Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENYULUHAN KEMAMPUAN PIRANTI KEBAHASAAN GURU SMP/MTS DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS TEKS DI KOTA MATARAM Sukri Sukri; Burhanuddin Burhanuddin; Aswandikari Aswandikari; Nasaruddin Ali
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.749 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v5i1.3161

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat (abdimas) ini berisi tentang cara mengatasi ketidakmampuan guru bahasa Indonesia SMP/MTs di Kota Mataram dalam penggunaan piranti kebahasaan dan tujuan sosial teks teks anekdot dan teks eksposisi. Kaitan dengan hal tersebut telah dilakukan penyuluhan tentang jenis dan pemakaian piranti kebahasaan serta tujuan sosial teks anekdot dan teks eksposisi, pada 7 September 2021 bertempat di SMPN 3 Mataram. Kegiatan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan dengan metode koordinasi, koordinasi, komunikasi, presentasi, diskusi, dan unjuk kerja. Pada tahap persiapan telah dilakukan kegiatan koordinasi dengan pihak sekolah, penyiapan tempat dan fasilitas kegiatan, koordinasi dengan peserta kegiatan (melibatkan 30 guru bahasa Indonesia), serta penyiapan bahan penyuluhan (piranti kebahasaan dan tujuan sosial teks anekdot dan eksposisi). Kegiatan pelaksanaan merupakan kegiatan inti berupa penyampaian materi penyuluhan yang mencakup piranti kebahasaan dan tujuan sosial teks anekdot dan teks eksposisi. Bahwa piranti kebahasan yang belum optimal dikuasai untuk teks anekdot adalah keterangan waktu, kata kerja material, kata penghubung/konjungsi kronologis dan konjungsi penerang/penjelas (konjungsi intrakalimat: karena, tanpa, seperti, yang, antarkalimat: dia, nya, serta antara kalimat: sedangkan, lalu, setelah. Untuk teks eksposisi, piranti kebahasaan yang belum optima; dikuasai adalah penggunaan pronominal (-nya, ia, dia, kamu), penggunaan leksikal (verba, ajdektiva, advervia/keterangan), dan penggunaan konjungsi. Tujuan sosial teks anekdot adalah menceritakan beragai reaksi emosional dalam sebuah cerita dan struktur teksnya meliputi pengenalan/orientasi, masalah/komplikasi, reaksi. Adapun teks eksposisi memiiki tujuan sosial mendebat suatu sudut pandang dan memiliki struktur: tesis, argumentasi, reiterasi (pernyataan ulang tesis dengan pernyataan lain).
Kata-Kata Baru Bahasa Indonesia pada Masa Pandemi Covid-19 Nurjanah Nurjanah; Muhammad Sukri; Burhanuddin
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.171 KB) | DOI: 10.29303/kopula.v2i1.2095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kata-kata baru bahasa Indonesia pada masa pandemi virus Corona (COVID-19). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dimana hasil analisisnya diuraikan dengan kata-kata melainkan bukan dalam bentuk angka. Secara metodologis penelitian ini menggunakan metode simak, sedangkan analisis data menggunakan metode padan intralingual. Data dalam penelitian ini bersumber dari fakta kebahasaan yang berkaitan dengan pandemi Covid-19. Hasil penelitian menemukan bahwa sebagian besar istilah kata-kata baru yang ada masih berupa bahasa asing, hampir semua istilah sudah dipadankan atau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dan masih ada beberapa istilah atau kata-kata yang belum dimengerti secara luas oleh masyarakat
Tindak Tutur Asertif Gubernur Nusa Tenggara Barat Pada Media Sosial Instagram @Zulkieflimansyah Imamul Haramain; Sukri Sukri; Burhanuddin Burhanuddin
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i2.47331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan jenis tindak tutur asertif Gubernur Nusa Tenggara Barat pada media sosial Instagram @Zulkieflimansyah serta kecendrungan penggunaanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan secara tertulis pada caption akun Instagram @Zulkiflimansyah. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak, yakni teknik simak bebas libat cakap diikuti teknik sadap dan teknik lanjutan, yakni teknik catat, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan metode padan intralingual dan ekstralingual dengan teknik lanjutan, yaitu hubung banding menyamakan (HBS), hubung banding membedakan (HBB), dan hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP). Hasil penelitian ini menunjukan 23 jenis tindak tutur asertif yang digunakan yaitu; tindak tutur asertif „menyatakan‟ sebanyak 5 tuturan, tindak tutur asertif „memberitahukan‟ sebanyak 10 tuturan, tindak tutur asertif „menyarankan‟ sebanyak 2 tuturan, tindak tutur asertif „membanggakan‟ sebanyak 5 tuturan, tindak tutur asertif „mengeluh‟ sebanyak 1 tuturan dan tidak dijumpai tindak tutur asertif menuntut. Tindak tutur asertif yang sering digunakan adalah jenis tindak tutur asertif „memberitahukan‟.
Analisis Komparasi Buku Ajar Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas X Terbitan Swasta Pakar Raya Dan Yrama Widya Bukran Habibullah; sukri Sukri; Mahmudi Effendi
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v4i1.2721

