Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Kandungan Antioksidan Kombinasi Daun Pegagan dan Mint sebagai Alternatif Minuman Herbal Padmiswari, Anak Agung Istri Mas; Wulansari, Nadya Treesna; Harditya, Kadek Buja
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i6.792

Abstract

An unhealthy lifestyle, such as poor diet and lack of physical activity, increases the risk of degenerative diseases due to oxidative stress caused by free radicals. Antioxidants play a crucial role in neutralizing free radicals and protecting cells from damage. Gotu kola and mint leaves are known to contain high levels of antioxidants; however, their use as an herbal beverage remains underutilized. This study aims to enhance public understanding of the benefits of combining gotu kola and mint leaf extracts and to promote their consumption as a natural herbal drink. The methods used include a pretest, direct material presentation with leaflets, and a posttest. The pretest results indicated low to moderate initial knowledge among participants. After the session, posttest results showed a significant improvement in understanding. This education effectively increased public awareness of natural ingredients for a healthy lifestyle. Similar initiatives should be conducted continuously.
Pelayanan Kesehatan Komplementer: Implementasi Terapi Akupuntur dan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Masyarakat Lansia Sudimara, Tabanan Kamaryati, Ni Putu; Sagitarini, Putu Noviana; Putra, I Nyoman Arya Maha; Sari, Ni Made Candra Citra; Harditya, Kadek Buja; Sutini, Ni Kadek
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i2.814

Abstract

Peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi bagian integral dari upaya pembangunan nasional, sebagaimana tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan ketiga yaitu Good Health and Well-Being. Banyak tantangan yang dihadapi salah satunya adalah rendahnya kesadaran Masyarakat dalam melakukan pemeriksaan berkala mengenai penyakitnya. Di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara merupakan daerah dengan penyakit kronis berupa hipertensi dan diabetes yang masih tinggi. Sehingga implementasi layanan kesehatan komplementer berbasis masyarakat masih terbatas, khususnya yang mengintegrasikan skrining kesehatan dan terapi akupuntur secara simultan. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan komplementer melalui pemeriksaan kesehatan umum dan terapi akupuntur. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelayanan kesehatan integratif di masyarakat yang menggabungkan pendekatan medis modern dan pengobatan tradisional untuk mencapai kesehatan holistik. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kesehatan dasar berupa pengukurun tekanan darah, pengecekan gula dan asam urat dengan mengintegrasikan terapi akupuntu, serta wawancara. Kegiatan ini diberikan kepada 40 orang lansia yang memenuhi kriteria inklusi melalui accidental sampling. Data didapatkan melalui wawancara dan pemeriksaan kesehatan sederhana. Secara umum Sebagian besar pesert a memiliki tekanan darah, kadar gula darah, dan asam urat normal. Selanjutnya seluruh peserta diberikan terapi akupuntur sebagai promotive, preventif, dan kuratif. Mayoritas peserta (80%) merasakan manfaat berupa  neri otot dan sakit kepala berkurang serta tubuh lebih rileks, sehingga kegiatan ini efektif dalam mendukung kualitas hidup lansia.    Kata kunci : Terapi akupuntur, pelayanan kesehatan komplementer, pemeriksaan kesehatan
Pemberdayaan Pelayanan Pengobatan Tradisional Melalui Terapi Akupunktur Berbasis Median Nerve (Neuropuncture) Dalam Upaya Pengendalian Hipertensi Di Masyarakat Harditya, Kadek Buja; Anak Agung Istri Mas , Padmiswari; Suweca, I Gede; Widiatmaja, I Gusti Bagus Panji
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i2.854

