Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN KENDARAAN BERMOTOR BERBASIS INTERNET OF THING DENGAN MODUL NODEMCU V3 ESP8266 MUHAMMAD THORIQ; FARID BASKORO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p%p

Abstract

Sistem keamanan kendaraan bermotor pada penelitian sebelumnya memiliki kekurangan antar muka secara langsung (Maps), tidak dapat dimonitoring secara real time dan masih menggunakan modul GSM. Dengan adanya kekurangan tersebut, maka peneliti ingin mengembangkan sistem yang bisa memantau posisi letak sepeda motor yang dapat dimonitoring dan dikontrol melalui aplikasi android yakni Blynk. Prototype ini akan menggunakan sebuah mikrokontroller (NodeMCU V3 ESP8266), modul GPS, modul sensor getar, modul relay, buzzer dan led. Modul GPS berfungsi untuk menentukan koordinat posisi pada sepeda motor dan akan dikirimkan lalu ditampilkan melalui aplikasi Blynk yang terdapat pada android. Berdasarkan hasil pengujian, sistem mampu memonitoring sepeda motor dengan rata-rata 1,6909 detik sekali. Tingkat keakurasian 100% dan tingkat presisi 100%. Sistem akan memonitoring dan mengontrol kendaraan dari jarak jauh dengan menggunakan NodeMCU sebagai Internet Of Thing (IoT) dengan baik melalui aplikasi Blynk. Kata kunci : kendaraan bermotor, sistem keamanan, NodeMCU V3 ESP8266, Internet Of Thing, Blynk.
Rancang Bangun Sistem Informasi Kecocokan Donor Darah dan Alat Penentu Golongan Darah Manusia Berbasis IoT Ita Mubarokah; Farid Baskoro
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p%p

Abstract

Sampai saat ini, proses pengujian golongan darah manusia masih dilakukan secara manual dengan mencampurkan darah dan antisera. Pengujian dilakukan oleh petugas medis yang berpengalaman dan pengamatan reaksi aglutinasi mengandalkan ketelitian mata penguji. Kemudian proses pengujian membutuhkan waktu yang lama, tanpa penyimpan data pendonor. Pengujian ini kurang efektif apabila darah yang diuji banyak dan dalam kondisi darurat. Tujuan penelitian ini, untuk membuat suatu sistem yang dapat memberikan informasi kecocokan donor darah serta dapat menentukan golongan darah dan rhesus manusia. Penelitian ini menggunakan metode sistem ABO dan sistem rhesus. Masukan data penelitian ini menggunakan nilai tegangan LDR yang disinari oleh LED. Selanjutnya nilai tegangan tersebut diolah oleh Arduino Uno. Keluaran data ditampilkan pada LCD dan aplikasi smartphone android, dengan menggunakan modul WiFi NodeMCU ESP8266. Aplikasi dilengkapi dengan penyimpan data yaitu Microsoft Excel. Berdasarkan hasil pengujian, sistem mampu menentukan golongan darah dengan range tegangan aglutinasi LDR1=0-1,3345 Volt, LDR2=0-1,2955 Volt dan LDR3=0-1,183 Volt. Sedangkan range tegangan tidak aglutinasi LDR1=1,3345-2,2 Volt, LDR2=1,2955-2,2 Volt dan LDR3=1,183-2,2 Volt. Presentase nilai akurasi sistem sebesar 97,5%, dengan waktu rata-rata deteksi selama 02.49 detik pada alat dan selama 20.37 detik pada aplikasi. Kata kunci : Golongan Darah, Donor Darah, NodeMCU ESP8266, Internet of Things.
DESAIN SISTEM PENGATURAN POSISI SUDUT AERO PENDULUM BERBASIS FUZZY LOGIC CONTROLLER DENGAN SOFTWARE LABVIEW Farid . Baskoro; Fandik Agung Kurniawan
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p%p

