Claim Missing Document
Check
Articles

PERILAKU VERBAL DAN NONVERBAL DALAM AKTIVITAS SENI MABEBASAN (KAJIAN SOSIOPRAGMATIK) Sang Ayu Putu Sriasih; I Nengah Suandi
Prasi: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 13 (2012): Periode Januari-Juni 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.87 KB) | DOI: 10.23887/prasi.v7i13.435

Abstract

This research with its descriptive design aimed at (1) investigating as well as describing the types ofverbal and non-verbal behaviours used in the art of mabebasan activities, (2) finding out of describing the functionof each type of nonverbal behaviours, and (3) finding out the extent to which proportion of the appearanceof verbal and nonverbal behaviours in the art of mabebasan activities. The data about the function of nonverbal behaviours in mabebasan activities were collected through questionnaire and interviews. While conducting theinterview and observation, recording by using handycam and notetaking were also done. The collected datawere then analyzed, using quantitatively descriptive method and qualitatively method.Based on the result of data analysis done, it can be concluded as follows. Firstly, not all linguisticmacro functions advocated by Searle arise in mabebasan activities. Gradually, the types and frequencies oftheir occurance are as follows (1) representative function appeared 166 times (66.40%), (2) directive functionappeared 41 times (16.40%), and (3) expressive function appeared 43 a times (17.20%). There were no commisiveand declarative functions found. Secondly, in general viewed from the types of actions, it was foundout that there five types of nonverbal behaviours, which can gradually be classified as follows: (1) hand movements1 (0.40%). These findings were in accordance with the result of the questionnaire, in which the interpreters(the translators from the source language to Balinese) stated that the movements mostly used in mabebasanwere hands movements.Thirdly, in the activities of the art of mabebasan, the non-verbal behaviours or actions are very important,nonverbal behaviours like head movement, body movement, hand movement the combination of headand body movement, and the combination of head, body, and hand movement, always accompany the processof perfoming and interpreting in mabebasan. Without such movements, interpreting in mabebasan seems notto be serious or complete, the performance in mabebasan is not interesting or artistic; the appearance is not sopolite; the performance is not so complete; the mabebasan activities are so life/natural; language use becomesimperfect.In relation to speech function, there are three types of nonverbal behaviours identified in mabebasannamely : (1) nonverbal behaviours functioning to complete, emphasize or clarify the representative functioningof speech, (2) nonverbal behaviours which function to complete, emphasize or clarify the directive function ofspeech, and (3) nonverbal behaviours having the role of completing, emphasizing, or clarifying the expressivefunction of speech.Fourthly, quantitatively, it seems that there is a correlation between the frequency of the occurance ofverbal behaviours and nonverbal behaviours. It means that every speech/speech act is really accompanied byaction/movements. Verbally, it was found that there were 250 speeches, and nonverbally it was found out thatthere were 250 types of nonverbal behaviours in mabebasan activities.Keywords: verbal behaviour, nonverbal behaviour, function of nonverbal behavior, speech act
ANALISIS JENIS, BENTUK, DAN FUNGSI TINDAK TUTUR BERITA UTAMA PADA KORAN BALI POST Luh Yuli Purnamentari; I Nengah Suandi; Ni Made Rai Wisudariani
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20239

