Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN RANCABEUREUM SUNGAI CIMANDE KABUPATEN BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN DYNAMIC FORMULA Nuke Julfah; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.1069

Abstract

Fondasi tiang pancang berfungsi menerima dan menyalurkan beban dari struktur atas ke lapisan tanah pada kedalaman tertentu yang mempunyai daya dukung. Untuk menghitung kapasitas daya dukung khususnya dengan cara dinamis terdapat banyak rumus yang dapat digunakan dan menghasilkan nilai yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujan untuk membandingkan hasil perhitungan nilai kapasitas daya dukung dengan menggunakan beberapa formula/metode dinamis, seperti : metode Hiley, metode WIKA, metode Eytelwein, metode Danish, metode ENR, dan metode Navy-Mc Key. Data perhitungan berdasarkan data kalendering pada tiang beton pracetak diameter 40 cm yang diambil dari data sekunder. Kapasitas tiang dihitung dengan menggunakan rumus dinamis menghasilkan variasi nilai yang signifikan, terutama karena adanya variasi dalam faktor keamanan (SF). Nilai kapasitas daya dukung maksimum terdapat di metode Eytelwein dan minimum terdapat di metode Danish. Sedangkan untuk kapasitas ijin tiang maksimum terdapat di metode WIKA dan minimum terdapat di metode ENR. Berdasarkan perbandingan pada penelitian ini bahwa metode Hiley dan Wika lebih banyak melibatkan parameter dari pada metode lainnya, seperti area penampang (AS), panjang tiang (L), kompresi elastis, pantulan, dan tinggi jatuh tiang. Sehingga metode ini merupakan metode dengan rumus paling lengkap. Pada studi ini juga dapat disimpulkan bahwa jika nilai daya dukung yang dihasilkan semakin besar, maka semakin kecil nilai penetrasi.
ANALISIS STABILITAS DIAPHRAGM WALL TERHADAP DEFORMASI HORIZONTAL DAN BENDING MOMEN PADA PEMBANGUNAN JALAN TOL BALSAM MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS 2D Azeglio Fenichi Correia Pinto; Chandra Afriade Siregar; Hendra Garnida
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 2 No. 2 (2022): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v2i2.1235

Abstract

Kondisi tanah pada pembangunan jalan Tol BALSAM tepatnya di area STA. 9+700 memiliki kondisi tanah lunak, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap kondisi tanah di area tersebut dengan menggunakan software PLAXIS 2D untuk mengetahui kondisi lereng normal dan kondisi lereng dengan perkuatan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau stabilitas global lereng dengan kondisi normal, dan kondisi lereng dengan perkuatan mini pile, diaphragm wall serta mini pile dan diaphragm wall. Manfaat penelitian adalah untuk mengetahui deformasi horizontal dan bending momen yang terjadi pada perkuatan mini pile dan diaphragm wall dengan menggunakan software PLAXIS 2D. Metodologi penelitian ini adalah untuk menganilisis stabilitas global lereng dengan empat tahapan yaitu stabilitas global lereng kondisi normal, stabilitas lereng dengan perkuatan mini pile, stabilitas global lereng dengan perkuatan diaphragm wall serta stabilitas global lereng dengan perkuatan mini pile dan diaphragm wall. Analisis dilakukan menggunakan software PLAXIS 2D dengan menganalisis stabilitas global lereng kondisi normal dan kondisi lereng dengan perkuatan mini pile dan diaphragm wall, analisis dibagi dengan empat tahap yaitu stabilitas global lereng kondisi normal, stabilitas global lereng kondisi perkuatan mini pile terhadap deformasi horizontal dan bending momen, analisis stabilitas global lereng kondisi perkuatan diaphragm wall terhadap deformasi horizontal dan bending momen serta stabilitas global lereng perkuatan mini pile dan diaphragm wall terhadap deformasi horizontal dan bending momen. Membandingkan hasil analisis stabilitas global atau faktor keamanan minimun lereng (SNI GEOTEKNIK 8460:2017) dan deformasi total dari keempat tahapan analisis dengan menggunakan software PLAXIS 2D.
PERENCANAAN FONDASI BORED PILE PEMBANGUNAN JEMBATAN PINOKALAN MANADO-BITUNG Favian Aqib Arsada; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 2 No. 2 (2022): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v2i2.1238