Abstract

Aero pendulum dapat diartikan sebagai pendulum yang dilengkapi dengan baling baling di salah satu ujungnya, dan ujung lainnya berada pada satu titik tetap. Permasalahan pada aero pendulum yaitu sistem tidak dapat mempertahankan posisi secara stabil saat beban tidak seimbang. Penilitian ini bertujuan untuk merancang dan mengontrol sistem aero pendulum menggunakan pengendali logika fuzzy dan respon yang dihasilkan ditampilkan melalui GUI (Graphical User Interface) LabVIEW 2014. Pengendali logika fuzzy yang dibuat memiliki 5 fungsi keanggotaan dengan 25 rule base berhasil menghasilkan respon sesuai setpoint yang telah ditentukan dan mengurangi ESS (error steady state). Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon sistem aero pendulum menggunakan kontroler logika fuzzy mampu mencapai setpoint yang diinginkan dengan peak time (tp) sebesar 0,71 detik, delay time (td) sebesar 0,32 detik, rise time (tr = 1090%) sebesar 0,46 detik, sattling time (ts = 5%) sebesar 0,6 detik, dan nilai error steady state sebesar 0,001%
SISTEM KENDALI DUAL MOTOR PROPELLER PADA ALAT SELF BALANCING MENGGUNAKAN KONTROLER PID DENGAN TUNING CHR Farid . Baskoro; Prayuda Ari Guntoro; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Bambang . Suprianto; I Gusti Putu Asto Buditjahjanto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p19-27

Abstract

Abstract Unmanned Aircraft or known as UAV (Unmanned Aerial Vehicle) is a vehicle that does not have a crew, which in the last decade has been developed by researchers, students and technology companies. Multirotor included in one type of vehicle that has the ability to take off vertically and be able to maintain its position when flying. In flying a Multirotor sometimes it takes a stable height to carry out certain missions. The problem with Multirotor is the balance of flight when the load on the Multirotor is not balanced. The purpose of this research is to design a smaller scale Multirotor used to produce a stable system using a PID controller with the CHR method so that this method is expected to be applied later on a larger Multirotor vehicle. The results of the implementation simulation using the Proportional Integral Derifative (PID) controller on the self balancing control system on the Dual Motor Propeller obtained the best value Kp = 9.01 Ki = 0.52 and Kd = 0.13 can improve the system response with Ess = 0.99% Maximum overshoot = 3.13% td = 2.45 s, tr = 3.95 s, ts (5%) = 0.75 s.
Monitoring, Bendungan, ESP8266, RANCANG BANGUN PROTOTYPE MONITORING KETINGGIAN AIR PADA BENDUNGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS Farid . Baskoro; A. Samrul Ilmun Nafik; Farid . Baskoro; Arif . Widodo; Reza . Rahmadian
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p29-35

