Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Sosiologi Bencana: Sebuah Refleksi Pasca Gempa dan Tsunami di Aceh Saputra, Akmal
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 9, No 1 (2016): Politik dan Perubahan Sosial
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berangkat dari sebuah pengalaman dan pengamatan panjang penulis terhadap apa yang telah terjadi di Aceh pasca gempa dan tsunami tahun 2004. Penulis mencoba merefleksikan kembali sebagai upaya untuk melawan lupa apa yang sesungguhnya telah terjadi di Aceh, sekalipun tulisan-tulisan tentang gempa dan tsunami Aceh telah banyak ditulis oleh para akademisi dan praktisi, namun penulis menilai tulisan tentang gempa dan tsunami Aceh masih layak dikaji untuk pengembangan ilmu pengetahuan khsususnya bidang sosiologi. Adapun yang menjadi kajian dalam tulisan ini adalah: Pertama, membahas tentang dinamika sosial pembangunan masyarakat dan perubahan sosial. Kedua, Kritik terhadap pembangunan pasca gempa dan tsunami Aceh. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat yang telah dilakukan pasca gempa dan tsunami selain memberikan manfaat, namun juga berdampak pada perubahan perilaku masyarakat, misalnya ketidak-jujuran penerima manfaat, ketergantungan penerima manfaat terhadap bantuan, nilai-nilai kebersamaan dan kegotong-royongan menjadi pudar. Perubahan-perubahan lainnya adalah mempengaruhi pada pengamalan agama, kehidupan sosial, gaya hidup westernisasi dan perubahan pola pikir masyarakat, perubahan- perubahan pada arah positif juga terjadi, misalnya masyarakat mendapatkan pendidikan nonformal melalui berbagai program pembangunan pasca gempa dan tsunami. Motivasi pemuda untuk melanjutkan studi jenjang yang lebih tinggi, karena begitu banyak beasiswa dan juga peluang kerja yang terbuka lebar. Tulisan ini juga memberikan kritik pada program-program pembangunan yang dilakukan pasca gempa dan tsunami, kritik yang diberikan adalah pada tahap perencanaan dan pelaksanaan, selain itu tulisan ini juga memberikan beberapa rekomendasi sebagai bahan evaluasi untuk menyukseskan pembangunan dimasa mendatang.Kata kunci: Dinamika Sosial, Pembangunan Masyarakat danPerubahan Sosial
Reclaiming women community: The Balee Inong initiative and grassroots gender politics in Banda Aceh Lestari, Yeni Sri; Saputra, Akmal; Sopar, Sopar; Masrizal, Masrizal; Syuhada, Ilham
SIMULACRA: JURNAL SOSIOLOGI Vol 8, No 2: 2025
Publisher : Center for Sociological Studies and Community Developmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/sml.v8i2.30482

Abstract

This research examines Balee Inong’s objectives as a women’s struggle community in Banda Aceh City towards increasing the role of women in the public sector. Although Balee Inong has empowered women in Banda Aceh City, one community, to fight for women’s rights, Balee Inong has not shown significant results in involving most women actively engaged in public spaces and decision-making subjects. This study uses a qualitative case study approach to analyze the roles and challenges of Balee Inong, which focuses on empowerment and work programs in Balee Inong. The study findings indicate that Balee Inong’s role has not yet been maximized due to several factors related to women’s political identity awareness, social construction, and patriarchal culture. These obstacles hinder women’s more significant role in the public sphere. This study concludes that although Balee Inong in Banda Aceh City provides opportunities for increasing women’s participation, it has not had a substantial impact on reaching all women in Banda Aceh City. The limitation of this study is that it has not fully reached women in Banda Aceh City who represent Balee Inong because of different perspectives and not yet significantly represented. This study highlights the need for more realistic efforts through comprehensive empowerment to distribute the understanding and goals of Balee Inong in the public domain.
Penguatan Layanan Masyarakat dan Pemberdayaan Berbasis Sumber Daya Lokal Pascabencana Banjir Kecamatan Sultan Daulat Munandar, Roni Arif; Darsan, Herri; Iswan, Rinaldi; Saputra, Akmal; Lisdayanti, Eka; Ali, Sulaiman; Rezky Zuliyus, Fathur
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17344

