Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agrikultura

Pengaruh Jangka Panjang Sistem Olah Tanah dan Residu Pupuk Nitrogen terhadap Keanekaragaman Vegetasi dan Simpanan Biji Gulma Sari, Resti Puspa Kartika; Utoyo, Bambang; Fauziah, Lu'lu' Kholidah
Agrikultura Vol 36, No 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i2.59777

Abstract

Pengendalian gulma secara mekanis melalui sistem olah tanah yang tepat mampu menekan pertumbuhan gulma dan meminimalisir penggunaan herbisida kimiawi. Namun, sistem pengolahan tanah yang tidak tepat dapat menyebabkan terangkatnya biji dan propagul gulma yang sudah lama dorman dalam tanah naik ke atas permukaan tanah, sehingga menjadi viable untuk berkecambah dan memperbanyak diri. Faktor lain pemacu pertumbuhan gulma adalah tersedianya unsur hara yang cukup dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem olah tanah dan residu pupuk N jangka panjang tahun ke-34 setelah 2 tahun pemberaan lahan terhadap keanekaragaman vegetasi dan simpanan biji gulma dalam rangka merumuskan strategi pengendalian gulma. Penelitian dilaksanakan di Politeknik Negeri Lampung, terdiri dari dua faktor: sistem olah tanah (olah tanah intensif, olah tanah minimum, dan tanpa olah tanah) dan residu pupuk N (0, 100, dan 200 kg/ha. Pada Tahap 1, analisis difokuskan pada vegetasi gulma di atas permukaan tanah, sedangkan pada Tahap 2, penelitian meneliti simpanan benih gulma pada kedalaman tanah 20 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem olah tanah minimum tanpa residu pupuk nitrogen dan tanpa olah tanah dengan residu N 100 kg/ha pada tahun 2021, mampu menekan pertumbuhan gulma hingga tahun 2024. Residu pupuk N pada lahan yang telah diberakan selama dua tahun tidak berpengaruh terhadap keanekaragaman vegetasi gulma. Integrasi berbagai strategi pengelolaan gulma dapat mengurangi dampak negatif kehadiran gulma di pertanian. Petani dapat mengadopsi teknologi pengolahan tanah konservasi dan pertanian presisi untuk meningkatkan keberlanjutan dan efisiensi.
Efektivitas Asam Humat dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao pada Media Tanam Subsoil Sari, Resti Puspa Kartika; Utoyo, Bambang; Permatasari, Nindy; Airlangga, Tandaditya Ariefandra; Nurmayanti, Sri; Lesmana, Adit Indra
Agrikultura Vol 37, No 1 (2026): April, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v37i1.68757

Abstract

Media tanam topsoil untuk pembibitan kakao semakin terbatas dan sebagai alternatif dapat digunakan tanah subsoil, tetapi kesuburannya ditingkatkan dengan penambahan asam humat. Selain itu, untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik pada tahap pembibitan dapat digunakan pupuk hayati Plant Growth Promoting Rizhobacteria (PGPR). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konsentrasi asam humat dan PGPR terbaik, serta interaksi keduanya dalam mengoptimalkan pertumbuhan bibit kakao di media tanam subsoil. Penelitian dilaksanakan di lahan kebun bibit tanaman perkebunan, Laboratorium Pengelolaan Tanaman Perkebunan, Politeknik Negeri Lampung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial  dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi asam humat (tiga taraf: 0; 5; dan 7,5 g/L). Faktor kedua adalah konsentrasi PGPR (empat taraf: 0; 25; 50; dan 75 mL/L). Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam, dan dilanjutkan dengan uji lanjut jarak berganda Duncan (DMRT) pada taraf nyata 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara asam humat dengan PGPR pada tingkat kehijauan daun dan bobot kering tajuk, dengan konsentrasi paling optimum pada perlakuan 0 g/L asam humat + 25 mL/L PGPR dan 5 g/L asam humat + 50 mL/L PGPR.  Pemberian asam humat secara mandiri berpengaruh pada bobot kering akar dengan perlakuan terbaik pada konsentrasi 0 g/L dan  5 g/L asam humat, dan pada luas daun untuk konsentrasi 0 g/L asam humat. Pemberian PGPR secara mandiri berpengaruh pada bobot kering akar, luas daun, dan jumlah daun 30 HSA. Konsentrasi aplikasi PGPR terbaik untuk bobot kering akar dan luas daun adalah 75 mL/L, sedangkan untuk jumlah daun 30 HSA adalah 50 mL/L.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adnan, Indah Safitri Adryade Reshi Gusta Airlangga, Tandaditya Ariefandra Andri, Irmawan Anggeraini, Rinanda Ani Agus Puspawati Any Kusumastuti Aprilianti, Ni Wayan Sri Assalam, Muhammad Shafwan Ayu Saputri, Ayu Budi Joko Santoso Budi Joko Santoso, Budi Dedy Hermawan Department, administratio Department, administratio Desi Mayasari, Desi Dewanda, Muhammad Taufiek Dewi Riniarti Dian Kagungan Dodi Faedlulloh, Dodi Edi Sucipto Eko Budi Sulistio Ernawati Ery purwanti Fauziah, Lu'lu' Kholidah Fauziah, Lu’lu’ Kholidah Fitriani, Marita Infia Fitriani, Rd Erni Guna, M. Mulya Adi Handani, Anggi Maulana Puji Handayani, Elvita Harnani, Nur Maulita Hartono, Joko S S Hendri Tamara Yuda Herlin Widaswara Iin Pinandita Indrawan, Iyan Intan Fitri Meutia irmawan andri nugroho Jiwandono, Zaqi Ilman Kresna Shifa Usodri Lesmana, Adit Indra Made Same Marsito, Marsito Mujahidin, Yusuf Noverman Duadji Novi Safitri Novita Tresiana Nur Effendi, Nur Nurmayanti, Sri Nurohman, Aldi Permatasari, Nindy Persada, Citra Podo Yuwono Putri, Agustina Jesica Rahayu Sulistyorini Ramlani Lina Sinaulan Rifai, Akbar Rizani, Agnessa Shalsabila Romdhani, Rohmat S, Umi Fatimah Saputri, Maysa Yoga Sari, Resti Puspa Kartika Selviani, Delfita Septiawan, Bambang Setiani, Stefani Asti Shelawati, Ria Shifa Usodri, Kresna Simarmata, Theresia Helen Simon Sumanjoyo Simon Sumanjoyo Hutagalung Situmorang, Elfani Rachel Subiantoro, Rijadi Sutopo, Rahmat Suwaryo, Putra Agina Widyaswara Usodri, Kresna Shifa Waladani, Barkah Wening Tri Kusumawati, Wening Widiyani, Dimas Prakoswo Wijaksono, Rino Anggi Wiwik Indrawati, Wiwik Yan Sukmawan, Yan Yuhelson Yuhelson Yuliyanto, Indra Yuyun Fitriani