Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Pengembangan Pariwisata Halal di Kecamatan Siak Syamsuadi, Amir; Trisnawati , Liza; Elvitaria, Luluk
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 1 No. 3 (2021): Juli, 2021, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v1i3.131

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi pengembangan destinasi wisata di Kecamatan Siak dalam menunjang program pariwisata halal dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana objek dan subjek penelitian melibatkan berbagai unsur, diantaranya: Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan MUI Kabupaten Siak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan destinasi wisata telah dioptimalkan sebaik mungkin, ditandai dengan promosi berkesinambungan, aksesibilitas yang semakin baik melalui jalinan kerjasama bersama Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) dan Siak Heritage Community (SHC), serta amenitas dan fasilitas pendukung yang diakomodir sejalan hadirnya konsumsi murah, halal dan baik bagi para wisatawan.
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Ikan dan Pengemasan Untuk Hilirisasi Hasil Tangkap Ikau Laut di Desa Labuhan Tangga Hilir Setiawan, Debi; Putri, Ramalia Noratama; Syamsuadi, Amir; Herlina, Sara; Margi Sidoretno, Wahyu; Islami, Deri; Jaelani, Ahmad; Widaningsih, Neni; Lestiyani, Nurul
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3572

Abstract

Indonesia memiliki potensi kelautan yang sangat besar karena negara ini terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan memiliki garis pantai yang panjang. Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang melimpah, termasuk ikan, udang, kerang, dan banyak spesies laut lainnya. Sektor perikanan adalah salah satu sektor ekonomi utama di Indonesia dan menyediakan lapangan kerja bagi jutaan orang. Secara geografis Desa Labuhan Tangga Hilir terletak di bagian paling utara dari Propinsi Riau , yang juga merupakan wilayah pesisir timur Pulau Sumatera. Sehingga Desa Labuhan Tangga Hilir memiliki Potensi Sumberdaya perikanan dan kelautan. Potensi sumberdaya perikanan dan kelautan terdiri dari potensi perikanan tangkap, potensi perikanan budidaya dan pengolahan. Permasalahan yang terdapat pada wilayah Desa Labuhan Tangga Hilir yaitu hilirisasi produk hasil tangkap ikan laut masih belum ada. Mitra sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis. Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis belum memiliki belum memiliki pengetahuan terhadap pengelolaan Pengolahan Hasil Laut.  Ikan laut segar dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti fillet, steak ikan, ikan asap, ikan kalengan, produk olahan berbasis ikan, dan sebagainya. Solusi permasalahan yang diberikan yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan pengolahan produk hilirisasi hasil tangkapan ikan laut. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis untuk mengolah produk hasil tangkap ikan laut. Metodologi pada kegiatan ini yaitu menggunakan Teknik pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan mitra kegiatan pelatihan dan pendampingan menjadi perbaikan dalam berbagai sektor bisnis dan nelayan dengan sendirinya dapat memelihara ekosistem laut dengan mengambil ikan ke laut secukupnya, yang dengan sendirinya penangkapan ikan secara berlebihan akan berkurang dan kebijakan tangkap ikan laut akan terlahir dengan sendirinya dari kesadaran masyarakat menjaga ekosistem ikan dilaut.
Sistem Monitoring Deteksi Dini Kebakaran Hutan Berbasis Multiplatform Di Kabupaten Siak Menggunakan SDLC Prototyping Diki Arisandi; Liza Trisnawati; Amir Syamsuadi
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol. 3 No. 4 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v3i4.4136

Abstract

Forest fires can occur by natural or human factors. The Siak district is one of the areas in Riau Province which has a forest with peat soil, so it has high fertility. However, in recent years, many abandoned peatlands have been dry due to the behavior of locals and extreme weather, which has caused the peatlands prone to fire. This research collaborates with BPBD Siak as a user to deliver an early detection system for forest fires. The system is developed by using the SDLC prototyping model, which emphasizes the active role of the user to be involved. The source of peatland information is from branch sensors and parent sensors which periodically send information regarding the status of monitored land to the cloud server for storage purposes. The cloud server is a source of information for the three platforms that can be leveraged for users to monitor the status of peatlands both in real-time and previous conditions, namely web applications, mobile applications, and LED boards. Based on the performed tests, all components of the system worked well and the three platforms were successful in displaying information on the real-time condition of the monitored peatlands.
SOSIALIASI KESADARAN LINGKUNGAN DI SMAN 11 PEKANBARU TERHADAP ANCAMAN BENCANA KABUT ASAP M Fajar Anugerah; Mhd Rafi Yahya; Amir Syamsuadi; Kenepri Kenepri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.34820