Abstract

Abstrak Bendungan merupakan salah satu sarana mutifungsi yang memiliki peran penting bagi kehidupan manusia. Bendungan banyak memiliki manfaat penting salah satunya sebagai irigasi dan penggendali banjir. Namun jika terjadi kelalaian dalam pengawasan bendungan tersebut akibatnya sangat merugikan karena menyangkut keselamatan warga disekitarnya jika terjadi meluapnya air. Oleh karena itu, peneliti membuat sistem monitoring ketinggian air bendungan berbasis IoT dengan mengembangkan alat yang dapat memonitoring 3 titik lokasi bendungan dalam 1 server menggunakan website thingspeak secara Real-Time dan dapat diakses melalui apikasi dari smartphone android dengan tampilan data berupa grafik. Sensor ultrasonik yang akan mendeteksi ketinggian air dan buzzer sebagai peringatan bahaya ketika debit air naik tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ketinggian berhasil dapat monitoring 3 lokasi dalam satu server, tidak hanya itu website Thingspeak menyediakan fitur untuk monitoring sampai 8 lokasi sekaligus dalam satu server. Data yang ditampilkan di Thingspeak juga secara Real-Time dalam bentuk grafik dengan upload data ketinggian minimal setiap 15 detik, dan data yang sudah terkirim di Thingspeak juga bisa di unduh melalui fitur yang ada di website Thingspeak. Tidak hanya dapat dipantau oleh server melalui PC atau laptop, tetapi dapat juga di pantau melalui smartphone android dengan aplikasi ThingView yang sangat bermanfaat untuk masyarakat, aplikasi ini menampilkan grafik ketinggian air seperti yang ada di website. Kata Kunci: Monitoring, Bendungan, ESP8266, Thingspeak, Internet of Things. Abstract Dams are one of the mutifunctional facilities that have an important role in human life. Dams have many important benefits, one of which is as irrigation and flood control. However, if there is negligence in monitoring the dam, the result is very detrimental because it involves the safety of the surrounding residents in the event of an overflow of water. Therefore, researchers created an IoT-based dam water level monitoring system by developing a tool that can monitor 3 points of dam locations on 1 server using the Thingspeak website in Real-Time and can be accessed via an application from an Android smartphone with graphical data display. Ultrasonic sensor that will detect water level and buzzer as a danger warning when the water flow rises high. Based on the results of the altitude research, you can successfully monitor 3 locations on one server, not only that the Thingspeak website provides features for monitoring up to 8 locations at once on one server. Data displayed on Thingspeak is also real-time in graphical form with upload height data at least every 15 seconds, and data that has been sent on Thingspeak can also be downloaded via the features on the Thingspeak website. Not only can it be monitored by the server via a PC or laptop, but can also be monitored via an android smartphone with the ThingView application which is very useful for the community, this application displays a water level graphic like the one on the website. Keywords: Monitoring, Dam, ESP8266, Thingspeak, Internet of Things
Monitoring, Bendungan, ESP8266, RANCANG BANGUN PROTOTYPE MONITORING KETINGGIAN AIR PADA BENDUNGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS Farid . Baskoro; A. Samrul Ilmun Nafik; Farid . Baskoro; Arif . Widodo; Reza . Rahmadian
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p29-35

Abstract

Abstrak Bendungan merupakan salah satu sarana mutifungsi yang memiliki peran penting bagi kehidupan manusia. Bendungan banyak memiliki manfaat penting salah satunya sebagai irigasi dan penggendali banjir. Namun jika terjadi kelalaian dalam pengawasan bendungan tersebut akibatnya sangat merugikan karena menyangkut keselamatan warga disekitarnya jika terjadi meluapnya air. Oleh karena itu, peneliti membuat sistem monitoring ketinggian air bendungan berbasis IoT dengan mengembangkan alat yang dapat memonitoring 3 titik lokasi bendungan dalam 1 server menggunakan website thingspeak secara Real-Time dan dapat diakses melalui apikasi dari smartphone android dengan tampilan data berupa grafik. Sensor ultrasonik yang akan mendeteksi ketinggian air dan buzzer sebagai peringatan bahaya ketika debit air naik tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ketinggian berhasil dapat monitoring 3 lokasi dalam satu server, tidak hanya itu website Thingspeak menyediakan fitur untuk monitoring sampai 8 lokasi sekaligus dalam satu server. Data yang ditampilkan di Thingspeak juga secara Real-Time dalam bentuk grafik dengan upload data ketinggian minimal setiap 15 detik, dan data yang sudah terkirim di Thingspeak juga bisa di unduh melalui fitur yang ada di website Thingspeak. Tidak hanya dapat dipantau oleh server melalui PC atau laptop, tetapi dapat juga di pantau melalui smartphone android dengan aplikasi ThingView yang sangat bermanfaat untuk masyarakat, aplikasi ini menampilkan grafik ketinggian air seperti yang ada di website. Kata Kunci: Monitoring, Bendungan, ESP8266, Thingspeak, Internet of Things. Abstract Dams are one of the mutifunctional facilities that have an important role in human life. Dams have many important benefits, one of which is as irrigation and flood control. However, if there is negligence in monitoring the dam, the result is very detrimental because it involves the safety of the surrounding residents in the event of an overflow of water. Therefore, researchers created an IoT-based dam water level monitoring system by developing a tool that can monitor 3 points of dam locations on 1 server using the Thingspeak website in Real-Time and can be accessed via an application from an Android smartphone with graphical data display. Ultrasonic sensor that will detect water level and buzzer as a danger warning when the water flow rises high. Based on the results of the altitude research, you can successfully monitor 3 locations on one server, not only that the Thingspeak website provides features for monitoring up to 8 locations at once on one server. Data displayed on Thingspeak is also real-time in graphical form with upload height data at least every 15 seconds, and data that has been sent on Thingspeak can also be downloaded via the features on the Thingspeak website. Not only can it be monitored by the server via a PC or laptop, but can also be monitored via an android smartphone with the ThingView application which is very useful for the community, this application displays a water level graphic like the one on the website. Keywords: Monitoring, Dam, ESP8266, Thingspeak, Internet of Things
SIMULASI PEMODELAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKOHIDRO/PLTMH DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MATLAB/SIMULINK Farid . Baskoro; Mulya Adi Prasetiya; widi . aribowo; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p73-80

