Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Usia, Perawatan Dan Penggunaan Gedung Terhadap Tingkat Kerusakan Bangunan Dan Biaya Rehabilitasi Musa Rannu; Anton Soekiman; Chandra Afriade Siregar
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1153

Abstract

ermasalahan kerusakan bangunan sekolah memberikan dampak luas, tidak hanya pada aspek fisik dan kenyamanan proses belajar mengajar, tetapi juga pada kebutuhan biaya rehabilitasi yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh usia bangunan, perawatan gedung, dan penggunaan ruang kelas terhadap tingkat kerusakan bangunan, serta mengidentifikasi hubungan antara tingkat kerusakan dan biaya rehabilitasi pada 12 SMK Negeri dan Swasta di Kota Cirebon. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis verifikatif berbantuan SPSS dan melibatkan 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia bangunan dan perawatan gedung berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kerusakan ruang kelas, sedangkan penggunaan ruang kelas tidak memberikan pengaruh signifikan. Perawatan gedung menjadi variabel yang memiliki kontribusi pengaruh terbesar (35,7%), diikuti usia bangunan (34%), dan penggunaan ruang kelas (27,1%). Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap tingkat kerusakan. Rata-rata tingkat kerusakan ruang kelas sebesar 36,55%, dengan rentang kerusakan 13,30% hingga 50,21%, dan rata-rata kebutuhan biaya rehabilitasi mencapai Rp107.385.050,22. Analisis korelasi menunjukkan hubungan sangat kuat antara tingkat kerusakan bangunan dan biaya rehabilitasi (r = 0,981), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kerusakan, semakin besar biaya rehabilitasi yang diperlukan.   The problem of school building damage has a broad impact, not only on the physical aspects and comfort of the teaching and learning process, but also on the need for significant rehabilitation costs. This study aims to analyze the influence of building age, building maintenance, and classroom use on the level of building damage, as well as identify the relationship between the level of damage and rehabilitation costs in 12 public and private vocational schools in Cirebon City. The research method uses a quantitative approach with verification analysis assisted by SPSS and involving 60 respondents. The results show that building age and building maintenance have a positive and significant effect on the level of classroom damage, while classroom use does not have a significant effect. Building maintenance is the variable with the largest contribution (35.7%), followed by building age (34%), and classroom use (27.1%). Simultaneously, these three variables are proven to have a significant effect on the level of damage. The average level of classroom damage is 36.55%, with a range of damage from 13.30% to 50.21%, and the average rehabilitation cost reaches Rp107,385,050.22. Correlation analysis shows a very strong relationship between the level of building damage and rehabilitation costs (r = 0.981), which indicates that the higher the level of damage, the greater the rehabilitation costs required.  
Analisis Dampak Pemadatan Tanah Terhadap Kestabilan Struktur Yang Berdekatan Menggunakan Aplikasi Plaxis 2d (Studi Kasus PT. Teruna Perkasa Optimal New Factory Project, Tanggerang-Banten) Risman Dala; Agus Sulaeman; Chandra Afriade Siregar
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemadatan tanah menggunakan vibro roller terhadap potensi keretakan struktur bangunan yang berada di sekitar area kerja. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui simulasi numerik berbasis finite element menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D untuk memodelkan penurunan dan distribusi tekanan tanah akibat getaran. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada jarak 0,5 meter dari bangunan terjadi penurunan sebesar 2,2 cm dengan tekanan tanah 153,2 kN/m²; pada jarak 5 meter penurunan 0,97 cm (140,6 kN/m²); jarak 10 meter 0,32 cm (137,0 kN/m²); dan jarak 15 meter 0,29 cm (135,5 kN/m²). Secara teknis, nilai penurunan pada jarak 0,5 meter masih berada di bawah batas toleransi SNI 8460:2017 sebesar 2,5 cm, namun peningkatan tekanan tanah menunjukkan potensi risiko terhadap struktur tertentu dengan kondisi fondasi sensitif. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan batas aman operasional pemadatan getaran di area konstruksi padat, dengan rekomendasi jarak minimal 5 meter untuk mengurangi dampak deformasi dan menjaga keselamatan struktur di sekitarnya   This study aims to analyze the impact of soil compaction using a vibro roller on the potential for cracking in building structures around the work area. This study uses a quantitative approach through finite element-based numerical simulations using Plaxis 2D software to model the settlement and distribution of soil pressure due to vibration. The simulation results show that at a distance of 0.5 meters from the building, there is a settlement of 2.2 cm with a soil pressure of 153.2 kN/m²; at a distance of 5 meters, a settlement of 0.97 cm (140.6 kN/m²); a distance of 10 meters, 0.32 cm (137.0 kN/m²); and a distance of 15 meters, 0.29 cm (135.5 kN/m²). Technically, the settlement value at a distance of 0.5 meters is still below the tolerance limit of SNI 8460:2017 of 2.5 cm, but the increase in soil pressure indicates a potential risk to certain structures with sensitive foundation conditions. This research contributes to providing a safe operational limit for vibration compaction in dense construction areas, with a recommended minimum distance of 5 meters to reduce the impact of deformation and maintain the safety of surrounding structures.  
ANALISIS KONDISI TANAH DAN PERBAIKAN KELONGSORAN DI TPA BANJARANYAR AAS SULASTRI; Chandra Afriade Siregar; Agus Sulaeman
Jurnal Media Teknologi Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Media Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmt.v12i2.5492