Abstract

Kabut asap merupakan masalah serius yang sering melanda wilayah Pekanbaru dan sekitarnya, terutama pada musim kemarau. Dampak dari kabut asap tidak hanya merugikan kesehatan masyarakat, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan dan ekonomi. kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan dampak negatif dari kabut asap. Permasalahan prioritas dalam pengabdian ini adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran, kurangnya kesiapsiagaan dan masih tingginya praktik merokok dikalangan siswa. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah berupa penyuluhan dan sosialisasi tentang penjelasan peraturan pemerintah tentang regulasi terkait dengan ancaman kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan serta kebijakan pemerintah lokal yang yang salah satunya adalah ceramah atau penyampaian materi. Hasilnya adalah peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya kesadaran lingkungan hidup dalam upaya mitigasi terhadap ancaman kabut asap dan Kegiatan pengabdian ini tidak hanya meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam perilaku sehari-hari yang lebih peduli terhadap lingkungan.
STUDI PENDAHULUAN: KONSTRUKSI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA PEKANBARU 2012-2014 Muhammad Fajar Anugerah; Amir Syamsuadi; Seri Hartati; Diki Arisandi; Liza Trisnawati; Roni Saputra
T JDP (JURNAL DINAMIKA PEMERINTAHAN) Vol 3 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.152 KB) | DOI: 10.36341/jdp.v3i2.1279

Abstract

The problem of waste is homework for governments and communities to resolve. Major cities in Indonesia such as Pekanbaru city is also experiencing the same problems related to control litter. Based on the statistical data shows that there is a surge in population in the city of Pekanbaru number of 1,100,000 people per year in 2014 which led to the generation volume reached 2.750 m3assuming everyone produce waste 2.5 liters / day. When compared with the amount of waste transported in landfills (TPA) Muara Fajar currently reaches 1,667 m3 or 450 tons per day the outcomes of transporting waste service coverage Pekanbaru city is 40.91%. This study identifies the design of government policies to solve the garbage problem in the city of Pekanbaru. By using qualitative research approaches and data triangulation technique is expected to provide an overview of the draft policy prepared by the Government of Pekanbaru in overcoming this waste problem. This study shows that the shape of a policy plan by the government of Pekanbaru compiled through policy schemes Regional Action Plan for Municipal Solid Waste Pekanbaru optimize the way institutions function which is responsible for waste management, strengthen the regulatory function, and improving operational techniques of waste management.
Tautan Politik Dalam Wacana Revisi Undang-Undang Penanggulangan Bencana di Ruang Politik Digital Sapto Setyo Nugroho; Agus Priyanto; Amir Syamsuadi; Fadli Afriandi
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9 No 3 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v9i3.5642

Abstract

Despite the critical urgency of revising the Disaster Management Law after two decades of implementation, this policy reform has not been formally executed by the Parliament. This paper aims to analyze disaster governance through a political linkage approach to examine the political dimensions of disaster policy systematically. Using an interpretive qualitative method with digital discourse analysis, this study examines data sourced from YouTube webinar content involving the Parliament, Civil Society Organizations (CSOs), academics, practitioners, and the private sector. The research findings summarize various strategic policy reform proposals, encompassing aspects of institutional strengthening, mandatory budget allocation policies, the integration of Disaster Risk Analysis documents, and the reinforcement of social inclusiveness and local knowledge. The main contribution of this paper highlights the dominance of technocratic linkage within the relationship between CSOs and Parliament in the digital political space. This interaction demonstrates a slight shift from procedural democracy toward substantive democracy, focusing heavily on policy content depth and programmatic problem-solving.
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Ikan dan Pengemasan Untuk Hilirisasi Hasil Tangkap Ikau Laut di Desa Labuhan Tangga Hilir Debi Setiawan; Ramalia Noratama Putri; Amir Syamsuadi; Sara Herlina; Wahyu Margi Sidoretno; Deri Islami; Ahmad Jaelani; Neni Widaningsih; Nurul Lestiyani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3572

Abstract

Indonesia memiliki potensi kelautan yang sangat besar karena negara ini terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan memiliki garis pantai yang panjang. Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang melimpah, termasuk ikan, udang, kerang, dan banyak spesies laut lainnya. Sektor perikanan adalah salah satu sektor ekonomi utama di Indonesia dan menyediakan lapangan kerja bagi jutaan orang. Secara geografis Desa Labuhan Tangga Hilir terletak di bagian paling utara dari Propinsi Riau , yang juga merupakan wilayah pesisir timur Pulau Sumatera. Sehingga Desa Labuhan Tangga Hilir memiliki Potensi Sumberdaya perikanan dan kelautan. Potensi sumberdaya perikanan dan kelautan terdiri dari potensi perikanan tangkap, potensi perikanan budidaya dan pengolahan. Permasalahan yang terdapat pada wilayah Desa Labuhan Tangga Hilir yaitu hilirisasi produk hasil tangkap ikan laut masih belum ada. Mitra sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis. Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis belum memiliki belum memiliki pengetahuan terhadap pengelolaan Pengolahan Hasil Laut.  Ikan laut segar dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti fillet, steak ikan, ikan asap, ikan kalengan, produk olahan berbasis ikan, dan sebagainya. Solusi permasalahan yang diberikan yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan pengolahan produk hilirisasi hasil tangkapan ikan laut. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis untuk mengolah produk hasil tangkap ikan laut. Metodologi pada kegiatan ini yaitu menggunakan Teknik pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan mitra kegiatan pelatihan dan pendampingan menjadi perbaikan dalam berbagai sektor bisnis dan nelayan dengan sendirinya dapat memelihara ekosistem laut dengan mengambil ikan ke laut secukupnya, yang dengan sendirinya penangkapan ikan secara berlebihan akan berkurang dan kebijakan tangkap ikan laut akan terlahir dengan sendirinya dari kesadaran masyarakat menjaga ekosistem ikan dilaut.