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan kardiovaskular global dengan prevalensi yang terus meningkat serta berkontribusi terhadap tingginya morbiditas dan mortalitas. Kondisi ini menjadi faktor risiko utama berbagai komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta membantu pengendalian tekanan darah melalui edukasi kesehatan dan terapi akupunktur berbasis median nerve neuropuncture stimulation, sekaligus mendorong pemberdayaan dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan hipertensi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain one group pre-test and post-test pada 120 responden dewasa dengan riwayat atau risiko hipertensi di Kelurahan Renon, Kota Denpasar. Kegiatan dilaksanakan oleh tim kompeten yang terdiri dari dosen, terapis akupunktur bersertifikat, tenaga kesehatan, serta mahasiswa, dengan dukungan pihak kelurahan dan koordinasi bersama Puskesmas Denpasar Selatan II dalam skrining dan pengawasan medis. Intervensi meliputi pemeriksaan tekanan darah, edukasi kesehatan, serta terapi akupunktur pada titik PC6, GB20, LI4, LR3, dan ST36. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan (p = 0,017) serta penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik (p < 0,001). Kesimpulannya, kombinasi edukasi dan terapi akupunktur efektif dalam meningkatkan pengetahuan, membantu menurunkan tekanan darah, serta memperkuat pemberdayaan dan kemandirian masyarakat. Disarankan agar kegiatan dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan layanan kesehatan setempat melalui penguatan peran kader, pemantauan rutin tekanan darah, serta integrasi program kelurahan dan Puskesmas Denpasar Selatan II guna meningkatkan efektivitas pengendalian hipertensi di masyarakat. Kata kunci: Hipertensi, akupunktur, edukasi, pemberdayaan kesehatan
Edukasi Dan Terapi Akupunktur Sebagai Terapi Neuroimunomodulator Pada Rhinitis Alergika Harditya, Kadek Buja; Widiatmaja, I Gusti Bagus Panji; Suweca, I Gede; Padmiswari, Anak Agung Istri Mas; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i2.860

Abstract

  Rhinitis alergika merupakan penyakit inflamasi kronis saluran napas atas dengan prevalensi yang terus meningkat dan berdampak terhadap kualitas hidup masyarakat. Gejala seperti bersin, rinore, hidung tersumbat, dan rasa gatal pada hidung dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kualitas tidur, konsentrasi, dan produktivitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta membantu mengurangi gejala rhinitis alergika melalui edukasi kesehatan dan terapi akupunktur berbasis neuropuncture. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain one group pre-test and post-test pada 80 responden usia remaja hingga lansia di Kelurahan Renon, Kota Denpasar. Intervensi meliputi edukasi kesehatan dan terapi akupunktur pada titik LI20 (Yingxiang), Bitong, Yintang, LI4 (Hegu), dan ST36 (Zusanli). Parameter yang dinilai meliputi skor pengetahuan, Total Nasal Symptom Score (TNSS), dan Visual Analog Scale (VAS) sumbatan hidung. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan (p = 0,002) serta penurunan signifikan skor TNSS (p = 0,002) dan VAS (p = 0,003) setelah intervensi. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan, membantu mengurangi gejala rhinitis alergika, serta mendukung pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian penyakit secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat komunitas lokal. Kegiatan serupa disarankan dilakukan secara berkala melalui kolaborasi dengan fasilitas kesehatan setempat dan kader kesehatan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kata kunci: Rhinitis alergika, neuropuncture, TNSS, VAS, edukasi kesehatan
Multimodal Acupuncture Enhances Autonomic Balance and Reduces Blood Pressure in Adults Kadek Buja Harditya; Anak Agung Istri Mas Padmiswari; Ida Ayu Suptika Strisanti; Komang Rosa Tri Anggaraeni
Jurnal Keterapian Fisik Jurnal Keterapian Fisik Volume 11 Issue 1 Year 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkf.v11i1.499