Abstract

Untuk melakukan Perencanaan Fondasi Bored Pile Jembatan Pinokalan yang berlokasi di Ruas Jalan Tol seksi I Manado-Bitung diperlukan fondasi yang aman. Dalam hal ini diperlukan adanya analisis terhadap fondasi bored pile yang nantinya menjadi faktor utama dalam menahan beban struktur jembatan dan beban layan jembatan agar mengoptimalkan keamanan operasional dalam lalulintas layan jembatan di area tersebut. Maka, analisis bored pile ini mencakup beberapa bagian yaitu kedalaman tiang, diameter tiang, dan jumlah tiang dalam masing-masing pier yang masuk dalam kategori aman.Analsis dilakukan dengan menggunakan metode Mayerhoff (1976) dan Group 8 (Group Pile) untuk memperoleh daya dukung aksial, kapasitas lateral, dan daya dukung ujung mengacu berdasarkan data SPT yang diambil dari lokasi jembatan tersebut. Analisis ini mendapatkan hasil berupa faktor keamanan untuk masing-masing pier dalam jembatan yaitu untuk pier 1 menggunakan 36 tiang, di kedalaman 25m, dan menggunakan diameter 1.20m sedangkan untuk pier 2 menggunakan 36 tiang, di kedalaman 20m, dan menggunakan diameter 1.20m. Dari hasil analisis tersebut fondasi bored pile di pier 1 dan pier 2 dinyatakan aman.
PERBANDINGAN ANALISIS PERHITUNGAN CUT AND FILL MENGGUNAKAN DATA TOPOGRAFI YANG DILAKUKAN DENGAN PENGUKURAN MANUAL DAN DIGITAL Raka Priyadinata; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 2 No. 2 (2022): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v2i2.1239

Abstract

Pembangunan infrastruktur selalu dihadapkan dengan kondisi tanah yang tidak menentu. Meskipun berada pada lokasi yang sama seringkali mendapatkan bagian permukaan dengan elevasi atau kontur yang berbeda. Salah satu metode pelaksanaan yang bisa digunakan untuk memperbaiki kondisi tanah tersebut adalah dengan melakukan proses penggalian tanah (cut) dan penimbunan tanah (fill). Cut and fill bertujuan untuk membuat permukaan tanah pada area rencana konstruksi memiliki kontur atau elevasi yang sama. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan perumahan yang berada di daerah Cicalengka, Kab. Bandung, dengan luas tanah sekitar 16173.59 m². Dimana proyek perumahan ini berada di area perbukitan dan memiliki kontur tanah yang belum merata. Sebelum dimulainya proses pengerjaan perataan tanah harus dilakukan pengukuran dan perhitungkan volume cut and fill pada area rencana pembangunan. Volume galian (cut) dan timbunan (fill) didapat dari hasil data pengukuran topografi yang dilakukan secara manual atau digital sehingga dapat diketahui volume tanah yang dibutuhkan. Dalam metode perhitungan volume cut and fill kali ini penulis menggunakan data topografi yang di peroleh dari tiga metode pengukuran yaitu (Total Station, Drone & Demnas) yang menjadi landasan acuan pengukuran manual dan digital dalam penelitian ini.
ANALISIS PENENTUAN KEMIRINGAN LERENG BERDASARKAN NILAI N-SPT UNTUK PELEBARAN JALAN PADA RUAS JALAN SOREANG – RANCABALI – CIDAUN KM. 220+625 Reza Lingga; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 2 No. 2 (2022): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v2i2.1248