Abstract

Buku ajar pelengkap mempunyai peran penting sebagai penunjang sumber materi. Oleh karena itu, setiap guru atau sekolah harus mampu menyeleksi buku ajar pelengkap yang sesuai dengan materi dan kurikulum yang berlaku, sehingga menunjang tercapainya standar kompetensi inti dan kompetensi dasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, dan grafis buku ajar pelengkap terbitan swasta Pakar Raya dan Yrama Widya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian kelayakan isi buku siswa bahasa Indonesia kelas X SMA/MA terbitan swasta Pakar raya karya Meita Sandra Santhi, Uti Darmawati, dan Anton Suparyanta jumlah persentase adalah 91%, sedangkan terbitan swasta Yrama Widya karya Yadi Mulyadi jumlah persentase adalah 95%. Kelayakan pola penyajian terbitan swasta Pakar Raya jumlah skor 95%, sedangkan terbitan swasta Yrama Widya jumlah skor 95%. Kelayakan kebahasaan terbitan swasta Pakar Raya jumlah skor 93%, sedangkan terbitan swasta Yrama Widya jumlah skor 95%. Kelayakan grafis terbitan swasta Pakar Raya dan terbitan swasta Yrama Widya sangat baik. Buku terbitan swasta Yrama Widya karya Yadi Mulyadi ini memiliki hasil skor lebih layak dibandingkan terbitan swasta Pakar Rama karya Meita Sandra Santhi, Uti Darmawati, dan Anton Suparyanta
Struktur dan Konjungsi Teks Editorial dalam Surat Kabar Lombok Post dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar di SMA Kelas XII Ghiat Aditiya Ramdani; sukri Sukri; Burhan Burhan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v4i2.2726

Abstract

Masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini yaitu struktur dan konjungsi teks editorial tajuk rencana pada surat kabar Lombok Post Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, Menurut Bogdan dan Taylor (dalam Basrowi dan Suwandi, 2008:1) berpendapat bahwa penelitian kualitatif adalah salah satu prosedur penelitian yang menganalisis data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati. Hasil penelitian, ditemukan adanya struktur dan penggunaan konjungsi pada teks editorial edisi desember 2021. Pada surat kabar edisi desember 2021 ditemukan bahwa terdapat struktur pengenalan isu, argumentasi, dan pernyataan ulang pendapat. Adapun penggunaan konjungsi pada surat kabar Lombok Post edisi desember 2021 terdapat penggunaan konjungsi intrakalimat sebanyak 101 hasil analisis pada 10 kolom opini surat kabar Lombok post, penggunaan konjungsi antar kalimat sebanyak 33 dari hasil analisis 10 tajuk rencana, dan penggunaan konjungsi antar paragraf sebanyak 33 dari hasil analisis analisis 10 tajuk rencana surat kabar Lombok post edisi desember 2021. Berdasarkan pada silabus bahasa Indonesia KD 3.6 menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial dan kompetensi dasar 4.6 merancang teks editorial dengan memerhatikan struktur dan kebahasaan baik secara lisan dan tulisan. Maka, teks editorial surat kabar Lombok post sesuai menjadi acuan dan diimplimentasikan menjadi bahan ajar pada Sekolah Menengah Atas kelas XII
Kosakata Bahasa Gaul dalam Novel Dignitate dan Kaitannya dengan Pembelajaran Bahasa di SMA Tiara Putri Suciana; Saharudin Saharudin; Sukri Sukri
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v2i2.2734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsian bentuk-bentuk kosakata bahasa gaul dalam novel Dignitate karya Hana Margaretha, mengetahui fungsi dari bentuk-bentuk bahasa gaul di dalamnya, dan berupaya mengetahui relevansi bentuk-bentuk kosakata bahasa gaul dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk-bentuk kosakata bahasa gaul terdiri dari tiga belas kategori, namun dalam hasil penelitian ini ditemukan enam yaitu kategori adverbia, adjektiva, verba, fatis, pronominal, dan introgativa, (2) selanjutnya adalah fungsi dan konteks kosakata bahasa gaul yang ditemukan dalam penelitian ini, terdapat 5 kategori yaitu fungsi informatif, ekspresif, direktif, estetis, dan fatis, (3) relevansi bentuk-bentuk kosakata bahasa gaul dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII dapat dihubungkan dengan kurikulum 2013 dengan kompetensi isi dan kebahasa novel
Variasi Sosiolek dalam Isolek Mbawa di Kabupaten Bima Nurhayati Nurhayati; Sukri Sukri; Burhan Burhan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v2i1.2738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi sosiolek dalam isolek Mbawa di Kabupaten Bima. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode Observasi, rekam, transkripsi, terjemahan, dan dokumentasi. Adapun analisis deskriptif kualitatif dengan langkah identifikasi, klasifikasi dan interprestasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi sosiolek dalam isolek Mbawa di Kabupaten Bima. Berdasarkan jenis usia, berdasarkan strata pendidikan, dan kelas sosial dari para penuturnya seperti pada pemakaian kata kasama ‘sedang apa’ dan kancore ‘bersama’ yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘bersama’ pemakaian kedua bentuk tersebut komunikasi antara penutur muda dengan lawan tutur sebaya, pemakaian kata maita ‘ayo kesini’ dan maio ‘ayo kesini’ yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘ayo kesini’ pemakaian kedua bentuk tersebut komunikasi antara penutur tua dengan lawan tutur muda, dan Pemakaian kata iyota ‘iya’ dan iyora ‘iya’ yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘iya’ pemakaian kedua bentuk tersebut komunikasi antara penutur berpendidikan menengah keatas dengan lawan tutur berpendidikan menengah ke bawah
KESALAHAN PENGGUNAAN AFIKSASI DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM: KAJIAN MORFOLOGIS Nia Agustina; Mahsun Mahsun; Muhammad Sukri
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 22 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v22i1.7257

