Articles
Pengaruh Model Snowball Throwing terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar
Redho Ade Putra;
Hadiyanto Hadiyanto;
Ahmad Zikri
Jurnal Basicedu Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.377
Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing di kelas V SDN 09 Air Pacah. Jenis penelitian adalah Penelitian Eksperimen. Populasinya adalah siswa kelas V dengan jumlah 30 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan purpose sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan menggunakan tes kemampuan awal dan tes kemampuan akhir. Berdasarkan Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil belajar yang diberikan dalam bentuk tes akhir pada kelas ekperimen lebih baik dari kelas kontrol dengan rata-rata kelas ekperimen 80,42 dan kelas kontrol 71,96.. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran snowball thrawing berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di Kelas V Sekolah Dasar.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PECAHAN DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA DI KELAS IVB SDIT MASYITAH BUKITTINGGI
Nurafni Aswati;
Hadiyanto Hadiyanto;
Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (586.691 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.37
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh asalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa dalam materi pecahan. Hal ini terlihat pada nilai ulangan harian siswa yang berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal ini terjadi karena kurangnya aktivitas belajar dan siswa tidak terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus.Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2018/2019 di kelas IVB SDIT Masyitah Bukittinggi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, dokumentasi dan hasil tes.Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan matematika realistic Indonesia dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pecahan di kelas IVB SDIT Masyitah Bukittinggi. Hal ini terlihat dari aktivitas mendengarkan, berbicara, dan menulis mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 60% ke siklus II 68% ke siklus III menjadi 86%.
Pengembangan Media Pembelajaran Kognitif Berbasis Multimedia di TK Negeri Pembina Padang
Efi Norita;
Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.783
Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa masalah yang ditemukan oleh peneliti pada riset awal. Media pembelajaran yang dirancang oleh guru belum menarik dan menyenangkan bagi anak usia dini. Penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran kognitif pada anak usia dini masih jarang dijumpai. Kemampuan kognitif dapat ditingkatkan melalui pengembangan media interaktif yang digunakan guru dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media berbasis multimedia interaktif untuk meningkatkan keterampilan berhitung dengan kriteria valid, praktis dan efektif.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D, yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen validitas, praktikalitas dan efektivitas. Analisis data menggunakan skala likert dengan melihat analisis validitas, praktikalitas dan efektivitas. Ujicoba terbatas dilakukan di TK Negeri Pembina Padang. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran berhitung berbasis multimedia interaktif sudah memenuhi kategori valid, praktis, dan efektif sehingga mampu meningkatkan keterampilan berhitung pada anak usia dini khususnya pada usia 5-6 tahun
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION (AIR) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 07 NANSABARIS DAN SDN 16 NANSABARIS
Leni Elisa;
Hadiyanto Hadiyanto;
Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (293.691 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.17
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 07 Nansabaris dan SDN 16 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman. Berdasarkan latar belakang masalah, maka tujuan penelitian ini adalah untuk melihat ada tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 07 Nansabaris dan SDN 16 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman antara hasil belajar siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) dan hasil belajar siswa yang diberi perlakuan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen, dengan desain penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Sedangkan bentuk desain penelitian yang digunakan adalah static group comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 07 Nansabaris dan SDN 16 Nansabaris Kabupaten Padang Pariaman. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampling jenuh. Berdasarkan teknik sampling tersebut, kelas V SDN 07 Nansabaris ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas V SDN 16 Nansabaris sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dalam bentuk pilihan ganda. Uji validitas yang digunakan adalah validitas butir soal. Uji reliabilitas yang digunakan dengan rumus Spearman Brown. Hasil uji-t nilai postest kelas kontrol dan eksperimen menunjukkan bahwa nilai lebih besar dari (2.124 > 2.067) dengan taraf signifikansi sebesar 0,05.
KORELASI ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR
Gingga Prananda;
Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Basicedu Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1302.33 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i3.181
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) motivasi belajar siswa kelas IV sekolah dasar, (2) hasil belajar IPA siswa kelas IV sekolah dasar (3) korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA di kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV 43 Sungai Sapih Padang yang berjumlah 73 orang siswa. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling dengan banyak jumlah sampel yaitu 49 orang. Data dikumpulkan dengan instrument penelitian berupa kuesioner. Dari 30 butir soal yang di uji coba, terdapat 28 soal yang valid. Teknik analisa data yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar siswa sebanyak 74,1 dan rata-rata hasil belajar siswa sebanyak 71,5 terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 43 Sungai Sapih Padang dengan nilai uji korelasi 0,323 dan nilai koefesien rendah.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING ( PBL ) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR
Aisyah Nofziarni;
Hadiyanto Hadiyanto;
Yanti Fitria;
Alwen Bentri
Jurnal Basicedu Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (49.705 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.244
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran belum dimulai dengan memberikan masalah yang autentik, sehingga apabila siswa dihadapi dengan suatu permasalahan siswa kurang mampu menyikapi dan menentukan solusi terhadap pemecahan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning hasil belajar siswa pada materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang di kelas V Sekolah Dasar tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi experimen). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 05 Garegeh Kota Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel yaitu Non Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini yakni siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 siswa dan siswa kelas VB sebagai kelas kontrol berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, uji hipotesisnya menggunakan rumus t-test yang didahului dengan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar pada materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang di kelas V SD Negeri 04 Garegeh. Hal ini dibuktikan dari hasil t-test dengan taraf signifikan 5% (0,05) diperoleh t hitung (7,36) > t tabel (1,6694). Hasil belajar siswa yang diperoleh kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol, ditunjukkan dari mean kelompok eksperimen 82,18 sedangkan mean kelompok kontrol sebesar 76,62.
