Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Sekolah dan Profesionalisme Guru terhadap Kinerja Guru SMA Negeri Kabupaten Rembang Susanto, Aris; Juliejantiningsih, Yovitha; Maryanto, Maryanto
Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Publisher : PGRI Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51874/jips.v5i2.248

Abstract

This research is motivated by teachers who are required to have performance that is able to provide and realize the hopes and desires of all parties, especially the general public who trust schools and teachers in developing students. The formulation of the problem in this research is 1. Is there an influence of the principal's leadership on teacher performance in Rembang Regency State High School. 2. Is there an influence of school culture on teacher performance in Rembang Regency State High School 3. Is there an influence of teacher professionalism on teacher performance in Rembang Regency State High School 4. Is there an influence of principal leadership, school culture and teacher professionalism together on teacher performance at Rembang Regency State High School. The aim of this research is to analyze and explain: 1. The influence of the principal's leadership on the performance of Rembang Regency State High School teachers. 2. The influence of school culture on the performance of Rembang Regency State High School teachers. 3. The influence of teacher professionalism on the performance of Rembang Regency State High School teachers. 4 .The influence of principal leadership, school culture and teacher professionalism on the performance of Rembang Regency State High School teachers. The sampling technique was based on proportional random sampling with a total of 56 teachers. The approach used in this research is quantitative. with survey methods. This research is associative research with three independent variables, namely school principal leadership (X1), school culture (X2), teacher professionalism (X3) and one dependent variable, namely teacher performance (Y). The population in this study was all 566 State High School teachers in Rembang Regency. The sampling technique was based on proportional random sampling, totaling 85. The results of the research show that the principal's leadership has a significant effect on teacher performance with a score percentage of 88.37. School culture has a significant effect on teacher performance of 89.92. Teacher professionalism obtained a percentage score of 89.36 in the very high category. With this, the principal's leadership, school culture and teacher professionalism have a positive influence and have an important role in improving teacher performance at SMAN Rembang Regency
Sosialisasi Dampak Pernikahan Pada Usia Dini Adnan; La Jeti; Rachman Saleh; Tarno; Desti Ayu; Aris Susanto
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i1.2134

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat dan orang tua di desa bantea kabupaten buton tengah mengenai pernikahan dini yang merupakan fenomena sosial yang masih terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Fenomena ini memiliki dampak signifikan terhadap individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Mengkaji dampak pernikahan dini, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun psikologis. Dari segi kesehatan, pernikahan dini berisiko tinggi menyebabkan komplikasi pada kehamilan dan persalinan, serta gangguan kesehatan mental pada remaja yang terlibat. Secara pendidikan, pernikahan dini cenderung menghambat pencapaian pendidikan bagi perempuan, yang pada gilirannya membatasi peluang kerja dan meningkatkan ketimpangan gender. Dampak ekonomi yang ditimbulkan antara lain kesulitan finansial bagi pasangan muda, yang sering kali belum siap secara ekonomi untuk membangun keluarga. Secara psikologis, pernikahan dini dapat menyebabkan trauma, ketidakdewasaan emosional, dan masalah hubungan yang lebih kompleks di masa depan. Kegiatan ini menekankan perlunya pendekatan yang holistik dalam menangani pernikahan dini, dengan fokus pada pemberdayaan pendidikan, kesadaran kesehatan, dan kebijakan yang mendukung perlindungan anak dan remaja.
Pelatihan Pembuatan Game Edukasi Menggunakan Aplikasi Wordwall sebagai Media Pembelajaran di SD Negeri 1 Labalawa Unton, Ali Rahmat; Rizal, Rizal; Waly, Silvia Agnesi; Masdiana, Masdiana; Susanto, Aris; Sudiah, Lismawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25404

