This Author published in this journals
All Journal SOSIOLOGI NUSANTARA Jurnal Empirika Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN) Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Simulacra Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Jurnal Abdi Insani Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Media Sosiologi Jurnal Masyarakat Maritim Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan International Journal of Social Science GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum INDONESIAN JOURNAL OF MEDICAL ANTHROPOLOGY Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial Jurnal Manajemen Kuliner Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial (JHPIS) Jurnal Mata Pariwisata Jurnal Sosio-komunika Jurnal Menata Journal of Management and Social Sciences Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Social Issues Quarterly Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Manajemen Rekayasa dan Inovasi Bisnis Jurnal Multidisiplin West Science Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara Buletin Antropologi Indonesia MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Archipelago Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora PESHUM Humanitis (Jurnal Humaniora Sosial dan Bisnis)
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengembangan Wisata Pantai Berbasis Masyarakat Di Tanjung Siambang Kota Tanjungpinang Maulani, Santi; Arieta, Siti; Syafitri, Rahma
Buletin Antropologi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/bai.v1i1.2224

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui strategi pengembangan wisata pantai yang dilakukan oleh masyarakat di Tanjung Siambang Kota Tanjungpinang. Terdapat beragam perkembangan yang ada di Dompak sehingga peneliti tertarik untuk meneliti strategi pengembangan wisata pantai yang dilakukan oleh masyarakat di Tanjung Siambang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data didapatkan dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapatkan melalui hasil wawancara terstruktur secara mendalam Face to Face berdasarkan pedoman wawancara. Dalam penelitian ini untuk menentukan informan menggunakan Teknik purposive sampling atau terlebih dahulu menentukan kriteria informan. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah Strategi Pengembangan Wisata dan Pariwisata Berbasis Masyarakat atau Community Based Tourism (CBT). Pariwisata berbasis masyarakat merupakan bentuk kepariwisataan dimana masyarakat lokal memiliki kontrol dan keterlibatan penuh dalam pembangunan dan pengelolaannya. Strategi pengembangan yang telah dilakukan oleh pemilik/pengelola tempat wisata pantai tersebut yaitu: - Melakukan promosi di media sosial seperti di Facebook (FB), Instagram (IG), dan You Tube. - Mempercantik pondok-pondok santai yang ada di tempat wisata tersebut. - Membuat tempat spot foto yang menarik bagi para wisatawan. -Ingin membuat proposal ke pemerintah untuk kemajuan infrastruktur agar lebih memudahkan para wisatawan dalam berkunjung ke tempat wisata yang ada di Tanjung Siambang.
Anomie dalam Praktek Ngelem di Kampung Bugis KotaTanjungpinang Pransisca, Shelvia; Arieta, Siti; Rahmawati, Nanik
Buletin Antropologi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/bai.v1i1.2236

Abstract

Penyalahgunaan lem aibon atau ngelem di kalangan remaja Kampung Bugis, ngelem menjadi trend jika seseorang ngelem akan di anggap keren, dan gaul. Harga yang murah dan mudahnya mendapatkan lem aibon menjadi salah satu. Ngelem dapat memberikan sensasi fly, nyaman, dan tenang. Ngelem disebabkan oleh salahnya pergaulan, guncangan ekonomi, dan kerenggangan antara orang tua dan anak sehingga kurangnya komunikasi, kasih sayang dan perhatian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab kondisi anomie yang terjadi pada perilaku ngelem belum bisa di atasi diKampung Bugis Kota Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskiftif dimana melakukan penlitian dengan menentukan informan berdasarkan Teknik snowbel sampling. Hasil dari penlitian ini bahwa perilaku ngelem yang dilakukan oleh remaja kampung bugis di sebabkan oleh faktor pergaulan yang mengarah negatif, renggangnya hubungan antara anak dan orang tua, serta faktor lingkungan masyarakat. Terjadinya perubahan tingkah laku anak yang sesudah dan sebelum menghisap lem seperti sebelumnya remaja itu rajin mengerjakan tugas sekolah, membantu orang tua dan tidak suka melawan orang tua namun sejak menghisap lem remaja cendrung menjadi pemalas, suka melawan orang tua dan yang seharusnya remaja itu bersekolah dan bermain namun malah terjerumus pada hal yang berbahaya. Masyarakat mulai merasa resah dan terganggu dengan perilaku ngelem sehingga masyarakat mulai bersifat apatisme dengan perilaku ngelem yang dilakukan oleh remaja, masyarakat. Masyarakat melakukan pengucilan terhadap remaja yang kecanduan lem dan orang tua yang anaknya kecanduan. Kesimpulan dari penelitian ini remaja adalah usia pencarian jati diri sehingga peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam perkembangan remaja, dalam teori anomie masyarakat sementara tidak mampu menjalankan kontrol sosial yang efektif , yang mana di tandai dengan peningkatan anomie
Melalui Kampanye Berkelanjutan di Kepulauan Anambas Hidayat, Taufik; Arieta, Siti
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2969

