Claim Missing Document
Check
Articles

Deskriptif Kerusakan Integritas Jaringan pada Ny. S dengan Diabetes Mellitus di Ruang Edelweis RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Novita Sari; Danang Tri Yudhono; Wilis Sukmaningtyas
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.932 KB)

Abstract

Diabetes mellitus adalah sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Pada Diabetes Mellitus kemampuan tubuh untuk beraksi terhadap insulin dapat menurun atau pankreas dapat menghentikan sama sekali produksi insulin. Tujuan studi kasus ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan asuhan keperawatan kerusakan integritas jaringan dengan diabetes mellitus. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil studi kasus yang dilakukan menunjukan bahwa pasien diabetes mellitus dengan kerusakan integritas jaringan memiliki gejala polidipsi, poliuri, polifagi, dan terdapat ulkus pada ekstremitas bawah serta nyeri pada luka. Kesimpulan yang didapat yaitu implementasi asuhan keperawatan pada pasien kerusakan integritas jaringan harus menggunakan penyembuhan luka sekunder dengan cara perawatan luka yang rutin dan steril.
Pengaruh Teknik Relaksasi Benson terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea di RSUD Ajibarang Kabupaten Banyumas Dwi Septi Wulandari; Wilis Sukmaningtyas; Tophan Heri Wibowo
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.378 KB)

Abstract

Sectio caesarea adalah pengeluaran kehamilan melalui sayatan yang merobek perut ibu (laparotomi) dan rahim (laparotomi) untuk tujuan melahirkan satu atau lebih anak. Apabila nyeri pada pasien post sesar tidak ditangani maka akan menimbulkan reaksi fisik dan psikis pada ibu nifas, sehingga perlu dicari cara untuk mengontrol nyeri tersebut, diantaranya dengan terapi dengan teknik relaksasi benson. Metode: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi benson terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post sectio caesarea di RSUD Ajibarang Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode pre-experiment dengan desain one group pre and post test. Sampel yang digunakan adalah 18 responden post sectio caesarea hari ke 0 di RSUD Ajibarang Kabupaten Banyumas. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi dengan alat ukur Numeric Rating Scale (NRS) yang berisi format penilaian skala nyeri dengan skor 0-10 yang akan diamati. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nyeri yang dirasakan oleh pasien post sectio caesarea di RSUD Ajibarang Kabupaten Banyumas setelah dilakukan teknik relaksasi benson menunjukkan penurunan skala nyeri dari nyeri berat menjadi nyeri sedang yang ditunjukkan dengan penurunan nilai retata dari 7,17 turun ke 5,28. Hasil uji T menunjukkan bahwa p value 0,006 < 0,05. Kesimpulan: ada pengaruh penurunan skala nyeri yang signifikan pada responden post sectio caesarea di RSUD Ajibarang Kabupaten Banyumas dengan diberikannya relaksasi benson.
Perbandingan Efektivitas Buteyko dengan Teknik Nafas Dalam terhadap Saturasi Oksigen pada Pasien Asma di RSUD Ajibarang Kabupaten Banyumas 2021 Siti Robi'ah Yuniatun; Wilis Sukmaningtyas; Suci Khasanah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.803 KB)