Abstract

Pada tahun 2022, pemerintah memberikan bantuan 10 unit chromebook kepada SD Negeri 1 Labalawa, namun belum banyak yang menggunakannya untuk pembelajaran. Sebagian guru SD Negeri 1 Labalawa yang telah mendapatkan pelatihan pembuatan media pembelajaran menggunakan PowerPoint. Media ini kurang interaktif untuk mendidik generasi yang sudah sangat melek gadget. Guru-guru yang belum mendapatkan pelatihan serupa dianggap mampu mengikuti perkembangan inovasi teknologi dan digitalisasi. Oleh karena itu, guru-guru SD Negeri 1 Labalawa perlu mendapatkan pelatihan pembuatan media pembelajaran yang lebih variatif dengan menggunakan platform digital dari yang sudah ada agar dapat memaksimalkan chromebook yang sudah ada. Salah satu Platform Digital Aplikasi Wordwall dapat dimanfaatkan dan dijalankan oleh guru untuk membuat game edukasi agar menjadi media pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan interaktif bagi siswa SD. Anak-anak gemar bermain game menggunakan gadget, sebagian besar aplikasi dari wordwall berpusat pada game yang menyenangkan dan menarik, oleh karena itu sangat tepat untuk pembelajaran di sekolah dasar. Kegiatan membuat media pembelajaran dengan wordwall merupakan program pelatihan dan pendampingan bagi guru. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah oleh pemateri kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan latihan membuat game edukasi sebagai media pembelajaran dengan wordwall secara berkelompok. Di akhir kegiatan pelatihan ini dilakukan presentasi kelompok terhadap media yang telah dibuat.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA MELALUI PENERAPAN METODE PERMAIAN SIMULASI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 65 BUTON Susanto, Aris; Lismawati Sudiah; Hanisu, Hanisu; Mirwan, Mirwan
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9774

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia melalui penerapan metode permainan simulasi pada Siswa kelas V SD Negeri 65 Buton. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 4 tahapan penelitian: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi, (4) Refleksi. Subjek penelitian ini sebanyak 15 siswa yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan melalui penerapan metode permainan simulasi dapat meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia pada Siswa kelas V SD Negeri 65 Buton. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata pra siklus sebesar 56,93 dan siklus I sebesar 70,93 meningkat pada siklus II menjadi 76,53 sedangkan persentase ketuntasan belajar pada pra siklus 26,67%, dan siklus I yaitu 66,67% meningkat pada siklus II menjadi 86,67%. Berdasarkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia dan ketuntasan belajar siswa maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode permainan simulasi dapat meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia dan juga berdampak positif terhadap ketuntasan belajar pada Siswa kelas V SD Negeri 65 Buton Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton.
PKM PENDAPINGAN PAUD HOLISTIK INTEGRATIF DI TK IT RUMAH ANAK SOLEH KABUPATEN BUTON Jeti, La; Tarno, Tarno; Susanto, Aris; Junaidin, Junaidin; Hartati, Hartati; Ervina, Evi
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i6.3066

Abstract

Community Partnership Program (PKM): Integrative Holistic PAUD Assistance aims to provide knowledge for teachers at Anak Soleh IT Kindergarten. Implementation of this service activity includes three stages, namely preparation, implementation and evaluation. At the implementation stage, the methods used include lectures, discussions, questions and answers. The needs of children do not only emphasize educational aspects, but also include aspects of nutritional services, health services, care and child protection. To implement this policy, the government continues to encourage and expand opportunities for the community to participate in developing early childhood education services through the establishment of various types of early childhood education units (PAUD). PAUD is held in two educational channels, namely formal and non-formal. To make this happen, an important role is played by parents, educators, legal practitioners, health and counselors as well as early childhood education staff. Based on the results of this activity, information was obtained that the problem faced was that parents and educators and educational staff did not fully understand the importance of Integrative Holistic PAUD (HI PAUD) so that there was no good collaboration between parents, schools and partners
The Meaning of Bhanti-Bhanti as Learning Media for Early Childhood in Wakatobi Udu, Sumiman; Jumaidin, La Ode; Ibrahim, Irianto; Marwati, Marwati; Susanto, Aris
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 25, No 2 (2023): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v25i2.24351

