Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

The Influence of Facebook Social Media on the Sale of Flying Fish (Decapterus spp.) in Sapolohe Village, Bontobahari District, Bulukumba Regency Waris, Nur Fariza; Wahid, Abd.; Amri, Andi; Cangara, Arie Syahruni
PONGGAWA : Journal of Fisheries Socio-Economic VOLUME 5, NOMOR 1, MAY 2025
Publisher : Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/ponggawa.v5i1.43814

Abstract

This study explores the use of social media, especially Facebook, as a marketing tool for mackerel products (Decapterus spp.) in Sapolohe Village. Facebook is one of the first social media known and used by the previous generation. Facebook, with features such as paid advertising, business pages, and community groups, allows sellers to interact directly with potential customers, increase market reach, and strengthen brands. This study aims to determine the marketing strategies implemented by business actors and the influence of the use of Facebook social media in the sale of mackerel. The research used is quantitative descriptive with a census approach, involving 30 fish sellers on Facebook. The results showed that the majority of sellers actively post every day, and 100% of respondents chose to deliver products to the buyer's address. Regression tests showed that the use of Facebook had a significant positive effect on increasing mackerel sales, with a regression coefficient of 0.981 and a p-value of 0.000. These findings indicate that marketing strategies through Facebook are effective and influential in increasing sales and facilitating interaction with customers, as well as providing convenience in the transaction process and product delivery.
Peran Lingkungan Pendidikan Islam Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Nurzamsinar; Sudirman; Daimah; Wahid, Abd.
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 12 No 2 (2025): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v12i2.12331

Abstract

Islamic education is oriented towards the formation of a perfect human being, a person who is balanced in spiritual, intellectual, and moral aspects. In the process of achieving this goal, the environment plays a very strategic role. The Islamic educational environment is not only limited to formal institutions, but also includes the family environment, society, and even the natural environment as a learning medium. This study aims to identify the role and contribution of each type of educational environment in supporting the formation of student character based on Islamic values. This study uses a qualitative approach with a literature study method, reviewing various classical and contemporary literature related to Islamic education and environmental theory. The results of the study indicate that the family environment serves as the initial foundation in instilling faith and morals, the school environment or Islamic boarding school as a formal education system plays a role in intellectual development and spiritual skills, the community environment functions as a socio-religious reinforcement, while the natural environment encourages students to engage in contemplation and tadabbur as part of strengthening spirituality. The synergy between these four environments is crucial to forming students who are not only academically intelligent, but also faithful, pious, and have noble character. Therefore, the development of an ideal Islamic education system must consider holistic integration between environments. Keyword: Islamic Education, Educational Environment, Character, Students.
Pelatihan dan Aplikasi Pupuk Organik dari Limbah Kulit Kakao bagi Petani di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi Toana, Moh. Hibban; Tangkesalu, Dance; Mutmainah, Mutmainah; Pasaru, Flora; Hasriyanty, Hasriyanty; Nasir, Burhanuddin Haji; Khasanah, Nur; Yunus, Moh.; Idham, Idham; Wahid, Abd.; Lasmini, Sri Anjar
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sejahtera termasuk salah satu sentra pengembangan kakao di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Secara astronomis Desa Sejahtera terletak pada  posisi 119°38’45’’ - 120°21’24’’ Bujur Timur dan 0°52’16’’ - 2°03’21’’ Lintang Selatan, berjarak 66 km dari kota Palu dan dapat ditempuh dengan semua jenis kendaraaan bermotor.  Pekerjaan utama masyarakat di Desa Sejahtera umumnya adalah petani dengan komoditi yang diusahakan adalah kakao. Produktivitas kakao yang dicapai petani saat ini masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan rata-rata produksi kakao nasional, hal tersebut disebabkan antara lain berkurangnya kualitas lahan akibat praktik budidaya yang kurang berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat yang diikuti sebanyak 20 orang dari kelompok tani Tunas Harapan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan dan aplikasi pupuk organik berbahan limbah kulit buah kakao. Metode yang diterapkan adalah pelatihan dan demonstrasi teknologi.  Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa petani dapat memanfaatkan limbah kulit buah kakao menjadi pupuk organik, dan dapat mengaplikasikan ke lahan usaha taninya. Pengetahuan dan keterampilan 20 orang peserta dalam pembuatan dan pengaplikasian pupuk organik berbahan limbah kulit buah kakao meningkat masing-masing sebesar 75% dan 50%. Pupuk organik berbahan limbah kulit kakao yang sudah dihasilkan oleh petani mitra untuk setiap kali memproduksi pupuk organik tersebut berkisar antar 300-500 kg yang dihasilkan selama waktu 3 minggu pengomposan bahan organik. Dengan pengembangan dan produksi pupuk organik maka ketergantungan petani terhadap pupuk anorganik dapat dikurangi.
Konstruksi Sosial Pemberian Susu Formula Sebagai Pengganti Air Susu Ibu (ASI) Terhadap Bayi Dua Tahun (Baduta) Di Kabupaten Malang Wahid, Abd.
Journal of Public Power Vol. 8 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jpp.v8i2.8204

