Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Health Care Media

GAMBARAN PEMERIKSAAN CERVICAL RIGHT POSTERIOR OBLIQUE MENGGUNAKAN CENTRAL RAY TEGAK LURUS DAN 15O CHEPALAD PADA KASUS CERVICAL ROOT SYNDROME Sri Sugiarti
Health Care Media Vol 3 No 5 (2019): JURNAL HEALTH CARE MEDIA
Publisher : ITKM WIDYA CIPTA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70633/2721-6993.213

Abstract

Cervical Right Posterior Oblique radiographic examination technique is one of the examination techniques that aims to determine the overall picture of cervical anatomy, one of the most common cases in cervical patients is cervical root syndrome. Cervical root syndrome is a condition caused by irritation or suppression of nerve roots. The choice of central ray by cornering an x-ray tube or horizontally perpendicular to working on an examination is very important to the results of the examination. The research was carried out at the Radiology Installation in the general hospital area of Dr.R. Soedarsono Pasuruan. In this study several preparations were made to support cervical examination with a central ray of 15 ° cephalad and perpendicular central ray in patients with cervical root syndrome. In this study the tools that will be used as supporting examinations include X- ray planes, Cassettes (Computer Radiography Image Plate), Image plate readers, and Laser printers. In the cervical RPO (Right Posterior Oblique) radiographic examination using a 15 ° cephalad angle, the results of the intervertebral foramen radiograph appear clearer and longer. While the radiographic examination without angulation shows that the results of the intervertebral foramen radiograph are more narrow.
ANALISA KEBUTUHAN RADIOGRAFER MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD INDICATORS STAFFING NEED DI INSTALASI RADIOLOGI RS BHAYANGKARA HASTA BRATA BATU Dessy Ramadhani; Sri Sugiarti
Health Care Media Vol 8 No 1 (2024): JURNAL HEALTH CARE MEDIA
Publisher : ITKM WIDYA CIPTA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70633/2721-6993.242

Abstract

Analisa beban kerja adalah upaya menghitung beban kerja pada satuan kerja dengan cara menjumlah semua beban kerja dan selanjutnya membagi dengan kapasitas kerja perorangan persatuan waktu. Beban kerja adalah banyaknya jenis pekerjaan yang harus diselesaikan oleh tenaga kesehatan profesional dalam satu tahun dalam satu sarana pelayanan kesehatan. Workload Indicators Of Staffing Need (WISN) adalah suatu metode perhitungan kebutuhan SDM kesehatan pada tiap unit kerja di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja radiografer di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu dengan menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Desain penelitian ini menggunakan desain analisa deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu penelitian dengan memperoleh data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang di angkakan. Variabel dalam penelitian ini yaitu Perhitungan beban kerja radiografer. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa beban kerja radiografer di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu yang dihitung dengan menggunakan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) yaitu 3.672,33266 pemeriksaan/tahun atau 306,027 pemeriksaan /bulan atau 10,20 pemeriksaan/hari dan perhitungan untuk menyelesaikan 5.654 pemeriksaan dibutuhkan 1,59 (dibulatkan 2) tenaga kerja.
KEAMANAN SIBER DALAM PICTURE ARCHIVING COMMUNICATION SYSTEM (PACS) PADA SISTEM INFORMASI RADIOLOGI Kus Endah Aryati; Sri Sugiarti
Health Care Media Vol 8 No 2 (2024): JURNAL HEALTH CARE MEDIA
Publisher : ITKM WIDYA CIPTA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70633/2721-6993.254

Abstract

Picture Archiving Communication System (PACS) merupakan sistem penting dalam sistem informasi radiologi yang menyimpan dan mengelola gambar medis digital. Keamanan siber PACS menjadi krusial karena menyimpan data sensitif pasien dan rentan terhadap serangan siber. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang cybersecurity dalam PACS pada sistem informasi radiologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, artikel, dan situs web terpercaya. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa terdapat berbagai ancaman siber yang dapat menyerang PACS, seperti malware, ransomware, dan serangan phishing. Dampak dari serangan siber pada PACS dapat mengakibatkan kebocoran data pasien, gangguan layanan, dan kerusakan data. Pembahasan dalam karya tulis ini meliputi: Definisi dan arsitektur PACS Ancaman siber yang dihadapi PACS, dampak serangan siber pada PACS, upaya pencegahan dan penanggulangan serangan siber pada PACS. Cybersecurity dalam PACS merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan untuk melindungi data pasien dan menjaga kelancaran layanan radiologi. Penerapan kontrol keamanan yang memadai dan edukasi pengguna yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan PACS.