Abstract

The "lunga-lunga" tradition is a custom of putting a baby to sleep by lying on a pillow placed on the shins of the feet while chanting the traditional "bhanti-bhanti" as musical accompaniment. In this "bhanti-bhanti" text, the mother expresses all cultural values to her child. This research used an ethnographic paradigm to explore the education values and the cultural learning from the “bhanti-bhanti’ practiced in Wakatobi. Thus, data collection and processing were carried out using the principles of the ethnographic paradigm. It was found that this tradition is a custom of learning various cultural values that exist in the Wakatobi community. The teaching content consists of moral values, explaining history, and building hope for children. A mother creates sacred texts and simultaneously builds hope about the importance of education, including morals in the family, environment, and social life. Another lesson is to instill the value that "it is better to be hungry than to eat food that is not rightfully yours." Lastly, "bhanti-bhanti" in the "lunga-lunga" tradition teaches cultural values that can contribute to the formation of children from an early age. Tradisi “lunga-lunga” merupakan pranata menidurkan bayi dengan cara berbaring di atas bantal yang diletakkan di atas tulang kering kaki sambil melantunkan lagu adat “bhanti-bhanti” sebagai musik pengiringnya. Dalam teks “bhanti-bhanti” ini, ibu mengungkapkan segala nilai budaya kepada anaknya. Penelitian ini menggunakan paradigma etnografi untuk mengulas nilai Pendidikan dan pembelajaran budaya dari “bhanti-bhanti” yang diterapkan di Wakatobi. Dengan demikian pengumpulan dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan prinsip paradigma etnografi. Diketahui bahwa tradisi “lunga-lunga” merupakan tradisi pembelajaran berbagai nilai budaya yang ada pada masyarakat Wakatobi. Isi pengajarannya terdiri dari nilai-nilai moral, menjelaskan sejarah, dan membangun harapan bagi anak. Seorang ibu menciptakan teks-teks suci dalam waktu dan ruang yang sama, membangun harapan akan pentingnya pendidikan, termasuk akhlak dalam keluarga, lingkungan, dan kehidupan bermasyarakat. Hikmah lainnya adalah dengan menanamkan nilai bahwa “lebih baik lapar daripada makan makanan yang bukan haknya”. Terakhir, “bhanti-bhanti” dalam tradisi “lunga-lunga” mengajarkan nilai-nilai budaya yang dapat memberikan kontribusi dalam pembentukan anak sejak dini.
Pembentukan Perilaku Cinta Lingkungan pada Anak Usia Dini Adnan, Adnan; Jeti, La; Susanto, Aris; Tarno, Tarno; Fadillah Yamin, Kurnia; Suciyanti, Suciyanti
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1623

Abstract

Latar belakang penelitian ini yakni rendahnya kesadaran dan perilaku cinta lingkungan pada anak di TK Rumah Anak Sholeh Pasarwajo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana interaksi sosial dapat membentuk perilaku cinta lingkungan pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk perilaku dalam kegiatan cinta lingkungan antara lain: 1) keterlibatan guru, orang tua dan anak dalam merawat tanaman, 2) anak terbiasa memilah sampah organik dan anorganik, 3) anak belajar memilah sampah melalui permainan kartu bergambar dan bermain peran, 4) pemanfaatan media teknologi pendidikan yang kreatif dan menarik membantu anak memahami isu lingkungan secara konkret dan menyenangkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa melalui pendekatan kolaboratif dan penggunaan media edukatif dapat membantu pembentukan perilaku cinta lingkungan. Penelitian ini memberikan saran kepada sekolah untuk memanfaatkan media teknologi pendidikan sehingga bisa membantu anak menumbuhkan perilaku peduli lingkungan.
MODUL PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) BERBASIS ARDUINO SEVERINO Susanto, Aris
Jurnal Edukasi Elektro Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Edukasi Elektro, Volume 1, Nomor 2, 2017
Publisher : DPTE FT UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.626 KB) | DOI: 10.21831/jee.v1i2.17413

