Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Psikologis pada Pasien yang Menjalani Terapi Hemodialisis di Ruang Hemodialisa RSUD Dr. R. Koesma Tuban Rohmatul Jannah, Avivah; Sumiatin, Titik; Su'udi, Su'udi
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v2i9.258

Abstract

Terapi hemodialisis merupakan pengganti fungsi ginjal yang rusak dan seringkali menyebabkan pasien mengalami gangguan psikologis seperti depresi dan kecemasan. Penelitian ini penting untuk memahami dampak psikologis dari terapi ini pada pasien. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 92 pasien hemodialisis di RSUD Dr. R. Koesma Tuban yang diambil melalui purposive sampling. Pengukuran depresi dan kecemasan dilakukan menggunakan kuesioner DASS (Depression Anxiety Stress Scale). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon psikologis (depresi dan kecemasan) pasien yang menjalani terapi hemodialisis di RSUD Dr. R. Koesma Tuban serta mengidentifikasi faktor-faktor demografis yang berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,3% pasien tidak mengalami depresi, sementara 2,2% mengalami depresi berat. Dalam hal kecemasan, 42,4% pasien berada dalam kategori normal, dengan 9,8% mengalami kecemasan sangat berat. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat depresi dan kecemasan dengan karakteristik demografis seperti jenis kelamin dan pendidikan. Sebagian besar pasien hemodialisis di RSUD Dr. R. Koesma Tuban tidak mengalami depresi dan kecemasan yang berat. Dukungan keluarga dan pendidikan tentang terapi hemodialisis dapat berkontribusi dalam meminimalisir masalah psikologis ini.
SEDENTARY LIFESTYLE AS A RISK OF OBESITY IN ADOLESCENTS IN TUBAN DISTRICT Binti Yunariyah; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Titik Sumiatin
Nursing Sciences Journal Vol 8 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v8i2.6122

Abstract

Healthy Living Community Movement (GERMAS), one of which is through physical activity carried out for at least 30 minutes per day, but in fact, many people, especially teenagers, are lazy to do it. Sedentary lifestyle is now a serious problem and an important issue in public health because it is carried out for a long period of time so that it has a negative impact on health (Rahma & Wirjatmadi, 2020). The purpose of this study was to analyze the relationship between sedentary lifestyle and the risk of obesity in adolescents. The research design used correlation with a cross-sectional approach. The population in this study were all adolescents in the Tuban D3 Nursing Study Program, Academic Year 2023/2024, totaling 221 people, a sample size of 142 people, simple random sampling technique. The research instrument used a knowledge questionnaire and the Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ). Data analysis used the chi square test. The results showed that almost all adolescents had a high sedentary lifestyle, namely 116 adolescents (81.7%), but were not at risk of obesity, namely 112 adolescents (78.9%). The results of statistical tests using chi square obtained a value of r = 0.788 greater than that set at <0.05. These results indicate that there is no relationship between sedentary lifestyle and the risk of obesity in adolescents. Obesity is caused by many factors that influence each other. By understanding the causes of obesity, prevention efforts can be made through the implementation of a healthy lifestyle.
Bullying dan Strategi Coping : Studi Komparasi remaja awal dan Remaja Akhir di Desa Dlanggu Mojokerto Kotijah, Siti; Sumiatin, Titik; Anggraini, Jelita Nur Ariza; Hidayati, Virly Ana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18625

