138 responden. Responden dalam penelitian ini adalah guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS for windows 25.0. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisa regresi berganda, Uji T, Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel servant leadership (X1) terhadap Kinerja Guru (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Budaya Sekolah (X2) terhadap Kinerja Guru (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama (simultan) antara variabel servant leadership (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap Kinerja Guru (Y) di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil Analisis Regresi berganda diperoleh persamaan Y = 22,340 + 0,163 X1 + 0,211 X2. Pada uji T variabel servant leadership berpengaruh secara parsial terhadap kinerja guru sebesar 4,025 dan variabel budaya sekolah berpengaruh secara parsial dengan kinerja guru sebesar 5,182. Hasil Uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian Servant Leadership dan Budaya Sekolah berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya dimana pengaruhnya sebesar 49%, dan sisanya 51% disebabkan oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian. Kata Kunci: Servant Leadership, Budaya Sekolah, Kinerja Guru.
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR YAYASAN MUHAMMADIYAH SURABAYA RINENGGA ASIH, ESTI; SHOLEH, MUHAMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel Servant Leadership dan Budaya Sekolah baik secara parsial maupun simultan terhadap variabel Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menggambarkan ada dan tidaknya pengaruh variabel servant leadership (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap kinerja guru (Y). Penelitian ini menggunakan data primer berupa angket yang disebar kepada 138 responden. Responden dalam penelitian ini adalah guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS for windows 25.0. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisa regresi berganda, Uji T, Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel servant leadership (X1) terhadap Kinerja Guru (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Budaya Sekolah (X2) terhadap Kinerja Guru (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama (simultan) antara variabel servant leadership (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap Kinerja Guru (Y) di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hasil Analisis Regresi berganda diperoleh persamaan Y = 22,340 + 0,163 X1 + 0,211 X2. Pada uji T variabel servant leadership berpengaruh secara parsial terhadap kinerja guru sebesar 4,025 dan variabel budaya sekolah berpengaruh secara parsial dengan kinerja guru sebesar 5,182. Hasil Uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian Servant Leadership dan Budaya Sekolah berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Yayasan Muhammadiyah Surabaya dimana pengaruhnya sebesar 49%, dan sisanya 51% disebabkan oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian. Kata Kunci: Servant Leadership, Budaya Sekolah, Kinerja Guru.
PENGARUH IKLIM SEKOLAH DAN PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP SHAFTA SURABAYA MARDIANA, ELLYS; SHOLEH, MUHAMAD
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar siswa dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu iklim sekolah dan pendidikan karakter. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel iklim sekolah dan pendidikan karakter baik secara parsial maupun simultan terhadap variabel hasil belajar siswa di SMP Shafta Surabaya dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini berupa lembar angket yang di sebar kepada 115 responden beserta data nilai rapor responden. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS for Windows 25.0. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi berganda, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel iklim sekolah terhadap variabel hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05, serta terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel pendidikan karakter terhadap variabel hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,044 < 0,05. Secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel iklim sekolah dan variabel pendidikan karakter terhadap variabel hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Koefisien determinasi menunjukan nilai sebesar 0,749 yang berarti bahwa iklim sekolah dan pendidikan karakter di SMP Shafta Surabaya memiliki pengaruh 74,9% terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci: hasil belajar siswa, iklim sekolah, pendidikan karakter.
Keefektifan Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Sholeh, Muhamad
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, September 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v1n1.p41-54