Abstract

Untuk melakukan Pelebaran yang berlokasi di Ruas Jalan Soreang – Rancabali – Cidaun pada KM 220+625 diperlukan adanya pemotongan lereng. Dalam hal ini diperlukan adanya analisis terhadap kemiringan lereng yang nantinya menjadi faktor utama dalam pekerjaan pelebaran tersebut dan mengoptimalkan keamanan operasinal baik itu lalulintas maupun geometri diarea tersebut. Oleh karena itu, analisis penentuan kemiringan lereng untuk mendapatkan kemiringan yang masuk dalam kategori aman dan ideal perlu dilakukan. Analisis dilakukan dengan mengunakan 2 metode irisan yaitu Metode Bishop yang disederhanakan dan Metode Fellenius, dengan lereng asli adalah 46° dan lereng buatan setelah dilakukan pelebaran adalah 50°, 60°, 70° dengan pada masing - masing lereng dilakukan analisis 2 titik , yaitu pada kemiringan sudut 30° dan 40° terhadap permukaan paling atas lereng. Dari hasil analisis kestabilan lereng, maka diperoleh besarnya Faktor Keamanan pada masing-masing lereng dengan hasil dari analisis dengan metode fellenius dan bishop dinyatakan AMAN. Dengan hasil dari analisis maka dapat digunakan Luas Tanah yang di ambil setelah dilebarkan adalah Lereng 7 yaitu sebesar 84.0227 M2. Maka dari itu hasil Perhitungan analisis dapat diambil kesimpulan bahwa lereng aman bahkan dengan kemiringan 70° dan dapat ditetapkan lereng dapat memakai lereng 7 yaitu dengan kemiringan lereng 70° dan sudut lingkaran terhadap lereng 30° dengan nilai FS Fellenius 4.43 dan FS Bishop 12.54.
MAYERHOFF ANALISIS DAYA DUKUNG FONDASI TIANG PANCANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE DAN MENGGUNAKAN APLIKASI ALLPILE Fahmi Rizki Kurniawan; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 1 (2023): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i1.1249

Abstract

Fondasi dalam adalah fondasi yang di pasang saat kondisi lapisan tanah keras secara relatif dalam dan tidak memungkinkan digunakan fondasi dangkal. Selain itu, fondasi dalam juga dapat mengkomodirkan beban aksial dan lateral yang relative cukup besar. Secara umum, fondasi dalam dikategorikan 2 jenis berdasarkan metode instalasinya, yakni fondasi tiang pancang dan fondasi borpile. Pada studi ini, pembangunan shalter air compressor fasilitas penyediaan gas untuk tenaga mesin gas yang diambil sebagai acuan adalah fondasi yang digunakan merupakan fondasi tiang pancang. Analisis dilakukan dengan mengunakan 2 metode yaitu Metode Mayerhoff dan analisa kapasitas daya dukung  fondasi tiang pancang  menggunakan aplikasi allpile pada pembangunan fasilitas penyediaan gas untuk tenaga mesin gas di Arar Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. Dari hasil analisis kapasitas daya dukung pondasi tiang pancang, dengan jenis pondisi berbentuk lingkaran dengan metode mayerhoff adalah 2607.123  Kn dan aplikasi allpile 2268.637  dengan perbandingan persentase 13%. Sedangkan untuk jenis pondasi persegi menggunakan metode mayerhoff adalah 3321.176 kn dan aplikasi allpilie 2268.637  dengan perbandingan persentase 13%. Maka  untuk perbandingan persentase antara jenis pondasi persegi dan lingkaran dengan metode mayerhoff adalah 22 %, untuk aplikasi allpile adalah 22 %. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa daya dukung pondasi tiang pancang empiris mayerhoff lebih besar di bandingakan aplikasi allpile dengan rata rata selisih 13 %, maka daya dukung pondasi tiang pancang persegi lebih besar di bandingkan dengan lingkaran dengan rata rata selisih 22%.
PERENCANAAN FONDASI BORED PILE DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE GROUP PILE BERDASARKAN DATA SPT (Studi Kasus Pembangunan Jembatan Tendeki Ruas Jalan Tol Manado – Bitung Seksi II) Farid Darulhanif Abdarraafi; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 2 No. 2 (2022): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v2i2.1250

Abstract

Dalam melakukan pekerjaan soil test yang berlokasi di Jembatan Tendeki Ruas Jalan Tol Manado – Bitung Seksi II, Sulawesi Utara, Untuk melihat kondisi tanah di lapangan dilakukan cara penyelidikan tanah langsung di lapangan (Field Soil Investigation). Data yang diperoleh dari hasil pengujian akan dipergunakan sebagai dasar untuk pekerjaan konstruksi fondasi atau konstruksi yang berhubungan dengan Geoteknik. Dari hasil analisis perencanaan fondasi bored pile, maka diperoleh desain fondasi sebagai berikut: Pertama, Pier 4, Diameter 1.20 m dan Panjang tiang 15 m. 1) Memiliki beban struktur atas 79854 kN, menggunakan konfigurasi 32 tiang dengan nilai daya dukung kelompok 89103.2 kN dan nilai axial dari software group pile yaitu 80371 kN. 2) Dengan konfigurasi 32 tiang dan Panjang tiang 15 m, memiliki volume 16.965
STABILISASI TANAH DENGAN CAMPURAN GARAM DAPUR (NaCl) TERHADAP NILAI PEMADATAN STANDAR METODE A(STUDI KASUS:TANAH LEMPUNG DAERAH KECAMATAN BALEENDAH KABUPATEN BANDUNG) Nur Nilasari; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 2 No. 1 (2022): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v2i1.1535