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui (1) jenis tindak tutur yang terdapat dalam berita utama pada koran Bali Post, (2) bentuk tindak tutur yang terdapat dalam berita utama pada koran Bali Post, dan (3) fungsi tindak tutur yang terdapat dalam berita utama pada koran Bali Post. Subjek penelitian ini adalah tuturan yang terdapat dalam berita utama pada koran Bali Post. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode dokumentasi dengan instrumen kartu data. Berdasarkan analisis yang dilakukan, hasil penelitian ini menunjukkan (1) berita utama pada koran Bali Post mengandung tindak tutur lokusi dan ilokusi, (2) bentuk yang dominan digunakan dalam berita utama adalah bentuk deklaratif sebanyak 27 bentuk, (3) berita utama mengandung fungsi tindak tutur, fungsi asertif sebanyak 27, fungsi direktif sebanyak 4, fungsi ekspresif sebanyak 1, fungsi deklarasi sebanyak 1 dan tidak ada fungsi komisif. Di antara fungsi tersebut terdapat fungsi yang lebih dominan digunakan pada berita utama yaitu fungsi asertif. Fungsi asertif dapat dibagi menjadi tiga, yaitu asertif menegaskan, asertif mengumumkan, dan asertif menduga. Fungsi asertif lebih dominan digunakan karena fungsi tersebut berguna sebagai ungkapan untuk tuturan menegaskan, menduga, dan mengumumkan sesuatu kepada mitra tutur.
PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BERDASARKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS X MIA 2 SMA N 1 SUKASADA I Wayan Kertayasa; I Nengah Suandi; I Dewa Gede Budi Utama
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 8 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i2.20618

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskipsikan langkah-langkah operasional yang ditempuh guru dalam pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2, (2) mendeskripsikan tingkat kemampuan siswa dalam menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2, (3) mendeskripsikan hambatan-hambatan yang yang dihadapi oleh guru dalam mengelola pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2 SMA N 1 Sukasada. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan beberapa metode, yakni (1) metode observasi untuk mengamati langkah-langkah operasional yang ditempuh guru dalam pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2, (2) metode dokumentasi untuk mengumpulkan data berkaitan dengan tingkat kemampuan siswa dalam menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2, (3) metode wawancara untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi guru dalam mengelola pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh beberapa langkah yang ditempuh guru dalam pembelajaran menulis puisi dengan pendekatan kontekstual. Langkah tersebut dimulai dari memberikan umpan balik, pemberian materi hingga pembelajaran menulis puisi yang berbasis pendekatan kontekstual. Tingkat kemampuan siswa dalam menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual pada siswa kelas X MIA 2 menunjukkan nilai rata-rata 79 (kategori baik). Terdapat beberapa hambatan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran menulis puisi berdasarkan pendekatan kontekstual yaitu : (1) siswa kurang termotivasi (2) kesulitan mengondisikan kelas.
PEMBELAJARAN MENGONVERSI TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SERIRIT DENGAN PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN Made Sri Ardeni; I Nengah Suandi; I Dewa Gede Budi Utama
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 8 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i2.20624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran mengonversi teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt dengan penerapan metode bermain peran yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala-kendala yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Seririt. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di kelas X SMA Negeri 1 Seririt. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala-kendala penerapan metode bermain peran dalam pembelajaran mengonversi teks negosiasi. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan beberapa metode yakni (1) metode observasi untuk mengamati proses pembelajaran berdasarkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru. (2) Metode dokumentasi untuk mengumpulkan data berkaitan dengan keterampilan siswa memerankan teks negosiasi berdasarkan metode bermain peran. (3) metode wawancara untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi guru saat proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan analisis data, diperoleh perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru sudah sesuai dengan Permendikbud Tahun 2016, hanya saja pada bagian pendekatan pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan rencana kegiatan pembelajaran perlu dilengkapi agar mendapatkan RPP yang sempurna. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, kesesuaian pendekatan saintifik terlihat ketika guru sudah mampu merumuskan pertanyaan berdasarkan fasilitas yang sudah disediakan oleh guru yaitu memberikan peluang siswa menonton video negosiasi. Evaluasi sudah sesuai dengan penilaian keterampilan siswa menunjukan total nilai 3.047 dengan rata-rata 87 (kategori baik), 2.927 siswa pemperoleh kategori cukup serta 2.536 siswa pemperoleh kategori cukup. Terdapat dua kendala dalam proses pembelajaran mengonversi teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Seririt yaitu : (1) cakupan materi yang luas, (2) alokasi waktu kurang.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN E-LEARNING DENGAN MENGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA SISWA KELAS 10 Komang Gunarianta; Gde Artawan; I Nengah Suandi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v10i2.29132

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia materi teks biografi pada siswa kelas 10 SMA Negeri 4 Singaraja. Adapun cakupannya: 1. Hasil belajar bahasa indonesia materi teks biografi mengunakan model pembelajaran berbasis aplikasi googel classroom pada siswa kelas 10 SMA Negeri 4 Singaraja, 2. Hasil belajar Bahasa Indonesia materi teks biografi yang mengunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas 10 SMA Negeri 4 Singaraja, dan 3. Untuk  mendeskripsikan antara kedua kelas ada tidaknya perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia materi teks biografi. Penelitian ini memakai rancangan eksperimen post-test only control group design. Dalam pengumpulan data memakai metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil belajar Bahasa Indonesia materi teks biografi kelas eksperimen tinggi, sedangkan kelas kontrolnya rendah. Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar berupa ulangan Bahasa Indonesia materi teks biografi, yang menggunakan model pembelajaran berbasis aplikasi googel classroom dengan yang menggunakan pembelajaran konvensional pada umumnya ialah hasil dari penelitian penulis. Simpulannya, e-learning memberikan perbedaan positif dari sisi hasil belajar berupa ulangan Bahasa Indonesia materi teks biografi. Adapun saran dalam penelitian ini menjadi salah satu alternatif penggunaan e-learning untuk diterapkan guna menciptakan serta menunjang pembelajaran yang inovatif.Kata kunci: Model Pembelajaran E-learning, Hasil Belajar Bahasa Indonesia, Model Pembelajaran Konvensional.
PENYUSUNAN KAMUS SERAPAN DALAM BAHASA BALI I Nengah Suandi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v4i2.6387

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan mendeskripsikan dan mengklasifikasi daftar kata serapan yang akan dijadikan bahan penyusunan Kamus Serapan dalam Bahasa Bali (KSBB) ditinjau dari segi sumber atau asal bahasanya dan  kelas katanya. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap dengan luaran masing-masing tahap sebagai berikut. Pada tahap I, produk yang diharapkan berupa (1) daftar kata/istilah yang akan menjadi lema untuk bahan Kamus Serapan Bahasa Bali , yang mencakup seluruh bidang kajian  dan (2) artikel ilmiah rangkuman hasil penelitian yang siap diterbitkan pada jurnal nasional. Penelitian ini dirancang mengikuti alur pemikiran penelitian pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari pengembangan perangkat pembelajaran model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subjek dalam penelitian ini adalah  (1) berbagai dokumen berbahasa Bali seperti kamus berbahasa Bali, majalah berbahasa Bali, dan Orti Bali (berita berbahasa Bali pada Program Sisipan Koran Bali Post Minggu) dan (2)  siaran berbahasa Bali di media elektromik baik yang berupa radio maupun televisi (RRI Stasiun Singaraja dan Bali TV). Dari semua sumber data itulah, dikumpulkan kata-kata atau istilah-istilah dalam berbagai bidang kehidupan yang berasal dari luar bahasa Bali (bahasa Indonesia dan bahasa asing terutama bahasa Inggris sebagai bahasa internasional) dan secara emperis digunakan dalam setiap tuturan berbahasa Bali baik secara lisan maupun secara tertulis. Data dikumpulkan dengan metode dokumentassi kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 1.772 kata atau istilah yang merupakan kata serapan dalam bahasa Bali. Jumlah kata serapan sebanyak itu sebagian besar berasal dari bahasa  Indonesia, yaitu sebanyak 1.699 buah (95.88%). Sisanya berasal dari bahasa Inggris sebanyak  68 buah (3.84%) dan  dari bahasa Sansekerta sebanyak 5 buah (0.28 %). Jika dirinci dari segi kelas katanya, jumlah kata serapan sebanyak 1.772  buah itu berasal dari kata benda sebanyak 1.162 buah (65.58%), kata kerja sebanyak 214 buah (12.07%), dan kata sifat  396 buah (22.35%).
PEMAKAIAN BAHASA BERASOSIASI PORNOGRAFI PADA TEKS LAGU BALI POPULER Ni Putu Vina Novita Sari; I Nengah Suandi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v9i1.24518

