Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Breast Care Education and Breastfeeding Positions Hunawa, Rachmawaty D; Siti Hajar Salawali; Dewi Suryaningsi Hiola; Sitti Fatimah Meylandri Arsad
Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v4i1.1334

Abstract

Lack of maternal knowledge about the importance of breast care during pregnancy affects the baby's milk production and exclusive breastfeeding behavior from birth to 6 months of age, Breast care is an important organ and therefore a matter that needs to be considered in preparation for the next breastfeeding., Knowledge of the correct breastfeeding techniques is necessary to breastfeed the baby while ensuring the proper bond and position of mother and baby for breastfeeding to be successful. The purpose of this study is to provide education on Breast Care and Breastfeeding Position for Pregnant and Lactating Women. The method of implementation in this activity is breast health care counseling and breastfeeding positions aimed at pregnant women and breastfeeding mothers in Hulawa village, Telaga district. The results obtained were that all participants experienced the same increase in score, which was 30 points, which reflected a positive change in their understanding of the material presented, Before the counseling, the participants' scores were in the range of 40 to 60, which reflected a low to moderate level of knowledge. However, after being given counseling, participants' scores increased to 70 to 90, indicating a better level of understanding. The percentage increase in scores varies between 50% to 75%, depending on each participant's initial score. The conclusion of Health counseling is an activity carried out to increase one's knowledge and abilities through learning practice techniques or instructions to change or influence one's behavior in achieving healthy living goals, Advice for pregnant and lactating women can practice breast care directly to help increase milk expenditure for baby nutrition and a good breastfeeding position can increase comfort for mothers and babies.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Penerapan Patient Safety di Ruang Rawat Inap Interna Rumah Sakit Umum Daerah Toto Kabila Hafid, Ridha; Nuraini Dupamana, Indriani; D. Hunawa, Rachmawaty
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan pasien (patient safety) merupakan indikator penting mutu pelayanan rumah sakit, namun masih sering menghadapi berbagai kendala. Di Indonesia, pelaporan insiden keselamatan pasien masih rendah, sementara di lapangan kerap ditemukan permasalahan seperti keterlambatan pemasangan gelang identitas, komunikasi antar tenaga kesehatan yang kurang efektif, hingga kesalahan pemberian obat. Hal ini menunjukkan pentingnya peran pengetahuan dan sikap perawat dalam menerapkan prinsip patient safety secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan penerapan patient safety di Ruang Rawat Inap Interna Rumah Sakit Umum Daerah Toto Kabila. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bertugas di ruang rawat inap interna dengan jumlah 46 orang, yang sekaligus menjadi sampel penelitian melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan dari 46 responden, sebanyak 44 responden (95,7%) memiliki pengetahuan baik, 2 responden (4,3%) memiliki pengetahuan kurang dan yang memiliki sikap positif sebanyak 41 responden (89,1%), 5 responden (10,9%), memiliki pengetahuan cukup, serta penerapan patient safety yang tergolong baik sebanyak 44 responden (95,7%) dan 2 responden (4,3%). Analisis bivariat dengan uji chi-square memperoleh nilai p = 0,001 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan perawat dengan penerapan patient safety. Selain itu, sikap perawat terbukti tidak memiliki berhubungan dengan penerapan patient safety (p = 0,168). Kesimpulannya penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan perawat dengan penerapan patient safety, sedangkan sikap perawat tidak berhubungan secara bermakna. Hal ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan perawat berperan penting dalam optimalisasi keselamatan pasien di rumah sakit.
Job Satisfaction and Organizational Citizenship Behavior (OCB) in Nurses Dulahu, Wirda Y; Mun'Im, Abdul; Hiola, Dewi Suryaningsih; Hunawa, Rachmawaty D
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 1 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i1.2684

Abstract

The quality of service in hospitals can be improved if individuals, in this case nurses, have Organizational Citizenship Behavior (OCB). OCB is a form of behavior that is a choice of individual initiative and is not related to the organization's formal reward system but in aggregate increases organizational effectiveness. Objective: This research aims to determine the relationship between the level of job satisfaction and the OCB of nurses in Dr. RSUD. M.M Dunda Limboto inpatient ward. Method: Quantitative research method, Analytical Survey research design with a Cross-Sectional approach. The population in this study was 215 nurses and the sample used was 121 inpatient nurses, with a sampling technique using purposive sampling. This research uses the Spearman Rank Test. Results: the research results obtained a correlation coefficient of r= 0.342 (p-value = 0.000 or < 0.005), meaning that there is a relationship between job satisfaction and the level of OCB of nurses in the inpatient room at Dr. M.M Dunda Limboto. Conclusions: It is expected that hospital institutions can pay attention to the factors that influence job satisfaction in nurses so that they have a positive impact on the level of Organizational Citizenship Behavior in nurses.
The Effect of Training Using Demonstration Methods on Community Knowledge About Mitigation and Evacuation of Disaster Victims Yusuf, Zuhriana K; Suleman, Ibrahim; Hunawa, Rachmawaty D; Rahma, St
Jambura Nursing Journal Vol 6, No 1: January 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v6i1.22484

Abstract

Knowledge that is used sustainably is an urgent need, especially considering the threat of natural disasters that can arise anytime and anywhere. Therefore, people need basic capital to save themselves from disasters, namely emergency response capabilities to disasters and sufficient resources. The aim of the research is to analyze the effect of training using the demonstration method on public knowledge about mitigating and evacuating disaster victims. The method used is observational analytical research. The population is the people of Lopo village, Batudaa Pantai District with a sampling technique, namely accidental sampling, namely 19 people. The total sample was 67 respondents. Data collection was carried out using instruments based on the Knowledge questionnaire with pretest and posttest methods after training and demonstrations. Data analysis was carried out using paired sample T-Test statistical analysis of respondents from the Lopo Village community. The results of the analysis of the influence of training using the demonstration method on public knowledge regarding mitigation and evacuation of disaster victims obtained a value of ρ = 0.000 (ρ = 0.05) so that there is an influence between the two variables. The conclusion is that there is an influence of training using the demonstration method on community knowledge regarding mitigation and evacuation of disaster victims in the Lopo Village community.
MINUMAN HERBAL UNTUK MENGATASI DIARE PADA MASYARAKAT DI DESA DULUPI Sy Pakaya, Mahdalena; D. Hunawa, Rachmawaty; S. Latif, Multiani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.1991-1996

