Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Implementasi Aplikasi Mobile Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Mental Analisis Sentimen Media Sosial Isu Kesehatan Mental dan Peran Teknologi Informasi dalam Layanan Konseling SMK 1 Kuantan Mudik Putra, Ardian Adi; Syamsuadi, Amir; Farras, Aqil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 8 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i8.1473

Abstract

Gangguan kesehatan mental merupakan salah satu masalah yang sering kali dihadapi suatu individu, terutama siswa-siswi SMK yang sedang memasuki tahap remaja. Peningkatan pemahaman mengenai isu kesehatan mental dan aksesibilitas penanggulangannya melalui layanan konseling yang di dukung dengan teknologi informasi diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Implementasi aplikasi mobile untuk deteksi dini gangguan kesehatan mental ini bertujuan menyampaikan informasi kepada siswa mengenai pentingnya isu kesehatan mental. Data yang digunakan dalam aplikasi diambil melalui analisis sentimen media social terhadap isu kesehatan mental, dan deteksi dini gangguan kesehatan mental dilakukan dengan visual yang menarik dan mudah dimengerti. Melalui kegiatan ini, siswa-siswi SMKN 1 Kuantan Mudik dilatih untuk dapat menganggapi dan menggunakan aplikasi mobile untuk deteksi dini gangguan kesehatan mental serta memahami peran teknologi informasi dalam menyediakan layanan konseling. Dengan demikian, diharapkan siswa-siswi SMKN 1 Kuantan Mudik dapat menjadi lebih peduli terhadap isu kesehatan mental. Luaran Pendidikan ini diproyeksikan terbit pada Jurnal Pengabdian Masyarakat ber-ISSN tidak terakreditasi dan publikasi pada media massa.
Analisis Pengembangan Pariwisata Halal di Kecamatan Siak Syamsuadi, Amir; Trisnawati , Liza; Elvitaria, Luluk
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 1 No. 3 (2021): Juli, 2021, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v1i3.131

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi pengembangan destinasi wisata di Kecamatan Siak dalam menunjang program pariwisata halal dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana objek dan subjek penelitian melibatkan berbagai unsur, diantaranya: Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan MUI Kabupaten Siak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan destinasi wisata telah dioptimalkan sebaik mungkin, ditandai dengan promosi berkesinambungan, aksesibilitas yang semakin baik melalui jalinan kerjasama bersama Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) dan Siak Heritage Community (SHC), serta amenitas dan fasilitas pendukung yang diakomodir sejalan hadirnya konsumsi murah, halal dan baik bagi para wisatawan.
Pragmatisme Partai Islam: Strategi Politik Terbuka Partai Keadilan Sejahtera dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Tahun 2018 Syamsuadi, Amir; Zamhasari, Zamhasari; Hartati, Seri; Trisnawati, Liza
JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2020): Vol. 10 No. 1 2020 | JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Faculty of SociaI and Political Sciences (FISIP), Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jispo.v10i1.8162

Abstract

Artikel ini mengkaji strategi politik terbuka Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam memenangkan persaingan pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Provinsi Riau pada tahun 2018. PKS dan partai koalisinya saat itu mengusung pasangan Syamsuar-Edy Natar. PKS melakukan sejumlah strategi politik untuk memenangkan persaingan tersebut, yaitu mobilisasi massa, optimalisasi koalisi partai, pemberdayaan politik, dan strategi komunikasi politik. Artikel ini berargumen bahwa untuk memenangkan persaingan politik, PKS membangun pragmatisme politik dengan menggunakan strategi politik terbuka dalam sistem politik demokrasi di Indonesia. Karena itu, anggapan bahwa PKS menganut ideologi Islam politik yang tertutup dan hanya menunggangi sistem demokrasi adalah kurang tepat. Sebagai partai Islam terbesar di Indonesia, PKS berhasil membuktikan bahwa pragmatisme politik melalui strategi politik terbuka menjadi kunci penopang keberhasilannya dalam persaingan politik di Indonesia. By the 2019 General Election, which took place in 17 April 2019, political parties competed each other to attract voters, especially from late adolescents (aged 18-21). This article analyses the relationship between political trust and intention to vote among the late adolescent voters. Focusing its analysis on students at a university in Surabaya, this article uses a quantitative method with correlational research design. The subject of this study was 214 active students. Using accidental sampling as the sampling method, data were collected through questionnaire and analysed through Spearman’s rho correlation test. The results of this study show that political trust had a positive correlation with voting intention among the late adolescents as seen in the case of university students in Surabaya.
MANAJEMEN OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN PROVINSI RIAU TERHADAP PENCEGAHAN MALADMINISTRASI DI PEMERINTAH KOTA PEKANBARU TAHUN 2023: Ismawati, Ismawati; Anugerah, M Fajar; Syamsuadi, Amir; Fadhli, Muhammad
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v11i2.3944

