Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perbandingan Kurikulum KTSP, K13 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Muh Muh. Nana Supriatna; Istiqomah Eka Diyanti; Ratna Sari Dewi
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4418

Abstract

This study aims to determine the comparison of the KTSP, K 13 and independent curriculum in elementary schools. This research utilises literature research by collecting data from various sources related to the curriculum. The results of this study indicate that curriculum change is a necessity that must be faced by teachers. In addition, the curriculum also has the most important position in the world of education because the curriculum determines the process of implementing education, especially the results that must be achieved in the learning process. However, curriculum changes must be supported by facts and conditions that state the curriculum must be replaced and the curriculum must respect the teacher's teaching style and teaching methods, because the perpetrator of the curriculum is not the government but the teacher because it is the teacher who knows what to teach.
Rancangan dan Penerapan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Shofia Zahra Agustina; Nuryani Nuryani; Ratna Sari Dewi
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4428

Abstract

Guru merupakan salah satu tenaga pendidik yang memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran. pembelajaran adalah sebuah proses atau kegiatan yang sistematis dan sistematik yang bersifat interaktif dan komunikatif antara guru dengan siswa, sumber belajar dan lingkungan. Strategi dalam metode ini menggunakan penelitian kepustakaan sebagai bentuk studi kepustakaan dengan memahami dan menelaah teori-teori yang terdapat dalam berbagai karya penelitian. Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) merupakan gabungan dari tiga unsur penting dalam pembelajaran yaitu teknologi (technological knowledge) yang dapat digunakan untuk memudahkan penyampaian materi ajar, pedagogi (pedagogical knowledge) yang memuat metode dan model pembelajaran yang akan diterapkan, dan konten (content knowledge) yang berisi materi pembelajaran. Implementasi atau penerapan TPACK pada pembelajaran dapat memberikan solusi bagi guru untuk memecahkan masalah dalam pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi digital atau TIK ke dalam kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa.
Analisis Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Problem Based Learning dan Project Based Learning Firly Istiqomah; Ahmad Firdaus; Ratna Sari Dewi
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem-based learning and project-based learning are active learning models that aim to improve students' understanding and skills through engaged and in-depth learning experiences. The PBL model is student-centred learning, where learning begins by presenting students with a complex problem or real-world situation. Whereas PjBL is a learning approach where students learn through a significant project or task. The purpose of the research is to provide an overview of how the planning, implementation, and evaluation of learning using PBL and PjBL, because PBL and PjBL should be applied and developed in school learning. Because this will encourage students to be active and develop skills and critical thinking and also teachers can be trained to design problems and projects to meet student learning needs. The method used in developing this article is the literature study method, namely by reading writings from articles, books and other relevant writings. The results obtained from writing this article are that PBL and PjBL learning models can be applied in elementary schools, because these two models aim to activate the role of students in their learning, develop deeper understanding, as well as skills relevant to the real world and also support the development of students as active and independent learners
Analisis Bahan Ajar Literasi dan Numerasi di Sekolah Dasar Ayuningrum Ayuningrum; Mabruroh Mabruroh; Ratna Sari Dewi
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This examination means to depict the idea of learning the executives in working on the nature of training in the This paper highlights the importance of literacy and numeracy competencies, along with the Pancasila values, in the Graduation Competency Standards for basic education. These efforts are part of the implementation of human resource strengthening in line with national policies and the strategies of the Ministry of Education and Culture (Kemendikbud). Literacy and numeracy are fundamental skills for students, with literacy encompassing reading and writing skills, and numeracy involving mathematical abilities and the application of numerical concepts in daily life. In addition to character education, literacy and numeracy have become top priorities for the Ministry of Education and Culture. In the context of the Merdeka Belajar (Independent Learning) policy, the roles of teachers, parents, schools, and the environment significantly influence the success of student learning. This paper discusses strategies for enhancing students' literacy and numeracy skills and the implementation of numeracy literacy within the curriculum and daily learning activities.
ANALISIS PERBANDINGAN KURIKULUM NEGARA INDONESIA DENGAN NEGARA LAIN Edi Rohyadi; Gadis Niyanti Pertiwi; Ratna Sari Dewi
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 14 No 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v14i2.3895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana devinisi kurikulum di dunia serta model-model kurikulum apa saja yang digunakan dan mengetahui proses penerapan kurikulum yang ada pada Negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Jepang, Amerika dan Finlandia. Jenis penelitian ini adalah bibliografi, data yang dikumpulkan dalam studi ini adalah dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Data diperoleh dari riset kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti ini adalah studi kepustakaan. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik analisa kualitatif dengan cara deduktif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa kurikulum di dunia sangat berperan penting dalam mengembangkan dan memperbaiki pendidikan dengan selalu mengupayakan proses dan hasil yang terbaik untuk kemajuan Pendidikan di dunia. Kebermanfaatan setiap model-model yang ada disetiap negara-negara membuat setiap negara memiliki keunggulan dan ciri khas dalam mengelola Pendidikan di negara nya masing-masing. suasana kurikulum belajar akan memepengaruhi peroses belajar dan hasil belajar peserta didik, Dampak dari hasil penelitian yaitu rekomendasi untuk guru agar konsisten dan meningkatkan kualitas dan konsistensi dalam menerapkan kurikulum yang ada disetiap negara.
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Guna Mengoptimalkan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMPN 1 Kota Serang Arry Rifaldi Juangga; Dwi Fitri Agustina Sukmana; Oki Pamungkas; Piska Permatasari; Ratna Sari Dewi; Lukman Hidayat
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 2 No 1 (2024): Februari : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v2i1.557

