Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Sistem Keamanan Pintu Rumah dengan Identifikasi Wajah Menggunakan Esp32cam Berbasis IoT Arif, Muhammad; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi; Syamsul, Syamsul
Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal Litek, September 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/litek.v21i2.50

Abstract

Sistem keamanan pintu rumah yang cerdas dengan identifikasi wajah telah menjadi topik penelitian yang menarik dalam era teknologi informasi dan kecerdasan buatan. Keamanan rumah adalah salah satu aspek penting dalam gaya hidup modern dan Smart Home telah menjadi tren yang berkembang pesat. Perkembangan Internet of Things (IoT) telah memberi dampak yang signifikan pada globalisasi. IoT juga dapat dipergunakan sebagai sarana untuk memudahkan pengawasan dan pengendalian barang fisik yang membuat konsep IoT ini sangat memungkinkan untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sistem keamanan pintu rumah cerdas yang menggunakan teknologi identifikasi wajah. Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk meningkatkan keamanan pintu rumah dan menggantikan kunci fisik tradisional dengan solusi kecerdasan buatan. Dengan sistem ini, pemilik rumah dapat membuka pintu mereka dengan cepat dan mudah hanya melalui identifikasi wajah mereka. Ini juga memungkinkan akses yang aman dan terkontrol kepada anggota keluarga atau orang-orang yang memiliki izin akses. Sistem ini akan berfungsi sebagai pintu pintar yang dapat membaca wajah pengguna dan memutuskan apakah memberikan akses atau menolaknya. Kinerja sistem dalam penelitian ini diuji pada berbagai kondisi pencahayaan, ekspresi wajah, dan posisi kepala untuk memastikan keandalan dan keamanan sistem identifikasi wajah ini. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi tingkat kegagalan dan keakuratan sistem dalam memberikan akses yang tepat. Kamera hanya mampu menangkap citra wajah dari jarak 10 cm sampai dengan 80 cm lebih dari itu kamera sudah tidak terdeteksi lagi. Pada pengujian pertama Delay kontrol alat pada ESP32-cam data Delay yang di dapatkan 202,15 ms dengan kategori jaringan bagus, pada pengujian ke dua Delay kontrol alat pada Blynk data Delay yang di dapatkan 51,88 ms dengan kategori jaringan sangat bagus.
Pengaruh Model Pembelajaran Self Organized Learning Environment (SOLE) Berbantuan E-LKPD Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Materi Sistem Pencernaan Arfani, Arfani; Syamsul, Syamsul; Maulana, Andi
Al-AHYA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 7 No 1 (2025): Januari
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-ahya.v7i1.51517

Abstract

The research objectives are: to determine the learning outcomes of students who are taught with the use of SOLE learning model assisted by E-LKPD on the learning outcomes of students of digestive system material at SMPN 06 Mamuju, to determine the learning outcomes of students who are taught without the use of SOLE learning model assisted by E-LKPD on the learning outcomes of students of digestive system material at SMPN 06 Mamuju, to determine the effect of SOLE learning model assisted by E-LKPD on the learning outcomes of students of digestive system material at SMPN 06 Mamuju. Type of research Quasi Experiment with Non-Equivalent Control Group Design. Sample selection using purposive sampling in class VIII A as many as 20 people and class VIII B 20 people. The instruments used were learning outcome tests and observation sheets that had been validated. The results of the study were obtained by descriptive and inferential analysis. The learning outcomes of students in the experimental class with an average value of 82.25 were higher than the control class with an average value of 67.00. Hypothesis testing of learning outcomes shows titung 0.000 <0.05 so it is concluded that there is a significant difference between the learning outcomes of students taught using the SOLE learning model assisted by E-LKPD and students taught without using the SOLE learning model assisted by E-LKPD.
Development and Implementation of Hospital By Laws to Improve Service Quality at RSUD Rupit Rani, Febrina Hertika; Pettanase, Ismail; Syamsul, Syamsul; Ardha, Dea Justicia; Fakhriah, Syahriati
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i1.875

Abstract

To create a standardised and compliant service, an Internal Regulation or Hospital by Laws is required, which becomes the operational basis for all medical personnel and hospital staff. This dedicaction is expected to strengthen governance, compliance, and service quality at RSUD Rupit in order to fulfil community expectations and standards set by the government optimally and sustainably. Using empirical research by combining qualitative, participatory, and analytical approaches, so that the review and revision of internal regulations of RSUD Rupit can be carried out systematically to produce better and more effective regulations. A review of the internal regulations (Hospital By Laws) at RSUD Rupit identified several aspects that need to be improved to enhance efficiency and quality of services. The proposed improvements include drafting and writing the content of the regulations. After the review, the team will revise and draft the regulations, and refine the draft based on input from the North Musi Rawas District Health Office, PERSI, and stakeholders. The final draft will be submitted to the hospital leadership and Board of Trustees for review and approval. After that, the regulation will be ratified by the regional head, giving legality and legitimacy to the Hospital By Laws
Improving the Quality of Health Services Through Optimizing Standard Operating Procedures (SOP) at AR-ROYYAN Hospital, Ogan Ilir Regency Ardha, Dea Justicia; Pettanase, Ismail; Rani, Febrina Hertika; Syamsul, Syamsul; Hans, Stanislaus Wisnu Putra
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i1.881

