Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pentingnya Meningkatkan Kecerdasan Sosial Emosional Pada Anak Usia Dini Sevi Triana, Rizki; Winnuly, Winnuly; Susanti, Tri
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v8i1.1645

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya manusia yang tingkat kecerdasannya baik tetapi kecil kemungkinannya untuk mencapai kesuksesan dalam hidup, hal ini disebabkan karena faktor kecerdasan sosial dan emosional, banyak orang yang kecil kemungkinannya untuk mencapai kesuksesan dalam hidup. mengendalikan dorongan hati, kurang mampu mengelola stres dengan baik, kurang mampu berkomunikasi dengan baik, kurang mampu mengenali dan memecahkan masalah, kurang mampu beradaptasi, dan lain-lain, maka dari itu perlu dilaksanakan kajian dengan kasus menggunakan beberapa contoh sebagian orang yang akan melaksanakan proses pendidikan anaknya. Survey yang dilaksanakan para peneliti serta mengajukan pertanyaan kepada masyarakat terdekat dan banyak tanggapan yang bermacam-macam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang dipadukan dengan sebuah tekhnik penelitian dokumen, dengan tujuan mencapai hasil penelitian yang diinginkan,. Hasil dari penelitian ini telah membantu memperoleh fenomena dan data yang menunjukkan dengan adanya lembaga pendidikan prasekolah sangat penting dalam merangsang berkembangnya potensi terpendam anak, khususnya aspek tumbuh kembang anak, salah satunya adalah sebuah perkembangan emosi dan sosial anak khususnya anak usia dini.
Pemanfaatan PhET interactive simulation sebagai sumber belajar ilmu pengetahuan alam di sekolah menengah pertama Noverma, Noverma; Perawati, Perawati; Susanti, Tri
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025377jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan PhET Interactive Simulation sebagai sumber belajar dalam pembelajaran IPA di tingkat SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru, dan kuesioner kepada siswa. Observasi dilakukan untuk mengamati interaksi siswa dengan simulasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Wawancara mengungkap manfaat dan tantangan penggunaan PhET, sementara kuesioner mengevaluasi pemahaman siswa sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PhET Interactive Simulation efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep IPA, seperti listrik statis, gaya, dan gerak. Simulasi ini memfasilitasi eksplorasi konsep-konsep abstrak melalui eksperimen virtual, meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran berbasis inkuiri. Analisis data juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi belajar siswa, yang merasa lebih tertarik dan terlibat dengan pembelajaran berbasis simulasi dibanding metode tradisional. Selain itu, kolaborasi dalam kelompok kecil selama eksplorasi simulasi memperkuat kemampuan diskusi dan kerja sama siswa. Dengan demikian, penggunaan PhET Interactive Simulation tidak hanya membantu pemahaman konsep tetapi juga membangun sikap positif siswa terhadap pembelajaran IPA. Penelitian ini mendukung integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan sains.
Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Terhadap Keterampilan Critical Thinking Matematis Materi Fungsi Ditinjau dari Kemampuan Awal Siswa Susanti, Tri; Jamilah, Jamilah; Ardiawan, Yadi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i2.814

Abstract

This research aims to improve students' critical thinking or critical thinking skills which are divided into three levels, namely students who have high level, medium level, and low-level critical thinking through the application of the Learning Cycle 5E learning model in class X. This research is quasi-experimental research namely the development of true experimental design with Nonequievalent control group design research design through Posttest-Only Control Design carried out at Sukake 1 Public High School. The sample selected used Cluster random sampling, namely class X MIA 1 which was used as the experimental class. Data collection was carried out by trial at SMA Negeri 2 Menyuke followed by research school at SMA Negeri 1 Menyuke using the Learning Cycle 5E learning model and post-test final test to determine students' mathematical critical thinking skills at high, medium, and low levels, interviews to find out student responses regarding the results of the answers. The t-test results for both normal and homogeneous distributions obtained a significance value (2-tailed) = 0.031 < 0.05 with the decision H_1 being accepted. It was proven that there was a significant difference between the learning outcomes in the control class and the learning outcomes of students in the experimental class. Descriptively, students show improvement. Students also experienced quite good improvement. So, it can be concluded that the Learning Cycle 5E learning model provides an increase in critical thinking skills
IMPLEMENTASI K-MEANS  : SEBUAH STUDI LITERATUR Susanti, Tri; Meliza, Oktin
Jurnal Informatika Vol. 1 No. 01 (2024): Jurnal Informatika (Juri)
Publisher : Al Ihsan Smart Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami topik riset yang tren tentang implementasi K-means. K-Means adalah metode untuk mengkategorikan atau pengelompokan sekelompok objek sesuai dengan atribut yang sama ke dalam sejumlah grup atau jumlah bilangan bulat positif. Beberapa studi yang relavan  dikumpulkan, diekstraksi, dan disintesis melalui metode Sistematic Literature Review (SLR). Penelitian ini juga memaparkan  tahapan metode penelitian, seperti proses pencarian, kriteria inklusi dan eksklusi, penilaian kualitas jurnal, dan analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukan  adanya sejumlah jurnal  yang relavan dengan topik penelitian dan memenuhi kteria kualitas. Jurnal-jurnal tersebut mencangkup baerbagai bidang, seperti luas lahan, dan hasil panen. Penelitian memberikan pemahaman yang mendalam tentang implementasi K-Means  yang di teliti melalui pengumpulan informasi yang terdokumentasi secara ilmiah.
Estimasi Produksi Kelapa Sawit PT. Arta Prigel Lahat Menggunakan Algoritma Deep Learning Susanti, Tri; Masdalipa, Risnaini
Digital Transformation Technology Vol. 6 No. 1 (2026): Periode Maret 2026
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v6i1.7807

Abstract

Permasalahan utama dalam produksi kelapa sawit di PT Arta Prigel Lahat adalah ketidakseimbangan antara hasil panen, luas lahan, dan jumlah tanaman, yang menyulitkan proses prediksi secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi produksi kelapa sawit di perusahaan tersebut dengan memanfaatkan algoritma deep learning, yaitu Recurrent Neural Network (RNN) dan Long Short-Term Memory (LSTM). Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan CRISP-DM, yang meliputi tahap pemahaman bisnis, pemahaman data, persiapan data, pemodelan, evaluasi, dan penyebaran. Data historis tahun 2022–2024 digunakan sebagai dasar analisis, dengan mempertimbangkan variabel seperti curah hujan, hari hujan, pemupukan rotasi 1 dan 2, luas lahan, jumlah tanaman, dan serangan hama. Evaluasi menggunakan metrik Mean Absolute Percentage Error (MAPE) menunjukkan bahwa model RNN memiliki nilai kesalahan sebesar 28,29% dengan estimasi produksi 11.293,25 kg, sedangkan model LSTM memiliki MAPE sebesar 16,27% dengan estimasi 17.503,60 kg. Hasil ini menegaskan bahwa model LSTM lebih unggul dalam mengenali pola jangka panjang dan menghasilkan prediksi yang lebih akurat, sehingga berpotensi menjadi alat bantu strategis dalam perencanaan produksi kelapa sawit yang adaptif, presisi, dan berbasis data.