Abstract

Tanah ekspansif dapat menyebabkan struktur bangunan terangkat atau retak, oleh karena itu perlu adanya analisis tanah melalui pengujian fisis dan mekanis tanah, sehingga dapat mengetahui sifat pengembangan tanah di TPA Banjaranyar. Selain itu, analisis lanjutan menggunakan sofware plaxis 2D untuk mengetahui deformasi, phase displacement dan safety factor yang terjadi pada as built drawing. Metode penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di laboratorium tanah dengan mengambil sampel tanah dan menganalisis menggunakan software metode elemen hingga (plaxis 2D). Hasil dari pengujian tanah menunjukan bahwa tanah tersebut termasuk dalam kategori sifat pengembangannya sedang. Untuk hasil analisis menggunakan sofware plaxis 2D pada as built drawing menunjukan kolam lindi tanpa pondasi mengalami deformasi sebesar 0,173 m jika diberi beban gempa sebesar 0,270 m, pada phase displacement sebesar 0,03521 m jika diberi beban gempa 1,093 m, safety factor sebesar 1,33 jika diberi beban gempa sebesar 1,03. Kolam lindi menggunakan pondasi footplate mengalami deformasi sebesar 0,146 m jika diberi beban gempa 0,172 m, pada phase displacement sebesar 0,03149 m jika diberi beban gempa sebesar 1,053 m, safety factor sebesar 1,43 jika diberi beban gempa sebesar 1,14. Sedangkan kolam lindi menggunakan pondasi footplate dan perkuatan lereng menggunakan borepile mengalami deformasi sebesar 0,017 m jika diberi beban gempa 0,0248, phase displacement sebesar 0,01990 m jika diberi beban gempa sebesar 0,04595 m, safety factor sebesar 1,63 jika diberi beban gempa sebesar 1,55 yang dimana safety factor tersebut sesuai dengan SNI 8460:2017
KAJIAN PENGARUH PEMBUATAN TERMINAL BARU TERHADAP KINERJA LALU LINTAS STUDI KASUS : JALAN H. MAWI KABUPATEN BOGOR Cucu Subagja; Chandra Afriade Siregar
Jurnal Media Teknologi Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Media Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmt.v12i2.5907

Abstract

Dalam Penelitian ini menganalisis kinerja lalu lintas Jalan Haji Mawi di Kecamatan Parung pasca-operasional Terminal Penumpang Tipe B. Terminal ini berperan sebagai simpul transportasi antar kabupaten dan antarkota yang memengaruhi distribusi arus kendaraan, terutama angkutan umum, serta mendorong peralihan moda dari kendaraan pribadi. Analisis menggunakan indikator kapasitas, faktor koreksi kapasitas (lebar lajur, presentase arus, hambatan samping, ukuran kota), model Greenshield, dan derajat jenuh (DJ) untuk lima segmen jalan. Hasil menunjukkan bahwa operasional terminal meningkatkan DJ secara signifikan sejak 2025, dengan Segmen 2–5 berpotensi melebihi kapasitas pada 2045, sementara Segmen 4 menjadi titik paling kritis. Hubungan kecepatan–kerapatan dan arus–kerapatan sesuai prinsip Greenshield menunjukkan pola linier negatif dan parabola, menandakan karakteristik lalu lintas yang stabil meski beberapa segmen mendekati kondisi jenuh. Temuan ini menekankan perlunya intervensi pengelolaan lalu lintas, seperti penataan akses keluar–masuk, penertiban parkir, penyediaan staging area, dan optimasi simpang, untuk menjaga kelancaran, efisiensi, dan keselamatan sistem transportasi. Hasil penelitian memberikan dasar perencanaan dan strategi pengelolaan koridor jalan yang lebih efektif di kawasan perkotaan. Studi ini diharapkan menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam merencanakan terminal tipe B secara terintegrasi dan berkelanjutan pengaruhnya terhadap Jalan Haji Mawi di Kecamatan Parung .
ANALISA POTENSI LIKUIFAKSI PADA GEMPA MAGNITUDO 6, 7.5, 8, DAN 8.7 DENGAN PARAMETER DATA PENGUJIAN STANDARD PENETRATION TEST (SPT) STUDI KASUS : KOTA PALU, PROVINSI SULAWESI TENGAH Ivan Ade Sofiyan; Chandra Afriade Siregar; Didin Kusdian
Jurnal Media Teknologi Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Media Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jmt.v12i2.5909