Abstract

Background: Blood pressure regulation is influenced by autonomic nervous system balance, where increased sympathetic and reduced parasympathetic activity contribute to hypertension. Acupuncture may modulate autonomic function but combined somatic and auricular approaches remain underexplored. This study evaluated a multimodal acupuncture protocol combining Neiguan (PC6), auricular vagus, and Er Shen Men on autonomic function and blood pressure.   Methods: A randomized controlled trial with a pretest–posttest design was conducted in 60 adults aged 20–60 years, allocated into four groups: combination therapy, PC6 only, auricular vagus + Er Shen Men, and sham acupuncture. Interventions were applied twice weekly for four weeks. Outcomes included heart rate variability (SDNN, RMSSD, LF/HF ratio, and heart rate) and systolic and diastolic blood pressure. Data were analyzed using paired tests and ANOVA or Kruskal–Wallis tests with post hoc comparisons.   Results: The combination group showed significant improvements in SDNN, RMSSD, LF/HF ratio, and heart rate, along with reductions in systolic (−12.0 mmHg) and diastolic (−10.0 mmHg) blood pressure (p < 0.001). Single-intervention groups showed moderate changes, while the sham group showed minimal effects. Between-group differences were significant (p < 0.05), with greater improvements observed in the combination group.   Conclusion: Multimodal acupuncture is associated with improved autonomic function and reduced blood pressure, suggesting its potential as a non-pharmacological intervention for cardiovascular regulation.
Factors Related to Pain Intensity Post-SC with Spinal Anesthesia Ni Luh Putu Lusiana Devi; I Ketut Setiabudi; Kadek Buja Harditya; Ni Nyoman Ari Kundari Dewi; Luh Gde Nita Sri Wahyuningsih
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4816

Abstract

Pain is the most common complaint found in perioperative patients, so optimal pain management is needed. Proper pain management can be done if the officer is able to know the intensity of pain felt by the patient and what factors are related. The aim of this study was to determine the pain intensity of post-CS patients with spinal anesthesia.This quantitative correlation study with a cross-sectional approach will be conducted involving 87 respondents based on the Slovin Formula. Sampling was carried out using purposive sampling to determine the selected sample. This study will use univariate data analysis techniques (frequency distribution and percentage), and bivariate data analysis (chi-square test). The results of the data analysis showed that the majority of patients had postoperative pain intensity on a scale of <2 as many as 52 people (60%). Age factors, gravida status, BMI, preoperative analgesics, and preoperative pain intensity have p-values> 0.05, namely 0.623, 0.137, 0.341, 0.570, 0.620. It can be concluded that there is no relationship between age, BMI, pre-operative pain intensity, and pre-operative analgesic administration with post-operative pain intensity in CS patients with spinal anesthesia.
Implementasi Edukasi Kesehatan Herbal sebagai Upaya Promotif Pencegahan Gangguan Neurologi di Masyarakat Padmiswari Anak Agung; Nadya Treesna Wulansari; Kadek Buja Harditya
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v8i1.549

Abstract

This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of the Tianyar Village community regarding the use of pegagan leaves (Centella asiatica) and mint leaves (Mentha arvensis) as antioxidant sources to support neurological health. The implementation methods included interactive counseling, demonstrations of herbal drink preparation, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The number of participants in this community service was 50 participants. The analysis technique employed descriptive quantitative analysis to compare scores before and after the educational intervention, along with observation of participants’ practical skills. The results showed an average increase in knowledge scores of 28.2%, and 90% of participants were able to independently prepare the herbal drink. The activity also produced a simple, natural-based herbal infusion product that is easy to prepare. In conclusion, participatory-based education and training effectively enhanced community health literacy and practical skills as promotive and preventive efforts against mild neurological disorders.
Edukasi Masyarakat tentang Manfaat Antioksidan dari Daun Pegagan dan Daun Mint sebagai Upaya Pencegahan Stres Oksidatif dan Peningkatan Kesehatan Padmiswari Anak Agung; Nadya treesna wulansari; Kadek buja harditya
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v7i2.513

Abstract

This community service program aimed to enhance public knowledge of the antioxidant benefits of Centella asiatica (pegagan) and Mentha sp. (mint) as a preventive effort against oxidative stress. Conducted in Guwang Village, Gianyar Regency, the activity involved 50 participants from the general public and housewives. The program consisted of three stages: problem identification, scientific education through interactive lectures and discussions, and evaluation using pre- and post-tests. Results showed a 31% increase in participants’ knowledge regarding antioxidant functions, benefits of pegagan and mint, and healthy lifestyle practices. The program effectively linked research findings with practical community education, promoting local herbal utilization for health and economic potential.
Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Gangguan Neurologi sebagai Upaya Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Saraf pada Masyarakat Padmiswari Anak Agung; Nadya Treesna Wulansari; Kadek Buja Harditya
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v7i2.514

