Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pemanfaatan Suplemen Makanan Secara Tepat Guna untuk Menjaga dan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Diyah, Nuzul Wahyuning; Poerwono, Hadi; Nofianti, Kholis Amalia; Poernomo, Achmad Toto; Hidayati, Shabrina Wahyu; Isnaeni, Isnaeni
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 3 No 2 (2024): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v3i2.24882

Abstract

Komponen makanan telah dikenal memberikan fungsi perlindungan terhadap benda asing yang mengakibatkan masalah kesehatan bagi masyarakat. Mikronutrien seperti vitamin dan mineral sangat penting bagi tubuh manusia dan kebutuhan hariannya harus dipenuhi melalui sumber makanan. Jika kebutuhan harian tidak terpenuhi karena beberapa kondisi, maka diperlukan tambahan suplemen makanan. Beberapa vitamin dan mineral berfungsi sebagai imunomodulator dan melindungi respons imun inang, sehingga mencegah penurunan daya tahan tubuh akibat serangan patogen. Berdasarkan acuan berbagai penelitian, artikel ini membahas fungsi suplemen vitamin dan mineral sebagai imunomodulator dalam meningkatkan daya tahan tubuh melalui sistem imun dan mekanisme kerja yang memperantarai fungsi ini. Kekurangan vitamin dan mineral dapat menyebabkan penurunan kinerja sistem imun, yang menjadi penyebab utama keadaan patologis dan imunologis yang tidak menguntungkan. Dari berbagai hasil penelitian secara in vitro dan in vivo dapat disimpulkan bahwa mikronutrien utama yang berperan dalam respons imun, yaitu: vitamin A, C, D, E, B6, B12, folat, dan mineral seng, zat besi, tembaga, dan selenium, dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.  Kekurangan asupan harian mikronutrien dari makanan dapat diatasi dengan memanfaatkan suplemen makanan.
Pemanfaatan Iradiasi Gelombang Mikro pada Sintesis Metil orto-metoksisinamat Yaqin, Istna Nur’ainul; Ekowati, Juni; Nofianti, Kholis Amalia; Suzana, Suzana
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 8 No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.8.2.157-163.2021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mensintesis senyawa metil orto-metoksisinamat (MOMS) yang terbukti berdasarkan uji in silico dapat digunakan mengobati penyakit kardiovaskular, yaitu sebagai antiplatelet. Sintesis MOMS dilakukan dari material awal asam orto-hidroksisinamat (AOHS) dengan metode iradiasi gelombang mikro dan membandingkan profil KLT selama proses reaksi sintesis pada tiga daya iradiasi gelombang mikro tersebut (120, 280 dan 400Watt). Reaksi yang digunakan adalah reaksi metilasi pada gugus OH asam karboksilat dan gugus fenolik dari senyawa AOHS dengan dimetil sulfat sebagai agen pemetilasi. Kondisi reaksinya diatur dalam suasana basa K2CO3 menggunakan pelarut aseton. Pengambilan sampel pada proses reaksi sintesis dilakukan setiap 30 detik pada masing-masing daya microwave dan dievaluasi noda yang terbentuk pada plat kromatografi lapisan tipis (KLT), dan dilanjutkan sampai reaksi sempurna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesempurnaan reaksi semakin cepat dengan bertambahnya daya microwave. Prosentase hasil yang diperoleh 72%. Berdasarkan analisis senyawa menggunakan spektrofotometer FT-IR, spektrometer 1H-NMR dan 13C-NMR, disimpulkan bahwa reaksi sintesis senyawa MOMS dapat dilakukan dengan memanfaatkan iradiasi gelombang mikro, hal ini disebabkan adanya gugus polar pada AOHS yang dapat menyerap iradiasi gelombang mikro. Semakin tinggi daya yang digunakan pada reaksi metilasi AOHS, maka semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk kesempurnaan reaksi
Upaya Peningkatan Kualitas Produk UMKM Makanan Minuman di Surabaya Melalui Pelatihan Keamanan Aditif dan Kemasan Pangan serta Program Self Declare Halal Menggunakan Aplikasi SEHATI: Efforts to Improve the Quality of Food and Beverage MSME Products in Surabaya Through Additive and Food Packaging Safety Training as well as a Self-declare Halal Program Using the SEHATI Application Nofianti, Kholis Amalia; Ekowati, Juni; Purwanto, Bambang Tri; Prayoga , Adistiar; Yuwono, Mochammad; Prayoga, Adistiar; Rijal, Muhammad Agus Syamsur; Suciati, Suciati; Paramita, Diajeng Putri; Sulistyowaty, Melanny Ika; Hakim, Luqmanul
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 8 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i8.7044

