Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Strategi Kebijakan Pengembangan Sagu Berbasis Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Syamsuadi, Amir; Hartati, Seri; Trisnawati, Liza; Arisandi, Diki
Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP) Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jisop.v2i2.6666

Abstract

Based on estate statistics collected by the Ministry of Agriculture of the Republic of Indonesia, that in 2017 the total area of plantations producing Sago Islands Regency reaches 91,944 hectares and plant production of 418,802 tons. The number increased from 2 years earlier, namely in 2015 sago plant area was 83,691 ha with a production yield of 366,032 tons and in 2016 sago plant area was 89,611 ha with a production yield of 377,914. This study tries to trace the direction of the sago-based policy development Center for Small and Medium Industries in the Meranti Islands District. This research was conducted with a qualitative approach which is research that focuses on the concepts that arise from the data. The results of the analysis and interpretation of data in the form of exposure to the situation under study and then given a narrative and systematic explanation. The results showed that policies in order to encourage the development of sago-based Small and Medium Industrial Centers in the Regency of Meranti Islands including carried out with scenarios of structuring the location of activities, land use plans, efforts to map the transportation network system plans, telecommunications, electricity and clean water.
From Self-Reliance to State Recognition: Local Leadership and Social Capital in Transforming an Agrowisata Village into a Climate Village in 2023 Rambe, Wahyudi; Kenepri, Kenepri; Indah, Aprida; Syamsuadi, Amir; Wahyudi, Prima
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2399

Abstract

This study examines the role of local leadership and social capital in the transformation of RW 05, Agrowisata Village, Pekanbaru City, to formal recognition through the 2023 Main Climate Village Program (ProKlim). Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document studies, then analyzed thematically. The results show that local leadership acts as a catalyst for self-reliance through role models, direct mentoring, and the integration of environmental issues into informal social spaces. Social capital, reflected in the practice of mutual cooperation without incentives, crop exchange, and cross-group trust networks, serves as the foundation for voluntary community participation. Organically formed community institutions, such as the Women's Farmers Group and the reservoir management team, are able to organize activities, document achievements, and provide environmental education. Community-based adaptation practices include the utilization of local resources, simple technological innovations, independent waste management, and intergenerational environmental education. State recognition through ProKlim is bottom-up, born from community initiatives that are then institutionalized, strengthening community legitimacy at the local level. The novelty of this research lies in the integration of five dimensions—local leadership, social capital, institutions, adaptation practices, and state legitimacy—as an analytical framework for understanding the interaction between citizen initiatives and environmental policies. These findings contribute to the development of adaptive, inclusive, and sustainable community-based development models.
SOSIALIASI KESADARAN LINGKUNGAN DI SMAN 11 PEKANBARU TERHADAP ANCAMAN BENCANA KABUT ASAP Anugerah, M Fajar; Yahya, Mhd Rafi; Syamsuadi, Amir; Kenepri, Kenepri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.34820

Abstract

Kabut asap merupakan masalah serius yang sering melanda wilayah Pekanbaru dan sekitarnya, terutama pada musim kemarau. Dampak dari kabut asap tidak hanya merugikan kesehatan masyarakat, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan dan ekonomi. kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan dampak negatif dari kabut asap. Permasalahan prioritas dalam pengabdian ini adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran, kurangnya kesiapsiagaan dan masih tingginya praktik merokok dikalangan siswa. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah berupa penyuluhan dan sosialisasi tentang penjelasan peraturan pemerintah tentang regulasi terkait dengan ancaman kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan serta kebijakan pemerintah lokal yang yang salah satunya adalah ceramah atau penyampaian materi. Hasilnya adalah peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya kesadaran lingkungan hidup dalam upaya mitigasi terhadap ancaman kabut asap dan Kegiatan pengabdian ini tidak hanya meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam perilaku sehari-hari yang lebih peduli terhadap lingkungan.
Efektivitas Pengawasan Rokok Ilegal Pada Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai Provinsi Riau Maulana, Hafiz; Syamsuadi, Amir; Hartati, Seri
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v1i1.464