Abstract

Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam organisasi sekolah sangat penting karena peran strategis kepala sekolah ikut mempengaruhi kinerja guru dalam pelaksanaan kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM). Sebagai pemimpinan pendidikan, kepala sekolah memiliki tugas dan tanggungjawab yang cukup berat. Keefektifan kepala sekolah dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen adalah ketepatan penerapan kemampuan kepala sekolah dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian serta pendayagunaan seluruh sumber-sumber pendidikan baik ketenagaan, dana, sarana dan prasarana termasuk informasi secara optimal, yaitu menunjukkan sejauh mana kepala sekolah melaksanakan tugas pokoknya secara baik dan benar untuk mencapai tujuan. Kinerja guru sangat terkait dengan efektifitas guru dalam melaksanakan fungsinya. Keefektifan guru dalam melaksanakan fungsinya, adalah guru yang efektif; 1) memiliki pribadi kooperatif, daya tarik penampilan, minat besar, pertimbangan dan kepemimpinan, 2) menguasai metode mengajar yang baik, 3) memiliki tingkah laku yang baik saat mengajar, 4) menguasai berbagai kompetensi dalam mengajar.
Manajemen Sumber Daya Manusia pada Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Magetan Ariwibowo, Agung; Sholeh, Muhamad; Kristanto, Andi; Roesminingsih, Erny; Hariyati, Nunuk
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1048

Abstract

Penelitian ini membandingkan implementasi manajemen sumber daya manusia antara dua lembaga pendidikan anak usia dini di Magetan, yaitu TKIT Al Uswah Magetan dan TKN Unggulan Magetan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi multi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TKIT Al Uswah Magetan menonjol dengan prosedur rekrutmen dan seleksi yang ketat, program pelatihan yang berkelanjutan, kompensasi yang kompetitif, serta sistem evaluasi kinerja yang formal. Sementara itu, TKN Unggulan Magetan menghadapi keterbatasan dalam anggaran dan akses ke sumber daya pendidikan, yang mempengaruhi pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan. Kurangnya kompensasi yang memadai dan evaluasi kinerja yang kurang formal menjadi tantangan dalam mempertahankan kualitas SDM di TKN Unggulan Magetan. Kesimpulannya, peningkatan profesionalisme manajemen SDM, alokasi anggaran yang memadai, dan pelaksanaan program pelatihan yang berkelanjutan diperlukan untuk mencapai efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pendidikan anak usia dini di lembaga PAUD.
Pengaruh Budaya Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Suparti, Suparti; Riyanto, Yatim; Sholeh, Muhamad; Hariyati, Nunuk; Karwanto, Karwanto
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1064

Abstract

Sebagai bagian integral dari sistem pendidikan, pendidik profesional menjadi kebutuhan esensial di institusi pendidikan. Guru, memiliki peran kunci dalam proses pembelajaran, baik itu dalam konteks pendidikan formal maupun nonformal. Oleh karena itu, guru diharapkan terus meningkatkan kualitas kerjanya agar mencapai tujuan pembelajaran yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatif untuk menjelaskan pengaruh budaya sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru SMP di Kabupaten Magetan. Di dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua jenis variabel, yaitu variabel independen berupa budaya sekolah dan motivasi kerja. Variabel dependennya adalah kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah Guru SMP di Kabupaten Magetan sebanyak 39 SMP Negeri dengan jumlah guru seribu enam orang. Dalam penelitian ini, sampel terdiri dari Guru SMPN Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan dua jenis teknik pengambilan sampel, yaitu probability sampling dan non-probability sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner atau angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda yang dilakukan ada pengaruh antara budaya sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru.
Evaluasi Model CIPP pada Program Kewirausahaan di Sekolah Menengah Atas Afifahtul Mukarromah, Siti; Sholeh, Muhamad; Riyanto, Yatim
Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2024): DIRASAH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/dirasah.v7i1.1115

Abstract

The problem of unemployment is one of the problems that has not yet been resolved. The open unemployment rate for high school graduates is 8.15%, second only to vocational school graduates. Entrepreneurship programs implemented in high schools are one option to reduce unemployment rates. Through the entrepreneurship program, students are taught how to become entrepreneurs so that entrepreneurial characters are also instilled. The hope is that students will be able to become creative, independent individuals and be able to take advantage of existing opportunities. Entrepreneurship programs need to be evaluated to measure their achievements. The research uses an evaluative model with the SLR approach. Evaluation using the CIPP model is a comprehensive evaluation model. The CIPP model evaluation includes 4 components, namely, context, input, process, and product. Based on the results of research using the SLR approach, the entrepreneurship program in high school is quite good. Entrepreneurship programs in high schools need to be continued with improvement and development.