Abstract

Kota Palu, yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah, merupakan wilayah dengan aktivitas seismik yang tinggi dan memiliki kerentanan terhadap fenomena likuifaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi likuifaksi akibat gempa bumi dengan variasi magnitudo 6, 7,5, 8, dan 8,7 menggunakan parameter hasil pengujian Standard Penetration Test (SPT). Metode analisis mengacu pada pendekatan faktor keamanan terhadap likuifaksi (Safety Factor of Liquefaction) berdasarkan korelasi nilai N-SPT, kedalaman tanah, serta kondisi air tanah. Data SPT yang digunakan merupakan data sekunder dari beberapa titik uji di wilayah Kota Palu. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan magnitudo gempa secara signifikan menurunkan faktor keamanan terhadap likuifaksi. Pada magnitudo 6, sebagian besar lokasi menunjukkan potensi rendah, namun pada magnitudo 7,5 ke atas, terjadi penurunan nilai faktor keamanan yang mengindikasikan potensi likuifaksi sedang hingga tinggi di beberapa lokasi. Studi ini memberikan informasi penting sebagai dasar mitigasi risiko dan perencanaan infrastruktur di daerah rawan gempa. Kota Palu, yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah, merupakan wilayah dengan aktivitas seismik yang tinggi dan memiliki kerentanan terhadap fenomena likuifaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi likuifaksi akibat gempa bumi dengan variasi magnitudo 6, 7,5, 8, dan 8,7 menggunakan parameter hasil pengujian Standard Penetration Test (SPT). Metode analisis mengacu pada pendekatan faktor keamanan terhadap likuifaksi (Safety Factor of Liquefaction) berdasarkan korelasi nilai N-SPT, kedalaman tanah, serta kondisi air tanah. Data SPT yang digunakan merupakan data sekunder dari beberapa titik uji di wilayah Kota Palu. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan magnitudo gempa secara signifikan menurunkan faktor keamanan terhadap likuifaksi. Pada magnitudo 6, sebagian besar lokasi menunjukkan potensi rendah, namun pada magnitudo 7,5 ke atas, terjadi penurunan nilai faktor keamanan yang mengindikasikan potensi likuifaksi sedang hingga tinggi di beberapa lokasi. Studi ini memberikan informasi penting sebagai dasar mitigasi risiko dan perencanaan infrastruktur di daerah rawan gempa.
The Effect of Occupational Health and Safety Management System (OHSMS) on Work Accidents and Productivity in The Bawela Stadium Project, Sorong City Arpianto Ngion Sampe; A.Andini Radisya Pratiwi; Chandra Afriade Siregar; R Didin Kusdian; Dody Kusmana
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 8 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i8.546

Abstract

The high rate of work accidents in construction projects in Indonesia shows that the implementation of occupational safety is not optimal, even though it has been required by regulations. The Occupational Safety and Health Management System (SMK3) is an important instrument for creating a safe work environment, increasing productivity, and reducing the risk of accidents. This study aims to find out the overview of the implementation of SMK3, the rate of work accidents, and labor productivity in the Bawela Stadium Construction Project in Sorong City, as well as to analyze the influence between these variables directly and indirectly. The research method uses a quantitative approach with a verifiable method. The sample in this study was 100 construction workers who were selected through a simple random sampling technique. Data were collected using a Likert scale questionnaire and analyzed using the Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) method. The results showed that the implementation of SMK3 in general was in the "adequate" category (score 3.40), the rate of work accidents was in the "adequate" category (score 2.46), and labor productivity was also in the "adequate" category (score 3.39). The implementation of SMK3 has a significant negative effect on the rate of work accidents and has a significant positive effect on labor productivity. In addition, the rate of work accidents has been shown to have a negative influence on labor productivity. Indirectly, SMK3 affects productivity through reducing the rate of work accidents. These findings affirm the importance of strengthening the occupational safety system through leadership, planning, and a culture of OSH to support the success of construction projects.
EVALUASI PENEKANAN WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN STRUKTUR PADA PEMBANGUNAN INTERCHANGE DARANGDAN RAMP 1 DAN RAMP 4 PADA RUAS JALAN TOL CIPULARANG TAHUN 2023 Yogi Agus Sucahyo; Anton Soekiman; Chandra Afriade Siregar
Teknika Vol. 20 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v20i2.11955

