Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi etnomatematika pada aktivitas bercocok tanam dipulau Halmahera Desa Waidamo kecamatan Sahu Timur Suharna, Hery; Ishak, Hasriyani; Ardiana, Ardiana; Angkotasan, Nurma; Waliyanti, Ida Kurnia
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v13i2.8870

Abstract

Etnomatematika merupakan eksplorasi matematika dalam aktivitas kehidupan masyarakat terutama budaya. Matematika bagian dari kebudayaan dan bersifat universal, demikian juga dengan objek etnomatematika yang konkret dapat mendukung dan membantu siswa dalam memahami matematika yang sifatnya abstrak. Oleh karena itu pembelajaran matematika yang berbasis budaya akan lebih menarik sehingga dapat menjadikan siswa lebih aktif dan berfikir kreatif dalam mengeksplorasi kan temuannya. Metode Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode yang digunakan untuk memperoleh data yaitu dengan metode studi lapangan, eksplorasi, observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini, terfokus pada kerajinan aktivitas bercocok tanam pada petani di Desa Waidamo dan melibatkan dua orang dosen 3 orang dosen dengan berbagai keahlian dan 2 mahasiswa untuk membantu peneliti dalam mengeksplorasi unsur-unsur geometri yang ditemukan pada kerajinan aktivitas bercocok tanam. Tujuan penelitian ini mengeksplorasi etnomatematika pada aktivitas bercocok tanam. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan triangulasi yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Reduksi data digunakan untuk menajamkan, menggolongkan, dan membuang data yang tidak diperlukan dalam penelitian. Data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi direduksi dengan memilih informasi-informasi yang dibutuhkan sehingga memperoleh data yang valid. Berdasarkan hasil penelitian bahwa etnomatematika yang ditemukan yakni aktivitas menghitung, ritual dan membandingkan. Kata kunci : Etnomatematika, menghitung, ritual dan membandingkan
Analisis kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Trigonometri Berdasarkan Gender Aba, Nurcandani Basir; Suharna, Hery; Sari, Diah Prawita
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i3.8900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai kesalahan konsep, prinsip, fakta dan keterampilan yang terdapat pada siswa laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan soal pada materi trigonometri. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 orang siswa yang terdiri dari 2 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Penelitian siswa mengungkap perbedaan hasil tes pada materi trogonometri. Penelitian kualitatif deskriptif merupakan jenis analisis dengan menggunakan metode tes dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian kesalahan siswa laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan soal matematika pada materi Trigonometri diketahui bahwa kesalahan terbanyak dilakukan oleh laki-laki sedangkan kesalahan terkecil dilakukan oleh perempuan pada kelas XI IPA 1 SMA N 11 Halmahera Barat, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:  (1) Kesalahan penyelesaian soal trinonometri yang dilakukan siswa laki-laki didasarkan pada jenis kesalahan penulisan yang diketahui dalam soal yaitu simbol ; kesalahan konseptual dimana penerapan rumus dan langkah yang tidak tepat atau materi yang tidak dipahami. ; kesalahan prinsip yaitu menentukan rumus ; Kesalahan keterampilan/prosedur siswa dalam menyelesaikan soal tidak sesuai dengan langkah-langkah dan operasi penyelesaian sehingga jawaban akhir tidak benar. (2) Kesalahan penyelesaian soal trinonometri yang dilakukan siswa perempuan didasarkan pada jenis kesalahan penulisan fakta yang diketahui dalam soal yaitu simbol ; kesalahan konseptual dimana penerapan rumus dan langkah yang tidak tepat atau materi yang tidak dipahami. ; kesalahan prinsip yaitu menentukan rumus ; Kesalahan keterampilan/prosedur siswa dalam menyelesaikan soal tidak sesuai dengan langkah-langkah dan operasi penyelesaian sehingga jawaban akhir tidak benar.
Berpikir Koneksi Relatif Melaluirefleksi dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Suharna, Hery; Muanty, Lianda
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2017: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.755 KB)

