Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Geoscience Journal

MODEL AKUIFER PADA SUB CEKUNGAN LELES DI KECAMATAN KADUNGORA DAN KECAMATAN LEUWIGOONG, KABUPATEN GARUT, PROVINSI JAWA BARAT Edy Sunardi, Lutfi Fauzan, Febriwan Mohamad,
Geoscience Journal Vol 6, No 1 (2022): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pgj.v6i1.41402

Abstract

Daerah penelitian berada di Sub Cekungan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Secara geologi tersusun atas geologi kuarter dengan litologi berupa endapan aluvium, endapan tuf, aliran lava berasal dari sumber Gunung Guntur (Alzwar, M., Akbar, N. 1992). Dalam tujuannnya, penelitian ini akan menggambarkan geometri sistem akuifer berdasarkan kondisi geologi dan geofisika. Berdasarkan data geologi permukaan dan data sumur bor dapat menunjang kondisi stratigrafi dan peranannya terhadap potensi keberadaan airtanah. Data tersebut dikorelasikan dengan data vertical electrical sounding (VES) untuk melihat persebaran, ketebalan, dan bentuknya secara vertikal maupun lateral dengan menggunakan analisis geostatistik dengan metode krigging dan inverse distance weighted (IDW). Hasil analisis geolistrik dan korelasi dengan data sumur bor didapatkan empat kelompok nilai resistivitas yaitu: kelompok nilai resistivitas rendah; menengah pertama; mengengah kedua; dan tinggi. Dari hasil rekonstruksi data tersebut didapatkan dua jenis lapisan akuifer, yaitu akuifer semi tertekan dan akuifer tertekan. Keberadaan lapisan akuifer semi tertekan ditemukan pada kedalaman 10 – 30 meter tersusun atas tuf kasar hingga tuf-lapili dengan ketebalan bervariasi dan berbentuk melensa ke arah timur dan selatan, sedangkan akuifer tertekan ditemukan pada kedalaman 80 – 100 meter tersusun atas breksi vulkanik dengan ketebalan didominasi pada daerah Situ Bagendit area selatan daerah peneltian.Kata kunci: Sub Cekungan Leles, sumur bor, resistivitas, akuifer, geometri