Abstract

Bullying merupakan masalah sosial yang banyak terjadi di kalangan remaja, baik di dunia nyata maupun di dunia maya, yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan sosial remaja. Strategi coping yang digunakan oleh remaja dalam menghadapi bullying menjadi faktor penting dalam menentukan sejauh mana dampak negatif bullying dapat diminimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena bullying dan strategi coping yang diterapkan oleh remaja awal (usia 12-15 tahun) dan remaja akhir (usia 16-18 tahun). Desain penelitian menggunakan Komparatif (membandingkan perbedaan strategi coping antara remaja awal dan remaja akhir dalam menghadapi pengalaman bullying). Sampel penelitian terdiri dari 60 remaja yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu 30 remaja awal dan 30 remaja akhir, yang dipilih secara acak dari beberapa kelas di SMA Al hidayah Dlanggu. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner yang terdiri dari dua bagian utama: pertama, pertanyaan mengenai pengalaman bullying yang dialami oleh remaja, dan kedua, skala yang mengukur jenis strategi coping yang digunakan, seperti strategi problem-focused coping, emotion-focused coping, dan avoidance coping. Kuesioner ini disusun berdasarkan teori dan penelitian sebelumnya mengenai bullying dan coping. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi bullying pada remaja awal (12-15 tahun) cenderung mengalami bullying lebih sering di lingkungan sekolah, sementara remaja akhir (16-18 tahun) lebih banyak menghadapi bullying di dunia maya, seperti media sosial dan platform komunikasi daring. Penggunaan strategi coping yang digunakan pada remaja awal lebih sering menggunakan strategi emotion-focused coping, seperti menyendiri dan menghindari situasi yang menekan. Mereka juga cenderung mencari dukungan emosional dari teman sebaya dan keluarga. Pada remaja akhir lebih cenderung menggunakan problem-focused coping, seperti berbicara dengan pihak berwenang (guru atau orang tua) dan mencari solusi praktis terhadap masalah bullying yang mereka hadapi. Namun, beberapa remaja akhir juga melaporkan penggunaan strategi avoidance coping, seperti menarik diri dari lingkungan sosial atau menghindari interaksi di media sosial. Terdapat perbedaan yang signifikan antara remaja awal dan remaja akhir dalam hal strategi coping. Remaja awal lebih mengandalkan coping berbasis emosi dan cenderung menghindari masalah, sedangkan remaja akhir lebih aktif dalam mencari solusi konkret dan melibatkan orang lain untuk menyelesaikan masalah.
PENYULUHAN DETEKSI DINI TINDAKAN CYBER BULLYING DI SMA AL-HIDAYAH DLANGGU MOKOKERTO Kotijah , Siti; Sumiatin, Titik; Anggraini , Jelita Nur Ariza; Hidayati, Virly Ana
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.109

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul "Penyuluhan Deteksi Dini Tindakan Cyberbullying di SMA Al-Hidayah Dlanggu Mojokerto" bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan guru tentang bahaya dan dampak cyberbullying, cara deteksi dini dan pencegahan yang efektif. Penyuluhan ini melibatkan siswa dan guru. Materi yang disampaikan dalam Kegiatan ini meliputi: pengertian cyberbullying, jenis-jenis cyberbullying, dampak psikologis bagi korban, serta pentingnya deteksi dini dalam mengidentifikasi tanda-tanda cyberbullying. Kegiatan ini juga memberikan keterampilan kepada peserta untuk mengenali gejala-gejala cyberbullying dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk menghadapinya. Hasil dari kegiatan ini, terciptanya kesadaran yang lebih tinggi di kalangan siswa dan guru mengenai bahaya cyberbullying serta langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk mencegahnya. Selain itu, terbentuknya tim respons cyberbullying di sekolah diharapkan dapat memberikan solusi cepat jika suatu kejadian bullying terjadi. Melalui program ini, diharapkan SMA Al-Hidayah Dlanggu dapat menjadi sekolah yang lebih aman dari ancaman cyberbullying, serta menjadi model bagi sekolah-sekolah lain di Mojokerto dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan mendukung perkembangan remaja.
Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Masyarakat Tentang Vaksin Covid–19 Di Desa Madigondo Wilayah Kerja Puskesmas Takeran Kabupaten Magetan Nur Cahyo, Hendy Biyan; Su’udi, Su’udi; Sumiatin, Titik
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i9.506

