Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Training Kit Digital Gerbang Logika Dasar Berbasis Integrasi Simulatif Proteus untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Khafid Ageng Prayoga; Fendi Achmad; Tri Rijianto; Farid Baskoro
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xpdhvq13

Abstract

The lack of conceptual understanding and psychomotor skills of vocational high school students on basic logic gates material is often triggered by the lack of visualization in conventional practice media. To overcome this challenge, this study aims to design and test the feasibility, practicality, and effectiveness of the Basic Logic Gate Training Kit integrated with Proteus simulation software. Using the ADDIE scheme Research and Development (R&D) methodology, this study involved 10th grade Audio Video Engineering students of SMK Negeri 3 Jombang as test subjects. The results of the expert assessment showed a level of material validity reaching 94.2% and media validation of 94.4%, which is in the very feasible category. From the practical aspect, the percentage of feedback from students reached 87.1% and from teachers 91.7% (very practical). Evaluation of the impact of media on cognitive achievement showed a jump in the average score from 66.00 to 89.44, supported by an N-Gain index of 0.68 (moderate category). Through the Paired Sample t-test and One Sample t-test, a significant intervention effect (p = 0.001) was proven on psychomotor and affective competencies, with a classical completion rate exceeding 100%. It can be concluded that this trainer-based media innovation integrated with simulation software is highly recommended to comprehensively boost the quality of vocational students' learning outcomes.
Trade-Off Analysis of Moving Average Filter in Light Sensors Nova Ariyanto; Farid Baskoro; Rifki Firmansyah; Lilik Anifah; Tri Wrahatnolo; Dimas Arya Soeadyfa Fridyatama
Engineering Science Letter Vol. 5 No. 02 (2026): In Press - Engineering Science Letter
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.esl.002255

Abstract

Light intensity measurements based on sensors often experience signal quality degradation due to noise interference. Although filtering methods are commonly used to reduce noise, improvements in signal stability are frequently accompanied by changes in dynamic response, resulting in a trade-off between accuracy and response speed that has not been extensively analyzed. This study aims to quantitatively evaluate the effect of Moving Average Filter (MAF) parameters on this trade-off in light sensor systems. The proposed method employs a first-order system simulation with a step input signal contaminated by White Gaussian Noise, which is subsequently processed using the MAF with various window sizes ( = 3, 5, 10, 20, and 40). The evaluation is conducted using Root Mean Square Error (RMSE) and rise time as indicators of estimation accuracy and response speed, respectively. The results demonstrate that increasing the window size significantly reduces the RMSE, decreasing from 0.0156 to 0.0072 under step-up conditions and from 0.0132 to 0.0066 under step-down conditions. Optimal performance is observed within the range of  = 10–20. However, this improvement in accuracy is accompanied by an increase in rise time, from 0.1027 s to 0.1175 s for step-up conditions and from 0.1036 s to 0.1191 s for step-down conditions, indicating a slower dynamic response. These findings confirm the existence of a trade-off between signal accuracy and response speed. Therefore, this study provides a quantitative basis for determining optimal filter parameters by considering the balance between measurement accuracy and system responsiveness in light intensity sensing applications.
Rancang Bangun Training Kit Iot Pendeteksi Kebakaran Untuk Pembelajaran Pemrograman Dan Aplikasi Mikrokontroler Mohammad Rosyid Kamil; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Farid Baskoro; Fendi Achmad; Khusnul Khotimah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11624