Abstract

Abstrak: Indonesia menjadi salah satu negara yang di anugerahi berbagai macam energi terbarukan yang sangat melimpah ruah di setiap penjuru negeri, salah satu energi terbarukan tersebut yaitu berupa energi air. Potensi dari energi air di Indonesia cukup besar yaitu sekitar 75.000 MW. Akan tetapi dari melimpahnya energi yang ada tersebut, Indonesia hanya mampu memaksimalkannya berkisar 7% saja dari kapasitas yang ada. Pembangkit listrik tenaga mikohidro ialah pembangkit yang membutuhkan energi kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik menjadi salah satu kebutuhan paling utama dalam era modern seperti sekarang ini, Biaya listrik tenaga air sendiri cukup rendah, yang menjadikannya kompetitif untuk sebuah energi terbarukan. Pembangkitnya tidak akan menghabiskan air itu sendiri, beda dengan pembangkit kompetitornya yaitu pembakit listrik energi batu bara yang membutuhkan batu bara dengan jumlah yang sangat banyak dan batu bara sendiri tidak semua Negara mempunya sumber daya batu bara di tanah mereka hanya ada bebarapa Negara saja contohnya Indonesia. Pembangkit listrik tenaga air terdiri dari tiga bagian, yaitu diantaranya pengatur (pengontrol), sistem hidro servo, dan hidro turbin. Secara keseluruhan bagian ini dikenal sebagai pengatur turbin air yang dihubungkan ke generator sinkron untuk menggerakkan poros sehingga energi mekanik dari turbin bisa diubah menjadi energi listrik. Pada penelitian ini penulis akan membahas tentang pemodelan simulasi dari pembangkit listrik tenaga mikohidro dengan menggunakan aplikasi MATLAB/SIMULINK. Hasil dari pemodelan tersebut didapatkan daya yang bisa dibangkitkan sebesar 18 Watt, Putaran Rotor didapatkan sebesar 29 RPM, dan arusnya mencapai 2A (Ampere) dan yang terakhir daya reaktif mencapai 0.05 VAR. Kata Kunci: Simulasi, MATLAB/SIMULINK, Generator Sinkron Abstract: Indonesia is one of the countries that has been awarded various kinds of renewable energy which is very abundant in every corner of the country, one of the renewable energies is in the form of water energy. The potential of water energy in Indonesia is quite large, around 75,000 MW. However, from the abundance of available energy, Indonesia is only able to maximize it, around 7% of the existing capacity. Hydroelectric power is a generator that relies on the kinetic energy of water to produce electrical energy. Electrical energy is one of the most important needs in the modern era like today. The cost of hydroelectric power itself is quite low, which makes it competitive for a renewable energy. The plant will not use up the water itself, in contrast to its competitors, namely coal-fired power plants that require a large amount of coal and coal itself, not all countries have coal resources on their land, only a few countries, for example Indonesia. Hydroelectric power consists of three parts, namely a regulator, servo hydro system, and hydro turbine. Overall this part is known as a water turbine regulator which is connected to a synchronous generator to move the shaft so that the mechanical energy from the turbine can be converted into electrical energy. In this research, the writer discusses the simulation of micro hydro power plant modeling using the MATLAB / SIMULINK application. The results of the modeling show that the power that can be generated is 18 Watt, the rotor rotation is 29 RPM, and the current reaches 2A (Ampere) and finally the reactive power reaches 0.05 VAR. Keywords: Simulation, SIMULINK/MATLAB Synchronous Generator
SISTEM PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR TIGA FASA MENGGUNAKAN METODE DIRECT TORQUE CONTROL (DTC) Farid . Baskoro; Septian Eko Nugroho; widi aribowo; ibrohim .
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p81-89