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk mendeskripsikan tentang koneksi matematis relatif melalui reflektif mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Berpikir koneksi yang perlu digaris bawahi yaitu: (1) Mahasiswa mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep-konsep matematika pada struktur berpikir, (2)Mahasiswa tidak membuat koneksi matematika kaitannya dengan aplikasi matematika, karena mereka tidak pernah diajarkan bagaimana aplikasi matematika, (3) Menyelesaikan masalah matematika merupakan sarana dalam melatih koneksi matematis. NCTM menyatakan tentang pentingnya koneksi dalam matematika yaitu pemecahan masalah (problem solving), penalaran dan bukti (reasoning and proof), komunikasi (communication), koneksi (connections), dan representasi (representation). Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, pemilihan subjek penelitian yaitu snow ball. Hasil penelitian menemukan bahwa berpikir koneksi matematis bersifat relatif yaitu berpikir yang diawali dengan ketidaklengkapan struktur berpikir dengan masalah. Proses refleksi untuk menyesuaikan struktur masalah yang dimiliki dan selanjutnya melakukan koneksi yang bersifat relatif untuk menemukan penyelesaian masalah matematika. Proses berpikir koneksi yang dipengaruhi oleh proses refleksi ketika menyelesaikan masalah matematis.
Reconstructing Productive, Connective, and Assimilative Numeracy Literacy Skills Using Flip Bookmaker Electronic Media Hery Suharna; Sulami; In Hi; Lamanisa
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 6 No. 3 (2025): May
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v6i3.825

Abstract

Objective: The purpose of this study is to see how the reconstruction of students' numeracy literacy skills through electronic media flip book maker. This is because literacy research is quantitative. Literacy is a very interesting topic of discussion today in the world of education. The difficulty of numeracy literacy in everyday life on campus is a challenge in itself. Method: Quantitative research type. Research subjects with categorization of numeracy literacy skills, namely very high, high and moderate based on the acquisition of pre-test and post-test data to classify based on ability, then based on the classification, how numeracy literacy is reconstructed. The analysis technique used is quantitative to classify literacy and qualitative to describe the reconstruction of numeracy literacy. The results of the study found (1) productive reconstruction occurred in very high category numeracy literacy skills, namely starting with improving numeracy literacy skills when disequilibration occurs and then carrying out productive knowledge reconstruction, (2) connective reconstruction occurred in high literacy skills, namely starting with improving numeracy literacy skills when disequilibration occurs in solving problems and then carrying out connective knowledge reconstruction and (3) assimilative reconstruction, namely with reconstruction with moderate category numeracy literacy skills, namely starting with improving numeracy literacy skills when disequilibration occurs in solving problems and then carrying out assimilative knowledge reconstruction. The novelty in this study reveals productive, connective and assimilation reconstruction in students' numeracy literacy skills. Productive, connective and assimilation reconstruction are initial data used in learning to map students' learning readiness, especially in mathematics learning.
Eksplorasi etnomatematika pada aktivitas bercocok tanam dipulau Halmahera Desa Waidamo kecamatan Sahu Timur Suharna, Hery; Ishak, Hasriani; Ardiana, Ardiana; Angkotasan, Nurma; Waliyanti, Ida Kurnia
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v13i2.8870