Abstract

There is a lack of adequate understanding regarding health service quality through the optimization of Standard Operating Procedures (SOP) at AR-ROYYAN Hospital, Ogan Ilir Regency. This service activity aims to enhance the hospital's understanding of improving health service quality by optimizing SOPs. A visual presentation using slides and supporting materials was employed to clarify the SOPs at AR-ROYYAN Hospital. This was followed by a Q&A session to facilitate direct interaction between speakers and participants, allowing for further clarification. Engaging small discussion groups stimulated the exchange of opinions and fostered a shared understanding. Additionally, brochures and pamphlets were distributed to help participants comprehend and disseminate the information within the community. This holistic approach is expected to yield a positive and sustainable impact. The Q&A session and discussions revealed that while AR-ROYYAN Hospital has established good SOPs, these procedures have not been specifically classified for each department
Making Standard Operating Procedures (SOP) at Rupit Hospital, North Musi Rawas Regency Pettanase, Ismail; Ardha, Dea Justicia; Rani, Febrina Hertika; Syamsul, Syamsul; Chandra, Muhammad Boby
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i1.883

Abstract

This service aims to increase understanding of the optimization of Standard Operating Procedures (SOPs) to improve the quality of health services at Rupit Hospital, North Musi Rawas Regency. This activity uses a visual presentation method to provide in-depth explanations related to SOPs, followed by a question and answer session to support direct interaction and small group discussions that encourage the exchange of understanding. In addition, supporting materials in the form of brochures or pamphlets were provided to facilitate the dissemination of information to the community. The results of the activity showed that Rupit Hospital already has a good SOP, but its application has not been specifically classified in each department. The conclusion of this activity is that optimizing SOPs through a holistic approach can be a strategic step in improving the quality of health services in hospitals
Implementasi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dalam Pencegahan Masalah Lingkungan di Kelurahan Tanjung Raja Timur Aprita, Serlika; Syamsul, Syamsul; Utami, Shafa Nabila
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v1i2.142

Abstract

Hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak warga negara Indonesia, yang harus dipenuhi oleh negara. Untuk mendukung peran pemerintah dalam memenuhi hak tersebut dan mencegah permasalahan lingkungan, partisipasi aktif masyarakat sangat penting. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan penyuluhan tentang peran Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan partisipasi masyarakat dalam mencegah permasalahan lingkungan di Kelurahan Tanjung Raja Timur. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peran Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dalam mencegah permasalahan lingkungan dan menjamin hak partisipasi masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 memiliki peran penting dalam mencegah permasalahan lingkungan. UU PPLH berfungsi sebagai perangkat hukum lingkungan yang menjadi pedoman agar sumber daya alam dan lingkungan dikelola dan dimanfaatkan sesuai dengan kemampuan dan daya dukung lingkungan. Selain itu, undang-undang ini juga menjamin hak partisipasi masyarakat, seperti yang tercantum dalam Pasal 70 ayat 2, di mana masyarakat dapat berperan melalui pengawasan sosial, memberikan pendapat, saran, usul, pengaduan, dan keberatan, serta menyampaikan informasi atau laporan kepada pemerintah. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan tentang peran Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mencegah permasalahan lingkungan di Kelurahan Tanjung Raja Timur. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga dan melindungi lingkungan hidup.
ANALISIS PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA Syamsul, Syamsul; Abbas, Bakhtiar; Nur, Muh
Poma Jurnal Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/poma.v1i1.614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peningkatan produktivitas kerja pegawai pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Desain penelitian yang digunkan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif bertujuan untuk membuat gambaran secara akurat dan faktual mengenai fakta- fakta yang ditemukan selama penelitian. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Sekretaris Dewan, Kepala Bagian Fasilitasi Pengawasan dan Penganggaran, Kepala Bagian Umum dan Keuangan dan Staff Bagian Umum dan Keuangan. Analisis data menggunakan aanalisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara telah banyak melakukan upaya-upaya dalam meningkatkan produktivitas pegawainya seperti, memberikan pengarahan kepada pegawai mengenai pekerjaan yang akan dilakukan, memberikan izin belajar kepada pegawai utuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, melakukan pengawasan baik melalui pimpinan langsung dan sistem berbasis elektronik melalui aplikasi simponi ASN, selain itu juga pegawai diberikan pelatihan khusus berdasarkan tupoksinya serta metode cermah spiritual yang dilakukan oleh Sekretaris Dewan.
EDUCATION AND THE INFLUENCE OF IDEOLOGY IN SOCIETY (EXAMINING MAX HORKHEIMER'S THEORY OF EDUCATION IN THE CONTEMPORARY SOCIAL CONTEXT) Loppies, Imelda Jaqualine; Arlin, Arlin; Syamsul, Syamsul
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 20 No 1 (2025): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v20i1.466