Abstract

Abstrak Artikel ilmiah ini merupakan pengembangan dari pengendalian kecepatan motor tiga fasa dengan metode direct torque control (DTC) dengan mensimulasikan menggunakan simulink. Pada studi ini, membahas pengendalian kecepatan motor 3 fasa yang banyak digunakan dalam dunia industri karena mempunyai banyak keunggulan diantaranya mudah dalam pemeliharaan, performanya yang handal, kontruksi yang kokoh, mempunyai efisiensi tinggi, dan harganya murah. namun, motor tiga fasa memeliki kekurangan diantaranya karkateristik motor yang sulit di kendalikan dan juga arus awal yang tinggi sehingga di butuhkan inverter tiga fasa. Inverter tiga fasa berfungsi sebagai pengendali laju motor tiga fasa dengan mengubah nilai frekuensi dan tegangan. Cara kerja inverter mengubah nilai frekuensi menjadi lebih kecil dengan mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC, kemudian di ubah menjadi tegangan AC lagi dengan frekuensi yang berbeda. Pengaturan tegangan dan frekuensi diberlakukan untuk laju putaran dan torsi motor yang dibutuhkan. Metode yang digunakan untuk pengendalian kecepatan motor tiga fasa pada artikel ilmiah ini dengan space vector pulse widht modulation (SVPWM) menggunakan DTC dengan perbandingan fluks. Skema model SVPWM menggunakan perbandingan control P dan PI dengan metode DTC. Hasil simulasi pengendalian motor tiga fasa menunjukkan metode DTC ini tidak sensitive terhadap perubahan pada tahanan stator sehingga perubahan pada beban mempengaruhi kecepatan motor. Metode DTC dapat mempersingkat kecepatan motor tiga fasa sampai stabil pada 0,22s hingga 0,5s dimana 0,5s diberi beban torsi 6Nm ,12Nm, 18Nm , dan 24Nm sehingga terjadi penurunan kecepatan pada detik 0, 5s secara bertahap sesuai dengan beban torsi yang diberikan. Kata Kunci: direct torque control (DTC), SVPWM, motor tiga fasa, inverter, simulink Abstract This scientific article is a development of three phase motor speed control by direct torque control (DTC) method by simulating using simulink. In this study, discussing the control of 3 phase motor speed which is widely used in the industrial world because it has many advantages including easy maintenance, reliable performance, sturdy construction, high efficiency, and low price. however, three-phase motors have shortcomings including motor characteristics that are difficult to control and also high initial currents so a three-phase inverter is needed. The three-phase inverter functions as a three-phase motor speed controller by changing the frequency and voltage values. How the inverter works to change the value of the frequency to be smaller by changing the AC voltage to DC voltage, then convert it to AC voltage again with a different frequency. Voltage and frequency settings are applied to the required rotation speed and torque of the motor. The method used for controlling three-phase motor speed in this scientific article with space vector pulse widht modulation (SVPWM) uses DTC with flux comparison. The SVPWM model scheme uses a comparison of control P and PI with the DTC method. The results of a three-phase motor control simulation show that the DTC method is not sensitive to changes in stator resistance so that changes in load affect motor speed. The DTC method can shorten the speed of the three-phase motor until it is stable at 0.22s to 0.5s, where 0.5s are given a torque load of 6Nm, 12Nm, 18Nm, and 24Nm so that the speed decreases at 0,5s in stages according to the torque load given. Keywords: direct torque control (DTC), SVPWM, three phase motor, inverter, simulink
STUDI LITERATUR ANALISIS PENERAPAN MIKROKONTROLER PADA PENGEREMAN DINAMIK MOTOR INDUKSI TIGA FASA Farid . Baskoro; Ibnu . Azhari; Achmad Imam Agung
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p99-108