Abstract

Kepulauan Anambas, dengan kekayaan keanekaragaman hayati lautnya, menghadapi ancaman kerusakan akibat aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kampanye konservasi laut terhadap kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung kawasan konservasi di Kepulauan Anambas. Metode yang digunakan adalah penyebaran brosur yang berisi informasi dan pesan-pesan konservasi kepada masyarakat di delapan desa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye konservasi laut melalui penyebaran brosur memberikan dampak positif terhadap kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat. Analisis PLS-SEM menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat dengan dukungan mereka terhadap kawasan konservasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kampanye konservasi laut yang dilakukan berhasil meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan laut di Kepulauan Anambas. Penelitian ini merekomendasikan dilakukannya kampanye yang lebih beragam dan interaktif, pengembangan media kampanye yang lebih inovatif, pelibatan masyarakat secara aktif, serta monitoring dan eval__uasi secara berkala untuk meningkatkan efektivitas upaya konservasi laut.
Mengembangkan Wisata Pantai Pelawan Karimun Melalui Konsep Community-Based Ecotourism Peran Pokdarwis Dan Mahasiswa Sosiologi Umrah Dalam Meningkatakan Perekonomian Audina, Dea; Fitri, Nurisa; Arieta, Siti; Sofiyan, Sofiyan
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i2.2970

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan wisata pantai Pelawan di Karimun melalui konsep community-based ecotourism, dengan menekankan peran Pokdarwis dan mahasiswa Sosiologi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dalam meningkatkan perekonomian lokal. Metode penelitian kualitatif diterapkan, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis tidak hanya berfungsi sebagai pengelola wisata, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi berbasis komunitas. Kolaborasi antara mahasiswa Sosiologi UMRAH dan Pokdarwis dalam merancang program-program edukasi serta kegiatan promosi wisata menjadi kunci dalam menarik wisatawan dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang mendukung keberlanjutan ekowisata dan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar pantai Pelawan. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi ecotourism, seperti kurangnya infrastruktur dan kesadaran masyarakat. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang mendukung keberlanjutan ekowisata dan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar pantai Pelawan, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut yang melibatkan semua pemangku kepentingan.
Konstruksi Sosial Beauty Activists Terhadap Green Product The Body Shop Di Kota Batam Delsy Arya Putri; Siti Arieta; Rahma Syafitri
Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 5 (2024): September: Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aliansi.v1i5.478

Abstract

Fenomena green consumers di Indonesia masih terus berkembang seiring dengan peningkatan kesadaran dan edukasi terkait isu-isu lingkungan. Salah satu produk yang green product yaitu produk The Body Shop. The Body Shop melakukan konstruksi pengetahuannya terhadap beauty activists sehingga beauty activists juga melakukan konstruksi pengetahuannya kepada lingkungan sosialnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konstruksi pengetahuan yang dibangun oleh beauty activists terkait green product yang ada di Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode peneltian kualitatif dengan informan sebanyak 10 orang yang didalamnya terdapat manager dari The Body Shop dan beauty activists yang tergabung ke dalam customer The Body Shop. Penelitian ini menggunakan teknik dan alat pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa di dalam penelitian ini konstruksi beauty activists sudah terbangun yaitu dengan berupa pengetahuan-pengetahuan baru untuk meciptakan adanya pengetahuan, kesadaran, kepedulian dan peningkatan rasa kepemilikan dari beauty activists terhadap produk The Body Shop. Beauty activists juga sudah melakukan konstruksi kepada lingkungan sosialnya dan beauty activists juga sudah memahami green product ini karena mereka sudah menunjukkan bahwa produk yang mereka pilih dan gunakan sudah memberikan dampak dan adanya pengetahuan-pengetahun baru yang juga disampaikan dari The Body Shop.
GAME ONLINE DIKALANGAN MAHASISWA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) PEMBANGUNAN KOTA TANJUNGPINANG Manurung Maria Stefany Glorya; Arieta Siti; Suryaninggsih
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3965