Abstract

Media pembelajaran praktikum berbasis Internet of Things (IoT) pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler di SMK masih terbatas sehingga peserta didik belum memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan teknologi industri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Training Kit IoT Pendeteksi Kebakaran berbasis ESP32 menggunakan sensor MQ-2, Flame, dan DHT11 serta menguji validitas, kepraktisan, dan keefektifannya sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian berjumlah 34 peserta didik kelas XI Teknik Audio Video SMK Negeri 3 Surabaya. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi ahli, angket respons peserta didik, tes hasil belajar, lembar observasi afektif, dan lembar penilaian psikomotorik, kemudian dianalisis menggunakan persentase, Paired Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa Training Kit memperoleh tingkat validitas keseluruhan sebesar 94,21% dengan kategori sangat layak, yang terdiri atas validasi materi sebesar 92,22%, validasi media 94,67%, validasi angket respons 94,81%, validasi pretest dan posttest 93,33%, validasi lembar observasi afektif 95,56%, serta validasi lembar penilaian psikomotorik 96,67%. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase 77,55% dengan kategori praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan berdasarkan uji Paired Sample t-Test dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), didukung nilai N-Gain sebesar 0,4002 yang termasuk kategori sedang, serta hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik yang berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, Training Kit IoT Pendeteksi Kebakaran berbasis ESP32 dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler.
Pengembangan Training Kit Smart Automation Berbasis Home Assistant untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Zaky Barriqurrizqy Aslam; Farid Baskoro; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Fendi Achmad
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11642

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT), sistem otomasi, dan kecerdasan buatan mendorong perlunya media pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman praktik secara nyata kepada mahasiswa. Namun, media pembelajaran yang mengintegrasikan perangkat keras, platform otomasi, dan kecerdasan buatan masih terbatas sehingga proses pembelajaran cenderung bersifat teoritis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Training Kit Smart Automation berbasis Home Assistant sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan terdiri atas training kit, jobsheet, serta sistem otomasi berbasis Home Assistant yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32, berbagai sensor dan aktuator, serta teknologi kecerdasan buatan berbasis asisten suara untuk mendukung interaksi pengguna dengan sistem. Kelayakan produk dievaluasi berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Validitas diperoleh melalui penilaian ahli materi dan ahli media, kepraktisan diperoleh dari respons mahasiswa, sedangkan keefektifan diukur melalui pelaksanaan pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Training Kit Smart Automation yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran. Penggunaan training kit mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami dan mengimplementasikan konsep otomasi berbasis Home Assistant dan kecerdasan buatan. Dengan demikian, Training Kit Smart Automation berbasis Home Assistant layak digunakan sebagai media pembelajaran praktikum pada mata kuliah yang berkaitan dengan otomasi dan Internet of Things.
Pengembangan Sistem Presensi Siswa Berbasis RFID Dan Whatsapp Sebagai Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas XI TITL di SMK NU Gresik Mochammad Rizqi Aditya; Farid Baskoro; Puput Wanarti Rusimamto; Fendi Achmad
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12091