Abstract

Tanah merupakan suatu komponen utama dalam suatu konstruksi bangunan.. Oleh karena itu kondisi tanah harus diketahui terlebih dahulu terutama sifat fisik tanah, agar tidak mengalami kerugian kerusakan bangunan akibat buruknya sifat tanah. Untuk memperbaiki tanah hal yang harus dilakukan adalah dengan stabilisasi tanah. Pada penelitian ini stabilisasi yang dilakukan adalah dengan stabilisasi kimiawi dengan menambahkan garam dapur sebagai bahan stabilisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan garam dapur serta perbandingan tanah asli dengan tanah campuran garam dapur. Pada penelitian ini sampel tanah yang digunakan adalah tanah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Campuran garam yang ditambahkan sebagai bahan stabilisasi adalah 5%,10%, dan 15%, pengujian laboratorium yang dilakukan adalah pengujian sifat fisik dan pengujian pemadatan standard metode A. Hasil dari penelitian ini adalah OMC tanah asli sebesar 28.863% dan MDD sebesar1.372 gr/cm3. Nilai OMC campuran garam dapur 5% sebesar 31.948% dan MDD sebesar 1.361 gr/cm3. Nilai OMC campuran garam dapur 10% sebesar 29.32% dan MDD sebesar 1.398 gr/cm3. Serta nilai OMC campuran garam dapur 15% sebesar 25.124% dan MDD sebesar1.454 gr/cm3.
STABILISASI TANAH DENGAN CAMPURAN GARAM DAPUR (NaCl) TERHADAP NILAI UNCONFINED COMPRESSIVE STRENGTH (UCS) (STUDI KASUS: KECAMATAN BALEENDAH, KABUPATEN BANDUNG) Imas Pupu Marpuah; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 2 No. 1 (2022): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v2i1.1536

Abstract

Tanah merupakan material penting dalam proses pembangunan kontruksi. Sifat fisik tanah bisa mempengaruhi bangunan di atasnya. Sehingga, diperlukan pengujian terhadap sifat fisik atau mekanik tanah terlebih dahulu. Beberapa sifat tanah yang kurang baik ketika dipakai sebagai dasar suatu bangunan adalah potensi kembang susut yang besar, plastisitas tinggi, perubahan volume besar dan lain sebagainya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki tanah, salah satunya dengan penambahan bahan kimia. Pada penelitian ini, penambahan bahan kimia yang dilakukan untuk memperbaiki tanah adalah dengan penambahan garam dapur (NaCl). Sampel tanah diambil dari Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Sementara, sampel garam dapur yang digunakan adalah garam cap ikan raja. Komposisi campuran garam dapur yang digunakan adalah 5%, 10%, dan 15%. Dengan pengujian terhadap nilai uji tekan bebas atau unconfined compressive strength setelah dilakukan pemeraman selama 1 hari. Dari hasil penelitian, didapat bahwa nilai qu dan Cu untuk tanah asli adalah 4,623 kg/cm2 dan 2,3115 kg/cm2, tanah asli + 5% garam 5,474 kg/cm2 dan 2,737 kg/cm2, tanah asli + 10% garam 4,512 kg/cm2 dan 2,256 kg/cm2, tanah asli + 15% garam 4,377 kg/cm2 dan 2,1885 kg/cm2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah dengan campuran garam sebanyak 5% memiliki nilai qu dan Cu yang tinggi, yaitu sebesar 5,474 kg/cm2 dan 2,737 kg/cm2.
STUDI PENGARUH STABILISASI TANAH DENGAN CAMPURAN KAPUR TERHADAP PARAMETER KUAT GESER TANAH DAERAH KABUPATEN PURWAKARTA Hanif Ahmad Ma'sum; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 2 No. 1 (2022): SIMTEKS - Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v2i1.1537

