Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Hidup Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Palang Muhammad Kamalul Kahfi; Yasin Wahyurianto; Teresia Retna Puspitadewi; Titik Sumiatin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi yaitu ketika tekanan darah diatas 140/90 mmHg, dimana tekanan darah sistolik lebih dari 140 dan diastolik lebih dari 90 mmHg. . Di era modern saat ini terjadi perubahan pola hidup di dalam masyarakat, seperti pola makan yang tidak sehat, kurang istirahat, stress yang tinggi, dan kebiasaan merokok. Pola hidup tidak sehat kususnya pada usia 40 tahun keatas. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini Mengetahui Bagaimana Gambaran Pola Hidup Dengan Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Palang. Metode: Desain pada penelitian ini deskriptif, Populasi penelitian adalah Lansia yang menderita hipertensi di wilayah kerja puskesmas palang yang berjumlah 146 orang. Besar sampel 107 orang menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengambilan data dengan kuesioner dan analisis deskriptif dengan table frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi yang berusia 55 - 65 tahun memiliki pola hidup dalam kategori baik sebanyak 53%, sebagian besar penderita hipertensi berjenis kelamin perempuan memiliki pola hidup dalam kategori Baik sebanyak 65%, sebagian besar penderita hipertensi yang tidak bekerja memiliki pola hidup dalam kategori baik sebanyak 50%, Hampir setengahnya penderita hipertensi yang tidak memiliki riwayat keturunan memiliki pola hidup dalam kategori baik sebanyak 48%, dan Sebagian besar penderita hipertensi yang menderita > Dari 1 Tahun memiliki pola hidup dalam kategori baik sebanyak 52%, dan Sebagian besar penderita hipertensi yang menderita > Dari 1 Tahun memiliki pola hidup dalam kategori baik sebanyak 52%. Simpulan: Lansia yang menderita hipertensi dapat Menajaga Pola Hidup dengan Baik Seperti menjaga pola makan, istirahat yang cukup, tidak merokok dan tidak memikirkan hal yang membuat stres agar dapat mencapai status kesehat yang optimal.
Dukungan Petugas Kesehatan Dengan Kepatuhan Keluarga Penderita Tuberkulosis Dalam Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumurgung Lailatul Khotimah; Su’udi; Titik Sumiatin; Wahyuningsih Triana Nugraheni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam hal kematian dan morbiditas global, tuberkulosis (TB) menempati urutan pertama. Dengan meningkatnya jumlah kasus dan kematian, penyakit ini terus menjadi masalah kesehatan global yang signifikan. Sejumlah faktor berkontribusi terhadap peningkatan risiko tertular tuberkulosis, termasuk sosialisasi yang tidak merata tentang penyakit tersebut, tingkat deteksi kasus yang rendah, dan ketidakpatuhan terhadap pengobatan. Jumlah kematian kumulatif dari 2015 hingga 2019 adalah 14%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kepatuhan tenaga kesehatan terhadap rencana pengobatan pada pasien tuberkulosis (TB) yang menjalani terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) di Puskesmas Sumurgung. Desain penelitian berdasarkan korelasi dan menggunakan metode cross-sectional. Dengan menggunakan pendekatan purposive sampling, kami dapat mengumpulkan data dari 40 dari total populasi 44. Variable Independen yaitu dukungan petugas kesehatan dan variable dependen yaitu kepatuhan keluarga penderita TB dalam TPT. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diketahui seluruh keluarga penderita TB memiliki dukungan petugas kesehatan yang baik dan seluruhnya anggota keluarga TB memiliki kepatuhan TPT yang patuh. Hasil uji Spearman Rank didapatkan p-value = 0,015 yang berarti ada hubungan antara dukungan petugas kesehatan dengan kepatuhan keluarga penderita tuberkulosis dalam TPT di wilayah kerja Puskesmas Sumurgung. Dukungan petugas kesehatan berkaitan erat dengan kepatuhan keluarga dalam TPT artinya semakin baik dukungan petugas kesehatannya, semakin patuh juga keluarga dalam TPT. Sehingga terwujudnya kualitas hidup yang lebih baik dan perilaku yang sehat.
Pengetahuan Dengan Tingkat Remaja Putri Tentang Dampak Pernikahan Dini Pada Kesehatan Reproduksi Di SMK Abdi Negara Tuban Rahmalia Alia Farida; Titik Sumiatin; Su’udi; Wahyuningsih Triana Nugrahaeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini atau kawin muda sendiri adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu padangan yang masih dikategorikan remaja yang berusia dibawah 19 tahun. Indonesia menjadi salah satu negara dengan praktik pernikahan dini terbanyak di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi di SMK Abdi Negara Tuban. Indonesia menjadi salah satu negara dengan praktik pernikahan dini terbanyak di dunia. Praktik pernikahan dini masih ditemukan terjadi di Indonesia. Desain penelitian ini adalah corrrelational dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 11,12 SMK Abdi Negara Tuban TA 2023/2024 dengan besar sampel sejumlah 98 siswi dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya remaja putri memiliki pengetahuan baik mengenai dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi. Dan sebagian besar remaja putri memiliki sikap positif. Hasil uji spearman rank didapatkan p-value = 0,020 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi di SMK Abdi Negara Tuban. Sikap berkaitan erat dengan Pengetahuan. Artinya, semakin baik pengetahuan seseorang, semakin memiliki sikap yang positif karena pengetahuan yang baik akan menjadikan seseorang mampu mengetahui, memahami, dan mengaplikasikan sehingga terwujud perilaku yang sehat.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Di RSUD Dr. R Koesma Tuban Amalia Mutiara Fadhila; Su’udi; Titik Sumiatin; Yasin Wahyurianto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1974