Abstract

Save The Children menjadi penting dengan maraknya pengunaan susu formula, sehingga menimbulkan pergeseran perilaku masyarakat mengenai pemberian susu formula yang dijadikan pengganti ASI terhadap bayi dua tahun (Baduta). Penelitian ini menggunakan metode kualititatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dengan indepth interview dan observasi partisipan. Sehingga melahirkan kesimpulan tentang konstruksi sosial masyarakat tentang susu formula, yaitu 1) Susu formula bisa dibawa kemana-mana dan di anggap lebih simple. 2) Susu formula sebagai pengganti ASI, 3) Susu formula sebagai simbol kemewahan dan gengsi sosial dan 4) Kecintaan dan pemujaan terhadap tubuh dari wanita. Pemahaman tersebut dapat menjadikan perilaku masyarakat desa Tumpang Malang mengalami suatu pergeseran. Pertama, alasan ekonomi menyangkut sibuk bekerja, bisnis, dan karir sehingga menjadi motif meninggalkan bayi yang diberikan susu formula. Kedua, alasan non-ekonomi, pemahaman masyarakat tentang susu formula yang diyakini dan dapat menjadikan anak lebih sehat, dan lebih pintar, yang dipengaruhi oleh proses sosialisasi melalui iklan, supporting keluarga dan lingkungan, hegemoni media massa dimana iklan susu formula lebih sensasional dari pada sosialisasi ASI yang dimotori oleh pemerintah, peran bidan sebagai hidden promotion, dan kecintaan masyarakat terhadap tubuh yang ideal. Perspektif konstruksi sosial tersebut melihat pergeseran perilaku masyarakat terhadap pola pengasuhan bayi dua tahun telah mengalami proses sosialisasi yang panjang.
Study on The Nurul Quran Method at The Syakirin Center of Al-Qur’an Education Wahid, Abd.; Mahmud, Nursyahindah Binti; Asnawiyah, Asnawiyah; Nazaryani, Nazaryani
Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah: Media Kajian Al-Qur'an dan Al-Hadits Multi Perspektif Vol. 20 No. 2 (2023)
Publisher : South East Asia Regional Intellectual Forum of Qoran Hadith (SEARFIQH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.v20i2.19861