Abstract

Education and the influence of ideology in society, according to Max Horkheimer, suggest that education is always linked to broader social structures, where schools and other educational institutions tend to reinforce the dominant ideology—often associated with capitalism and power relations in society. It also explains how dominant ideologies (such as capitalism, patriarchy, or racialism) are institutionalized within social institutions, including education. In the context of education, this means that curricula, teaching methods, and the structure of educational institutions tend to uphold values and ideologies that support the interests of the ruling class, rather than offering more critical or alternative perspectives. The objective of this research is to examine education and the influence of ideology through Max Horkheimer's theory. This study employs a qualitative literature review approach. The author emphasizes an analysis based on qualitative literature research, focusing particularly on Max Horkheimer's theories. The research findings include: The Application of Max Horkheimer's Theory in Understanding the Influence of Ideology in Education, Education from Horkheimer's Perspective, The Influence of Ideology in Contemporary Education, and Horkheimer's Theory in the Context of Contemporary Society.
Problematika Kebijakan Masa Jabatan Kepala Desa Dalam Tinjauan Pembatasan Kekuasaan Rusyanti, Ismi; Syamsul, Syamsul; Pangestu, Ilham Aji; Hubi, Zindan Baynal
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v4i2.2102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis problematika kebijakan masa jabatan kepala desa dalam tinjauan pembatasan kekuasaan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat perspektif. Bahan hukum dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer dan sekunder, yang diperoleh melalui studi kepusatakaan. Bahan hukum primer meliputi peraturan perundang-undangan yang relevan dengan penelitian ini. Bahan hukum sekunder meliputi buku-buku, jurnal-jurnal, serta referensi – referensi lainnya yang memiliki relevansi dengan penelitian ini. Pendekatan dalam penelitin in meliputi pendekatan perundang-undangan. Berdasarkan hasil pembahasan diketahui bahwa Pertama, perpanjangan masa jabatan kepala desa berpotensi terjadinya penyempitan ruang demokratisasi dan prinsip konstitualisme. Kedua, membuka potensi ruang kejenuhan di dalam lingkungan desa dan membuka berbagai macam problematika di desa. Ketiga, kebijakan tersebut sebagai salah satu tindakan mempersempit ruang demokrasi dan memperluas kekuasaan yang bertentangan dengan prinsip konstitualisme. Peneliti menyarankan, pertama, adanya reformulasi kebijakan perpanjangan masa jabatan kepala desa. Kedua, memperkuat pengawasan dalam alokasi dana desa. Ketiga, optimalisasi peran penegakkan hukum terpadu terhadap penegakkan dan pengawasan pemerintahan di Desa.
Analisis Yuridis Keabsahan Smart Contract Dalam Prespektif Hukum Perdata Indonesia Putra Hans, Stanislaus Wisnu; Fakhriah, Syahriati; Syamsul, Syamsul
Jurnal Kepastian Hukum dan Keadilan Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Kepastian Hukum dan Keadilan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/khk.v7i1.9725

Abstract

Pada era revolusi industri 4.0, smart contract muncul sebagai inovasi yang menawarkan cara baru dalam membuat dan melaksanakan perjanjian secara otomatis, efisien, dan transparan. Konsep smart contract, yang berbasis pada teknologi computer (blockchain), memungkinkan pelaksanaan perjanjian tanpa memerlukan campur tangan manusia, sehingga mengurangi risiko kesalahan dan meningkatkan keamanan. Namun, timbul pertanyaan mengenai legalitas dan keabsahan smart contract dalam ruang lingkup hukum perdata Indonesia menjadi isu yang penting untuk dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui syarat kecakapan berdasarkan syarat sah perjanjian Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dapat diterapkan di perjanjian Smart Contract. Selain itu, penelitian ini mengkaji bentuk pertanggungjawaban bila para pihak tidak memenuhi syarat sah perjanjian yang ada dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang mengandalkan data sekunder dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan studi kasus terkait penerapan smart contract di berbagai sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syarat kecakapan berdasarkan syarat sah perjanjian Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dapat diterapkan di perjanjian Smart Contract. Dikarenakan sampai saat ini Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata masih berlaku sebagai syarat sah dalam suatu perjanjian, dan dikuatkan dengan hadirnya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik No 19 Tahun 2016 Pasal 5 ayat (1) tentang informasi elektronik, dokumen elektronik dan hasil cetaknya merupakan bukti hukum yang sah. Bentuk pertanggungjawaban bila para pihak tidak memenuhi syarat sah perjanjian yang ada dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, dapat dipersamakan dengan pertanggungjawaban orang tua atau wali sebagaimana diatur dalam Pasal 1367 Ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.