Abstract

Tanah merupakan material penting dalam proses pembangunan kontruksi. Sifat fisik tanah bisa mempengaruhi bangunan di atasnya. Sehingga, diperlukan pengujian terhadap sifat fisik atau mekanik tanah terlebih dahulu. Beberapa sifat tanah yang kurang baik ketika dipakai sebagai dasar suatu bangunan adalah potensi kembang susut yang besar, plastisitas tinggi, perubahan volume besar dan lain sebagainya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki tanah, salah satunya dengan penambahan bahan kimia. Pada penelitian ini, penambahan bahan kimia yang dilakukan untuk memperbaiki tanah adalah dengan penambahan garam dapur (NaCl). Sampel tanah diambil dari Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Sementara, sampel garam dapur yang digunakan adalah garam cap ikan raja. Komposisi campuran garam dapur yang digunakan adalah 5%, 10%, dan 15%. Dengan pengujian terhadap nilai uji tekan bebas atau unconfined compressive strength setelah dilakukan pemeraman selama 1 hari. Dari hasil penelitian, didapat bahwa nilai qu dan Cu untuk tanah asli adalah 4,623 kg/cm2 dan 2,3115 kg/cm2, tanah asli + 5% garam 5,474 kg/cm2 dan 2,737 kg/cm2, tanah asli + 10% garam 4,512 kg/cm2 dan 2,256 kg/cm2, tanah asli + 15% garam 4,377 kg/cm2 dan 2,1885 kg/cm2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah dengan campuran garam sebanyak 5% memiliki nilai qu dan Cu yang tinggi, yaitu sebesar 5,474 kg/cm2 dan 2,737 kg/cm2.
Co-Authors A Andini Radisya Pratiwi A Andini Radisya Pratiwi A Andini Radisya Pratiwi A Anton Soekiman A. Andini Radisya Pratiwi A. Andini Radisya Pratiwi A.Andini Radisya Pratiwi AAS SULASTRI Aas Sulastri,Nanang Anwar Abdul Chalid Abdul Chalid Abdul Mutaqin Aditya Wildan Adriadi, Adriadi Afrizon Kamiruddin Agung Andhika Gumelar Agus Rachmat Agus Rachmat Agus Subekti Agus Sulaeman Agus Sulaeman Alamsyah Alamsyah Angga Arief Gumilang S. Angga Brata Anggara, Mochamad Andi Anton Soekiman Anton Soekiman Anton Soekiman Anton Soekiman Arpianto Ngion Sampe Asep Margana Azeglio Fenichi Correia Pinto Bangun Hamdhani Bonny Wijaya Cecep Mutaqin Chalid, Abdul Citra Adinda, Shilvia Cucu Subagja Dhika Rizky Ardiansyah Didin Kusdian Didin Kusdian Dody Kusmana Dody Kusmana Doni Romdoni Witarsa Egi Pratama Eka Juliar Eka Juliar Eka Satria, Eka Fahmi Rizki Kurniawan Fardiansyah, Fian Farid Darulhanif Abdarraafi Favian Aqib Arsada Feri Amiruddin Firdaus Firdaus Fitri Wintarti G.R, Gandjar Ghani Kusuma Wardhani Gustian, Arif Hadiansyah, Gusti Muhammad Hanif Ahmad Ma'sum Hendra Garnida Heri Permana Hidayat, Reza Januar Idi Namara Ila Rahayu Imas Pupu Marpuah Iqbal, Rizky Irfan Achmad Taufik Ivan Ade Sofiyan Jainudin, E. Kamal Komaludin Kusdian, Didin Lestari, Santi Dwi Lingga, Faya Nabasa br. Mochamad Qodir Oktariana Muhammad Syukri mukarom, saeful Musa Rannu Musa Rannu Nanang Anwar Novia Santi Marsia Nuke Julfah Nur Asiah Jamil Nur Nilasari Pedro Maria Lopes Pacheco Pratiwi, A Andini Radisya Pratiwi, A. Andini Radisya Presty, Riz Ronna Cintya Prina Nugraha R Didin Kusdian Radisya, Andini Rahmatullah Rahmatullah Raka Priyadinata Rangga Jumena Rano Noviana Anwar Ratnasari, Sri Merita Reza Lingga Rian Dzulfiyanto Risman Dala Ronny Dugar H.S Rully Savitri Nurvita Saepurrahman, Dewa Serta Denius Daeli Siswahyudianto Sri Hendarto, Sri taupik, agus Tia Sugiri Tri Ananda Bangkit Kusuma Wardana Uhi Suhirna Utami, Dinar Putri Widyanto, Bambang Eko Yadi Sumpeno Yogi Agus Sucahyo Yogi Agus Sucahyo Yudi Khardiman Yushar Kadir Zalukhu, Pipen Deris Krisman Zamani, Ahmad Fikri