Abstract

Di Indonesia, diare merupakan penyakit umum yang membawa risiko terjadinya kejadian luar biasa. Selain berdampak negatif bagi pembangunan ekonomi nasional dan potensi sumber daya manusia, keadaan ini juga dapat mengakibatkan dampak serius terhadap kesehatan lingkungan. Di Kabupaten Boalemo terdapat 1.935 kasus diare pada tahun 2019 yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Boalemo salah satunya Desa Dulupi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait diare dan tanaman yang tumbuh di sekitar yang dapat diolah menjadi minuman herbal untuk mengatasi diare. Target pelatihan yaitu ibu-ibu PKK di Desa Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Materi yang diberikan meliputi penyakit diare, tanaman herbal yang tumbuh di sekitar, dan cara pembuatan minuman herbal yang berkhasiat sebagai antidiare yakni daun dan buah jambu biji mengandung senyawa yang berkhasiat sebagai antibakteri dan agen spasmolitik.
Hubungan Morning Briefing dengan Kinerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kota Gorontalo: The Relationship Between Morning Briefing and the Performance of Health Workers at Community Health Centers in Gorontalo City Stevani Mbuinga; Nasrun Pakaya; Rachmawaty D. Hunawa; Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7885

Abstract

Morning briefing merupakan salah satu strategi komunikasi yang efektif dalam lingkungan kerja pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menyampaikan informasi penting, memperkuat koordinasi tim, serta meningkatkan motivasi kerja, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja tenaga kesehatan. di puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan morning briefing dengan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Kota Timur dan Puskesmas Kota Selatan, Kota Gorontalo. Jumlah sampel sebanyak 103 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pelaksanaan morning briefing dengan kinerja tenaga kesehatan, berdasarkan hasil uji Somers’D dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dari 103 responden, sebanyak 88 orang (85,4%) yang menilai pelaksanaan morning briefing dalam kategori baik, memiliki kinerja tinggi (100%). Kesimpulannya, morning briefing berperan penting dalam meningkatkan kinerja tenaga kesehatan di puskesmas. Pelaksanaan morning briefing secara rutin dan terstruktur dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efektivitas kerja dan mutu pelayanan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi serta acuan bagi manajemen puskesmas dalam mengoptimalkan pelaksanaan morning briefing guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Perawat Baru dalam Pelaksanaan Proses Keperawatan di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo: Analysis of Factors Related to the Performance of New Nurses in the Implementation of the Nursing Process at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional Hospital, Gorontalo City Alfina Latief; Herlina Jusuf; Rachmawaty D. Hunawa; Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8264

Abstract

Kinerja perawat dinilai melalui proses keperawatan yang dilaksanakan. Perawat baru seringkali belum siap menghadapi tugas dan tanggung jawab baru, serta belum mengenal populasi pasien, kebijakan, peralatan, sistem dokumentasi, dan lingkungan kerja. Masalah adaptasi ini berdampak pada rendahnya kinerja perawat baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat baru dalam pelaksanaan proses keperawatan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling terhadap 53 responden. Variabel independen meliputi kemampuan, motivasi, beban kerja, dan penghargaan atau imbalan, sedangkan variabel dependen adalah kinerja perawat baru. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji correlation spearman. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value untuk hubungan antara kemampuan dan kinerja perawat baru adalah 0,000; motivasi dan kinerja perawat baru 0,000; beban kerja dan kinerja perawat baru 0,020; serta penghargaan atau imbalan dan kinerja perawat baru 0,039. Nilai p < 0,05 menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keempat faktor tersebut dengan kinerja perawat baru. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara kemampuan, motivasi, beban kerja, serta penghargaan atau imbalan dengan kinerja perawat baru dalam pelaksanaan proses keperawatan. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi rumah sakit untuk meningkatkan kinerja perawat baru.
Persepsi Perawat Tentang Konsep Safe Hospital di RSUD Dr. MM. Dunda Limboto: Nurses' Perceptions of the Safe Hospital Concept at Dr. MM. Dunda Limboto Regional Hospital Farhamnah Pantu; Zuhriana K. Yusuf; Rachmawaty D. Hunawa; Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8275

Abstract

Bencana merupakan kejadian atau rangkaian kejadian yang membahayakan serta mengganggu kehidupan dan mata pencaharian masyarakat, yang dapat dipicu oleh faktor alam, non-alam, atau faktor manusia. Rumah sakit yang aman terhadap bencana atau yang biasa disebut safe hospital merupakan rumah sakit yang layanannya tetap dapat diakses dan beroperasi sepenuhnya sebelum, selama, dan segera setelah situasi darurat dan bencana. Pencegahan dan perencanaan sangat penting untuk menciptakan lingkungan perawatan pasien yang aman dan mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi perawat tentang konsep safe hospital di RSUD. Dr. MM. Dunda Limboto. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu 70 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar responden memiliki persepsi cukup yaitu sebanyak 38 responden (54,28%), responden yang memiliki persepsi kurang yaitu sebanyak 29 responden (41,42%), sebagian kecil responden memiliki persepsi baik yaitu sebanyak 3 responden (4,28%).