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai efektivitas pengawasan peredaran rokok ilegal pada kantor wilayah direktorat jendral bea Cukai Provinsi Riau Tahun 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teori dalam penelitian ini adalah teori pengawasan yakni pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pengawasan peredaran rokok ilegal pada kantor wilayah direktorat jendral bea Cukai Provinsi Riau Tahun 2020 sudah berjalan efektif baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung pengawasan dilakukan dengan operasi pasar dalam memantau peredaran rokok ilegal dengan program “Gempur Rokok Ilegal” serta sosialisasi terhadap pengusaha dan penjual rokok serta bekerja sama menggandeng TNI dan Polri. Kemudian untuk pengawasan tidak langsung adalah dalam bentuk laporan tertulis secara terstruktur, kemudian Bea Cukai Riau mengelompokkan objek pengawasan distribusi dan pengawasan pemasaran untuk mengantisipasi penyelundupan barang kena cukai temasuk memantau peredaran rokok ilegal di Riau.
Analisis Pengembangan Pariwisata Halal di Kecamatan Siak Syamsuadi, Amir; Trisnawati , Liza; Elvitaria, Luluk
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 1 No. 3 (2021): Juli, 2021, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v1i3.131

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi pengembangan destinasi wisata di Kecamatan Siak dalam menunjang program pariwisata halal dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana objek dan subjek penelitian melibatkan berbagai unsur, diantaranya: Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan MUI Kabupaten Siak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan destinasi wisata telah dioptimalkan sebaik mungkin, ditandai dengan promosi berkesinambungan, aksesibilitas yang semakin baik melalui jalinan kerjasama bersama Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) dan Siak Heritage Community (SHC), serta amenitas dan fasilitas pendukung yang diakomodir sejalan hadirnya konsumsi murah, halal dan baik bagi para wisatawan.
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Ikan dan Pengemasan Untuk Hilirisasi Hasil Tangkap Ikau Laut di Desa Labuhan Tangga Hilir Setiawan, Debi; Putri, Ramalia Noratama; Syamsuadi, Amir; Herlina, Sara; Margi Sidoretno, Wahyu; Islami, Deri; Jaelani, Ahmad; Widaningsih, Neni; Lestiyani, Nurul
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3572

Abstract

Indonesia memiliki potensi kelautan yang sangat besar karena negara ini terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan memiliki garis pantai yang panjang. Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang melimpah, termasuk ikan, udang, kerang, dan banyak spesies laut lainnya. Sektor perikanan adalah salah satu sektor ekonomi utama di Indonesia dan menyediakan lapangan kerja bagi jutaan orang. Secara geografis Desa Labuhan Tangga Hilir terletak di bagian paling utara dari Propinsi Riau , yang juga merupakan wilayah pesisir timur Pulau Sumatera. Sehingga Desa Labuhan Tangga Hilir memiliki Potensi Sumberdaya perikanan dan kelautan. Potensi sumberdaya perikanan dan kelautan terdiri dari potensi perikanan tangkap, potensi perikanan budidaya dan pengolahan. Permasalahan yang terdapat pada wilayah Desa Labuhan Tangga Hilir yaitu hilirisasi produk hasil tangkap ikan laut masih belum ada. Mitra sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis. Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis belum memiliki belum memiliki pengetahuan terhadap pengelolaan Pengolahan Hasil Laut.  Ikan laut segar dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti fillet, steak ikan, ikan asap, ikan kalengan, produk olahan berbasis ikan, dan sebagainya. Solusi permasalahan yang diberikan yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan pengolahan produk hilirisasi hasil tangkapan ikan laut. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis untuk mengolah produk hasil tangkap ikan laut. Metodologi pada kegiatan ini yaitu menggunakan Teknik pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan mitra kegiatan pelatihan dan pendampingan menjadi perbaikan dalam berbagai sektor bisnis dan nelayan dengan sendirinya dapat memelihara ekosistem laut dengan mengambil ikan ke laut secukupnya, yang dengan sendirinya penangkapan ikan secara berlebihan akan berkurang dan kebijakan tangkap ikan laut akan terlahir dengan sendirinya dari kesadaran masyarakat menjaga ekosistem ikan dilaut.