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena kegemaran mahasiswa bermain game online di tengah padatnya kegiatan kemahasiswaan, dengan fokus pada mahasiswa STIE Pembangunan Tanjungpinang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku bermain game online dan dampaknya terhadap berbagai aspek kehidupan mahasiswa, ditinjau dari perspektif Teori Pilihan Rasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap 10 informan yang merupakan mahasiswa aktif STIE Pembangunan Tanjungpinang dan aktif bermain game online. Teori Pilihan Rasional dari James S. Coleman menjadi landasan teoritis, yang menekankan bahwa individu bertindak rasional untuk memaksimalkan utilitas atau kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bermain game online dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal meliputi pengaruh teman sebaya dan tren budaya populer yang mendorong mahasiswa mencoba dan terlibat dalam aktivitas gaming. Faktor internal mencakup rasa penasaran, motivasi afiliasi (mempererat hubungan), motivasi prestasi (kompetisi), dan motivasi instrumental (keuntungan ekonomi). Preferensi terhadap jenis game tertentu, seperti Mobile Legends, didasari oleh evaluasi rasional terhadap utilitas yang ditawarkan, seperti keseruan, fitur multiplayer, dan mekanisme permainan yang dianggap lebih praktis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Teori Pilihan Rasional relevan dalam menjelaskan perilaku bermain game online di kalangan mahasiswa, yang didasari oleh perhitungan rasional individu untuk memaksimalkan utilitas mereka dalam konteks sosial dan pribadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi dan pendampingan bagi mahasiswa untuk mengelola waktu dan aktivitas bermain game online secara bijak, serta perlunya penelitian lanjutan untuk mengkaji dampak game online secara lebih mendalam dan spesifik di STIE Pembangunan Tanjungpinang.
Stigma Masyarakat Terhadap Perempuan Berstatus Cerai Hidup di Kota Tanjungpinang Suryana, Agi; Arieta, Siti; Wahyuni, Sri
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2023): Maret (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.435 KB) | DOI: 10.57248/jishum.v1i3.121

Abstract

The phenomenon of women with divorced status is common in Indonesia. The high divorce rate in Tanjungpinang City has an impact on the number of women who have divorced status. Women with divorced status are still attached to a number of stigmas. The strongest stigma is that women with divorced status are considered to be able to behave negatively and are followed by jokes that cover up this status, such as women who are weak and cannot be single parents, fail to take care of the household and have the potential to commit deviant behavior. This research was conducted to find out the stigma against women with divorced status. The theory used in this research is the stigma theory. There were twelve informants in this study, namely women with divorced status, families and the community of Tanjungpinang city. This type of research is qualitative and the selection of informants uses a purposive sampling technique with several predetermined criteria. The results of this study indicate that there is a social stigma against women with divorced status living in Tanjungpinang City. Stigma caused by actions that have the potential to deviate from the status of divorced women. Community stigma is inseparable from censorship and community interaction. The causes of the emergence of stigma are patriarchal culture in society, level of education, age and gender and social conditions
KEDAI KOPI SEBAGAI RUANG SOSIAL BUDAYA: STUDI TENTANG TRADISI MENGOPI DI KEDAI KOPI AMENG Amalia, Eva; Syafruddin Rais; Arieta, Siti
JURNAL MENATA Vol. 4 No. 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Puslitabmas Batam Tourism Polytecnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59193/jmt.v4i1.395

Abstract

 Keunikan kopi Indonesia yang telah menyebar ke seluruh dunia secara global dan tumbuh menjadi budaya perilaku dan gaya hidup. Kajian fenomenologi ini bertujuan untuk mengelaborasi kopi secara khusus dalam budaya Melayu. Wilayah Kepulauan Riau tidak mengalami penjajahan Inggris secara historis, sehingga tidak mengenal budaya waktu minum teh. Sebaliknya, masyarakat Melayu mengenal kopi untuk dikonsumsi karena memiliki efek memberikan semangat bekerja akibat kandungan kafein di dalamnya. Kopi juga menjadi pelengkap yang enak karena mudah disajikan, hanya perlu diseduh dengan air panas dan cocok dipadukan dengan aneka cemilan. Perilaku sosial laki-laki Melayu yang suka duduk bersama sambil menunggu melaut memberikan peluang bisnis bagi para pedagang, orang Tionghoa, yang selama ini selalu hidup berdampingan dengan orang Melayu di Kepulauan Riau. Maka dari yang awalnya hanya kumpulan orang di pinggir laut, munculah kedai kopi tiam kopi. ‘Kedai Kopi Ameng” adalah salah satu kedai kopi terkenal dengan merek kopi lokalnya bernama Kopi Ameng yang kini memiliki cabang di Batam mengikuti sejarah legenda berdirinya Kopi Ameng di Belakang Padang selama bertahun-tahun. Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempertemukan berbagai usia, latar belakang suku, agama, dan profesi, tetapi juga menjadi ikon kopi Melayu dan representasi interaksi sosial budaya masyarakat Melayu
Kontrol Sosial Pondok Pesantren Al- Hijrah Bagi Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Tanjungpinang Apriyanto; Arieta, Siti
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Masyarakat Maritim
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v2i2.1695

