Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

FAKTOR RISIKO KANKER PAYUDARA PADA WANITA USIA PRODUKTIF DI RSD K.R.M.T WONGSONEGORO SEMARANG dewi, nasywa laksita; Surati, Surati; Armalina, Desy
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3521

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker penyebab utama kematian pada wanita. Berdasarkan data Global Burner Of Cancer (GLOBOCAN) pada tahun 2020, terdapat 68.858 kasus baru di Indonesia dan lebih dari 22.000 kematian. Penyakit ini berkembang secara perlahan dengan berbagai faktor risiko seperti usia, usia menarche, usia melahirkan, penggunaan alat kontrasepsi hormonal, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, gaya hidup dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya faktor risiko kanker payudara pada wanita usia produktif (15–59 tahun) di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Pendekatan secara kualitatif dengan metode penelitian deskriptif berdasarkan pengumpulan data sekunder berupa catatan rekam medis di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Sampel yang diambil sebanyak 100 pasien kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berada dalam kelompok usia produktif (87%), mengalami menarche dini (< 12 tahun) sebesar (3%), riwayat melahirkan pada usia produktif (89%), menggunakan kontrasepsi hormonal (56%), seluruh pasien tidak memiliki kebiasaan merokok (100%), usia menarche dengan penggunaan alat kontrasepsi hormonal (67%) dan rentang usia produktif saat pertama terdiagnosa dengan penggunaan alat kontrasepsi hormonal (52%). Kesimpulan dari hasil penelitian ini faktor risiko usia saat terdiagnosis, usia melahirkan, serta penggunaan alat kontrasepsi hormonal menunjukkan adanya faktor risiko. Namun, tidak ditemukan adanya faktor risiko pada kebiasaan merokok dan usia menarche.
Prevalensi Kristal Urin Pada Pasien Prolanis Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Bangetayu Purlinda, Devi Etivia; Setyaji, Yoki; Widodo, Widodo; Surati, Surati
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 3 (2023): Volume 14 No. 3 (2023)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v14i3.932

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan faktor risiko penyebab nefrolitiasis. Pasien mengalami hiperglikemia kronis akibat kelalaian kontrol kadar glukosa yang buruk yang akan memicu Urolithiasis. Gangguan amoniagenesis di ginjal mengakibatkan derajat keasaman urin menurun dan memicu pembentukan kristal urin sehingga prevalensi kristal urin lebih banyak pada pasien Diabetes daripada nonDiabetes. Pemeriksaan kristal urin bermanfaat untuk skrining urolithiasis, maka gangguan fungsi ginjal akut atau kronis yang terkait dengan presipitasi kristal di bagian intrarenal pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dapat dicegah. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik dan prevalensi kristal urin pada pasien Prolanis DM tipe 2 di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. Jenis Penelitian adalah observasional analitik dengan desain studi kasus kontrol. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 orang diambil dengan metode total sampling 1:1 berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kristal asam urat kelompok kasus sebanyak 10 orang (25%) dan kontrol 17 orang (42,5%), kristal amorf kelompok kasus sebanyak 4 orang (10%) dan kontrol 24 orang (60%) dan kristal oksalat kelompok kasus sebanyak 11 orang (27,5%) dan kontrol 13 orang (32,5%). Prevalensi kristal urin pada pasien prolanis Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Bangetayu lebih sedikit menunjukkan adanya kristal urine dibandingkan dengan kelompok kontrol Non-Diabetes Melitus Tipe 2.
PENGARUH PERSEPSI PESERTA DIDIK MENGENAI MEDIA SOSIAL TERHADAP SIKAP TOLERANSI Surati, Surati; Utami, Ichwani Siti
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 Maret 2018
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v5i1.y2018.p85-96

Abstract

Belakangan ini, media sosial berkembang semakin masif dan digunakan oleh semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Kehadirannya, telah mempengaruhi aktivitas, sikap, dan perilaku manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh persepsi peserta didik mengenai media sosial terhadap sikap toleransi dengan studi korelasi di SMA Bakti Idhata Cilandak Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei melalui analisis korelasi yakni melihat variabel-variabel yang akan diteliti. Hasil penelitian menemukan bahwa tidak ada pengaruh yang positif dan signifikan antara persepsi peserta didik mengenai media sosial terhadap sikap toleransi. Maka, dapat diinterpretasikan bahwa perubahan pada sikap toleransi tidak terpengaruh dari persepsi peserta didik mengenai media sosial.