p-Index From 2021 - 2026
6.411
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Psikis : Jurnal Psikologi Islami JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Jurnal Psikologi Integratif Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling Psychocentrum Review Masyarakat Berdaya dan Inovasi Journal of Psychological Perspective Community Empowerment Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Nusantara Journal of Behavioral and Social Science Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Social And Economics Research Jakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Prosiding University Research Colloquium Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities International Journal of Health Science and Technology JHeS (Journal of Health Studies) Journal of Health Sciences and Medical Development Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Eduvest - Journal of Universal Studies Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Journal of Innovative and Creativity Jurnal Komunikasi Indonesia al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat journal of social and economic research Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial PESHUM
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU MEROKOK DIMEDIASI OLEH SELF EFFICACY PADA MAHASISWA UNIVERSITAS X MUHAMMADIYAH DI YOGYAKARTA Rifqi Aisy Ananda; Zahro Varisna Rohmadani
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i2.8628

Abstract

ABSTRACT Smoking behavior continues to represent a critical public health concern, including among university students who are generally expected to demonstrate adequate health awareness and self-regulation capacities. Beyond social environmental influences, smoking behavior is also shaped by internal psychological factors, particularly self-control and self-efficacy. Influenced by internal psychological factors, especially self-control and self-efficacy, this study aimed to investigate the role of self-efficacy as a mediator in the relationship between self-control and smoking behavior among Muslim student smokers at Universitas X Muhammadiyah Yogyakarta. A quantitative method with a correlational design was applied. The study involved 97 active student smokers, recruited through purposive sampling. Data were gathered online using self-control, self-efficacy, and smoking behavior scales, each structured with a four-point Likert format and confirmed to meet standards of validity and reliability. The mediation analysis was performed using PROCESS Macro Model 4 in SPSS with a 0.05 significance threshold. The results indicated that self-control exerted a significant negative impact on smoking behavior while also having a significant positive influence on self-efficacy. In addition, self-efficacy was found to have a significant negative effect on smoking behavior and to function as a partial mediator in the relationship between self-control and smoking behavior. These results indicate that self-regulation mechanisms operating through enhanced self-efficacy play a crucial role in explaining smoking behavior among university students. Accordingly, this study provides empirical support for the development of psychological health behavior models and offers a foundation for designing smoking prevention interventions that emphasize strengthening self-control and self-efficacy. ABSTRAK Perilaku merokok masih menjadi persoalan krusial dalam ranah kesehatan masyarakat, termasuk di kalangan mahasiswa yang secara ideal diharapkan memiliki kesadaran kesehatan dan kemampuan regulasi diri yang memadai. Selain pengaruh lingkungan sosial, perilaku merokok juga dipengaruhi oleh faktor psikologis internal, khususnya kontrol diri dan self-efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran self-efficacy sebagai variabel mediator dalam hubungan antara kontrol diri dan perilaku merokok pada mahasiswa muslim perokok di Universitas X Muhammadiyah Yogyakarta. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian terdiri dari 97 mahasiswa perokok aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan instrumen berupa skala kontrol diri, skala self-efficacy, dan skala perilaku merokok, yang disusun dalam format Likert empat poin dan telah memenuhi standar validitas serta reliabilitas. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis mediasi melalui PROCESS Macro Model 4 pada perangkat lunak SPSS, dengan tingkat signifikansi ditetapkan sebesar 0,05. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kontrol diri berpengaruh negatif secara signifikan terhadap perilaku merokok dan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap self-efficacy. Selain itu, self-efficacy terbukti memiliki efek negatif yang signifikan terhadap perilaku merokok sekaligus berfungsi sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kontrol diri dan perilaku merokok. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan mekanisme regulasi diri melalui peningkatan self-efficacy memiliki peran penting dalam menjelaskan perilaku merokok pada mahasiswa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan model psikologis perilaku kesehatan serta menjadi dasar bagi perancangan intervensi pencegahan perilaku merokok yang berfokus pada peningkatan kontrol diri dan self-efficacy.
The Role of Boredom Proneness in Moderation of The Relationship between FoMO and Phubbing Behavior of Yogyakarta's Gen-Z Eva Nur Fadillah; Zahro Varisna Rohmadani
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i1.1324

Abstract

The rapid advancement of social media has given rise to the phenomenon of phubbing , which is the tendency for someone to ignore social interactions around them because they are too focused on using their mobile phone. This phenomenon is often associated with Fear of Missing Out (FOMO) and Boredom Proneness . The purpose of this study is to analyze the influence of FOMO on phubbing behavior with Boredom Proneness as a moderating variable on Gen-Z social media users in Yogyakarta. This study uses a quantitative approach by conducting a survey of 215 respondents determined through a purposive sampling technique . Data collection was carried out through a questionnaire with a Likert scale, then analyzed using descriptive tests, classical assumption tests, path analysis, and Moderated Regression Analysis (MRA). Based on the results of the analysis that has been done, it shows that FOMO has a positive and significant effect on phubbing behavior (β = 0.302; p = 0.004). In addition, Boredom Proneness also plays a significant role as a moderator that strengthens the relationship between FOMO and phubbing (β = 0.319; p = 0.003). This means that the higher the FOMO and boredom tendency, the more likely an individual is to engage in phubbing. This study is limited by the number of respondents who did not meet the ideal target, where only 215 respondents were collected from the target of 400 people . Therefore, it is recommended that further research involve a larger and more diverse sample. Theoretically, this study enriches the understanding of the psychological factors of the digital behavior of the younger generation, while practically, the results can be the basis for developing digital literacy and self-regulation to reduce phubbing behavior among Gen-Z.
Hubungan Antara Toxic Friendship dengan Kualitas Komunikasi Interpersonal pada Pasangan Menikah Ine Sofiati Sy Ali; Zahro Varisna Rohmadani
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara toxic friendship dengan kualitas komunikasi interpersonal pada pasangan menikah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 169 responden pasangan menikah dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tabel Krejcie dan Morgan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua skala psikologis, yaitu Skala Toxic Friendship yang disusun berdasarkan aspek dari Amyuir, Wajdi, dan Syukri (2020) dan Skala Kualitas Komunikasi Interpersonal yang disusun berdasarkan lima aspek DeVito (2018). Data dikumpulkan secara daring melalui Google Form dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26.0 for Windows. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data kedua variabel tidak berdistribusi normal, sehingga uji hipotesis dilakukan menggunakan korelasi Spearman's rho. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,056 dengan nilai signifikansi 0,468 (p>0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara toxic friendship dengan kualitas komunikasi interpersonal pada pasangan menikah. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan adanya hubungan negatif antara kedua variabel tersebut ditolak. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas komunikasi interpersonal dalam pernikahan lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berkaitan langsung dengan relasi pernikahan itu sendiri, dibandingkan pengalaman toxic friendship yang pernah dialami sebelumnya.