Abstract

This research delves into the integration of local wisdom values to enhance the project aimed at strengthening the Pancasila student profile in SMPN 1 Kota Serang. The study investigates the characteristics of Pancasila students, the application of the Pancasila student profile, challenges encountered, and the integration of local wisdom values from the Kota Serang region. The project's success is evaluated, along with its impact on students' national character, and the role of stakeholders is analyzed. The findings suggest that the incorporation of local wisdom values significantly bolsters students' national character and contributes to the overall success of the project. This research holds implications for the development of curricula, character education, and future similar projects, emphasizing the importance of recognizing and integrating local cultural values to foster a stronger sense of national identity among students.
METAKOGNISI SEBAGAI ALAT KESADARAN DALAM MENERAPKAN HOTS DI PROSES DAN EVALUASI PEMBELAJARAN Regi Damayanti; Erlangga Kusuma Yudha; Ratna Sari Dewi
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 7 No 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v7i2.2088

Abstract

Pendidikan di abad 21 ini menuntut peserta didik memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi untuk bisa menyelesaikan masalah sehari-hari. Cara mengukur sejauh mana peserta didik sudah mampu menganalisa dan mengaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari bisa melalui pemberian soal-soal jenis High Order Thinking Skills (HOTS). Namun fakta di lapangan, penerapan HOTS masih rendah. Soal-soal yang sering dijumpai di lapangan masih menyasar pada jenis Low Order Thinking Skills (LOTS). Dalam proses pembelajaran juga cenderung pemberian pertanyaan untuk memastikan peserta didik memahami apa yang dibaca masih menggunakan jenis berpikir tingkat rendah. Hal ini dikarenakan masih rendahnya kesadaran guru terhadap soal-soal yang dibuat terhadap tujuan utamanya. Maka dari itu, diperlukan strategi dalam membantu peserta didik mencapai jenis berpikir HOTS serta diperlukan kemampuan metakognisi baik guru maupun siswa untuk dapat menyadari dan mengatur strategi berpikir dalam mengelola informasi.
Analisis Kajian Diferensiasi dan Diversifikasi Kurikulum di Indonesia Cindy Desiana; Rosatria Rahmatika; Ratna Sari Dewi
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4655

Abstract

The curriculum is the main component of systematic and effective learning in formal education, because learning activities are done by teachers with the help of the curriculum. The curriculum contains learning competencies that serve as a path or trajectory that must be traveled by Indonesian students to achieve the ultimate goal of their education. Curriculum differentiation and diversification are two important concepts used in education to respond to the diversity of students' abilities, interests and learning styles. This article analyzes the results of studies on curriculum differentiation and diversification based on a literature review. The findings of this study found that curriculum differentiation and diversification have important roles, both of which can develop students' interests, motivation and potential in the development of local content in their respective regions.
Peran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Dalam Meningkatkan Karakter Nasionalis Generasi Muda Ahmad Hudori; Ratna Sari Dewi; Febrian Alwan Bahrudin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6361

Abstract

Abstrak Persatuan Indonesia dalam proses perjalanan panjangnya hingga kini terus ditimpa berbagai masalah internal maupun masalah eksternal yang berpotensi dapat memecah belah bangsa. Masalah internal dan eksternal tersebut diantaranya yaitu munculnya sikap etnosentrisme dan radikalisme, serta dampak negatif dari globalisasi. Dalam menghadapi problematika tersebut, lembaga pendidikan formal maupun non formal harus bersinergi dalam upaya meningkatkan karakter nasionalis warga negara terutama generasi muda. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran UKM Pramuka Untirta sebagai wadah pendidikan non formal dalam upaya meningkatkan karakter nasionalis generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa UKM Pramuka Untirta memprogramkan kegiatan-kegiatan serta mengikuti kegiatan partisipasi dalam upaya meningkatkan karakter nasionalis generasi muda. Peran UKM Pramuka Untirta dalam upaya tersebut yaitu dengan membentuk dan mengembangkan karakter bangsa terutama karakter nasionalis dengan mengintegrasikannya melalui program kerja UKM Pramuka Untirta serta mengikuti kegiatan-kegiatan partisipasi yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Kata Kunci: Peran, Pramuka, Karakter Nasionalis Abstract Indonesia unity in its long journey process until now continues to be struck by either internal or external problem that has potential to divide the nation. The internal and external problems are such as the emergence of ethnocentrism and radicalism attitude, and also the negative impact of globalization. In face those problematics, the institution of formal or non-formal education must synergize in the effort to improve the nationalism character of its citizens especially the youth generation. Therefore, this research aimed to find out how was the role of Scout UKM at Untirta as the space for non-formal education in the effort to improve nationalist character of youth generation. This research employed descriptive qualitative research method with data collection techniques using interviews, observation and documentation. Based on the research results, it was found that Scout UKM of Untirta programmed the activities and followed the participation activity in the effort to improve nationalist character of the young generation. The role of Scout UKM at Untirta is such as forming and developing the nation character especially nationalist character by integrating it through the work program of Scout UKM at Untirta and follow the participation activities related to character education. Keywords: Role, Scouts, Nationalist Character
Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Kearifan Lokal Tari Lenggang Cisadane untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman dan Karakter Saling Menghargai di Sekolah Dasar Yuliyanti Yuliyanti; Yuyu Yuhana; Ratna Sari Dewi
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i4.2444