Abstract

Asma adalah penyakit inflamasi kronis pada saluran nafas dengan manifestasi klinis batuk, mengik dan sesak nafas. Penderita asma di Jawa Tengah untuk semua umur sekitar 2 %, sebagian besar adalah perempuan (2,5%) sedangakan laki-laki (2,3%). Prosentase kekambuhan pada penderita asma untuk semua umur dalam rentang 12 bulan terakhir di provinsi Jawa Tengah mencapai 57,5% (Kemenkes, 2018). Data Riskesdas (2018), prevalensi penyakit asma di Kabupaten Banyumas sebanyak 4436 jiwa. Sedangkan data entry Standar Informasi Managemen Rumah Sakit (SIM RS) RSUD Ajibarang penderita asma pada bulan Januari sampai dengan September 2020 sebanyak 1.572 kasus di Instalasi Rawat Jalan. Penderita asma sering mengalami penurunan saturasi oksigen yang disebabkan oleh penyempitan dan sumbatan di saluran nafas. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan efektifitas antara buteyko dengan teknik nafas dalam terhadap saturasi oksigen pada pasien asma. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan two group pre-test and post-test design. Sampel dalam penelitian ini adalah 32 responden, meliputi kelompok intervensi buteyko dan kelompok kontrol teknik nafas dalam. Masing-masing sampel dilakukan tindakan sebanyak 5 siklus dengan dengan 2 menit istirahat dan diukur saturasi oksigen sebelum dan sesaat setelah selesai terapi. Hasil uji statistik sebelum dilakukan buteyko dan teknik nafas dalam didapatkan asym. sign. 0,857 < 0,05 dan sesaat setelah diberikan terapi dengan asym. Sign. 0,000 < 0,05, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara buteyko dengan teknik nafas dalam terhadap peningkatan saturasi oksigen pada penderita asma.
Studi Kasus Pasien Post Operasi Fraktur Tn. A dengan Hambatan Mobilitas Fisik di Ruang Edelweis RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Risky Hidayat; Tophan Heri Wibowo; Wilis Sukmaningtyas
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.335 KB)

Abstract

Fraktur merupakan suatu kondisi terputusnya tulang dan tulang rawan yang umumnya disebabkan oleh rudapaksa dan juga disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik yang ditentukan jenis dan luasnya trauma. Tujuan studi kasus ini ini untuk menggambarkan asuhan keperawatan hambatan mobilitas fisik secara komprehensif pada pasien dengan post operasi fraktur. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil studi kasus yang dilakukan menunjukan bahwa pasien fraktur memiliki tanda dan gejala nyeri, kehilangan fungsi dan pembengkakan. Kesimpulan yang didapat berdasarkan penelitian adalah adanya keselarasan gejala pasien hambatan mobilitas fisik diteori dengan yang peneliti temukan di lapangan.
Studi Kasus pada Tn. R Post Operasi Apendektomi dengan Nyeri Akut di Ruang Edelweis RSUD Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Sekar Pertiwi; Wilis Sukmaningtyas; Suci Khasanah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.982 KB)

Abstract

Apendektomi adalah operasi pengangkatan apendik yang meradang (apendisitis), terdapat dua teknik apendektomi yaitu konvensional dan laparaskopi. Penatalaksanaan pasien dengan masalah nyeri akut adalah dengan manajemen farmakologi dan manajemen non farmakologi. Manajemen farmakologi dilakukan antara dokter dan perawat, yang menekankan pada pemberian obat yang mampu menghilangkan rasa nyeri, sedangkan manajemen non farmakologi yaitu teknik yang dilakukan dengan cara pemberian teknik relaksasi, imajinasi terbimbing, distraksi, terapi music dan massage yang dapat membuat nyaman karena akan merelaksasikan otot-otot sehingga sangat efektik untuk meredakan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nyeri pada pasien post operasi apendektomi. Subjek studi kasus ini adalah satu orang pasien yang mengalami nyeri akut pada post operasi apendektomi di ruang Edelweis RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga selama 3 hari pengelolaan asuhan keperawatan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil studi menunjukkan bahwa pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien post operasi Apendektomi dengan masalah nyeri akut yang dilakukan tindakan keperawatan manajemen farmakologi dan non farmakologi selama 3 hari berturut-turut dan didapatkan hasil teratasi sebagian.
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada Ny. J dengan Carcinoma Mammae di Ruang Edelweis di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Rizqi Nur Azkiyah; Wilis Sukmaningtyas; Tri Sumarni
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.359 KB)