Abstract

This study investigates the inaccuracy of utilizing affixes on Instagram social media based on morphological investigations. This is a qualitative study based on normative norms derived from conventional Indonesian grammar. The data in this study are attached words that exhibit abnormalities in their use on the Instagram social media platform. This study’s data collection method includes observation, documentation, and notes. Furthermore, the data analysis method employs the intralingual equivalent method. Based on data analysis, this study’s findings reveal errors in afiixation process, including prefixation, suffixation, and confixation errors. On prefixation errors, there are prefix errors {m??-}, prefix errors {p??-}, prefix errors {p?r-}, prefix errors {b?r-}, and prefix errors {t?r-}. Then the problems in suffixatiion include faults in the suffixes errors {-in}, suffixes errors {-an}, suffixes errors {-kan}, and suffixes errors {-i}. Meanwhile, confixation errors were founded confix errors {k?-an} and confix errors {p??-an}.
Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Melalui Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah di SMP Negeri 2 Gunungsari Muhammad Hamdi; Mahsun Mahsun; Muhammad Sukri
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 8, No 1: January 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v8i1.13358

Abstract

This study aims to describe the ability to write expository texts through a problem-based learning approach at SMP Negeri 2 Gunungsari. This type of research is descriptive research by describing existing learning activities especially related to the problem-based learning process in students' ability to write exposition texts. In this descriptive analysis, it is described about analyzing and designing problem-based learning, implementing the learning process along with learning outcomes in the form of students' ability to write exposition texts. From the results of research and analysis of data on writing exposition texts, it was found that the aspect of writing content in writing exposition texts was still at a moderate level, which was quite evident from 13 students having scores between 17-21, aspects of student organization assessed with CK (good enough), vocabulary aspects with scores between 14-17 was obtained by 10 students with CK scores or good enough, aspects of students' use of language on fairly good abilities (CB) and mechanical aspects had a range of values from 2-5. As many as 15 students scored a very good perfect mechanical aspect (SBS) from the writing they had made. The assessment of the ability to write expository texts is based on five aspects assessment guidelines that have been prepared. Each consists of a range of values with the designation of very good perfect (SBS), pretty good (CB), moderate enough (SC), and very poor (SK). This mention certainly has several indicators that must be achieved.
MENUJU PENINGKATAN KESEJAHTERAAN EKONOMI: MENGGALI PERAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH Andriansyah, Andriansyah; Sukri, Muhammad; Nirwana, Nirwana
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah Vol. 3 No. 2 (2024): JIEMAS: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jiemas.v3i2.52

Abstract

Economic empowerment through Sharia micro-institutions constitutes a crucial aspect of national economic development and growth. Providing Sharia-compliant financial institutions that offer financing to community enterprises based on profit-sharing principles is a key strategy in achieving economic self-sufficiency. This study aims to delve into the role of Sharia financial institutions in bolstering community economic empowerment, particularly in rural areas. Employing a descriptive qualitative method with a library research approach, this research uncovers that Sharia financial institutions serve as crucial entities in furnishing various facilities and products to rural communities for financing their informal sector businesses, adhering to Sharia principles. The evolution of Sharia financial institutions fosters economic self-reliance among rural communities, consequently impacting national economic development and growth. The involvement of Sharia financial institutions in community economic endeavors, particularly in fostering the economic independence of rural communities, encompasses asset transfers, transactions, liquidity management, and enhancing efficiency. The existence of Sharia financial institutions serves as a catalyst for rural communities to enhance the productivity of their businesses, thereby facilitating community economic empowerment and actualizing community welfare as an integral part of the national economic development strategic blueprint