Abstract

This research discusses how the Management of the Ombudsman of the Republic of Indonesia Representative of Riau Province towards Maladministration Prevention in Pekanbaru City Government in 2023, because the performance of the Pekanbaru city government in public services can be said to be still not optimal because there are still public complaints related to maladministration by the Pekanbaru city government every year both in the form of protracted delays, abuse of authority, procedural irregularities, incompetence, and not providing services. In addition, this study aims to determine and analyze how the Riau Representative Ombudsman applies management functions. Data collection is done through observation, interviews and documentation. The data was analyzed using qualitative descriptive analysis using several qualitative data analysis techniques, namely narrative analysis and phenomenological analysis. The results of this study found and showed that maladministration prevention planning at the Riau Ombudsman followed the instructions or procedures given by the Ombudsman RI through the main Assistant of Maladministration Prevention Management (KUMPM) in conducting public service standard assessment compliance survey activities, the Ombudsman Representative of Riau Province was able to carry out management functions well but the Riau Ombudsman must be more effective in preventing maladministration in the Pekanbaru city government. 
Aktualisasi Prinsip Ekonomi Hijau dalam Kebijakan Publik: Analisis Kebijakan Riau Hijau: Actualization of Green Economy Principles in Public Policy: An Analysis of the Green Riau Policy Safitri, Kinanti; Syamsuadi, Amir; Putri Anjani, Bela
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 7 No. 2 (2025): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v7i2.1694

Abstract

Ekonomi hijau merupakan pendekatan pembangunan yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan. Provinsi Riau mengadopsi konsep ini melalui kebijakan Riau Hijau, yang mencakup berbagai program strategis seperti pengembangan energi terbarukan, perikanan berkelanjutan, dan perhutanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip ekonomi hijau dalam perspektif kebijakan publik serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi. Dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis kebijakan, penelitian ini mengkaji penerapan prinsip ekonomi hijau dalam kebijakan Riau Hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan ini telah mendorong berbagai inisiatif hijau, pemanfaatan energi terbarukan di Riau masih jauh dari optimal, program perikanan berkelanjutan menghadapi tantangan dalam distribusi benih ikan, serta pengelolaan perhutanan sosial masih terbatas dalam aspek regulasi dan pendanaan. Untuk mempercepat transisi ke ekonomi hijau, direkomendasikan penguatan regulasi, peningkatan insentif bagi industri ramah lingkungan, serta kolaborasi multisektor yang lebih erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
Collaborative Governance Dalam Mitigasi Abrasi Di Kabupaten Bengkalis Provins Riau Nugroho, Sapto Setyo; Safitri , Kinanti Indah; Syamsuadi, Amir; Syahrier , Fajar Alan; Pratama, Galank
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v3i2.1625

Abstract

Abrasi merupakan salah satu permasalahan lingkungan krusial yang terjadi di wilayah pesisir, termasuk di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Fenomena ini mengakibatkan kerusakan lingkungan, hilangnya lahan pemukiman, dan gangguan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak abrasi serta tantangan dan peluang penerapan pendekatan Collaborative Governance dalam mengatasi abrasi di Bengkalis. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan kajian kebijakan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan, keterbatasan anggaran, serta minimnya pemanfaatan teknologi menjadi tantangan utama dalam mitigasi abrasi. Pendekatan Collaborative Governance dinilai potensial dalam mendorong sinergi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah. Strategi yang direkomendasikan mencakup peningkatan partisipasi pemerintah, investasi teknologi, rehabilitasi ekosistem, serta insentif bagi sektor swasta. Dengan pelaksanaan yang konsisten dan berkelanjutan, pendekatan ini diharapkan mampu menjadi solusi efektif dalam penanganan abrasi di Kabupaten Bengkalis.
Analisis Pohon Konflik dan Pemetaan Konflik Agraria antara Masyarakat dan Perusahaan Kelapa Sawit Studi Kasus Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi (2007-2023) Alan Syahrier, Fajar; Darminto, Citra; Anshori, M. Wira; Rizal, Azira Novia; Syamsuadi, Amir
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v3i2.1626