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan (1) karakteristik asosiasi pornografi, (2) teknik penciptaan asosiasi pornografi, dan (3) fungsi asosiasi pornografi. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa teks lagu. Data diperoleh melalui sumber berupa kaset, CD, atau situs-situs daring yang memuat file lagu Bali populer. Lagu dipilih secara acak berdasarkan pertimbangan (1) teks lagu Bali, (2) lagu sempat populer di masyarakat, dan (3) teks lagu mengandung asosiasi pornografi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan tiga hal berikut. Pertama, karakteristik asosiasi pornorgrafi teks lagu Bali populer (1) mengasosiasikan alat kelamin, (2) mengasosiasikan aktivitas berhubungan seksual, (3) mengasosiasikan hasrat seksual, dan (4) mengasosiasikan aktivitas perselingkuhan. Kedua, teknik penciptaan asosiasi pornografi dalam teks lagu Bali populer meliputi teknik (1) metafora, (2) pemotongan kata, (3) pengaburan makna, dan (4) repetisi. Ketiga, fungsi asosiasi pornografi dalam lirik lagu Bali populer, meliputi (1) menarik perhatian, (2) menghibur, (3) membuat rasa penasaran, dan (4) mengecoh pendengar.  yang dapat direkomendasikan (1) bagi pengguna bahasa Bali hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan bacaan untuk melihat fenomena penggunaan Bali kekinian dari sudut pandang lirik lagu, (2) bagi penulis teks lagu Bali populer sebaiknya tidak melupakan identitas kebalian  lagu Bali, dan (3) meneliti tentang ada  asosiasi yang muncul pada benak pembaca yang memiliki latar pendidikan atau usia berbeda.Kata kunci: lagu Bali populer, pornografi, makna asosiasi
Tindak Komunikasi Verbal dan Nonverbal Bentuk Lepas Hormat dalam Bahasa Bali I Nengah Suandi; Made Sri Indriani
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol 6 No 1 (2016): REFLEKSI SENI BAHASA BALI
Publisher : Pusat Kajian Bali Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.75 KB)

Abstract

Abstract: Tindak  Komunikasi  Verbal  dan  Nonverbal Bentuk  Lepas Hormat dalam Bahasa Bali. This study aims at describing (1) quatitative appropriateness between verbal and nonverbal communicatin acts of Balinese speakers’ loosely respective forms and 2) qualitative appropriateness between verbal and nonverbal communication acts of Balinese speakers’ loosely respective forms in four villages in Bali. This appropriateness is viewed from the macro and micro linguistic functions. The subjects of this study were Balinese speakers (young generation, adult people, and old people from four villages in Bali. The data in the form of quantitative appropriateness were collected by means of questionnaire and observation with eliciting technique. The collected data were analyzed descriptively. The result of the study shows that with respect to Balinese speakers’ loosely respective forms of utterances (1) quantitatively, there was no appropriateness between verbal communication acts and nonverbal communication acts and (2) there was an appropriateness between verbal communication acts and nonverbal communication acts, in the sense that the presence of nonverbal communication acts was notparticularly intended to respect the interlocutors, but it was merely intended (1) to complete verbal messages (2) to clarify verbal messages, and (3) to emphasize verbal messages being delivered.
DEVELOPING CREATIVEECONOMY FOR COMMUNITY LEARNERS IN SUPPORTING TOURISM IN TEMBOK AND ABANG VILLAGE, BALI I Ketut Sudita; Dewa Nyoman Sudana; I Nengah Suandi; Dewa Bagus Sanjaya
International Journal of Social Science and Business Vol. 1 No. 4 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijssb.v1i4.12572