Abstract

Manajemen proyek merupakan langkah kegiatan untuk pengendalian dalam bidang mutu, biaya, sumber daya dan waktu. Langkah yang tepat dan analisis yang menyeluruh dalam memanajemen proyek dapat memberikan peluang keuntungan, sisi pengendalian proyek dapat di fokuskan guna mendapatkan hasil optimal. Penekanan waktu pelaksanaan pekerjaan harus tepat dan dibutuhkan analisis dampak serta resiko dalam melakukan penekanan waktu agar pengendalian waktu dapat optimal dan sesuai dengan prosedur dan syarat-syarat yang berlaku. Aspek – aspek mutu menjadi perhatian dalam langkan pengendalian waktu pekerjaan dimana keterlibatan waktu pelaksanaan mempengaruhi sebagian mutu pekerjaan. Dalam kasus pembangunan proyek Interchange Darangdan Ramp 1 dan Ramp 4 pada ruas jalan Tol Cipularang tahun 2023, penekanan waktu pelaksanaan pekerjaan struktur memberi dampak pada efisiensi biaya dan peningkatan mutu beton yang dicapai.
Co-Authors A Andini Radisya Pratiwi A Andini Radisya Pratiwi A Andini Radisya Pratiwi A Anton Soekiman A. Andini Radisya Pratiwi A. Andini Radisya Pratiwi A.Andini Radisya Pratiwi AAS SULASTRI Aas Sulastri,Nanang Anwar Abdul Chalid Abdul Chalid Abdul Mutaqin Aditya Wildan Adriadi, Adriadi Afrizon Kamiruddin Agung Andhika Gumelar Agus Rachmat Agus Rachmat Agus Subekti Agus Sulaeman Agus Sulaeman Alamsyah Alamsyah Angga Arief Gumilang S. Angga Brata Anggara, Mochamad Andi Anton Soekiman Anton Soekiman Anton Soekiman Anton Soekiman Arpianto Ngion Sampe Asep Margana Azeglio Fenichi Correia Pinto Bangun Hamdhani Bonny Wijaya Cecep Mutaqin Chalid, Abdul Citra Adinda, Shilvia Cucu Subagja Dhika Rizky Ardiansyah Didin Kusdian Didin Kusdian Dody Kusmana Dody Kusmana Doni Romdoni Witarsa Egi Pratama Eka Juliar Eka Juliar Eka Satria, Eka Fahmi Rizki Kurniawan Fardiansyah, Fian Farid Darulhanif Abdarraafi Favian Aqib Arsada Feri Amiruddin Firdaus Firdaus Fitri Wintarti G.R, Gandjar Ghani Kusuma Wardhani Gustian, Arif Hadiansyah, Gusti Muhammad Hanif Ahmad Ma'sum Hendra Garnida Heri Permana Hidayat, Reza Januar Idi Namara Ila Rahayu Imas Pupu Marpuah Iqbal, Rizky Irfan Achmad Taufik Ivan Ade Sofiyan Jainudin, E. Kamal Komaludin Kusdian, Didin Lestari, Santi Dwi Lingga, Faya Nabasa br. Mochamad Qodir Oktariana Muhammad Syukri mukarom, saeful Musa Rannu Musa Rannu Nanang Anwar Novia Santi Marsia Nuke Julfah Nur Asiah Jamil Nur Nilasari Pedro Maria Lopes Pacheco Pratiwi, A Andini Radisya Pratiwi, A. Andini Radisya Presty, Riz Ronna Cintya Prina Nugraha R Didin Kusdian Radisya, Andini Rahmatullah Rahmatullah Raka Priyadinata Rangga Jumena Rano Noviana Anwar Ratnasari, Sri Merita Reza Lingga Rian Dzulfiyanto Risman Dala Ronny Dugar H.S Rully Savitri Nurvita Saepurrahman, Dewa Serta Denius Daeli Siswahyudianto Sri Hendarto, Sri taupik, agus Tia Sugiri Tri Ananda Bangkit Kusuma Wardana Uhi Suhirna Utami, Dinar Putri Widyanto, Bambang Eko Yadi Sumpeno Yogi Agus Sucahyo Yogi Agus Sucahyo Yudi Khardiman Yushar Kadir Zalukhu, Pipen Deris Krisman Zamani, Ahmad Fikri