Abstract

Every believer is obligated to possess the ability to read the Quran proficiently. This obligation extends not only to adults but is also encouraged from a young age, ensuring that children learn the sacred verses of the Quran. The significance of this mandate is earnestly acknowledged by the Youth Department of the Pan-Malaysian Islamic Party (PAS), which has established several renowned Quranic Education Centers throughout Malaysia. These educational centers have received widespread recognition and are considered pioneers in the establishment of Quranic Education Centers (TPA). Over the past half-century since its inception, TPA has continued to evolve, employing a teaching methodology known as the "Nurul Quran Method." This article aims to assess the effectiveness of the Nurul Quran Method in the Quranic learning process at TPA Syakirin. Additionally, the article explores the challenges faced by teachers and administrators at TPA Syakirin in their efforts to enhance students' abilities within the institution. This study adopts a qualitative approach, utilizing methods such as observation, interviews, and documentation for data collection. The research findings indicate that the learning process using the Nurul Quran Method proceeds smoothly. This method incorporates elements of "learning through play" and various other creative techniques. One of the key strengths of TPA Syakirin lies in its utilization of a distinctive teaching methodology, not only in Malaysia but also from Quranic education institutions in other countries across Southeast Asia.
PENERAPAN INTEGRATED FARMING SYSTEM MELALUI INOVASI SILASE PAKAN TERNAK BERBASIS BATANG PISANG UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI DESA ADOLANG KABUPATEN MAJENE Irmayanti, Irmayanti; Haloho, Ruth Dameria; Sari, Dwi Ratna; Herilimiansyah, Herilimiansyah; Suardi, Suardi; Armayanti, Armayanti; Wahid, Abd.; Bulan, Rispa Embong
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3139

Abstract

Ketersediaan pakan ternak yang berkelanjutan merupakan salah satu tantangan utama dalam pengembangan peternakan rakyat, khususnya di Desa Adolang yang mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan peternak. Pada musim kemarau, peternak sering mengalami kesulitan memperoleh pakan hijauan sehingga berdampak pada penurunan produktivitas ternak. Desa Adolang memiliki potensi limbah pertanian berupa batang pisang yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber pakan alternatif. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak melalui penerapan Integrated Farming System dengan pemanfaatan batang pisang sebagai bahan baku utama pembuatan silase, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan monitoring. Penyuluhan dilaksanakan untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat pakan silase. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan learning by doing melalui praktik langsung pembuatan silase batang pisang yang dicampur dengan dedak padi dan molases. Selanjutnya, pendampingan dilakukan melalui kunjungan lapangan guna memantau hasil fermentasi dan memberikan Solusi terkait kendala teknis. Evaluasi dilakukan untuk menilai peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kualitas silase yang dihasilkan, sedangkan monitoring dilakukan untuk menjamin keberlanjutan kegiatan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas peternak pengetahuan dan keterampilan sebesar 90.43%. Peserta mampu memahami konsep dasar silase, terampil melakukan proses pembuatan, dan menghasilkan produk silase. Selain itu, peternak menjadi lebih mandiri dalam memanfaatkan limbah batang pisang sebagai cadangan pakan. Program pengabdian masyarakat berbasis Integrated Farming System melalui pembuatan silase batang pisang terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan peternak, menyediakan pakan alternatif yang berkelanjutan, serta mendukung peningkatan produktivitas ternak kambing di Desa Adolang.
SOSIALISASI DAN EDUKASI ZAKAT BAGI MASYARAKAT DI KELURAHAN BATANGKALUKU KABUPATEN GOWA Rahman, Agussalim; Wahid, Abd.; Asirie, Ronny Ahmad
Arunika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2: Desember 2025
Publisher : Unit Publikasi dan Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/ar.v4i2.742

Abstract

Tingkat Pengumpulan Zakat oleh lembaga pengelola zakat seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat (LAZ) maupun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masih rendah dibandingkan dengan potensi zakat. Salah satu kendalanya adalah rendahnya tingkat literasi dan ketaatan masyarakat tentang zakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai arti pentingnya pembayaran zakat bukan hanya sebagai salah satu rukun (tiang) agama Islam tetapi merupakan instrument social dan ekonomi bagi masyarakat terutama dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Metode pelaksanaan kegiatan adalah konsultasi dengan stakeholder, sosialisasi dan edukasi, pelatihan kepada Tim Konsultan Zakat dan pendataan status zakat dan identifikasi tingkat literasi zakat masyarakat. Implikasi kegiatan ini agar program Gerakan literasi dan edukasi zakat perlu dilaksanakan secara berkesinambungan dan menyeluruh. Dalam era digitalisasi saat ini maka disarankan perlunya tranformasi digital dalam pengelolaan zakat baik untuk literasi, edukasi maupun transaksi pembayaran zakat.