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk merancang dan membuat modul Programmable Logic Controller (PLC) menggunakan Arduino Severino dengan mikrokontroler ATmega8 sehingga hemat biaya. Metode yang digunakan adalah rancang bangun, yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: (1) analisis dan identifikasi kebutuhan, (2) perancangan alat, (3) pembuatan alat, dan (4) uji coba alat. Pengujian keseluruhan alat memiliki beberapa tahapan, yaitu: (1) pengujian rangkaian Arduino Severino, (2) pengujian modul masukan dan keluaran, (3) Pengujian menu intruksi pewaktu (timer), dan (4) Pengujian menu intruksi penghitung (counter). Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa: (1) Rangkaian Arduino Severino yang dipakai bekerja dengan baik, karena pin-pin Arduino Severino berfungsi ketika diberi logika 0 ataupun 1; (2) Modul masukan dan keluaran bekerja dengan baik, karena lampu mati ketika diberi logika 0 dan lampu menyala ketika di beri logika 1; (3) Menu intruksi pewaktu (timer) bekerja baik, karena pewaktu memiliki tingkat kesalahan  rata-rata 1,54%, melalui pengukuran dengan stopwatch; (4) Menu intruksi penghitung (counter) bekerja dengan baik, karenabekerja sesuai nilai masukannya. Kata kunci: arduino severino, diagram tangga, PLC
Penguatan Nilai-nilai Luhur Kerajaan Kesultanan Buton Pada Mahasiswa STKIP pelita Nusantara Buton Dalam Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Budaya Buton Susanto, Aris; Unton, Ali Rahmat; Sudiah, Lismawati; Wali, Silvia Agnesi; Nurkarimah, Rahmawati; Karim, Karim; Rizal, Rizal
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.486

Abstract

Guru ialah pembimbing, pengarah yang akan ditiru oleh peserta didik dalam segala aspek, baik itu aspek kognitif, afektif, mauupun psikomotoriknya. Oleh sebab itu, guru selalu dituntut untuk melakukan perbaikan-perbaikan demi mewujudkan output peserta didik yang berkualitas dan memiliki karakter yang maksimal. Salah satu proses perbaikan yang dilakukan, yaitu pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan melibatkan para calon guru masa depan. Materi pada kegiatan ini, yaitu Penguatan Nilai-nilai Luhur Kerajaan Kesultanan Buton Pada Mahasiswa STKIP Pelita Nusantara Buton Dalam Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Budaya Buton sebagai bekal.Adapun tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bahwa dengan mengetahui Sejarah dan peninggalan Kerajaan kesultanan Buton diharapkan kepada seluruh mahasiswa STKIP Pelita Nusantara Buton dapat memahami peran serta dan tanggung jawab sebagai seorang pendidik terutama pada pengembangan karakter peserta didik. Hal lain yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat kali ini bahwa saat ini perkembangan teknologi tidak bisa dielakan. Semakin kedepan semakin maju dan sangat pesat perkembangannya. Sehingga para calon guru harus dibekali pemahaman pendidikan karakter sebagai bekal untuk pelaksanaan pembelajaran dikelas.
Peningkatan Pemahaman Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran dengan Menggunakan Video Bagi Siswa SD Negeri Tomba Unton, Ali Rahmat; Waly, Silvia Agnesi; Susanto, Aris; Masdiana, Masdiana; Sudiah, Lismawati; Karim, Karim; Rizal, Rizal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era modern saat ini pendidikan perlu beradaptasi dengan perubahan pola pikir dan kebutuhan yang serba cepat, praktis, dan tepat. Kehadiran teknologi informasi mampu melayani kebutuhan tersebut. Teknologi informasi dan komunikasi berperan sebagai alat bantu pembelajaran melalui berbagai sarana komunikasi modern. Misalnya komputer, ponsel, surat elektronik (email), software belajar online, dan lain sebagainya. Proses pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan bisa dibangun dengan menghadirkan media pembelajaran dalam bentuk video (audio visual). Belajar melalui video akan memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, juga memudahkan peserta didik memahami konteks mata pelajaran. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri Tomba merupakan kegiatan kerjasama antara Guru SD Negeri Tomba bersama Dosen STKIP Pelita Nusantara Buton dalam rangka pengembangan profesionalisme guru di sekolah serta meningkatkan mutu sumber daya manusia di dunia pendidikan. Adapun metode penyampaian pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu sosialisasi dalam rangka meningkatkan pemahaman serta kesadaran terhadap profesionalitas guru pada peningkatan pemahaman teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran dengan menggunakan video. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu, 1) guru SD Negeri Tomba dapat memahami peningkatan kapasitas profesi pendidik yang berkualitas dan berkompeten dengan menggunakan adaptasi teknologi informasi dan komunikasi khususnya pemanfaatan video sebagai media pembelajaran. 2) guru mendapatkan pemahaman terkait pembelajaran yang menyenangkan, kreatif dan inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. 3) Siswa SD Negeri Tomba mendapatkan materi pembelajaran melalui video sehingga memperoleh visualisasi yang jelas dan nyata tentang konsep-konsep teknologi.