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksimalnya sistem presensi secara manual yang berpengaruh pada kedisipilinan kehadiran siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan Sistem Presensi Siswa Berbasis RFID dan WhatsApp yang valid, praktis, dan efektif sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan siswa kelas XI TITL di SMK NU Gresik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pengujian produk dilakukan melalui uji validitas, uji kepraktisan, dan uji keefektifan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi, lembar angket respon, dan indikator presensi siswa. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil uji validitas memperoleh skor 90% yang termasuk kategori sangat valid dan layak digunakan. Selanjutnya, hasil uji kepraktisan memperoleh nilai sebesar 88% yang termasuk dalam kategori sangat praktis hal ini menunjukkan bahwa sistem presensi mudah digunakan dalam proses presensi siswa. Uji keefektifan dilakukan menggunakan perbandingan persentase rata-rata kehadiran sebelum dan sesudah siswa menggunakan sistem presensi berbasis RFID dan WhatsApp yang menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan siswa setelah penggunaan sistem. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan persentase rata-rata kehadiran pada indikator hadir tepat waktu sesuai jadwal sebesar 13%, penurunan persentase pada indikator hadir namun melewati batas waktu yang ditentukan sebesar 10%, penurunan persentase pada indikator ketidakhadiran dengan keterangan yang sah sebesar 2%, dan penurunan penurunan persentase pada indikator ketidakhadiran tanpa keterangan sebesar 1% sehingga dinyatakan efektif. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa Sistem Presensi Siswa Berbasis RFID dan WhatsApp yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai media presensi di sekolah serta dapat membantu meningkatkan kedisiplinan siswa.
PENGEMBANGAN SISTEM PALANG PINTU OTOMATIS DI TEMPAT PARKIR FT UNESA MENGGUNAKAN SENSOR RFID DAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS BOT TELEGRAM Riansyah Aras Tanjung; Tri Rijanto; Farid Baskoro; Rifqi Firmansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol. 14 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v14n3.p229-238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem palang pintu otomatis pada area parkir Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya (FT UNESA). Sistem ini memanfaatkan sensor RFID untuk autentifikasi pengguna, sensor ultrasonik untuk mendeteksi keberadaan kendaraan , serta integrasi dengan Bot Telegram untuk notifikasi real-time. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan perangkat keras dan lunak berbasis ESP32, implementasi sistem, serta pengujian performa sistem. Penelitian ini menggunakan metode rancang bangun (engineering method), yaitu suatu pendekatan sistematis yang digunakan untuk merancang, mengimplementasikan, dan menguji sistem dengan mengembangkan atau membuat suatu teknologi. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu membuka palang dengan rata rata waktu 3,2 detik setelah deteksi kartu RFID yang valid dan mengirim notifikasi dalam waktu 1,65 detik ke Telegram. Dengan efisiensi tinggi dan tingkat akurasi deteksi yang baik, sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi pengelolaan parkir otomatis yang aman dan responsif.
Pengembangan Training Kit Mini Amplifier untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Teknik Audio Video Berliana Rahma Salsabila; Ali Nur Fathoni; Nur Kholis; Farid Baskoro
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 11 No 3 (2026): Volume 11 Nomor 3, Agustus 2026
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v11i3.2498