Abstract

MSMEs in the food sector are the dominant economic support in Indonesia. Surabaya has more than 60 thousand MSMEs. In food production at the MSME level, food additives and packaging is inevitable. Despite the current regulations, people still encounter dangerous food additives or packaging. This is caused by a lack of knowledge and awareness of food producers and consumers. On the other hand, since the implementation of the halal guarantee system, the use of halal labels on food and beverage products has become very important. For MSMEs, the government makes it easy to get a halal label through the self-declare halal program using the SEHATI. This activity aims to provide training on safe food additives and packaging, halal food, and the self-declare halal program using the SEHATI application in Surabaya. Carrying out activities using presentation and two-way interaction. Evaluate activities through pretest and posttest for each topic. The lowest values for food packaging, it is 52.92 and 79.58. The highest value was shown by the halal topic with an average of 69.58 and 97.92. The significance of the increase in value was demonstrated by the Wilcoxon test using SPSS 22 which showed the Asymp. Sig (2-tailed) value for the three topics less than 0.05. Thus, it can be concluded that this activity has proven to be able to improve participants' abilities regarding safe food additives and packaging, as well as halal food and the introduction of the self-declare halal program.
Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Tuban tentang Keamanan dan Kehalalan Pangan dalam Rangka Mempertahankan Kondisi Good Health and Well Being - SDG’s3: Enhancing Empowerment of Tuban Society Regarding Food Safety and Halalness in Order to Maintain Good Health and Well Being -SDG’s3 Ekowati, Juni; Yuwono, Mochammad; Prayoga, Adistiar; Rosita, Noorma; Purwanto, Bambang Tri; Adrianto, Muhammad Faris; Purwitasari, Neny; Ifadotunnikmah, Farida; Nofianti, Kholis Amalia; Sulistyowaty, Melanny Ika; Suzana, Suzana; Ulvan, Angkasa Megistra; Setiawan, Albertus Aditya; Afandi, Ryan; Wahyuningsih, Etik; Rianti, Dian Ratna; Febrianti, Winanda Rizki
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.8410

Abstract

The food industry experiences various serious problems when several food MSMEs (micro/small/medium enterprises), especially micro-scale ones, practice improper food manufacturing methods, such as the use of formalin and borax which are prohibited for food preservation, and the marketing of expired food, even repackaged, and the writing of halal labels that are not followed by the fulfillment of requirements. Efforts to prevent things that are detrimental to the community, as well as food and beverage MSME actors, are not only the responsibility of government agencies but also the entire community, including universities for education and assistance in improving the quality and quantity of products produced, as well as the quality of human resources of business actors. The methods used include counseling and skills training, and the outcome is an increase in knowledge of 31%
Pemanfaatan Suplemen Makanan Secara Tepat Guna untuk Menjaga dan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Diyah, Nuzul Wahyuning; Poerwono, Hadi; Nofianti, Kholis Amalia; Poernomo, Achmad Toto; Hidayati, Shabrina Wahyu; Isnaeni, Isnaeni
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 3 No 2 (2024): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v3i2.24882