Abstract

Vaksin COVID-19 adalah jenis vaksin yang dikembangkan untuk meningkatkan imun tubuh terhadap virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19, Namun kenyataan banyak masyarakat yang masih belum mengikuti vaksinasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Masyarakat tentang Vaksin COVID-19 Di Desa Madigondo Wilayah Kerja Puskesmas Takeran Kabupaten Magetan. Desainpenelitian ini adalah penelitian deskriptif, Teknik sampel dalam penelitian ini adalah SimpleRandom Sampling dengan total populasi 235 dan sampel sejumlah 148. Variabel di Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Pengetahuan Sikap dan Perilaku Masyarakat tentang Vaksin Covid-19 Di Desa Madigondo Wilayah Kerja Puskesmas Takeran Kabupaten Magetan”. Data penelitian diambil dengan kuesioner dan analisis deskriptif dengan tabel frekuensi. Hasil penelitian menujukan hampir sebagian besar masyarakat memiliki pengetahuan baik sebanyak 99 orang (66,8%). Sedangkan untuk sikaphampir seluruhnya masyarakat sebanyak 117 (79,5%) memiliki sikap baik. Kemudian untuk perilaku hampir seluruhnya masyarakat memiliki perilaku baik sebanyak 122 (82,4%). Dengan adanya program vaksin ini sebaiknya masyarakatmencari informasimelalui media televisi, internet ataupun koran supaya menambah wawasan lebih dengan adanya program vaksin COVID-19 ini. Serta untuk meningkatkanpengetahuansikapdan perilaku masyarakat tentang vaksin COVID-19 hendaknya diadakan pendekatan, pembinaan, edukasi dan juga arahan kalo perlu juga diadakan kegiatan vaksin COVID-19 kelilingdari pihak Desa yang bekerja sama dengan puskesmas guna membangun pengetahuan sikap dan perilaku masyarakat yang baik tentang vaksin COVID-19 dan supaya program vaksinasi COVID-19 pemerintah berjalan dengan lancar.
PARENTING PATTERNS WITH GADGET ADDICTION IN SCHOOL AGE CHILDREN AT SDN 02 RENGEL Savitri, ike Prita; Titik Sumiatin; su'udi
Global Ten Public Health and Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Prodi keperawatan sidoarjo, politeknik kesehatan kemenkes surabaya indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gtphnj.v1i1.2

Abstract

Parenting patterns of parents in educating and supervising children when using gadgets are important because in addition to having a positive impact, gadgets also have a negative impact on children. One of the negative impacts of using gadgets continuously and without restrictions from parents can lead to gadget addiction behavior in children. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting and gadget addiction in school-age children at SDN 02 Rengel. The research design used is a correlation analytic survey with a cross sectional approach to students at SDN 02 Rengel in the 2021/2022 academic year. The sampling technique used is total sampling with a sample of 104 students. Data was collected by filling out a parenting style questionnaire and a validated gadget addiction questionnaire. The Spearmen test was conducted to determine the relationship between parenting patterns and gadget addiction. Based on the Spearman Correlation Test between parenting patterns and gadget addiction in school-age children at SDN 02 Rengel in the 2021/2022 academic year, a value of 0.09> from 0.05 means that there is no significant relationship between parenting patterns and gadget addiction. the correlation coefficient between parenting and gadget addiction is 0.163, meaning that there is a very weak relationship between parenting and gadget addiction in school-age children at SDN 02 Rengel.Parenting patterns are not the main cause of children being addicted to gadgets, but there are several other factors that can influence them, causing children to become addicted to heavy gadgets.
KNOWLEDGE WITH COMMUNITY STIGMA ABOUT LUNG TB DISEASE DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN SUMURGUNG VILLAGE, TUBAN DISTRICT Putri, Sabillah Darma; sumiatin, titik
Global Ten Public Health and Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Prodi keperawatan sidoarjo, politeknik kesehatan kemenkes surabaya indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gtphnj.v1i1.3

Abstract

Many people today underestimate pulmonary TB because it is considered an old disease. During the current Covid-19 pandemic, people affected by Covid-19 have the same symptoms as pulmonary TB, thus making people confused and causing an increase in pulmonary TB cases. This can also be influenced by the lack of public knowledge about pulmonary TB disease during the Covid-19 Pandemic. Based on the initial survey conducted on 27 June 2022 in Sumurgung Village, 7 out of 10 people have the wrong stigma about pulmonary TB. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and public stigma about pulmonary TB disease during the Covid-19 pandemic. The research design used correlation analytic with cross sectional approach. The population in this study were all households in RW 06 Dusun Mbongkol 2 Sumurgung Village, with a sample size of 148 households. The sampling technique is purposive sampling, the variables in this study are public knowledge and public stigma about pulmonary TB in the Covid-19 Pandemic Period. Data collection tools in the form of questionnaires were then tabulated and analyzed by chi-square test. The results of this study indicate that almost half of the people with good knowledge have a positive stigma of 45 people (73%) and almost all of the people who have less knowledge have a negative stigma of 42 people (95%). The test results show p value = 0.000 then there is a relationship between knowledge and stigma. People who have less knowledge cause negative stigma, so that it can be a factor that causes TB cases to increase. Efforts to increase public knowledge are by providing health education to the community, so as to reduce the negative stigma of the community about pulmonary TB in the Covid-19 Pandemic Period
RELATIONSHIP OF PATTERN OF FOOD FOR NUTRITION WITH NUTRITIONAL STATUS ON TOLLS AGED 6 – 24 MONTHS IN THE AREA OF INTEGRATED SERVICES IN MELATI VILLAGE, KARANGAGUNG PALANG mustainah, amirotun; sumiatin, titik; Al Busthomy, Aby Yazid
Global Ten Public Health and Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Prodi keperawatan sidoarjo, politeknik kesehatan kemenkes surabaya indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gtphnj.v1i1.4