Abstract

This study aims to develop and evaluate the feasibility of a Mini Amplifier Training Kit as a practical learning tool to improve the learning outcomes of Grade XI students in the Audio-Video Engineering program. The development was motivated by the limited availability of practical facilities that enable students to gain direct experience in operating and understanding audio amplifier systems. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The developed product was assessed based on validity, practicality, and effectiveness. Expert validation results showed that the material component achieved a score of 96%, while the media component obtained 94%, indicating a very high level of validity and feasibility. The practicality assessment based on student response questionnaires resulted in a positive score of 98%, demonstrating that the training kit is easy to operate and supports practical learning activities effectively. Furthermore, a Paired Sample t-Test produced a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant improvement in students’ learning outcomes after using the training kit. The N-Gain score of 0.55 was categorized as moderate. Overall, the Mini Amplifier Training Kit is highly valid, highly practical, and effective, making it suitable for practical learning in Audio-Video Engineering.
Co-Authors A. Samrul Ilmun Nafik A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdillah , Moch. Zakariyah Achmad . Khoirudin Achmad Fahrur Rozi Achmad Imam Agung Aditya Chandra Hermawan Agus Wiyono Ahmad . Nizar Akbar Sena Wijaya Alam Sulthonie Habibie Ali Nur Fathoni Andi Muhammad Febrian Ramadhan Gazali Andika Dwi Wibowo Andy Muhammad Hanani Arfiyan Wildan Habibi Arif . Widodo Arif Widodo Arif Widodo aristyawan Nurdiansyah Aristyawan Putra Aristyawan Putra Nurdiansyah Aristyawan Putra Nurdiansyah Aruna Karunika Rindra Ary . Prastyawan Asto, I Gusti Putu Aziz, Januar Abdul Bagus Rio Rynaldo Bambang Suprianto . Beet, Anja Alfa Berliana Rahma Salsabila Buditjahyanto, I Gusti Putu Asto Desi Arista Ratnasari Dewangga Yudhistira Dicky . Kurniawan Dimas Arya S.F Dimas Arya Soeadyfa Fridyatama Dimas Kusuma Putra Dluha, Moch. Fajrud Ekohariadi Ekohariadi Ekohariadi . Endryansyah . . Endryansyah . . Endryansyah Endryansyah Eppy . Yundra Eppy Yundra Fahmi . Alamsyah Falihul Fajri Al Faruq Fandik Agung Kurniawan Faris Dawwas fatihin, mohammad meizaki Fendi . Achmad Fendi Achmad Fijayanto, Ricky Fiqih Yerdian Alamsyah Fitria Nisa Andari Fransisca, Yulia Fridyatama, Dimas Arya Soeadyfa Habib Wildan Fahruri Hanif Wigung Nugroho Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas I Gusti Putu Asto I Gusti Putu Asto Buditjahjanto Ibnu . Azhari Ibrohim Ibrohim ibrohim . Ismet Basuki Ita Mubarokah Jepri . Iswantoro Kanda Dias Nurmahandy Khafid Ageng Prayoga Khusnul Khotimah Kiki Dwi Wijayanti Lilik Anifah Lilik Anifah Lusia Rakhmawati Lutfiyah Hidayati Mahendra Widyartono Miftahur Rohman Mochamad Jauhar Nur Ainul Sirojuddin Mochammad Rizqi Aditya Moh Aprilianto Nafian Mohamad . Bahtiar Mohammad Meizaki Fatihin Mohammad Meizaki Fatihin Mohammad Rosyid Kamil Muhamad Syariffuddien Zuhrie Muhamad Syariffuddien Zuhrie Muhammad Ilham Taufiqi Muhammad Syariffuddien Zuhrie Muhammad Syariffuddien Zuhrie, Muhammad Syariffuddien Muhammad Syariffudien Zuhrie MUHAMMAD THORIQ Muhammad Ulumul Khasan Muhammad Wildan Nur Karim Muhammad Yusril Muqorrobin Mulya Adi Prasetiya Mumtazusysyifa Maimunah Munoto Munoto Naufal Tri Wibowo Nofiatul . Khasanah Nova Ariyanto Nugroho, Stefanus Adhie Nur . Kholis Nur Kholis Nur Kholis Nur Kholis Nurdiansyah, Aristyawan Nurdiansyah, Aristyawan Putra Nurdiansyah, Arityawan Putra Nurhayati . Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati, . . Nurul Arrijal Fahmi Parama Diptya Widayaka Permata Dewata, Aqsal Renaldi Pradypta, Afrianzah PRASETYA DIMAS WARDHANA Prasetyo, Ilham Andhy Pratama, Handyesa Dika Prayuda Ari Guntoro Puput Wanarti Rusimamto Puput Wanarti Rusimamto Puput Wanarti Rusimamto Puspanto, Difa Andrian PUTRA NURDIANSYAH, ARISTYAWAN Putra, Aristyawan Rachmanda Aisah Putri Rachmat Agus Kurdyanto Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadian, Reza Ramadhan Firdiyanto Firdaus Riansyah Aras Tanjung Ribhi Atma Ivory Rifki Firmansyah Rifqi Firmansyah Rina Harimurti Rizki Zella Novita Sari Rizky . Susanto Rochman, Miftahur RR. Ella Evrita Hestiandari Rynaldo, Bagus Rio Satria, Farid Satria Septia Wahyuni Surya Ningsih Septian Eko Nugroho Soeparno Soeparno sri dwiyanti Subuh Isnur Haryudo SULISTIYO, EDY Suparji Suparji Taufiq Ismail Tri Rijanto Tri Rijanto Tri Rijianto Tri Wrahatnolo Unit Three Kartini Wahyu Tri Handoko Waty, Merlyn Royeni Wibawa, Ryo Chandra Aldi widi . aribowo widi . ariwibowo widi Ari bowo widi aribowo Widi Aribowo Wiwik Handayani Wiyli Yustanti YUNI YAMASARI Yunus Alam Suryatna Zaky Barriqurrizqy Aslam Zuhrie, M. Syariffuddien