Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Teachers as Learning Media Designers: Transforming Knowledge into Practice Through Community Service Fadhlan Muchlas Abrori; Nursia Nursia; Fitri Wijarini; Alfi Suciyati; Silfia Ilma; Nur Fitriana Sam; Vlorensius Vlorensius; Ibrahim Ibrahim; Bimo Aji Nugroho; Yogho Prastyo; Ermawaty Maradhy; Darius Rupa; Listiani Listiani; Fatmawati Fatmawati; Zulfadli Zulfadli
TAAWUN Vol. 6 No. 01 (2026): TA'AWUN FEBRUARY 2026
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v6i01.1199

Abstract

The majority of teacher problems in Indonesia are related to pedagogical and professional competencies. One of these is the problem of developing media independently. This community service program is a solution for community service partners (in this context, elementary school teachers) to improve their media development skills. There are three main stages in this activity: outreach, mentoring, and media dissemination. This activity also investigated the Reflective Mapping of the Teacher's Resource System (RMRS) to identify how teachers manage the resources used to develop learning media. The outcome of this service is improved teachers' ability to develop media. Three of the fifteen teachers disseminated the media they developed. Based on analysis of dissemination and interviews with teachers, the RMRS results indicate that teachers have a variety of resources for media development. The findings of these activities indicate that this program not only contributes to media product output but also to understanding teachers’ resource-management mindsets, grounded in pedagogical rationality and connections among resources. Overall, this activity is oriented toward design-related processes rather than merely improving technical skills in media development. These activities emphasize ongoing professional teacher development and foster a systematic, holistic perspective on the organization and use of resources in media development.
Peran Masyarakat Adat Tidung dalam Konservasi Hutan Mangrove dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam di Desa Salimbatu Russiyah Russiyah; Vlorensius Vlorensius; Silfia Ilma
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14115

Abstract

Hutan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis tinggi, namun saat ini menghadapi ancaman kerusakan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat adat Tidung dalam konservasi serta pemanfaatan berkelanjutan hutan mangrove di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni 2025 dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan etnografi. Subjek penelitian ditentukan secara purposif, meliputi tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga yang terlibat aktif dalam kegiatan konservasi. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat Tidung berperan penting dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove melalui penerapan kearifan lokal. Aturan adat “Maliu” melarang penebangan sembarangan dan tindakan yang merusak lingkungan. Selain itu, masyarakat aktif melakukan penanaman kembali serta pengawasan kolektif terhadap kawasan pesisir. Pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara seimbang dan berkelanjutan, seperti pemanfaatan hasil perikanan untuk pangan dan ekonomi, serta penggunaan kayu, nipah, dan tanaman obat untuk kebutuhan sehari-hari. Praktik ini mencerminkan harmoni antara kepentingan ekonomi, sosial-budaya, dan kelestarian lingkungan.