Abstract

Dari sekian banyak masalah yang di hadapi salah satunya adalah mereka narapidana yang berada di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Tanjungpinang .Dari beberapa pembinaan yang diberikan kepada warga binaan pemasyarakatan, salah satu program pembinaan tersebut adalah pembelajaran dibidang agama islam. Fokus penelitian ini adalahbagaimana upaya pondok Pesantren Al-Hijrah sebagai agen kontrol sosial bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Tanjungpinang. Untuk mengetahui upaya pondok pesantren Al-hijrah sebagai agen kontrol sosial bagi narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Tanjungpinang dapat dianalisis dengan konsep teori Roucek yang meliputi konsep pengendalian secara institusional, pengendalian secara lisan dan simbolis, serta pemberian reward dan punishment. Adapun hasil adalah upaya kontrol sosial yang dilakukan pondok pesantren Al-Hijrah melalui pengendalian secara institusional terhadap narapidana. Selanjutnya kita dapat melihat upaya kontrol sosial secara lisan dan simbolis. Dan yang terakhir adalah upaya kontrol sosial melalui upaya pemberian reward and punishment kepada para anggota santri. Tujuan diberikan reward adalah agar dapat memotivasi para santri untuk melakukan kegiatan belajar
Potensi Pengembangan Ekowisata Mangrove Di Tanjung Siambang Humairah, Jasri Fanny; Arieta, Siti; Syahdila, Darama
Jurnal Empirika Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47753/je.v7i2.129

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melihat seberapa besar potensi ekowisata mengrove yang dapat di impelementasikan di Tanjung Siambang, Kelurahan Dompak, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, serta transfer knowledge kepada masayarakat sekitar tentang pentingnya menjaga dan mengembangkan potensi ekosistem mangrove dikawasan Tanjung Siambang. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan teknik social mapping dan wawancara. Pengumpulan data primer dilakukan dalam proses wawancara dengan mengajukan pertanyaan berupa indikator yang dapat menjawab pertanyaan dari topik penelitian. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah potensi ekowisata mangrove di Tanjung Siambang sangat besar. Namun, perlu peningkatan dari fasilitas wisata, kemampuan komunikasi asing masyarakat sekitar dan pengalokasian kegiatan yang dilaksanakan di Kota Tanjungpinang ke Kawasan Pantai Tanjung Siambang.
Co-Authors Abdul Roni Aditya Surya Dinata Aditya Surya Dinata Agastia Dianfortuna Ayudya Ali Azid Aneta Annisa Valentina Annissa Valentina Apriyanto Athika Thahira Atika Rokhim Audina, Dea Bambang Suhito Bonita Silalahi Casiavera Christina Rotua Silitonga Damai Vistiani Gulo Delsy Arya Putri Delsy Arya Putri Desi Kristiani manurung Dimas Akmarul Putera Dini Indriani Aulia Putri Diof Hafiz Edison Edison Eka Putri Lestari Emmy Solina Endang Simanjuntak Eva Amalia Eva Amalia Eva Amalia Evan Augustin Fera Mardiani Ferik Juanda Fitri, Nurisa Grace Natasya Grace Natasya, Grace Gustika, Winda Habib Syahputra Herdany, Venny Heri Syahputra Lingga Humairah, Jasri Fanny Ilhamda Fattah Kaloko Imam Yudhi Prastya, Imam Yudhi Irma Dela Larasita Kurmalasari, Tety Lawi, Ansarullah Lela Nur Shahida, Lela Nur Shahida Manurung Maria Stefany Glorya Marisa Elsera Maulani, Santi Maya Rifqi Nasution Metha Warissa Muhammad Apriansyah Daulay Muhammad Fadli Muhammad Rizky Febriansyah Lubis Nabila Zhikri Ramadanti Nanik Rahmawati niko, Nikodemos Nikodemus Niko, Nikodemus Novi Gabriella Haria Nur Asri Nurapitasari Nurapitasari Pransisca, Shelvia Putri Agustina Rafles Simanjuntak Rahma Syafitri Rahma Syafitri Rambe, Rukiyah Yunita Ranti Miranda Uliarta Manalu Riana Septiani Hairi Roni Adi Rupita, Rupita Sachi Emelin Carissa Sadam Sadam Said Muhammad Khairul Nizam Santoso, Meilanny Sapitri, Asti Agus Shania Desvianty Silviani, Try Sofiyan Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suryana, Agi Suryaninggsih suryaningsih Suryaningsih Suryaningsih Syafitri, Rahma Syafruddin Rais, Syafruddin Syahdila, Darama Syarifah Ema Rahmaniah Tambunan, Friska Flisilia Taruna Prakarsa Taruna Prakarsa Taufik Hidayat Taufiqqurrachman Taufiqqurrachman Taufiqurrachman Taufiqurrachman Teguh Setiandika Igiasi Tri Samnuzulsari Vistin Gulo W Pangestoeti Winda Gustika Yusnidar Agusti