Abstract

Konflik agraria antara masyarakat Desa Sumber Jaya dan PT FPIL mencerminkan persoalan struktural dalam tata kelola agraria di Indonesia. Konflik ini muncul akibat klaim sepihak perusahaan terhadap lahan yang telah dikelola masyarakat secara turun-temurun. Ketidaktransparanan dokumen Hak Guna Usaha (HGU) dan lemahnya peran negara dalam mediasi memperparah situasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, memanfaatkan alat pemetaan konflik dan pohon konflik untuk analisis mendalam. Hasilnya menunjukkan akar konflik pada ketimpangan relasi kuasa antara masyarakat dan korporasi, diperparah kriminalisasi petani dan kerusakan lingkungan akibat ekspansi sawit.Masyarakat merespons dengan aksi reklaming dan membentuk Serikat Tani Kumpeh sebagai perlawanan kolektif. Meski pemerintah pusat mencabut izin HGU PT FPIL, implementasinya di tingkat lokal masih terkendala. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menggabungkan analisis pohon dan pemetaan konflik, menekankan pentingnya penyelesaian yang adil, transparan, dan partisipatif serta penguatan kapasitas masyarakat dan peran negara.  
Strategi Kebijakan Pengembangan Sagu Berbasis Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Syamsuadi, Amir; Hartati, Seri; Trisnawati, Liza; Arisandi, Diki
Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP) Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jisop.v2i2.6666

Abstract

Based on estate statistics collected by the Ministry of Agriculture of the Republic of Indonesia, that in 2017 the total area of plantations producing Sago Islands Regency reaches 91,944 hectares and plant production of 418,802 tons. The number increased from 2 years earlier, namely in 2015 sago plant area was 83,691 ha with a production yield of 366,032 tons and in 2016 sago plant area was 89,611 ha with a production yield of 377,914. This study tries to trace the direction of the sago-based policy development Center for Small and Medium Industries in the Meranti Islands District. This research was conducted with a qualitative approach which is research that focuses on the concepts that arise from the data. The results of the analysis and interpretation of data in the form of exposure to the situation under study and then given a narrative and systematic explanation. The results showed that policies in order to encourage the development of sago-based Small and Medium Industrial Centers in the Regency of Meranti Islands including carried out with scenarios of structuring the location of activities, land use plans, efforts to map the transportation network system plans, telecommunications, electricity and clean water.
From Self-Reliance to State Recognition: Local Leadership and Social Capital in Transforming an Agrowisata Village into a Climate Village in 2023 Rambe, Wahyudi; Kenepri, Kenepri; Indah, Aprida; Syamsuadi, Amir; Wahyudi, Prima
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2399

Abstract

This study examines the role of local leadership and social capital in the transformation of RW 05, Agrowisata Village, Pekanbaru City, to formal recognition through the 2023 Main Climate Village Program (ProKlim). Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document studies, then analyzed thematically. The results show that local leadership acts as a catalyst for self-reliance through role models, direct mentoring, and the integration of environmental issues into informal social spaces. Social capital, reflected in the practice of mutual cooperation without incentives, crop exchange, and cross-group trust networks, serves as the foundation for voluntary community participation. Organically formed community institutions, such as the Women's Farmers Group and the reservoir management team, are able to organize activities, document achievements, and provide environmental education. Community-based adaptation practices include the utilization of local resources, simple technological innovations, independent waste management, and intergenerational environmental education. State recognition through ProKlim is bottom-up, born from community initiatives that are then institutionalized, strengthening community legitimacy at the local level. The novelty of this research lies in the integration of five dimensions—local leadership, social capital, institutions, adaptation practices, and state legitimacy—as an analytical framework for understanding the interaction between citizen initiatives and environmental policies. These findings contribute to the development of adaptive, inclusive, and sustainable community-based development models.
Efektivitas Pengawasan Rokok Ilegal Pada Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai Provinsi Riau Maulana, Hafiz; Syamsuadi, Amir; Hartati, Seri
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v1i1.464

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai efektivitas pengawasan peredaran rokok ilegal pada kantor wilayah direktorat jendral bea Cukai Provinsi Riau Tahun 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teori dalam penelitian ini adalah teori pengawasan yakni pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pengawasan peredaran rokok ilegal pada kantor wilayah direktorat jendral bea Cukai Provinsi Riau Tahun 2020 sudah berjalan efektif baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung pengawasan dilakukan dengan operasi pasar dalam memantau peredaran rokok ilegal dengan program “Gempur Rokok Ilegal” serta sosialisasi terhadap pengusaha dan penjual rokok serta bekerja sama menggandeng TNI dan Polri. Kemudian untuk pengawasan tidak langsung adalah dalam bentuk laporan tertulis secara terstruktur, kemudian Bea Cukai Riau mengelompokkan objek pengawasan distribusi dan pengawasan pemasaran untuk mengantisipasi penyelundupan barang kena cukai temasuk memantau peredaran rokok ilegal di Riau.