Perbedaan Model Problem Based Learning dengan Discovery Learning terhadap Higher Order Thingking Skills dan Self Directed Learning di Sekolah Dasar
Friska Efendi;
Yanti Fitria;
Farida F;
Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.647
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan yang menggunakan model Discovery Learning (DL) pada pembelajaran tematik terpadu Kelas V di SD Negeri 03 Sintuak Toboh Gadang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Exsperimental dengan bentuk non equivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan berdasarkan hasil normalitas dan homogenitas maka terrpilihlah SDN 03 Sintuak Toboh Gadang dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen I kelas V.A menggunakan model Problem Based Learning yang berjumlah 24 siswa dan kelas eksperimen II kelas V.B menggunakan model Discovery Learning yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian terlihat bahwa hasil uji-t diperoleh thitung -3,6 < ttabel 1,7 maka Ho diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan model Problem Based Learning dengan Discovery Learning terhadap High Order Thinking Skills dan Self Directed Learning di kelas V Sekolah Dasar.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGENAL JENIS-JENIS PEKERJAAN MELALUI METODE JIGSAW DENGAN MEDIA POP UP DI KELAS III SDN 11 AIR KALAM
Nelli Herawani;
Hadiyanto Hadiyanto;
Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.309 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.14
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar mengenal jenis-jenis pekerjaan melalui metode Jigsaw dengan media pop up di kelas III SDN 11 Air Kalam. Masalahnya guru lebih dominan menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi. Ini terjadi karena ketersediaan media yang sesuai untuk pembelajaran di sekolah sangatlah kurang sehingga siswa biasanya kurang tertarik dan kurang termotivasi, sehingga hasil belajarnya pun belum mencapai target KKM yang ditentukan yaitu 70. Jenis penelitian yang digunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model penelitian tindakan yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart. Pada setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi dan (4) Refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas III SDN 11 Air Kalam yang berjumlah 20 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Data hasil penelitian diperoleh dari tes hasil belajar. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus yaitu 56,36, mengalami peningkatan pada siklus I yaitu 66,82, dan pada siklus II meningkat menjadi 81,36. Persentase ketuntasan pada siklus I 68% dan siklus II 82%. Dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan metode Jigsaw dengan media pop up dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan materi mengenal jenis-jenis pekerjaan.
KESIAPAN DAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI SEKOLAH DASAR GUGUS 01 BARUAH GUNUANG
Silvia Citra Linda;
Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.912 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.35
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan dan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik terpadu di Sekolah Dasar Gugus 01 Baruah Gunuang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru masih nyaman dan terbiasa dengan kurikulum 2006 (KTSP), guru belum mampu menyediakan media pembelajaran yang menarik bagi siswa bahkan guru jarang menggunakan media dalam pembelajaran, masih terlihat pemisah antara satu mata pelajaran dengan pelajaran lainnya, proses pembelajaran yang dilaksanakan masih berpusat kepada guru, sehingga proses pembelajaran yang terlaksana tidak berjalan sebagaimana mestinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu 4 orang guru kelas 5 dan 4 orang kepala sekolah di SDN 01, SDN 02, SDN 06 dan SDN 07 Baruah Gunuang, karena hanya 4 SD tersebut yang sudah melaksanakan pembelajaran dengan kurikulum 2013 sejak bulan juli 2018. Data dianalisis menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Gugus 01 Baruah Gunuang sudah melaksanakan pembelajaran tematik terpadu dengan baik. Sekolah dan guru sudah siap dan mampu untuk melaksanakan pembelajaran tematik terpadu dalam proses pembelajaran, proses pembelajaran tidak terlihat pemisah antar satu mata pelajaran dengan pelajaran lain, media pembelajaran menarik bagi siswa.
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR
Hilda Marta;
Yanti Fitria;
Hadiyanto Hadiyanto;
Ahmad Zikri
Jurnal Basicedu Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.334
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada kelas VI SD Negeri 24 Ganting Singgalang dengan menggunakan pendekatan kontekstual. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek uji coba adalah peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Negeri 24 Ganting Singgalang sebanyak 27 siswa. Hasil penilaian afektif pada siklus 1 75% meningkat menjadi 85%, penilaian psikomotor pada siklus 1 68% meningkat pada siklus 2 menjadi 87% . Kemudian hasil belajar pada siklus 1 dengan rata-rata 73 dengan ketuntasan 52% meningkat pada siklus 2 dengan rata-rata 92 dengan persentase kelulusan 81%. Motivasi belajar siswa meningkat pada siklus I 44% dan siklus II 81%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Contextual Teaching and Learning di kelas VI Sekolah Dasar dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa.