Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EDUKASI MANFAAT DONOR SERTA PEMERIKSAAN KESEHATAN CALON DONOR Auliya, Qurrotu A'yuni; Priyatno, Djoko; Surati, Surati; Widodo, Widodo
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.6849

Abstract

Jumlah pendonor darah di Indonesia relatif rendah yaitu 250 ribu, hal ini tidak sebanding dengan populasi di Indonesia. Menunjukan kurangnya kesadaran pada pendonor darah sukarela di kalangan masyarakat. Pemaparan donor darah merupakan sarana penting untuk pola hidup sehat dan memiliki kontribusi yang penting bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Kelurahan Bangetayu Wetan Kecamatan Genuk Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah. Pengetahuan masyarakat mengenai donor darah mampu berpengaruh terhadap sikap untuk kesediaan menjadi pendonor darah. Keterbatasan jumlah pendonor disebabkan pengetahuan yaitu manfaat pentingnya donor darah yang kurang dan tidak adanya informasi tentang donor darah. Metode yang dilakukan adalah dengan cara penyuluhan edukasi dan skrining pemeriksaan kesehatan. Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan tentang edukasi donor darah melalui pre test dan post test. Skrining kesehatan masyarakat setelah sesi penyuluhan berakhir. Hasil penyuluhan terdapat peningkatan pemahaman peserta manfaat donor darah dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan dari 84,58 point menjadi 90 point. Skrining kesehatan calon donor yaitu pada pemeriksaan tekanan darah terdapat normal 7 responden (28%), pre hipertensi 12 responden (48%), stage 1 hipertensi 1 responden (4%), dan stage 2 hipertensi 5 responden (20%). Pemeriksaan kadar Hemoglobin terdapat kadar hemoglobin yang normal (12.5-17.0 gr/dL) sebanyak 21 responden (84%), kemudian terdapat kadar Hemoglobin yang tidak normal (<12.5 gr/dL) sebanyak 4 responden (16%).
Prevalensi Kristal Urin Pada Pasien Prolanis Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Bangetayu Purlinda, Devi Etivia; Setyaji, Yoki; Widodo, Widodo; Surati, Surati
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 3 (2023): Volume 14 No. 3 (2023)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v14i3.932

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan faktor risiko penyebab nefrolitiasis. Pasien mengalami hiperglikemia kronis akibat kelalaian kontrol kadar glukosa yang buruk yang akan memicu Urolithiasis. Gangguan amoniagenesis di ginjal mengakibatkan derajat keasaman urin menurun dan memicu pembentukan kristal urin sehingga prevalensi kristal urin lebih banyak pada pasien Diabetes daripada nonDiabetes. Pemeriksaan kristal urin bermanfaat untuk skrining urolithiasis, maka gangguan fungsi ginjal akut atau kronis yang terkait dengan presipitasi kristal di bagian intrarenal pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dapat dicegah. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik dan prevalensi kristal urin pada pasien Prolanis DM tipe 2 di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. Jenis Penelitian adalah observasional analitik dengan desain studi kasus kontrol. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 orang diambil dengan metode total sampling 1:1 berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kristal asam urat kelompok kasus sebanyak 10 orang (25%) dan kontrol 17 orang (42,5%), kristal amorf kelompok kasus sebanyak 4 orang (10%) dan kontrol 24 orang (60%) dan kristal oksalat kelompok kasus sebanyak 11 orang (27,5%) dan kontrol 13 orang (32,5%). Prevalensi kristal urin pada pasien prolanis Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Bangetayu lebih sedikit menunjukkan adanya kristal urine dibandingkan dengan kelompok kontrol Non-Diabetes Melitus Tipe 2.