Abstract

Kanker payudara bisa berdampak secara fisik maupun psikologis pada penderita. Dampak fisik yang ditemukan yaitu rambut rontok akibat kemoterapi, turunnya berat badan yang drastis karena kurang nutrisi, nyeri pada massa membesar, dan kurang nafsu makan. Asuhan keperawatan pada carcinoma mammae itu meliputi pengkajian tentang nyeri yang dirasakan secara komprehensif, menggunakan tindakan pencegahan non farmakologi. Tujuan penelitian ini menggambarkan asuhan keperawatan secara komprehensif pada pasien Ny. J dengan nyeri akut pada Carsinoma Mammae di ruang Edelweis di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata. Metode pada karya tulis ilmiah ini merupakan studi kasus. Hasil penerapan asuhan keperawatan pada klien belum teratasi. Pada klien skor indikator mengenali kapan nyeri terjadi dari 2 menjadi 3, menggunakan tindakan pencegahan non farmakologi dari 2 menjadi 4, menggunakan analgesic dari 3 menjadi 3, melaporkan nyeri yang terkontrol dari 3 menjadi 4, menggunakan tindakan pengurangan nyeri tanpa analgesic dari 2 menjadi 4. Simpulan: Masalah keperawatan nyeri akut belum teratasi setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari. Berdasarkan hasil penerapan tersebut maka disarankan responden dapat mengetahui penatalaksanaan pada carcinoma mammae tentang nyeri akut.
Pemberian Ondansetron dalam Mencegah Kejadian Hipotensi Pasca Induksi Spinal Anestesi Wilis Sukmaningtyas; Roro Lintang Suryani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.718 KB)

Abstract

ABSTRAK Spinal anestesi merupakan salah satu jenis anestesi regional yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat anestesi lokal ke dalam ruang subarakhnoid dan merupakan teknik yang efektif pada prosedur bedah pada ekstremitas bawah dan perut bagian bawah. Iintervensi yang tepat dalam pencegahan dan penanganan hipotensi adalah salah satunya dengan pemberian ondansetron. Tujuan tinjauan ini adalah untuk menggambarkan penggunaan ondansetron dalam mencegah hipotensi pada spinal anestesi. Database elektronik yang digunakan adalah PubMed dan Cochrane, mulai tahun 2016 sampai 2021 dan didapatkan 6 jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil review dari 6 artikel, 2 artikel menunjukkan bahwa penggunaan ondansetron secara signifikan menurunkan kejadian hipotensi pada pasien - pasien dengan pembedahan non obstetri seperti pada pembedahan ekstremitas bawah atau pembedahan pada bagian perut bagian bawah. Sedangkan 4 artikel lainnya berdasarkan hasil uji statistik penggunaan ondansentron tidak signifikan dalam menurunkan angka kejadian hipotensi pada pembedahan yang diinduksi dengan spinal anestesi pada pembedahan section caesarea. Kesimpulan: pemberian ondansetron pre induksi spinal anestesi tidak signifikan dalam mencegah terjadinya hipotensi tetapi dapat diberikan guna mengurangi angka kejadian pemberian efedrin. Kata kunci: Ondansetron, Anestesia, Spinal, Hipotensi ABSTRACT Spinal anesthesia is one type of regional anesthesia that is performed by injecting local anesthetic drugs into the subarachnoid space and is an effective technique in surgical procedures on the lower extremities and lower abdomen. Appropriate intervention in the prevention and treatment of hypotension is one of them by offering ondansetron. The aim of this study is to describe the use of ondansetron in preventing hypotension in spinal anesthesia. The electronic databases used were PubMed and Cochrane, from 2016 to 2021 and 6 journals were found that met the inclusion criteria. The results of a review of 6 articles, 2 articles showed that the use of ondansetron significantly reduced hypotension in patients with non-obstetric surgery such as lower extremity or lower abdominal surgery. While the other 4 articles based on the results of statistical tests on the use of ondansetron were not significant in reducing the incidence of hypotension in surgery induced with spinal anesthesia in caesarean section surgery. Conclusion: Pre-induction of ondansetron for spinal anesthesia was not significant in preventing hypotension but could be given to reduce the rate of ephedrine administration. Keyword: Ondansetron, Anesthesia, Spinal, Hypotensia
Pengaruh Senam Lansia terhadap Keseimbangan Tubuh pada Lansia Elfi Aprilia; Dwi Novitasari; Wilis Sukmaningtyas
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.862 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1014