Abstract

Community group learners are a community group that  sets an example and deserves to be given a priority in a program for strengthening and  extending economy, especially in Bali province.  Departing from this idea, this study was aimed  (1) to produce an innovative   design  for handicrafs (creative economy)  for community group learners which matches their existing potentialities, (2) to produce a creative economy strategy at a larger scale. The results of this study showed that  the craftsmen had been able to produce  various  handicrafts such as laptop baggage, sokasi (bamboo basketwork used for holding rice), ballpoint stand, bamboo basket or tray for keeping offerings with  a variety of  designs. Community learners were able to develop product to meet the market conditions and   demands and were able to develop a larger network, with the local government, universities, and  businesses.
Penggunaan Metode Mandiri dalam Pembelajaran Materi Teks Biografi Ni Made Siska Ery Swandini; Ida Bagus Putrayasa; I Nengah Suandi
Jurnal Penelitian Mahasiswa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : STKIP AGAMA HINDU SINGARAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pembelajaran materi teks biografi yang menggunakan metode mandiri di kelas X IPS 1 SMA N 1 Kintamani, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam memahami materi teks biografi yang menggunakan metode mandiri di kelas X IPS 1 SMA N 1 Kintamani, (3) mendeskripsikan respons siswa selama menggunakan metode mandiri di kelas X IPS 1 SMA N 1 Kintamani. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan siswa kelas X IPS 1 SMA N 1 Kintamani, sedangkan objek penelitian ini adalah penggunaan metode mandiri dalam pembelajaran teks biografi. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pembelajaran mandiri yang dilakukan di kelas X IPS 1 berjalan dengan lancar sesuai dengan RPP yang diterapkan, (2)Hasil belajar siswa dalam pembelajaran materi teks biografi menggunakan metode mandiri mencapai rata-rata 81,14, dan (3) Pembelajaran teks biografi menggunakan metode mandiri mendapat respons positif dari siswa. Berdasarkan simpulan tersebut, ada beberapa saran yang dapat disampaikan yaitu: (1) bagi guru, penelitian ini diharapkan mampu memberikan pedoman tentang penerapan metode mandiri dalam proses pembelajaran materi teks biografi, (2) bagi siswa, diharapkan mampu memanfaatkan metode mandiri secara optimal selama proses pembelajaran, dan (3) bagi peneliti lainnya, diharapkan melakukan penelitian serupa namun dengan konsep yang berbeda sehingga teori yang ditemukan semakin banyak.
Co-Authors Ananda Aura Sifa Andiani, Dyah Ardeni, Made Sri Ayu Putu Purnami, Ida Budi, Imanuel Setyo Christina Purwanti Desak Made Yoniartini Dewa Bagus Sanjaya Dewa Nyoman Sudana Dewantara , I Putu Mas Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Elly, Kadek Fathorrahman Zairazi Gde Artawan Gunarianta, Komang Halena Gena, Engel Bertha I Dewa Gede Budi Utama I Gede Satria Aditya Wibawa I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Ayu Niken Launingtia, I Gusti Ayu Niken I KADEK ADHI DWIPAYANA . I Kadek Fendy Permana Merta I Ketut Sudita I Nengah Martha I Nyoman Yasa I Putu Gede Sutrisna . I Putu Lanang Wijidyatmika I Putu Mas Dewantara I Wayan Kertayasa I Wayan Wendra Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Putrayasa Januarta, Anak Agung Gede Aditya Kadek Wirahyuni Kami, Kanisius Kertayasa, I Wayan Komang Gunarianta Luh Yuli Purnamentari M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Sri Ardeni Made Sri Indriani Negara, I Komang Astra Ni Made Halustini Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Siska Ery Swandini Ni Putu Diana Sari Ni Putu Vina Novita Sari Nurul Humairah Nyoman Widiarsini Pande Gede Brahmandika Pande Made Denny Sanjaya Petrus Sepi Kogoya Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Purnamentari, Luh Yuli Purwa, Ida Bagus Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti Putu Andyka Putra Gotama Putu Sugihartini Sang Ayu Putu Sriasih Sari, Ni Putu Vina Novita Sifa, Ananda Aura Sitepu, Alex Marganta Sukrin, Sukrin Susianti, Hartanti Woro Suyasa, Pt. Agus Swadarma Putra, I Nyoman Arya SYAIFUL BAHRI Tantri, Ade Asih Susiari Wijidyatmika, I Putu Lanang