Abstract

Etnomatematika merupakan eksplorasi matematika dalam aktivitas kehidupan masyarakat terutama budaya. Matematika bagian dari kebudayaan dan bersifat universal, demikian juga dengan objek etnomatematika yang konkret dapat mendukung dan membantu siswa dalam memahami matematika yang sifatnya abstrak. Oleh karena itu pembelajaran matematika yang berbasis budaya akan lebih menarik sehingga dapat menjadikan siswa lebih aktif dan berfikir kreatif dalam mengeksplorasi kan temuannya. Metode Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode yang digunakan untuk memperoleh data yaitu dengan metode studi lapangan, eksplorasi, observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini, terfokus pada kerajinan aktivitas bercocok tanam pada petani di Desa Waidamo dan melibatkan dua orang dosen 3 orang dosen dengan berbagai keahlian dan 2 mahasiswa untuk membantu peneliti dalam mengeksplorasi unsur-unsur geometri yang ditemukan pada kerajinan aktivitas bercocok tanam. Tujuan penelitian ini mengeksplorasi etnomatematika pada aktivitas bercocok tanam. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan triangulasi yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Reduksi data digunakan untuk menajamkan, menggolongkan, dan membuang data yang tidak diperlukan dalam penelitian. Data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi direduksi dengan memilih informasi-informasi yang dibutuhkan sehingga memperoleh data yang valid. Berdasarkan hasil penelitian bahwa etnomatematika yang ditemukan yakni aktivitas menghitung, ritual dan membandingkan. Kata kunci : Etnomatematika, menghitung, ritual dan membandingkan
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Program Linear Saputri, Diar; Suharna, Hery; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 5, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v5i1.9511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi program linear siswa kelas XI IPA SMA Al-Khairaat Kota Ternate. Teknik pengumpulan data kesulitan siswa menggunakan teknik observasi, tes dan wawancara. Instrument tes yang digunakan adalah soal uraian yang berjumlah 1 butir soal yang telah divalidasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi, penyajian data. Triangulasi dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Al-Khairaat Kota Ternate sebanyak 20 siswa. Kemudian dipiih 6 siswa sebagai perwakilan subjek penelitian berdasarkan kategori kesulitan berlajar (Tinggi, sedang dan rendah) untuk dianalisis dan diwawancarai sebagai bentuk triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas XI IPA SMA Al-Khairaat Kota Ternate masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita pada materi program linear, yaitu 2 siswa masih mengalami kesulitan rendah, 5 siswa masih kesulitan sedang dan 13 siswa masih kesulitan tinggi.  Siswa dengan tingkat kesulitan rendah masih mengalami kesulitan konsep dan kesulitan prinsip, siswa dengan tingkat kesulitan sedang masih mengalami kesulitan konsep, prinsip dan menyelesaikan masalah verbal dan siswa dengan tingkat kesulitan tinggi cenderung mengalami kesulitan konsep, prinsip dan menyelesaikan masalah verbal.
Eksplorasi Etnomatematika pada Rumah Adat Bacan Fatah, Firna I; Nani, Karman La; Suharna, Hery
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 5, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v5i1.9507

Abstract

Penelitian kualitatif dengan desain etnografi ini bertujuan untuk mendeskripsikan Eksplorasi Etnomatematika pada Rumah Adat Bacan (Suatu Penelitian pada Rumah Adat Kesultanan Bacan) dari aktivitas mengukur merancang bangun. Pengumpulan data Eksplorasi Etnomatematika pada Rumah Adat Bacan menggunakan teknik observasi, wawancara, da dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi dan wawancara yang telah divalidasi ahli. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Narasumber penelitian ini ada 3 orang masyarakat suku bacan. Pemilihan narasumber dilakukan melalui pertimbangan keahlian dan profesi narasumber. Hasil penelian menunjukan bahwa Eksplorasi Etnomatematika pada Rumah Adat Bacan pada aktivitas mengukur dan merancang bangun dari profil rumah adat bacan meliputi: kerangka atap, tiang penyanga, pagar rumah, jendela, landasan dan meja.
Pengaruh Pembelajaran Numbered Heads Together Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Puspitasari, Eni; Suharna, Hery; Jalal, Ariyanti; Tajuddin, Murniati
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 3 (2021): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v1i3.3527