Abstract

Abstrak Motor induksi merupakan salah satu penggerak utama pada mesin – mesin di industri. Motor induksi dipilih sebagai penggerak utama karena memiliki banyak kelebihan daripada jenis penggerak utama yang lain. Teknologi kendali dari motor induksi juga berkembang pesat. Salah satu teknologi yang berkembang adalah teknologi tentang pengereman putaran motor induksi. Pengereman motor induksi digunakan untuk digunakan dalam berbagai hal seperti dalam konveyor dan sistem lift. Salah satu cara pengereman adalah menggunakan metode pengereman dinamik, dimana pengereman dilakukan dengan menyalurkan secara injeksi arus searah ke motor induksi sehingga menghasilkan medan magnet stasioner sehingga menghasilkan perlambatan putaran motor induksi. Dalam melakukan pengendalain pengereman motor induksi, dapat dilakukan dengan berbagai hal salah satunya yaitu dengan mikrokontroler yang berfunsi untuk mengatur arus dan tegangan searah yang masuk menjuju kumparan motor induksi 3 fasa dengan otomatis. Berdasarkan uraian diatas, penulis melakukan penelitian dengan metode penelitian studi literatur yaitu dengan membahas beberapa jurnal dengan tema sama sehingga dapat ditarik kesimpulan dari hasil penelitian tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan mikrokontroler terhadap kinerja pengereman dinamik pada motor induksi tiga fasa. Setelah melakukan kajian terhadap beberapa hasil penelitian penulis dapat ditarik kesimpulan bahwa metode pengereman dinamik dengan menggunakan mikrokontroler memiliki pengaruh terhadap kecepatan perlambatan motor induksi tiga fasa lebih baik daripada tanpa menggunakan mikrokontroler sehingga motor dapat berhenti lebih cepat dan lebih efektif.Hal ini dapat dilihat pada beberapa jurnal, dimana selisih waktu yang dihasilkan jika dibandingkan antara pengereman dinamik menggunakan mikrokontroler dan tanpa mikrokontroler dimana penggunaan mikrokontroler menghasilkan nilai waktu pengereman lebih cepat daripada tanpa mikrokontroler. Kata Kunci : Motor Induksi, Pengereman Dinamik, Arus Searah, mikrokontroler Abstract Induction motors are one of the main drivers of machines in the industry. Induction motors are chosen as prime movers because they have many advantages over other types of prime movers. The control technology of induction motors is also developing rapidly. One of the developing technologies is the technology of induction motor rotation. Induction motor braking is used for various things such as in conveyors and elevator systems. One way of braking is to use the dynamic braking method, where braking is carried out by channeling direct current injection to the induction motor so as to produce a stationary magnetic field so as to produce an induction motor rotation slowing. In controlling the induction motor braking, it can be done with a variety of things, one of them is with a microcontroller whose function is to regulate the current and direct voltage that goes into the 3 phase induction motor coil automatically. Based on the description above, the authors conducted a research study method of literature study by discussing several journals with the same theme so that conclusions can be drawn from the results of the study. The purpose of this study was to determine the effect of using a microcontroller on the performance of dynamic braking on a three-phase induction motor. After conducting a study of some of the results of the study, the writer can conclude that the method of dynamic braking using a microcontroller has an effect on the slowing speed of a three-phase induction motor better than without using a microcontroller so that the motor can stop faster and more effectively. This can be seen in several journals. , where the resulting time difference when compared between dynamic braking using a microcontroller and without a microcontroller where the use of a microcontroller results in a faster braking time value than without a microcontroller. Keywords : Induction Motor, Dynamic Braking, Direct Current , microcontroller
ERANCANGAN SELF BALANCING TWINCOPTER MENGGUNAKAN KONTROLER PID DENGAN METODE COHEN – COON Farid . Baskoro; Jepri . Iswantoro; Muhamad Syariffuddien Zuhrie
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p37-46

