Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN GURU SEBAGAI FASILITATOR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA PADA MASA PANDEMI COVID 19 Pande Made Denny Sanjaya; I Nengah Suandi; I Wayan Wendra
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v12i3.39957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Singaraja pada masa pandemi Covid 19. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua guru di SMK Negeri 1 Singaraja, yakni Ketut Suartini, S.Pd. dan Ni Nyoman Murtini, M.Pd. Objek penelitian ini adalah peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran dan faktor yang menghambat peran guru sebagai fasilitator. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data tentang peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Singaraja pada masa pandemi Covid 19. Instrumen data dalam penelitian ini menggunakan pedoman observasi. Tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMK Negeri 1 Singaraja pada masa pandemi Covid 19 sudah terlaksana, tetapi masih ada  peran yang belum terlaksana dengan baik yakni bersikap sabar yang tergolong dalam peran kompetensi personal guru.
EKOKRITIK DALAM KUMPULAN CERPEN KISAH GANJIL TENTANG PELAUT DAN KISAH-KISAH LAINNYA I Kadek Fendy Permana Merta; I Nengah Suandi; I Wayan Wendra
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v12i3.58566

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi kondisi lingkungan dan nilai-nilai ekologi yang ditemukan dalam kumpulan cerpen Kisah Ganjil tentang Pelaut dan Kisah-kisah Lainnya menggunakan pendekatan ekokritik. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan membaca dan mencatat sumber data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa 1) Representasi kondisi lingkungan yang terdapat dalam kumpulan cerpen memuat tentang polusi, hutan belantara, bencana, pemukiman, dan binatang; 2) Nilai-nilai ekologi dalam kumpulan cerpen ditemukan dalam bentuk hormat terhadap alam, tanggung jawab moral terhadap alam, solidaritas kosmis, kasih sayang terhadap alam, tidak merusak alam, dan hidup sederhana dan selaras dengan alam. Penelitian ini berimplikasi pada peningkatan kepedulian dan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan yang berkelanjutan melalui karya sastra khususnya cerita pendek.
Penggunaan Model Problem Based Learning Berbantuan Audio Visual untuk Meningkatkan Keterampilan Menceritakan Kembali Isi Iklan pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 2 Sawan Putu Sugihartini; I Nengah Suandi; Ida Ayu Made Darmayanti
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v12i4.63789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menceritakan kembali isi iklan dengan menerapkan model Problem Based Learning berbantuan audio visual, peningkatan hasil belajar menceritakan kembali isi iklan dengan penerapan model Problem Based Learning berbantuan audio visual, dan respons peserta didik terhadap pembelajaran menceritakan kembali isi iklan setelah menerapkan model Problem Based Learning berbantuan audio visual pada peserta didik kelas VIII B SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan peserta didik kelas VIII B SMP Negeri 2 Sawan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah pembelajaran menceritakan kembali isi iklan dengan model Problem Based Learning berbantuan audio visual dilakukan berdasarkan rancangan pembelajaran dengan terstruktur yaitu mulai dari pendahuluan, inti, dan penutup. (2) Peningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran menceritakan kembali isi iklan pada setiap siklus memiliki hasil yang berbeda. Siklus I menunjukkan hasil bahwa dari nilai refleksi awal sebesar 60 meningkat sebesar 14,1% menjadi 74,0 (cukup) dan peningkatan yang terjadi secara drastic pada siklus II sebesar 8,1% dengan ketuntasan nilai rata-rata siswa mencapai 82,1 (baik). (3) Respons peserta didik terhadap penerapan model Problem Based Learning berbantuan audio visual dalam pembelajaran menceritakan kembali isi iklan adalah positif. Hal ini dibuktikan dari peningkatan respons peserta didik pada siklus I memperoleh skor rata-rata sebesar 41,7 dengan kategori positif dan meningkat pada siklus II sebesar 7,3% dan memperoleh skor rata-rata sebesar 43,6 dengan kategori positif. Kata-kata Kunci: PBL, audio visual, menceritakan kembali isi iklan
KARAKTERISTIK PUISI PILIHAN DALAM GARAPAN MUSIKALISASI PUISI KELOMPOK EKSTRAKURIKULER Fathorrahman Zairazi; I Nengah Suandi; I Nyoman Yasa
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v12i4.65270

Abstract

Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif ysng bertujuan menganalisis karakteristik puisi dalam garapan musikalisasi puisi kelompok ekstrakurikuler SMA Lab Undiksha dan mengkaji interpretasi siswa peserta ekstrakurikuler terhadap puisi pilihan materi musikalisasi puisi. Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Berdasarkan analisis didapati bahwa karakteristik 17 puisi yang diteliti terdiri atas beragam jenis, mulai dari metafisik, deskripsi, diafan, naratif, romansa, stansa, dan larik; serta dibangun oleh struktur fisik dan batin. Diksi dominan menggunakan kata-kata gelisah dan kebingungan, menggunakan kata-kata pertikaian atau kedukaan, diksi romantis, pewayangan. Kata konkret dengan penegasan diksi atau pemilihan kata untuk kerinduan, kepedihan, kematian dan lain sebagainya terlihat dalam puisi pilihan dalam garapan musikalisasi tersebut. Pengimajian menggunakan imaji pendengaran (auditif), imaji penglihatan (visual), imaji peradaban, perasaan, dan sentuhan (taktil). Majas yang digunakan seperti majas metafora, majas repetisi, majas personifikasi, majas eufimisme, majas pleonasme, majas metonimia, majas retorika, majas simile,  majas hiperbola, majas alegori. Tema yang digunakan dalam puisi pilihan yakni kehidupan, religi, kesetiaan, perjuangan, percintaan, bumi dan manusia, kedukaan, kegelisahan, kesetiaan, kematian, kesepian dan kesendirian, sosial sahabat, cinta. (2) Interpretasi siswa terhadap tujuh belas puisi dalam garapan musikalisasi puisi kelompok ekstrakurikuler SMA Lab Undiksha sangat beragam, diantaranya adalah percintaan, alam, sosial dan kehidupan. Puisi-puisi pilihan dalam garapan musikalisasi yang dilakukan oleh kelompok ekstra kulikuler SMA Lab Undiksha memberikan kesan yang mampu membuat para siswa belajar penuh terhadap makna-makna puisi di dalamnya agar mampu disampaikan dengan baik saat musikalisasi puisi.
Nilai Pendidikan Karakter dalam Dialog Tokoh Cenk-Blonk dalam Lakon Gatutkaca Duta dan Penerapannya Oleh Guru pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Suyasa, Pt. Agus; Suandi, I Nengah
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 1 No. 2 (2018): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v1i2.20317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) nilai pendidikan karakter dalam dialog tokoh Cenk dan Blonk dalam wayang Cenk Blonk berjudul Gatutkaca Duta, dan (2) Mendeskripsikan penerapan nilai-nilai pendidikan karakter dalam dialog tokoh Cenk dan Blonk oleh guru di SMP 3 Denpasar baik dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. .Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia kelas VII, VIII, dan IX SMPN 3 Denpasar, dan objek penelitian ini adalah dialog-dialog tokoh Cenk dan Blonk yang bernilai pendidikan karakter dan alternatif materi pembelajaran nilai-nilai pendidikan karakter dalam dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode dokumentasi (untuk memeroleh data dialog tokoh Cenk dan Blonk), observasi (untuk memeroleh data alternatif materi pembelajaran nilai-nilai pendidikan karakter dalam dialog tokoh Cenk dan Blonk oleh guru di SMP 3 Denpasar baik dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran), dan metode wawancara (untuk memeroleh data hambatan guru dalam menerapkan nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia).Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.  
Developing Electronic Module Assisted by Professional Flip PDF Application in Kepewaraan Course Wirahyuni, Kadek; Martha, I Nengah; Suandi, I Nengah
International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Том 1 № 03 (2023): International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/ijmars.v1i03.217

Abstract

This study aims to 1) analyze the characteristics of the e-module in the Kepewaraan course at the Universitas Pendidikan Ganesha and 2) analyze the quality of the e- in the Kepewaraan course at the Universitas Pendidikan Ganesha. This study applied the ADDIE model, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of the study were; 1) a learning content expert, media expert, learning design expert, and language expert; 2) three students in the fifth semester, and 3) six people in small groups. Data collection methods were observation, interviews, and questionnaires. The research results show that; 1) the characteristics of this e-module have been developed through several stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation; 2) the score from content experts is categorized into good qualifications (96.47%), the score of learning design experts is categorized into very good qualifications (93.33%), the score of learning media experts is categorized into very good qualifications (97.5 %), the score of individual trials is classified into very good qualifications (95.53%), and the score of small group trials is categorized into very good qualifications (95.53%). Based on the results of the experts, it can be concluded that the e-module in the Kepewaraan course is feasible to apply.
ANALISIS WACANA DALAM PIDATO GIBRAN SAAT DEKLARASI CAPRES-CAWAPRES 2024: KAJIAN LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN ANALISIS TEKS Dwipayana, I Kadek Adhi; Bahri, Syaiful; Yoniartini, Desak Made; Suandi, I Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i4.70291

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif yang bersumber dari pidato Girban saat deklarasi Capres dan Cawapres 2024. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak dan catat dari sumber video youtube Kompas TV. Ada tiga data yang dianalisis, yaitu data transitivitas (partisipan, proses, dan sirkumstansi), fungsi pertukaran terdiri atas sistem modus (mood) dan modalitas, dan konteks situasional dalam pidato Gibran Rakabuming saat deklarasi Capres-Cawapres. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja pendekatan linguistik sistemik fungsional (LSF). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wacana digunakan untuk mengkomunikasikan ideologi, visi politik, dan pemikiran Gibran sebagai Cawapres terkait tentang keberlanjutan masa depan negara Indonesia. Analisis Linguistik Sistemik Fungsional (LSF) dalam pidato Gibran membantu membedah cara bahasa digunakan untuk membangun representasi ideologi dan arah politik Gibran melalui analisis transitivitas, modalitas, dan konteks situasional. Pidato Gibran menunjukkan “keyakinan” atau “kepastian” yang dibuktikan dengan dominasi penggunaan modalitas epistemik. Pidato Gibran mencerminkan strategi retorika yang digunakan untuk memengaruhi opini publik, memperkuat dukungan politik, dan merespons tantangan politik dalam rangka bersaing dalam pemilu 2024.
ANALISIS PENGGUNAAN KALIMAT EFEKTIF DALAM TEKS BERITA: KAJIAN TATA BAHASA TAKSONOMI: ANALYSIS OF THE USE OF EFFECTIVE SENTENCES IN NEWS TEXTS: A GRAMMAR TAXONOMY STUDY Darmayanti, Ida Ayu Made; Gotama, Putu Andyka Putra; Kami, Kanisius; Sukrin, Sukrin; Suandi, I Nengah; Putrayasa, Ida Bagus
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v14i1.70458

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan kalimat efektif dalam teks berita yang dikaji dari tata bahasa Taksonomi dan kendala-kendala yang dihadapi oleh siswa kelas XI.H SMA Negeri 1 Singaraja saat menyusun teks berita. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI.H SMA Negeri 1 Singaraja. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian penting dilakukan karena siswa cenderung tidak mengaplikasikan kaidah kebahasaan dalam menyusun kalimat efektif saat menulis teks berita. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan kalimat efektif dalam teks berita siswa kelas XI.H SMA Negeri 1 Singaraja yang dikaji dari tata bahasa Taksonomi itu ada pada tataran morfologi dan sintaksis yang dikaji berdasarkan identifikasi, klasifikasi, dan penamaan. Kendala-kendala yang dihadapi oleh siswa adalah masih bingung dengan penyusunan kalimat efektif, terutama masalah penggunaan ciri-ciri atau aspek-aspek kalimat efektif dalam menulis teks berita; menulis teks berita memerlukan waktu yang lumayan lama, terlebih, harus menyimak dengan baik materi yang ditayangkan oleh guru agar dapat menyusun teks berita dengan benar; serta harus memahami dengan baik konsep kalimat efektif dan kaidah kebahasaan yang ada saat menulis teks berita.
PEMBELAJARAN NOMINA PADA SISWA SEKOLAH DASAR (KAJIAN LINGUISTIK TRADISIONAL): LEARNING NOUNS IN PRIMARY SCHOOL STUDENTS (TRADITIONAL LINGUISTIC STUDY) Tantri, Ade Asih Susiari; Darmayanti, Ida Ayu Made; Putrayasa, Ida Bagus; Suandi, I Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v14i1.70627