Abstract

Lansia merupakan salah satu kelompok usia yang berisiko jatuh akibat adanya penurunan fungsi dalam tubuh, salah satu penyebab jatuh pada lansia karena adanya masalah gangguan keseimbangan. Gangguan keseimbangan yang terjadi pada lansia dapat diminimalisir dengan senam lansia, dimana hal tersebut dapat meningkatkan kekuatan otot lansia. Studi ini bertujuan guna menjelaskan pengaruh senam lanjut usia terhadap keseimbangan badan pada lanjut usia. Metode penelitiannya secara deskriptif, yang menggunakan desain literatur review. Untuk mencari jurnal dengan menggunakan 3 database jurnal yaitu google scholar, science direct, dan pubmed. Berdasarkan artikel yang dikumpulkan didapatkan jurnal yang sesuai dengan inklusi peneliti berasal dari Negara Indoesia dan India. Hasil tinjauan literatur diketahui dari 9 jurnal dapat diambil kesimpulan bahwa 100% (9 jurnal) menunjukkan terdapat pengaruh senam dan latihan gerak terhadap keseimbangan pada lansia.
Gambaran Kejadian Hipotermia pada Pasien Sectio Caesarea Pasca Anestesi Spinal di Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Ummu Hani Purbalingga Fitrianingsih Fitrianingsih; Wilis Sukmaningtyas; Martyarini Budi Setyawati
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.327 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1016

Abstract

Pembedahan Sectio Caesarea (SC) menjadi salah satu kejadian prevalensi yang meningkat di dunia. Menurut Obstetric Anesteshia Guidelines merekomendasikan teknik anestesi spinal pada pembedahan SC. Salah satu efek dari anestesi spinal yaitu hipotermia. Tindakan anestesi sebagian besar dapat mempengaruhi kontrol suhu inti dan dapat menghambat respon thermogulasi terhadap dingin pada vasokonstriksi. Obat anestesi juga dapat menyebabkan vasodilatasi dimana mekanisme ini yang bertanggung jawab dalam mengatur redistribusi. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran kejadian hipotermia pada pasien SC pasca anestesi spinal di RSIA Ummu Hani Purbalingga. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukan usia responden rata-rata antara usia 20-35 tahun sebanyak 81,7% hipotermia ringan, > 35 tahun 21,1% hipotermia sedang, intake cairan operasi yang diberikan pada responden >1500 ml sebesar 100% hipotermia ringan dan sedang 100%, lama operasi 1-2 jam jam sebaanyak 58,3% hipotermia ringan, jumlah perdarahan >300 ml sebesar 86,8% hipotermia sedang. Hipotermia terjadi akibat efek obat anestesi yanga diberikan dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor usia, intake cairan operasi, jumlah perdarahan, paparan suhu ruang operasi dan lamanya operasi dapat mempengaruhi lamanya efek anestesi yang diterima.
Hubungan Lama Operasi dengan Kejadian Early Post Operative Nausea And Vomiting (PONV) Post Spinal Anestesi pada Pasien Sectio Caesarea Restu Pujianto; Wilis Sukmaningtyas; Ikit Netra Wirakhmi
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.328 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1021