Abstract

Penyakit Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang dihadapi secara global. Bagi penderita GGK, terapi pengganti ginjal menjadi pilihan utama dalam menunjang kelangsungan hidup. Dari berbagai bentuk terapi tersebut, hemodialisis merupakan metode yang paling banyak digunakan. Desain korelasi dengan cross sectional. Populasi seluruh pasien yang menjalani hemodialisa di RSUD dr. R. Koesma Tuban sebanyak 150 orang, sampel penelitian 109 responden, menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Perceived Stress Scale untuk mengukur tingkat stres serta kuesioner WHOQOL-BREF untuk menilai kualitas hidup. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian, sebagian besar pasien (55%) stres ringan dengan kualitas hidup baik. Sementara itu, sebagian kecil responden (12,8%) berada pada kategori stres sedang dengan kualitas hidup cukup. Hasil analisis uji Chi-Square menunjukkan p-value = 0,002 (p < α 0,05), dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Dapat disimpulkan bahwa semakin rendah tingkat stres, semakin baik kualitas hidup. Oleh sebab itu, selama melakukan terapi, pasien harus menjadi perhatian dari tenaga kesehatan, harus ada pendampingan psikologis dan pemberian edukasi yang tepat agar pasien terhindar dari gangguan psikologis yang bisa mengganggu kualitas hidup pasien.
Pengaruh Kecanduan Smartphone Terhadap Tingkat Aktivitas Fisik Pada Remaja Di SMA Negeri 4 Tuban Shinta Nurul Fadhila; Titik Sumiatin; Su’udi; Anita Joeliantina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1984