Abstract

Abstrak Twincopter atau twinrotor merupakan jenis multycopter yang memiliki sistem penggerak motor propeler pada dua motor sejajar horizontal yang saat ini banyak dikembangkan, pada Twincopter atau twinrotor permasalahan yang sering terjadi yaitu stabilitas pada saat beban tidak seimbang. Terdapat berbagai macam sistem pengendalian yang dapat digunakan, diantaranya kendali on / off pada pengendalian ini masih belum mampu menyeimbangkan Twincopter atau twinrotor dengan baik pada penerapanya. Berdasarkan latar belakang masalah self balancing pada Twincopter atau twinrotor maka akan dilakukan perancangan penelitian yang dapat mengembangkan dan mengatasi permasalahan yang ada pada Twincopter atau twinrotor, diharapkan mampu mengatasi permasalahan self balancing pada Twincopter yang nantinya dapat menstabilkan dan mempercepat respon saat kondisi beban yang tidak seimbang maupun seimbang. Pada hasil perancangan penelitian ini menunjukkan bahwa self balancing Twincopter dengan pengendalian PID dapat memberikan kontrol self balancing sesuai setpoint dengan baik. Pada penerapan pengendalian kontrol PID Self Balancing Twincopter dengan respon sistem dinamis yang didapat dari simulasi metode tuning Cohen-Coon yaitu nilai Kp = 3,09, Ki = 3,028 dan Kd = 0.46 yang dapat memperbaiki Mp (simpangan maksimum) respon sistem = 0,17 % dan Ess = 0,038% dengan ???????? = 0,21 ????, ???????? (5% − 95%) = 0,47 ????, ???????? (5%) = 1.26 ????. Kata Kunci: Twincopter Multirotor, Self Balancing, PID Cohen - Coon. Abstract Twincopter or twinrotor is a type of multycopter that has a propeller motor drive system on two horizontal aligned motors which are currently being developed, at Twincopter or twinrotor the problem that often occurs is stability when the load is unbalanced. There are various kinds of control systems that can be used, including the on / off control in this control is still not able to balance Twincopter or twinrotor properly in its application. Based on the background of self-balancing problems on Twincopter or twinrotor, a research design that can develop and overcome existing problems in Twincopter or twinrotor will be expected to be able to overcome the self-balancing problems in Twincopter which can stabilize and accelerate responses when unbalanced load conditions or balanced. The results of the design of this study indicate that Twincopter self balancing with PID control can provide self-balancing control according to setpoint well. In the application of the control control PID Self Balancing Twincopter with dynamic system responses obtained from the simulation of the Cohen-Coon tuning method namely Kp = 3.09, Ki = 3.028 and Kd = 0.46 which can improve the (Mp) maximum deviation system response = 0.17% and Ess = 0.038% with ???????? = 0.21 ????, ???????? (5% - 95%) = 0.47 ????, ???????? (5%) = 1.26 ????. Keywords: Twincopter Multirotor, Self Balancing, PID Cohen-Coon.