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT (numbered heads together) terhadap kemampuan representasi matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar, menggunakan desain penelitian one group pretest – posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Ternate. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII-6 yang terdiri dari 28 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik tes untuk mengetahui kemampuan representasi matematis siswa. Teknik analisis data kemampuan representasi matematis siswa dinilai dengan pedoman penskoran, Wilcoxon Match Pair Test, uji Normalitas, dan uji one sample t-test. Hasil uji normalitas data pretest diperoleh signifikansinya (Sig.) =  sehingga nilai sig shapiro-wilk  = 0,05 maka data berdistribusi normal, dan normalitas data posttest diperoleh signifikansinya (Sig.) = 0,001 nilai sig shapiro-wilk  = 0,05 maka posttest tidak berdistribusi normal,  maka kesimpulannya data berdistribusi tidak normal. Sehingga dilakukan uji wilcoxon match pair test, karena nilai asymp sig = 0,000  = 0,05 maka  ditolak dan  diterima yang berarti bahwa terdapat pengaruh kemampuan representasi matematis siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 2 Kota Ternate sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Djali, Kalsum; Abdullah, In Hi; Suharna, Hery
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i3.6621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran snowball throwing pada materi persamaan linear satu variabel. 2) apakah terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, desain penelitiannya adalah pretest-postest control group design. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen, kelas yang diterapkan model pembelajaran snowball throwing dan kelas kontrol, kelas yang diterapkan model pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5  Kota Ternate dengan jumlah populasi 151 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah Kelas VII-5 yang diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dan kelas VII-6 yang diberi perlakuan model pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan komunikasi matematis siswa. Langkah untuk mengetahui bagaimana kemampuan  komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dan model pembelajaran konvensional, data dianalisis secara keseluruhan menggunakan analisis deskriptif yaitu menggunakan Penilaian Acuan Patokan (PAP) skala 5. Langkah  untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, data dianalisis dengan analisis inferensial yaitu menggunakan uji Mann-Withney U-test.  Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing secara keseluruhan dapat dilihat dari kualifikasinya yakni kualifikasi memuaskan berjumlah siswa 10 siswa (48%), baik berjumlah 4 siswa (19%), cukup berjumlah 3 siswa(14%) dan kurang berjumlah 1 siswa (5%), gagal berjumlah 3 siswa (14%). Sedangkan kemampuan komunikasi  matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran konvensional secara keseluruhan dapat dilihat dari kualifikasinya yakni kualifikasi memuaskan 0 siswa (%), baik berjumlah 0 siswa (%), cukup berjumlah 1 siswa (5%), kurang berjumlah 6 siswa (29%) dan gagal berjumlah 14 siswa (67%). Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran konvensional. 2) berdasarkan uji Mann-Withney U-test yakni Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing tehadap kemampuan komunikasi matematis siswa.
Struktur Kesalahan Konsep Matematis Mahasiswa Berdasarkan Kemampuan Matematika Suharna, Hery; Abdullah, In Hi; Ruhama, Mustafa A. H.
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i2.6136

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep matematika membuktikan bahwa salah satu faktor timbulnya kesalahan mahasiswa dalam memecahkan suatu permasalahan matematika. Bagian yang tersulit bagi mahasiswa yaitu memecahkan masalah, karena diperlukan keterampilan berhitung, penguasaan konsep yang tinggi, juga kemampuan dalam menggunakan bahasa yang baik, dan lain sebagainya agar mahasiswa tidak melakukan kesalahan lagi dalam mengerjakan soal matematika. Kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika adalah kesalahan konsep, kesalahan operasi dan kesalahan ceroboh, dengan kesalahan dominan adalah kesalahan konsep. Metode dalam penelitian ini pengembangan dengan pendekatan deskriptif eksploratif yang diajukan ke kompetitif unggulan perguruan tinggi yang akan melihat struktur kesalahan konsep dalam memecahkan masalah matematika. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa matematika Prodi. Pendidikan Matematika Unkhair semester 4. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif yang bertujuan mengetahui struktur kesalahan mahasiswa berdasarkan gaya kognitif dalam memecahkan masalah matematika. Analisis data penelitian yaitu: (1) Reduksi data, (2) Paparan data, (3) triangulasi data dan (4) penarikan kesimpulan. Metode penelitian yakni (1) Persiapan, (2) pengumpulan data, (3) analisis data, dan (4) kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) struktur kemampuan berpikir kesalahan konsep matematis kemampuan tinggi yakni di awali dengan kesalahan dalam mengontruksi konsep matematika, selanjutnya melakukan koneksi yang bersifat produktif, (2) struktur kemampuan berpikir kesalahan konsep matematis kemampuan sedang yakni di awali dengan kesalahan dalam mengontruksi konsep matematika, selanjutnya melakukan koneksi yang bersifat semi produktif atau melakukan koneksi dengan konsep-konsep dasar, dan (3) Struktur kemampuan berpikir kesalahan konsep matematis kemampuan rendah yakni di awali dengan kesalahan dalam mengontruksi konsep matematika, selanjutnya melakukan koneksi yang bersifat konkrit.