Abstract

Kecamatan Sultan Daulat di Kota Subulussalam merupakan wilayah rawan banjir yang berdampak serius terhadap kehidupan sosial, ekonomi dan pendidikan masyarakat. Bencana banjir menyebabkan terganggunya pemenuhan kebutuhan dasar, rusaknya fasilitas umum, serta terhentinya aktivitas pembelajaran di sekolah dasar. Selain itu, kondisi pascabencana juga ditandai dengan keterbatasan akses air bersih, menurunnya kualitas kesehatan lingkungan, serta melemahnya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pemulihan pascabencana melalui penyediaan bantuan kebutuhan dasar, pemulihan layanan pendidikan, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana. Metode yang digunakan meliputi asesmen lapangan berbasis kebutuhan riil, pendampingan masyarakat, distribusi bantuan logistik, pemasangan instalasi air bersih pada titik-titik strategis, serta edukasi kebencanaan berbasis partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan mampu memperbaiki akses masyarakat terhadap pangan dan air bersih, mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengajar darurat, serta meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Program ini juga memperkuat koordinasi antara masyarakat dan pemangku kepentingan lokal. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pengabdian yang terintegrasi, responsif, dan berbasis kebutuhan lapangan efektif dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta meningkatkan ketangguhan masyarakat secara berkelanjutan.
Pengelolaan Ekowisata Pesisir Lhok Bubon yang Mengintegrasikan Kearifan Lokal dan Prinsip Konservasi Pesisir.onservation Principles Area Izwar, izwar_123; Izwar, Izwar; Ulhaq, Riza; Saputra, Akmal; Rahmatika Latif, Ikhwan; Yusrizal, Yusrizal
Biotik Vol 14 No 1 (2026): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v14i1.34259

Abstract

This study aims to analyze the capacity and balance of Lhok Bubon tourism based on sustainable ecotourism and Acehnese local wisdom. The research approach is sequential, starting with quantitative analysis and then deepened qualitatively. Based on an area of ​​120 hectares, the maximum capacity of the area reaches 20,700 visitors per day with two visit cycles. The marine tourism suitability analysis produces a score of 500 in the suitable category. Supporting parameters include depth in the very suitable category, freshwater sources of sandy beaches, and open land cover also have a very suitable category, the basic material of the coral sand substrate has a suitable category. Constraints found in air clarity are less suitable. For snorkeling and diving, most physical parameters of waves, current speed, pH, salinity, and air clarity are in the S1 (Very Suitable) category, except for coral reef diversity (<25%) which is in the N (Not Suitable) category. Overall, Lhok Bubon Beach is worthy of being developed as an ecotourism habitat, but by helping with coral reef restoration, facilities, and strengthening local values, the novelty in this research is the integration of carrying capacity, tourism suitability, and local wisdom of Aceh, in addition to the quantitative-qualitative sequential approach in assessing coastal ecotourism. Keyword: Coastal Conservation; Ecotourism; Lhok Bubon; Local Wisdom
Revitalisasi Cagar Budaya Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar Johan Pahlawan sebagai Bentuk Keberlanjutan Ekologis Amri Wahid Hidayat; Tri Quari Handayani; Akmal Saputra; Yeni Sri Lestari; Saiful Asra; Cut Irna Liyana; Aulia Risky; Samwil Samwil; Lilis Sariyanti; Devi Intan Chadijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 8, No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v8i1.13783

Abstract

The Community Service Activity (PkM) is an integral part of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education, which aims to apply academic knowledge for the welfare of society. This PkM was conducted on May 21, 2025, at the Cultural Heritage Site of the National Hero Teuku Umar’s Tomb in West Aceh, as part of the 10th National Sociology Conference attended by sociology lecturers from various universities across Indonesia. The program aimed to preserve the historical site while strengthening the social and ecological values of the surrounding community through environmental revitalization and tree planting activities. The approach used was a problem-solving method with stages of preparation, implementation, and evaluation. The results showed improvements in environmental cleanliness and aesthetics, as well as active community participation in preserving the site. Beyond ecological benefits, the activity fostered social cohesion and collective awareness of cultural heritage preservation. Academically, this PkM serves as tangible evidence of the Tri Dharma implementation and demonstrates sociology’s practical contribution in addressing social challenges and supporting sustainable local development.
Institutional Dualism in Mukim Forest Governance: A Green Politics Perspective in Peudada, Aceh Amri Wahid Hidayat; Akmal Saputra; Ikhwan Rahmatika Latif; Yeni Sri Lestari; Mufazzal
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi April
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i2.1229

Abstract

This study examines the authority of Imum Mukim in the sustainable governance of customary forests in Peudada Subdistrict, Bireuen Regency, Aceh, from a Green Politics perspective. Although Mukim institutions are formally recognized within Aceh’s legal framework, their practical authority in forest governance remains weak and marginal. This research aims to analyze the causes of this institutional paradox and to explain why Mukim functions merely as a normative actor rather than an effective governing authority. Using qualitative library-based research supported by document analysis of legal instruments, policy documents, and relevant academic literature, this study applies Green Politics and Political Ecology frameworks to interpret the gap between formal recognition and practical authority. The findings reveal a persistent institutional dualism in Mukim governance: while Mukim holds strong normative and cultural legitimacy, it lacks regulative and enforcement power due to regulatory fragmentation, state-centric forest governance, and power asymmetries with corporate and bureaucratic actors. As a result, Mukim operates as a “phantom institution” recognized symbolically but excluded substantively from decision-making processes. This study concludes that strengthening customary forest governance requires not only legal recognition but also institutional integration, regulatory coherence, and redistribution of authority toward indigenous governance structures. These findings contribute to Green Politics debates on ecological justice and local sustainability.
Branding Desa Mandiri Sampah: Wujudkan Tata Kelola Sampah yang Berkelanjutan di Gampong Drien Rampak, Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Ikhsan Ikhsan; Akmal Saputra; Vellayati Hajad; Ikhwan Rahmatika Latif; Fadli Afriandi; Yeni Sri Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i2.10561