Co-Authors A. Samrul Ilmun Nafik A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdillah , Moch. Zakariyah Achmad . Khoirudin Achmad Fahrur Rozi Achmad Imam Agung Achmad Imam Agung Achmad, Fendi Aditya Chandra Hermawan Agus Wiyono Ahmad . Nizar Akbar Sena Wijaya Alam Sulthonie Habibie Andi Muhammad Febrian Ramadhan Gazali Andika Dwi Wibowo Andy Muhammad Hanani Arfiyan Wildan Habibi Arif . Widodo Arif Widodo Arif Widodo aristyawan Nurdiansyah Aristyawan Putra Aristyawan Putra Nurdiansyah Aristyawan Putra Nurdiansyah Aruna Karunika Rindra Ary . Prastyawan Asto, I Gusti Putu Aziz, Januar Abdul Bagus Rio Rynaldo Bambang Suprianto . Beet, Anja Alfa Buditjahyanto, I Gusti Putu Asto Desi Arista Ratnasari Dewangga Yudhistira Dicky . Kurniawan Dimas Arya S.F Dimas Kusuma Putra Dluha, Moch. Fajrud Ekohariadi Ekohariadi Ekohariadi . Endryansyah . . Endryansyah . . Endryansyah Endryansyah Eppy . Yundra Eppy Yundra Fahmi . Alamsyah Falihul Fajri Al Faruq Fandik Agung Kurniawan Faris Dawwas fatihin, mohammad meizaki Fendi . Achmad Fijayanto, Ricky Fiqih Yerdian Alamsyah Fitria Nisa Andari Fransisca, Yulia Fridyatama, Dimas Arya Soeadyfa Habib Wildan Fahruri Hanif Wigung Nugroho Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas I Gusti Putu Asto I Gusti Putu Asto Buditjahjanto Ibnu . Azhari Ibrohim Ibrohim ibrohim . Ismet Basuki Ita Mubarokah Jepri . Iswantoro Kanda Dias Nurmahandy Kiki Dwi Wijayanti Lilik Anifah Lilik Anifah Lusia Rakhmawati Lusia Rakhmawati Lusia Rakhmawati Lutfiyah Hidayati Mahendra Widyartono Miftahur Rohman Mochamad Jauhar Nur Ainul Sirojuddin Moh Aprilianto Nafian Mohamad . Bahtiar Mohammad Meizaki Fatihin Mohammad Meizaki Fatihin Muhamad Syariffuddien Zuhrie Muhammad Ilham Taufiqi Muhammad Syariffuddien Zuhrie Muhammad Syariffuddien Zuhrie, Muhammad Syariffuddien Muhammad Syariffudien Zuhrie MUHAMMAD THORIQ Muhammad Ulumul Khasan Muhammad Wildan Nur Karim Muhammad Yusril Muqorrobin Mulya Adi Prasetiya Mumtazusysyifa Maimunah Munoto Munoto Naufal Tri Wibowo Nofiatul . Khasanah Nugroho, Stefanus Adhie Nur . Kholis Nur Kholis Nur Kholis Nur Kholis Nurdiansyah, Aristyawan Nurdiansyah, Aristyawan Putra Nurdiansyah, Arityawan Putra Nurhayati . Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati, . . Nurul Arrijal Fahmi Parama Diptya Widayaka Permata Dewata, Aqsal Renaldi Pradypta, Afrianzah PRASETYA DIMAS WARDHANA Prasetyo, Ilham Andhy Pratama, Handyesa Dika Prayuda Ari Guntoro Puput Wanarti Rusimamto Puput Wanarti Rusimamto Puput Wanarti Rusimamto Puspanto, Difa Andrian PUTRA NURDIANSYAH, ARISTYAWAN Putra, Aristyawan Putri, Wachidah Ramadhanty Putro, Wahyu Sasongko Rachmanda Aisah Putri Rachmat Agus Kurdyanto Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadian, Reza Ramadhan Firdiyanto Firdaus Ribhi Atma Ivory Rifqi Firmansyah Rifqi Firmansyah Rifqi Firmansyah, Rifqi Rina Harimurti Rizki Zella Novita Sari Rizky . Susanto Rochman, Miftahur RR. Ella Evrita Hestiandari Rynaldo, Bagus Rio Satria, Farid Satria Septia Wahyuni Surya Ningsih Septian Eko Nugroho Soeparno Soeparno sri dwiyanti Subuh Isnur Haryudo SULISTIYO, EDY Suparji Suparji Tanjung, Riansyah Aras Tri Rijanto Tri Rijanto Unit Three Kartini Wahyu Tri Handoko Waty, Merlyn Royeni Wibawa, Ryo Chandra Aldi widi . aribowo widi . ariwibowo widi Ari bowo Widi Aribowo widi aribowo Wiwik Handayani Wiyli Yustanti YUNI YAMASARI Yunus Alam Suryatna Yuyun Suprapto Zuhrie, M. Syariffuddien