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan hakikat linguistik tradisional dan pembelajaran nomina di sekolah dasar yang dikaji berdasarkan teori linguistik tradisional. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 2 SD Negeri 1 Banjar Jawa. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kata benda atau nomina dilaksanakan pada jenjang sekolah dasar dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Peserta didik kelas 2 SD Negeri 1 Banjar Jawa bisa menemukan kosa kata pada teks yang dibacakan berkaitan dengan lingkungan sehat dan lingkungan tidak sehat di lingkungan sekitar serta cara menjaga kesehatan lingkungan dalam bahasa Indonesia melalui teks tulis, lisan, dan visual sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran.
REPRESENTASI NILAI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT BALI PADA LAGU POP BALI (KAJIAN BENTUK LINGUAL BAHASA): REPRESENTATION OF LOCAL WISDOM VALUES OF BALINESE SOCIETY IN BALINESE POP SONGS (STUDY OF LINGUAL FORMS OF LANGUAGE) Purwa, Ida Bagus; Suandi, I Nengah; Martha, I Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v14i2.86033

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi nilai kearifan lokal masyarakat Bali dalam bentuk lingual bahasa dengan objek kajian berupa bentuk lingual bahasa dengan kearifan lokal pada lirik lagu pop Bali. Metode yang digunakan adalah metode dokumentasi. Hasil kaijan menunjukan bentuk lingual bahasa yang merepresentasikan nilai kearifan lokal masyarakat Bali berupa bentuk kata dan kalimat. Bentuk kata yang merepresentasikan kearifan lokal Bali, yaitu kruna lingga (kata dasar), kruna tiron (kata berafiks), dan kruna polah (kata kerja yang mendapatkan awalan nya, ma, na, nga dalam bahasa Bali). Sedangkan kalimat yang ditemukan berupa kalimat berbahasa Bali yang merepresentasikan kearifan lokal masyarakat Bali. Representasi nilai kearifan lokal masyarakat Bali pada lagu pop Bali merujuk pada nilai kebersamaan, nilai keseimbangan, nilai kepercayaan, nilai cinta kasih, dan nilai tradisi
Co-Authors Ananda Aura Sifa Andiani, Dyah Ardeni, Made Sri Ayu Putu Purnami, Ida Budi, Imanuel Setyo Christina Purwanti Desak Made Yoniartini Dewa Bagus Sanjaya Dewa Nyoman Sudana Dewantara , I Putu Mas Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Elly, Kadek Fathorrahman Zairazi Gde Artawan Gunarianta, Komang Halena Gena, Engel Bertha I Dewa Gede Budi Utama I Gede Satria Aditya Wibawa I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Ayu Niken Launingtia, I Gusti Ayu Niken I KADEK ADHI DWIPAYANA . I Kadek Fendy Permana Merta I Ketut Sudita I Nengah Martha I Nyoman Yasa I Putu Gede Sutrisna . I Putu Lanang Wijidyatmika I Putu Mas Dewantara I Wayan Kertayasa I Wayan Wendra Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Putrayasa Januarta, Anak Agung Gede Aditya Kadek Wirahyuni Kami, Kanisius Kertayasa, I Wayan Komang Gunarianta Luh Yuli Purnamentari M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Sri Ardeni Made Sri Indriani Negara, I Komang Astra Ni Made Halustini Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Siska Ery Swandini Ni Putu Diana Sari Ni Putu Vina Novita Sari Nurul Humairah Nyoman Widiarsini Pande Gede Brahmandika Pande Made Denny Sanjaya Petrus Sepi Kogoya Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Purnamentari, Luh Yuli Purwa, Ida Bagus Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti Putu Andyka Putra Gotama Putu Sugihartini Sang Ayu Putu Sriasih Sari, Ni Putu Vina Novita Sifa, Ananda Aura Sitepu, Alex Marganta Sukrin, Sukrin Susianti, Hartanti Woro Suyasa, Pt. Agus Swadarma Putra, I Nyoman Arya SYAIFUL BAHRI Tantri, Ade Asih Susiari Wijidyatmika, I Putu Lanang