Abstract

The objective of this result is To ascertain the academic achievements of students subsequent to the implementation of digital instructional materials derived from the traditional Lenggang Cisdanee dance to enhance reading comprehension and foster respect for the textual content (explanation) at the elementary level, specifically in the fifth grade. The type of research employed is development research (R&D). The research and development method, or Research and Development, is a research method used to produce specific products and to test their effectiveness and the effectiveness of the development process. The results of calculations using N-Gain fall within the effective category, indicating that students exhibit an increase in learning outcomes. This is evidenced by the lower pre-test value in comparison to the post-test value following the utilisation of digital teaching materials based on the local wisdom of the Lenggang Cisadane dance. The response of students to digital teaching materials based on the local wisdom of the Lenggang Cisadane dance is highly positive. Students' learning outcomes have demonstrably improved following the use of digital teaching materials based on the local wisdom of the Lenggang Cisadane dance.
Co-Authors Aan Subhan Pamungkas Afdhal Qudri Agung Ilham Gumelar Ahmad Firdaus Ahmad Hudori Alda Liga Vela Alivia Fitri Salsabila Ana Nurhasanah Ana Nurhasanah Ana Nurhasanah Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anengsih Anggun Mardhina Ningtyas Ani Mulyati Anisa Lusiana Komara Arida Putri Mahardika Arry Rifaldi Juangga Asri S Tamalene Aulia Najwa Ayuningrum Ayuningrum Callista Aulina Cindy Desiana Dhena Delviana Aulia Dwi Fitri Agustina Sukmana Dzikri Khoirul Haq Eddy Noviana Edi Rohyadi Efa Apriani Eka Yanuar Indah Rizqiyani Encep Andriana Erlangga Kusuma Yudha Evi Damayanti Fadhilah Hafidz Febrian Alwan Bahrudin Febriyanto Eko Nugroho Firly Istiqomah Gadis Niyanti Pertiwi Gigih Pambudi Ida Farida Ila Maratush Shalihah Indhira Asih Vivi Yandari Ismi Nurjanah Isti Mukhairiyah Istiqomah Eka Diyanti Jumyati Jumyati Jumyati Jumyati Khairunnisa Khairunnisa Laela Chayarani Laksmi Evasufi Widi Fajari Lediana Munazilah Liana Parhana Liza Tri Oktaliani Lukman Hidayat M. Arief Hidayatullah M. Taufik Mabruroh Mabruroh Mafdurotul Goliah Marjohan Marjohan Mega Krisdiana Miftahul Jannah Muh Muh. Nana Supriatna Muhammad Atma Taher Muryani Muryani Nana Suhana Neni Yuliani Nida Kamal Novita Sri Aryanti Nugraheti Sismulyasih SB, Nugraheti Sismulyasih Nuryani Nuryani Oki Pamungkas Oki Purwanti Oktavia Theresia Ompu Sunggu Otang Kurniaman Piska Permatasari Putri Kiki Lestari Putri Sindiani Qotrun Nida Regi Damayanti Rehnaningtyas Rehnaningtyas Reza Mauldy Raharja Ria Yuni Lestari Ridwan Jusuf Roihatul Parida Maulidi Ronni Juwandi Rosatria Rahmatika Selli Putri Auliawati Alfaro Shofia Zahra Agustina Sholeh Hidayat Hidayat Siti Atiah Siti Irawati Siti Malihah Siti Nur’ariyani Soleh Hidayat Sri Dewi Nirmala Suci Ramadayanti Sukirwan Sukirwan Suroso Mukti Leksono Syintia Nurain Hudjolly Titin Suhartini Tri Esti Noviyanti Tri Julyanto Trian Pamungkas Alamsyah Ujang Jamaludin Wika Hardika Legiani Yuliyanti Yuliyanti Yuliyanti Yuliyanti Yuyu Yuhana Zahran Hafiidh Kenvisyah