Abstract

Kecanduan smartphone seringkali menyebabkan dampak negatif pada kehidupan sehari-hari seperti malas beraktivitas, gangguan emosi, dan gangguan tidur. Tujuan umum yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecanduan smartphone terhadap tingkat aktivitas fisik pada remaja di SMA Negeri 4 Tuban. Pengembangan ilmu keperawatan tentang aktivitas fisik pada remaja sangat diharapkan dengan terlaksananya penelitian ini. Penelitian ini mengambil desain korelasional dimana menggunakan pendekatan cross-sectional. Dari 256 siswa kelas X sebagai populasi, dengan mengacu pada kriteria serta teknik purposive sampling, maka sebanyak 156 siswa akan dilibatkan dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen, dan proses analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Dari hasil penelitian didapatkan 50% remaja yang kecanduan smartphone memiliki tingkat aktivitas fisik rendah. Nilai uji Chi-Square <0.001 menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kecanduan smartphone dengan tingkat aktivitas fisik remaja. Dengan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin tinggi tingkat kecanduan smartphone, maka secara signifikan akan semakin rendah aktivitas fisik pada remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya peran bersama dari sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan dalam menangani kecanduan smartphone. Pendekatan yang bisa dilakukan meliputi sosialisasi, pembatasan penggunaan smartphone di luar jam belajar, dan peningkatan kegiatan fisik yang menyenangkan. Membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya aktivitas fisik serta risiko dari penggunaan smartphone berlebihan juga sangat dibutuhkan. Upaya ini dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi perkembangan remaja.
Factors Causing the Risk of Diabetes Mellitus in Pregnant Women at The Semanding Community Health Center Khusnul Maisaroh; Teresia Retna Puspitadewi; Yasin Wahyurianto; Titik Sumiatin
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Rasio kematian ibu secara global mengalami penurunan, meskipun begitu hal tersebut belum mencapai angka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s). Kasus kematian ibu di dunia disebabkan oleh komplikasi selama dan setelah kehamilan dan persalinan, salah satunya diabetes mellitus gestasional. Diabetes mellitus gestasional masih sering terjadi pada ibu hamil karena adanya faktor risiko tertentu yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi tersebut. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan faktor penyebab risiko diabetes mellitus pada ibu hamil di Puskesmas Semanding Kabupaten Tuban. Metode : Desain penelitian menggunakan deskriptif dengan populasi ibu hamil yang melakukan pemeriksaan periode Januari hingga Maret 2024 sejumlah 60 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner faktor penyebab risiko dan kejadian diabetes mellitus gestasional. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya ibu hamil berisiko mengalami diabetes mellitus gestasional dengan faktor penyebab risiko yaitu sebagian kecil ibu hamil memiliki riwayat abortus spontan berulang, tidak ada satupun ibu hamil memiliki riwayat melahirkan bayi besar, tidak ada satupun ibu hamil memiliki riwayat melahirkan bayi mati yang tidak diketahui penyebabnya dengan jelas, sebagian kecil ibu hamil memiliki riwayat preeklampsi dan eklampsi, tidak ada satupun ibu hamil memiliki riwayat polihidramnion saat hamil, sebagian kecil ibu hamil berusia di atas 30 tahun, sebagian kecil ibu hamil memiliki riwayat diabetes mellitus ibu hamil atau keluarga, sebagian kecil ibu hamil mengalami kelebihan berat badan, tidak ada satupun ibu hamil memiliki riwayat infeksi saluran kemih berulang selama hamil, sebagian kecil ibu hamil memiliki riwayat hipertensi, dan sebagian kecil ibu hamil memiliki riwayat berat badan lahir ibu di atas 4000-4500 gram. Kesimpulan : Ibu hamil dengan diabetes mellitus hampir tidak pernah mengalami keluhan yang jelas, sehingga penting untuk dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan awal pada ibu hamil bisa meningkatkan kesejahteraan ibu selama dan sesudah kehamilan.
Factors Causing the Risk of Diabetes Mellitus in Pregnant Women at The Semanding Community Health Center Khusnul Maisaroh; Teresia Retna Puspitadewi; Yasin Wahyurianto; Titik Sumiatin
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction : The global maternal mortality ratio has decreased, however this has not yet reached the Sustainable Development Goals (SDG’s) figures. Cases of maternal death in the world are caused by complications during and after pregnancy and childbirth, one of which is gestasional diabetes mellitus. Gestasional diabetes mellitus still often occurs in pregnant women because of certain risk factors that can increase the risk of this condition occuring. Purpose : The aim of this study is to describe the risk factors for diabetes mellitus in pregnant women at The Semanding Community Health Center, Tuban Regency. Method : The research design used descriptive research with a population of 60 pregnant women undergoing examinations from January to March 2024. The sampling technique used is simple random sampling. The research instrument used a questionnaire on risk factors and the incidence of gestasional diabetes mellitus. Results : The results of the study show that almost all pregnant women are at risk of developing gestasional diabetes mellitus with risk factors being that a small number of pregnant women have a history of repeated spontaneous abortions, none of the pregnant women have a history of giving birth to large babies, none of the pregnant women have a history of giving birth to still babies who are not pregnant the cause is clearly known, a small number of pregnant women have a history of pre-eclampsia and eclampsia, none of the pregnant women have a history of polyhydramnios during pregnancy, a small number of pregnant women are over 30 years old, some pregnant women have a history of maternal or family diabetes mellitus, a small number of pregnant women were overweight, none of the pregnant women had a history of recurrent urinary tract infections during pregnancy, a small number of pregnant women had a history of hypertension, and a small number of pregnant women had a history of maternal birth weight above 4000-4500 grams. Discussion : Pregnant women with diabetes mellitus almost never experience clear complaints, so it is important to be examined. Early examination of pregnant women can improve maternal well-being during and after pregnancy.
Pengetahuan Ibu Tentang Penyakit Ispa Pada Balita Di Puskesmas Wire Mother’s Knowledge About Acute Respiratory Infections In Toddlers At Wire Community Health Center Berfilda, Valda Klisa; Sumiatin, Titik; Su’udi, Su’udi; Tri Ningsih, Wahyu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14147