Abstract

This community service program in Drien Rampak Village, Johan Pahlawan Aceh Barat, aimed to establish a sustainable waste management system through the "Branding Desa Mandiri Sampah" approach. Initial assessments revealed low community awareness and participation in waste management, with only 40% of households aware of its importance and 30% practicing waste separation. Through a series of educational outreach and training sessions on waste separation and composting techniques, the program significantly improved these figures. Post-program evaluations showed a remarkable increase in awareness to 85% and household participation in waste separation rose to 70%. Additionally, 50% of households adopted composting practices, with 40% successfully producing stable compost for domestic use. Despite these achievements, challenges such as technical difficulties in composting remain, highlighting the need for ongoing support and education. This initiative demonstrated that community-based approaches can foster substantial behavioral changes, making Drien Rampak Village a model for sustainable waste management that can be replicated in other rural areas.
Cerdas dan Bijak Bergaul di Era Digital Asmaul Husna; Yuhdi Fahrimal; Akmal Saputra; Cut Asmaul Husna
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 1, No 1 (2019): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.128 KB) | DOI: 10.35308/baktiku.v1i1.1240

Abstract

Remaja yang sadar dan akan peluang dan tantangan masa depan memerlukan pembelajaran guna mengembangkan fitrah dan potensi dasar yang telah dimiliki agar mereka merasa senang dan bangga atas dirinya sendiri sehingga ia mau belajar dan berlatih bersama teman-teman sebayanya. Dalam perkembangan teknologi yang begitu pesat, remaja tidak dapat mengelakkan kemajuan perkembangan media sosial. Media sosial menjadi faktor utama untuk mendapatkan informasi terkini, sarana bersosialisasi dan menjalin relasi, bahkan mampu merubah cara pandang seseorang dalam menyikapi sesuatu yang sedang terjadi. Seakan telah manampikkan faktor tatap muka, media sosial yang terfasilitasi oleh internet kini bahkan telah menjadi sarana sosialisasi dan menjalin relasi yang paling massif digunakan oleh para remaja karena dianggap tidak memiliki batasan ruang dan waktu. Namun tentu saja tidak semua remaja sadar akan peluang dan potensi yang ia miliki atas dirinya. Mereka masih memerlukan bimbingan dan arahan dari para orang dewasa guna menemukan role model sebagai acuan pembentukan identitasnya, menumbuhkan kepercayaan dan penerimaan atas dirinya, mengembangkan ketrampilan komunikasi interpersonal dan bergaul dengan teman sebayanya. Pemberian pengetahuan dan pemahaman mengenai personal branding ini tentunya dapat membantu mereka dalam menyiapkan dan meningkatkan daya saing serta kepekaan terhadap tantangan perkembangan zaman yang mengharuskan mereka untuk mampu mengembangkan kemampuan diri, memiliki gagasan cemerlang dengan metode thinking out of the box, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan memanfaatkan media sosial dan internet secara bijak.
Penguatan Ekonomi Pemuda Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Aceh Besar Akmal Saputra; Cut Irna Liyana; Triyanto Triyanto; Wardah Muharriyanti Siregar; Ikhsan Ikhsan; Vellayati Hajad; Iwan Doa Sempena
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 2, No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v2i2.3085

Abstract

This community service focuses on freshwater fish (catfish) cultivation. This community service is carried out on the basis of youth needs by involving youth or beneficiaries from planning to evaluation. This community service is carried out by paying attention to local wisdom in Gampong Pante Rawa Aceh Besar. The service method used is problem identification, coordination, planning, implementation, monitoring and evaluation. The results of this community service have had a good impact on the youth of Pante Rawa Aceh Besar village, both in economic, social and educational impacts. This community service provides income economically, builds social networks at the village and stakeholder level. This community service also provides new knowledge for youth about freshwater fish farming.
Sosialisasi Pengelolaan Jurnal Berbasis OJS (Persiapan Jurnal Society Untuk Mahasiswa Sosiologi Fisip UTU) Triyanto Triyanto; Rahmah Husna Yana; Irma Juraida; Nurkhalis Nurkhalis; Desi Maulida; Nodi Marefanda; Akmal Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 2, No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v2i2.3035

Abstract

AbstractMany OJS-based journal managers do not understand the steps that should be taken. Many still publish by relying on back issues, even though the applications used are already based on OJS. The important thing that becomes the question is how is the real management of OJS-based scientific journals? For this reason, it is very important to carry out this socialization to increase the capacity of journal managers so that they can be even better and by the applicable standards in OJS. The method of implementation is face-to-face with the presentation of material in the form of material slides. Participants who attended were journaled managers who had frequently opened the OJS application so that in general they understood how the OJS application worked. However, this participant needs to be deepened considering that several steps are often missed in journal management. The results of the socialization showed that the participants had increased their understanding of step by step journal management. This can be seen from the results of discussions or questions and answers at the end of the material presentation session. Thus it can be concluded that the journal society is ready to be operationalized or ready to accept article manuscripts from students.