Abstract

Early Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) adalah mual dan atau muntah pascaoperasi yang timbul pada 2-6 jam setelah pembedahan. Lamanya operasi dapat meningkatkan kemungkinan PONV karena pasien tidak dapat memposisikan diri akibat anestesi dan terjadi blokade neuromuskular. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan lama operasi dengan kejadian Early PONV post spinal anestesi pada pasien sectio caesarea di Rumah Sakit Bunda Palembang. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dan desain menggunakan pendekatan cross sectional. Tehnik sampling dengan purposive sampling sebanyak 77 pasien sectio caesarea. Data diambil dengan melihat rekam medis dan wawancara langsung pada pasien. Hasil uji statistik Fishers Exact diperoleh nilai p value 0,048. Dikarenakan nilai p value ≤ 0,05, sehingga Ho ditolak berarti ada hubungan lama operasi dengan kejadian early PONV post spinal anestesi pada pasien post sectio caesarea di ruang Operasi Rumah Sakit Bunda Palembang Tahun 2022
Co-Authors Abdurrohman Rasyid Achmad Fadilah, Rizal Adiratna Sekar Siwi Adriani, Prasanti Adriyani, Fauziyah Hanum Nur Afrilya, Tiara Octa Agustriliani, Ricke Pramesti Alfarizi, M Rizqy Diaz Alifa, Fhadilah Putri Syiva Alifiani, Azizah Putri Amin Susanto Apriyanti, Meli Ardan, Achmad Area Dhiatamaa, Sketsa Areksah, Recy Asmat Burhan Assyifa, Ibnu Ayunda Frisqi Herlianingsih Azizah, Wafa Nur Bisma Yudha, Magenda Burhan, Asmat Danang Tri Yudhono Dea Oktria Nur Dedi, Dedi Irawan Depi Anggara Devi Ratna Puspitasari Dewi, Hefty Kusuma Didik Dhani Irawan Dwi Atika Safitri Dwi Novitasari Dwi Septi Wulandari Dwi Wahyuni Dzuhuri, Muh Adnan Elfi Aprilia Farhan Fawwaz Fauzi, Rizki Febriyanti, Vivin Dwi Feti Kumala Dewi Firdaus, Eza Kemal Fitrianingsih Fitrianingsih Gita Afriyani R Gulo, Sinansari Hanum NA, Fauziah Hapsari, Amelya Prabawati Hendrila, Salsabila Putri Hidayat, Ariani Putri Hikmal Akbar Hikmanti, Arlyana Hilda Nesa Dwiningrum ibadillah yusmana Ibrahim, Nawal Iis Setiawan Ikhwan Yuda Kusuma Irawan, Didik Dhani Juarsa, Salsabila Saila Karmana, Dede Kemal Firdaus, Eza Linda Yanti Made Suandika Madyo Maryoto Madyo Maryoto Magenda Bisma Yudha Marfuatus Solikhah Maria Paulina Irma Susanti Mariah Ulfah Martyarini Budi Setyawati Maya Safitri Maya Safitri Mixrova Sebayang, Septian Muhammad Def Muhammad Pandu Wira Sena Isnantopo, Noor Narendra, Gangsar Haryo Nika, Fifi Sephia Nofyanto, Deden Noor Rochmah Ida Ayu TP Novita Sari Nur Ardiyani, Fauziah Hanum Nur Wahyuni Nuraeni Nuraeni Nurinnisa Shiddiqiyah Nurjanah, Dilla Ainun Ocha Rajabia Rahmah Pramudya Gurensky, Ganea Rada, Muh Husein Rahmanto, Edwin Teguh Rahmat Danus Ramlan Ramlan Refa Teja Muti Reni Dwi Setyaningsih Restu Pujianto Retno Kristanti Retno Monicha Sari Ria Anggrina Ricky Irawan Riski Ardi Saputro Riski Saputra Risky Hidayat Riyan Makhfudin Rizkiaturrahma, Farah Rizqi Nur Azkiyah Roro Lintang Suryani S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sahrani, Atifah Syifa Sari, Finda Antika Savitri, Nurmalita Ayu Sekar Pertiwi Sekar Siwi, Adiratna Septian Mixrova Sebayang Setyawati, Martyarini Budi Shiddiqiyah, Nurinnisa sinta desiyanti Sintya Dwi Utami Siti Haniyah Siti Robi'ah Yuniatun Sri Rahayu Sri Wahyuni Suci Khasanah suci khasanah Sugiharti, Rosi Kurnia Sulistianingrum, Andini Suryo Ediyono Susanto, Amin Susilo Rini Thopan Heri Wibowo Tin Utami Tin Utami Tophan Heri Wibowo Tophan Heri Wibowo Tri Sumarni Tri Sumarni Triyudono, Danang Ulfah , Mariah Wahyu Dwi Rahmawati Wahyu Hidayat Wahyuni, Tika Wasis Eko Kurniawan Wibowo, Tophan Heri Wijaya, Aditya Windiarti, Prahesti Anita Wirakhmi, Ikit Netra Wulandari, Dwi Septi Yanrin, Adzana Salsabila Nezga Pratama Yantoro, Awal Tunis Yudha, Magenda Bisma Yudono, Danang Tri Yunita Bonis Zidan, Fahmi