Abstract

Penyakit terbanyak diderita balita ialah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). World Lung Fondation menjabarkan ISPA sebagai faktor pertama yang menyebabkan kesakitan dan kematian yang diakibatkan penyakit menular secara global. Penyakit Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita hingga saat ini terus-menerus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang penyakit ISPA pada balita. Desain pada penelitian ini adalah deskriptif, Populasi penelitian adalah seluruh ibu balita yang memeriksakan anaknya ke Puskesmas Wire berjumlah 100 orang. Besar sampel 80 orang menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner. Hasil Penelitian didapatkan hampir seluruh ibu balita (93%) pengetahuan tentang penyakit ISPA pada balita di Puskesmas Wire dalam tingkatan pengetahuan baik. Apabila ibu balita dapat berperan aktif dalam mencari informasi tentang penyakit ISPA guna menambah informasi mengenai penyakit ISPA maka dapat mencegah terjadinya penyakit ISPA. Ibu balita dapat meningkatkan pengetahuannya dengan mengikuti program promosi kesehatan yang diadakan oleh pihak Puskesmas.
Pengetahuan Remaja Putri tentang Dampak Pernikahan Dini di SMA Negeri 1 Rengel Vega, Afina Dela; Su’udi, Su’udi; Sumiatin, Titik; Wahyurianto, Yasin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14441

Abstract

Menurut BKKBN batas usia menikah untuk perempuan yaitu berusia 21 tahun dan laki-laki berusia 25 tahun. Faktanya di Indonesia masih terdapat warga yang melakukan pernikahan dibawah umur yang telah di tentukan oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini di SMA Negeri 1 Rengel. Desain penelitian ini adalah deskriptif, Populasi penelitian adalah seluruh Siswi di SMA Negeri 1 Rengel yang berjumlah 507 siswi. Besar sampel penelitian adalah 224 siswi, penelitian ini menggunakan teknik Quota Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner google formulir. Hasil Penelitian didapatkan Hampir Seluruh remaja putri (87%) pengetahuan tentang dampak pernikahan dini di SMA Negeri 1 Rengel dalam tingkatan pengetahuan baik. Apabila siswi banyak belajar dan memperoleh pengetahuan yang baik dan benar terutama tentang pernikahan dini, maka siswi dapat memilih informasi yang tepat, memahami dan mengerti tentang dampak pernikahan dini pada remaja.
Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi Dan Mulut Siswa DI SDN Sumurgung II Prayoga, Adi; Sumiatin, Titik; Su’udi, Su’udi; Wahyurianto, Yasin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15922