Abstract

Neurological disorders are a major cause of disability worldwide, yet public awareness of early prevention remains low. This community service program aimed to improve knowledge and awareness of neurological health through education and screening activities in Guwang Village, Gianyar Regency. Fifty community members participated in blood pressure checks, reflex and coordination tests, and educational sessions on neurological disease prevention. The program was carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. Results showed that 36% of participants had hypertension and 22% showed mild neurological symptoms. Post-education assessments revealed a 30.8% increase in knowledge, indicating improved awareness and preventive behavior. This program effectively strengthened community understanding of neurological health and encouraged early detection efforts.
Co-Authors A.A.Istri Mas Padmiswari AA Istri Mas Padmiswari Abda Abda Adiana, I Nengah Adnyana, I Kadek Budi Agra Darmawati, I Dewa Ayu Agustini, Ni Komang Tri Anak Agung Istri Mas , Padmiswari Anggaraeni, Komang Rosa Tri Aristadewi, Ida Ayu Mas Artha, I Wayan Oktapratama Asthadi Mahendra Bhandesa, Asthadi Mahendra Gst Kade Adi Widyas Pranata I GEDE PUTU DARMA SUYASA I Gusti Agung Tresna Wicaksana I Gusti Bagus Panji Widiatmaja I Gusti Bagus Panji Widiatmaja Widiatmaja I Ketut Setiabudi I Ketut Swarjana I Made Bayu Jaya Kusuma I Putu Gde Yudara Sandra Putra I Putu Gede Sutrisna . Ida Ayu Anom Rastiti Ida Ayu Manik Damayanti Ida Ayu Suptika Strisanti Ida Ayu Suptika Strisanti Ida Bagus Separsa Kusuma IGA Rai Rahayuni Kadek Maya Cyntia Dewi Komang Rosa Tri Anggaraeni Komang Rosa Tri Anggaraeni Komang Rosa Tri Anggaraeni LEWAR, EMANUEL ILEATAN Lewar, Emanuel Illeatan Luh Gde Nita Sri Wahyuningsih Luh Gede Nita Sri Wahyuningsih Made Rismawan Mahaputra, I Nyoman Arya Mahardewi, Ni Made Diah Nadya Treesna Wulansari Ni Kadek Sutini Ni Luh Putu Inca Buntari Agustini Ni Luh Putu Lusiana Devi Ni Made Candra Citra Sari Ni Nyoman Ari Kundari Dewi Ni Putu Kamaryati Ni Wayan Desi Bintari Ni Wayan Kesari Dharmapatni Ni Wayan Sukaningsih Ni Wayan Sukma Antari Padmiswari Anak Agung Padmiswari, A.A Istri Mas Putra, I Gde Agus Shuarsedana Putra, I Nyoman Arya Maha Putri, I gusti Ayu Andita Arta Putu Rima Sintyadewi Rastiti, Ida Ayu Anom Sanjana, I Wayan Edi Setyo Sri Raharjo Sri Ariani Sri Dewi Megayanti Sri Dewi Megayanti Strisanti, Ida Ayu Suptika Suptika Strisanti, Ida Ayu Suweca, I Gede Tri Anggaraeni, Komang Rosa Vitri Widyaningsih Wahyunadi, Ni Made Dewi Wahyuningsih, Ni Luh Gede Nita Sri Wahyuningsih, NLG Nita Sri Widiatmaja, Gusti Panji Widiatmaja, I Gusti Bagus Panji Widyas Pranata, Gst. Kade Adi Wulandari, Ni Putu Dita Wulansari , Nadya Treesna Yusniawati, Yustina Ni Putu