Abstract

The prevalence of malnutrition in Indonesia continues to increase. On a broad scale, malnutrition can be a threat to the resilience and survival of a country. Around 16% or 101 million children under the age of five suffer from malnutrition. Based on 2018 Basic Health Research data, in Indonesia, there are 17.7% of children under the age of 5 years experiencing nutritional problems. One of the factors is inappropriate complementary feeding (MPASI). The purpose of this study is to determine the relationship between complementary feeding patterns and nutritional status in toddlers aged 6 – 24 months in the Posyandu Melati, Karangagung Palang Village. The research design of this study is an observational analytic study, which is an analysis of the relationship between 2 or more variables and is determined based on statistical tests. The design used in this study is correlational using a cross-sectional approach which aims to determine the relationship between variables where the independent and dependent variables are identified in one unit of time with a population of 56 mothers under five and use a total sample. The Chi-Square test obtained a significant value of 0.001 (sing <0.05). It showed that there was a relationship between the pattern of complementary feeding and the nutritional status of children aged 6-24 months in the Posyandu Melati, Karangagung Village, Palang District, with the Spearman rank correlation test, the result is 0.545 which means the strength of the relationship is moderate. Complementary foods must be given at the proper frequency, amount, and age.The pattern of regular complementary feeding will affect the good nutritional status of toddlers. To maintain a decent nutritional status, regular complementary feeding patterns must be implemented.
PSYCHOLOGY OF ADOLESCENT WOMEN WHO EXPERIENCE PREMENSTRUAL SYNDROME AT JUNIOR HIGH SCHOOL 3 TUBAN nurul, siti; sumiatin, titik; su'udi, su'udi
Global Ten Public Health and Nursing Journal Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Prodi keperawatan sidoarjo, politeknik kesehatan kemenkes surabaya indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gtphnj.v1i1.5

Abstract

Menstruation is often regarded as a problem in the lives of girls who will enter adolescence. Most women will experience discomfort before menstruation, one of which is premenstrual syndrome (PMS). From a preliminary survey conducted on students of SMP N 3 Tuban, it was found that 4 out of 5 students had premenstrual syndrome (PMS). The purpose of this study was to determine the psychological picture of adolescents with premenstrual syndrome at Junior High School 3 Tuban. The research method used in writing this scientific paper is descriptive analysis with a cross sectional approach. The population in this study were students of Junior High School 3 Tuban in the academic year 2021-2022 with a total of 95 respondents and the sampling technique used was total sampling with a sample of 95 students. Analysis of the data used the frequency test. Using the instrument with a questionnaire. The results of this study showed that from 95 respondents, 54 respondents (56.8%) experienced premenstrual syndrome with mild severity, with almost all 83 respondents (87.4%) experiencing irritability, most of 69 respondents (72.6%) experiencing anxiety. , and almost all of the 82 respondents (86.3%) experienced psychological problems with withdrawing The importance of understanding reproductive health education and education about premenstrual syndrome such as causes, effects, and how to deal with premenstrual syndrome. Where it can reduce the severity of premenstrual syndrome experienced
Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mahasiswa tentang Physical Distancing dalam Pencegahan Covid-19 Di Prodi D-III Keperawatan Tuban Titik Sumiatin; Isnin Nur Khodiroh1; Su'udi
Global Ten Public Health and Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Prodi keperawatan sidoarjo, politeknik kesehatan kemenkes surabaya indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gtphnj.v1i2.76