Abstract

Masalah gigi berlubang adalah masalah yang sering diungkapkan oleh anak-anak dan dewasa karena dapat membawa dampak buruk seperti rasa sakit, gangguan makan, serta risiko rawat inap dan biaya pengobatan yang mahal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan siswa SDN Sumurgung II tentang kesehatan gigi dan mulut dengan menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas 3, 4, dan 5 di SDN Sumurgung II dengan sampel sebanyak 81 siswa yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memiliki pengetahuan baik tentang kesehatan gigi dan mulut, terutama siswa perempuan pada usia 12 tahun. Namun, pengetahuan saja tidak cukup, perilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut juga memiliki peran penting, seperti memilih makanan yang sehat, rutin menyikat gigi 3 kali sehari. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut, sebaiknya sekolah melaksanakan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut minimal 6 bulan sekali dengan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas.
Co-Authors ., Su’udi Aby Yazid Al Busthomy Ro i’i Aby Yazid Al Busthomy Rofi’i Adi Prayoga, Adi Afifa, Sholihatun Ah Yusuf, Ah Ahmad Yusuf Armanda Al Busthomy, Aby Yazid Amalia Mutiara Fadhila Anggraini , Jelita Nur Ariza Anggraini, Jelita Nur Ariza Apriyanto, Willy Ikhwan Ardena Regita Pramesti Arifah Nursanti Ariska Ristiani Aulia Berfilda, Valda Klisa Binti Yunariyah Binti Yunariyah Binti Yunariyah, Binti Dari, Tanty Wulan Denny Eka Prasetyawan Diana Eka Elina Putri Dinda Ailsa Vania Fahmana, Nur Lutfiyah Fitria Nurul Mazidah Hadi Purwanto Hidayati, Virly Ana Indah Muthi’atul Istiqomah Irmanda Mufida Isnin Nur Khodiroh1 Jaquelyn Jasmine Jayuputri, Sadira Reiko Jiesa Zayyina Zahra Julia Novita Putri Juliarti Indah Putri Khusnul Maisaroh Kotijah , Siti Lailatul Khotimah Larissa Eka Afianti MINARTI Mirna Tri Cahyani Moch. Bahrudin Moch. Bahrudin Muhammad Kamalul Kahfi mustainah, amirotun Nadya Khoirun Nisa Nasution, Annio Indah Lestari Nayluzzuharo', Fanny Noviatul Nurjanah Novita Agnes, Yeni Lutfiana Novita Verayanti Manalu Nugraheni, Wahyuningsih Triana Nur Cahyo, Hendy Biyan Nurvita, Dwi P, Teresia Retna Padoli Pratikaning Sari, Reza Sukma Pratiwi, Alvinda Purwanto, Hadi Purwanto, Hadi Putri Dwi Yanti Putri Riza Azuwin Putri, Sabillah Darma Rahmalia Alia Farida Retna Puspitadewi, Teresia Retna, Teresia Risa Nur Fadila Rofi’i, Aby Yazid Al Busthorni Rohmatul Jannah, Avivah Roudhlotul Jannah Roudlotul Jannah Roudlotul Jannah Salsabilla Dyah Arifin Savitri, ike Prita Setyorini, Indah Shinta Nurul Fadhila Siti Kotijah Siti Maimuna Siti Maimuna Siti Munawaroh SITI NURUL, SITI SRI UTAMI SU'UDI SU'UDI Su'udi, Su'udi Su,udi Surya, Ronal Sutomo Sutomo Su’udi Su’udi Su’udi Su’udi, Su’udi Syavira Aulia Mentari Tanty Wulan Dari Teresia Retna Puspita Dewi Tety Fajiro Tri Ningsih, Wahyu Triana, Wahyuningsih Ul Anggi Kumalasari1 USMAN EFENDI, FRANSISKA DAFA AINAYA EFENDY Utami, Emy Nur Vega, Afina Dela Verantika Setya Putri Virnavanka Greslanda Putri Wahyu Tri Ningsih Wahyu Tri Ningsih, Wahyu Tri Wahyuningsih Triana Nugrahaeni Wahyurianto, Yasin Wahyurianto, Yasin Widyawati Maratus Soleha Yasin Wahyu Riyanto Yasin Wahyuriyanto Zuly Ernanda, Intan