Abstract

Komponen makanan telah dikenal memberikan fungsi perlindungan terhadap benda asing yang mengakibatkan masalah kesehatan bagi masyarakat. Mikronutrien seperti vitamin dan mineral sangat penting bagi tubuh manusia dan kebutuhan hariannya harus dipenuhi melalui sumber makanan. Jika kebutuhan harian tidak terpenuhi karena beberapa kondisi, maka diperlukan tambahan suplemen makanan. Beberapa vitamin dan mineral berfungsi sebagai imunomodulator dan melindungi respons imun inang, sehingga mencegah penurunan daya tahan tubuh akibat serangan patogen. Berdasarkan acuan berbagai penelitian, artikel ini membahas fungsi suplemen vitamin dan mineral sebagai imunomodulator dalam meningkatkan daya tahan tubuh melalui sistem imun dan mekanisme kerja yang memperantarai fungsi ini. Kekurangan vitamin dan mineral dapat menyebabkan penurunan kinerja sistem imun, yang menjadi penyebab utama keadaan patologis dan imunologis yang tidak menguntungkan. Dari berbagai hasil penelitian secara in vitro dan in vivo dapat disimpulkan bahwa mikronutrien utama yang berperan dalam respons imun, yaitu: vitamin A, C, D, E, B6, B12, folat, dan mineral seng, zat besi, tembaga, dan selenium, dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.  Kekurangan asupan harian mikronutrien dari makanan dapat diatasi dengan memanfaatkan suplemen makanan.
PENGEMBANGAN PRODUK JAMU DAN SIMPLISIA DARI TANAMAN LOKAL SUKU TENGGER Widyowati, Retno; Sukardiman, Sukardiman; Wahyuni, Tutik Sri; Widyawaruyanti, Aty; Nofianti, Kholis Amalia
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5672

Abstract

Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo memiliki beragam tanaman liar yang berpotensi dimanfaatkan untuk pengobatan. Beberapa diantaranya adalah adas, jarak, kecubung, keningar, purwoceng, krangean, kayu ampet, pulosari, dan pronojiwo. Beragamnya tanaman yang ada di sekitar masyarakat setempat merupakan kekayaan tersendiri dari daerah ini, namun tidak banyak masyarakat Desa Ngadisari yang memanfaatkannya secara baik. Hal ini terjadi karena aspek kekurangpraktisan yaitu bahan-bahannya harus diramu terlebih dahulu, selain itu banyak kios yang menjual obat modern di lokasi terpencilpun. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dilakukan pelatihan pengembangan produk jamu dan simplisia dari tanaman lokal Bromo bagi masyarakat Suku Tengger, khususnya di Desa Ngadisari, Probolinggo. Produk tersebut berupa jamu godogan, teh herba dan simplisia yang dapat digunakan oleh masyarakat ataupun dipasarkan dengan nilai ekonomi tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini dapat menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat Desa Ngadisari sehingga meningkatkan perekonomian dan taraf kesehatan masyarakat desa tersebut, sehingga hal ini bisa membuat lingkungan baik.
Collagen and Gelatin Extraction from Manyung Bone Waste as Alternative Halal Raw Materials for Food Production Nofianti, Kholis Amalia; Safitri, Nia; Januar, Khomsya Ninteen; Paramita, Diajeng Putri; Norhayati; Hakim, Luqmanul
Indonesian Journal of Halal Research Vol. 8 No. 1 (2026): February
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijhar.v8i1.48828

Abstract

Collagen and gelatin are widely used in the food and pharmaceutical industries, yet their halal status remains a persistent concern for many products on the market. This study aimed to optimize the extraction and isolation of halal collagen and gelatin from Manyung fish bone waste, an abundant and low-cost Indonesian resource. Collagen was extracted at varying acid concentrations and reaction times, while gelatin was produced under eight treatment conditions varying in acid type, processing temperature, and extraction duration. Collagen and gelatin were characterized by Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). In addition, the resulting gelatin was qualitatively examined using potassium dichromate and trinitrophenol solutions, which are commonly applied in Indonesia’s pharmaceutical industry. The FTIR spectrum of collagen showed absorption peaks corresponding to amide A, amide I, and amide II, whereas amide B and amide III bands were not detected. The highest collagen yield (4.4%) was obtained using 0.75 M acetic acid with a 5-day reaction time. For gelatin, FTIR confirmed the presence of characteristic amide A, amide B, amide I, amide II, and amide III bands. The optimal gelatin extraction was achieved with treatment 8, which involved immersion in 4% HCl, followed by 4% H₃PO₄, and extraction at 80°C for 6 hours, yielding 3.74%. Overall, these findings demonstrate that Manyung fish bone waste is a promising alternative source of halal collagen and gelatin, with potential applications in both food and pharmaceutical manufacturing.