Abstract

Physical distancing merupakan upaya memutus rantai penularan di masyarakat, dengan cara jaga jarak secara fisik dan jaga jarak dalam berkomunikasi dengan lingkungan sosialnya dengan jarak lebih dari 1 meter. Hingga saat ini, masih banyak dari berbagai kalangan yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku seperti tidak menerapkan perilaku physical distancing, terutama dari kalangan mahasiswa yang saat ini sedang aktif melaksanakan praktikum yang mengharuskan untuk mendatangi kampus, sedangkan pihak kampus sudah menghimbau untuk menjaga jarak minimal 1 meter namun peraturan tersebut masih dilanggar, sehingga angka kasus positif COVID-19 di Tuban semakin meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa tentang physical distancing dalam pencegahan COVID-19 di Prodi D-III Keperawatan Tuban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling dengan populasi 124 mahasiswa dan 95 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dalam bentuk google form. Data ditampilkan dengan distribusi frekuensi dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mahasiswa tentang physical distancing hampir seluruhnya memiliki pengetahuan baik yaitu 90 mahasiswa (94,7%), lebih dari setengahnya memiliki sikap positif yaitu 50 mahasiswa (52,6%) dan hampir seluruhnya memiliki perilaku baik yaitu 83 mahasiswa (87,4%). Sikap negatif atau kurang mendukung pada mahasiswa dalam menyikapi physical distancing masih perlu ditingkatkan. Hal ini tergantung pada faktor yang mempengaruhi mahasiswa, jika cenderung positif maka mahasiswa juga akan memiliki sikap yang positif, namun sebaliknya apabila faktor tersebut cenderung negatif, maka mahasiswa akan memiliki sikap negatif pula.
Co-Authors ., Su’udi Aby Yazid Al Busthomy Ro i’i Aby Yazid Al Busthomy Rofi’i Adi Prayoga, Adi Afifa, Sholihatun Ah Yusuf, Ah Ahmad Yusuf Armanda Al Busthomy, Aby Yazid Amalia Mutiara Fadhila Anggraini , Jelita Nur Ariza Anggraini, Jelita Nur Ariza Apriyanto, Willy Ikhwan Ardena Regita Pramesti Arifah Nursanti Ariska Ristiani Aulia Berfilda, Valda Klisa Binti Yunariyah Binti Yunariyah Binti Yunariyah, Binti Dari, Tanty Wulan Denny Eka Prasetyawan Diana Eka Elina Putri Dinda Ailsa Vania Fahmana, Nur Lutfiyah Fitria Nurul Mazidah Hadi Purwanto Hidayati, Virly Ana Indah Muthi’atul Istiqomah Irmanda Mufida Isnin Nur Khodiroh1 Jaquelyn Jasmine Jayuputri, Sadira Reiko Jiesa Zayyina Zahra Julia Novita Putri Juliarti Indah Putri Khusnul Maisaroh Kotijah , Siti Lailatul Khotimah Larissa Eka Afianti MINARTI Mirna Tri Cahyani Moch. Bahrudin Moch. Bahrudin Muhammad Kamalul Kahfi mustainah, amirotun Nadya Khoirun Nisa Nasution, Annio Indah Lestari Nayluzzuharo', Fanny Noviatul Nurjanah Novita Agnes, Yeni Lutfiana Novita Verayanti Manalu Nugraheni, Wahyuningsih Triana Nur Cahyo, Hendy Biyan Nurvita, Dwi P, Teresia Retna Padoli Pratikaning Sari, Reza Sukma Pratiwi, Alvinda Purwanto, Hadi Purwanto, Hadi Putri Dwi Yanti Putri Riza Azuwin Putri, Sabillah Darma Rahmalia Alia Farida Retna Puspitadewi, Teresia Retna, Teresia Risa Nur Fadila Rofi’i, Aby Yazid Al Busthorni Rohmatul Jannah, Avivah Roudhlotul Jannah Roudlotul Jannah Roudlotul Jannah Salsabilla Dyah Arifin Savitri, ike Prita Setyorini, Indah Shinta Nurul Fadhila Siti Kotijah Siti Maimuna Siti Maimuna Siti Munawaroh SITI NURUL, SITI SRI UTAMI SU'UDI SU'UDI Su'udi, Su'udi Su,udi Surya, Ronal Sutomo Sutomo Su’udi Su’udi Su’udi Su’udi, Su’udi Syavira Aulia Mentari Tanty Wulan Dari Teresia Retna Puspita Dewi Tety Fajiro Tri Ningsih, Wahyu Triana, Wahyuningsih Ul Anggi Kumalasari1 USMAN EFENDI, FRANSISKA DAFA AINAYA EFENDY Utami, Emy Nur Vega, Afina Dela Verantika Setya Putri Virnavanka Greslanda Putri Wahyu Tri Ningsih Wahyu Tri Ningsih, Wahyu Tri Wahyuningsih Triana Nugrahaeni Wahyurianto, Yasin Wahyurianto, Yasin Widyawati Maratus Soleha Yasin Wahyu Riyanto Yasin Wahyuriyanto Zuly Ernanda, Intan