Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pembinaan Kader Sadar Vaksin Covid-19 pada Anak di Puskesmas Natar Lampung Selatan Ismunandar, Helmi; Himayani, Rani; Oktarlina, Rasmi Zakiah; Wahyuni, Ari
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3177

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi. Perkembangan penyakit Covid-19 di Indonesia sendiri masih fluktuatif. Angka kematian di Indonesia yang lebih tinggi dari dunia, juga menjadi hal yang harus segera diperbaiki. Saat ini ada banyak negara yang melakukan vaksinasi untuk membentuk herd immunity. Indonesia sendiri telah menjalankan program vaksinasi Covid-19 yang dimulai pada 13 Januari 2021, namun dinilai masih belum maksimal. Tingkat edukasi masyarakat diperberat dengan berbagai kabar hoaks mengenai vaksin menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan program vaksinisasi. Sehingga dibutuhkan suatu tim teredukasi yang diharapkan dapat memberikan gambaran positif mengenai vaksin covid-19. Tujuan pengabdian ini adalah membentuk suatu kader vaksinasi teredukasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dengan ceramah dan diskusi. Kegiatan ini mengundang oleh 9 orang komunitas perwakilan komunitas pedagang Pasar Panjang Bandar Lampung. Setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan yang didapatkan dari nilai pre test dan post test yaitu 60% menjadi 100%. Terdapat peningkatan pengetahuan mengenaipengetahuan mengenai vaksinasi covid-19 dan hoaks seputar vaksinasi.Kata kunci: Covid-19, kader vaksin, hoaks
Tim Pendamping Kesiapan Masyarakat Pekon Kedaung Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu Menghadapi Era Transisi Pandemi Menuju Endemi Covid-19 Ismunandar, Helmi; Himayani, Rani; Oktarlina, Rasmi Zakiah; Wahyuni, Ari; T. Adjeng, Andi Nafisah; Andrifianie, Femmy; Oktoba, Zulpakor
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3230

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit menular baru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARSCoV-2). Pada kasus Covid-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrompernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.  Pada 11 Maret 2020 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai Pandemi Dunia. Namun saat ini kita telah memasuki era transisi dari pandemi  menujuendemi Covid-19 yang ditandai dengan keluarnya Keputusan Presiden Nomor 17 tahun 2023. Namun, virus SARSCoV-2 ini masih ada di antara kita dan kita harus selalu waspada. Tujuan pengabdian ini adalah membentuk suatu kadermasyarakat yang siap beradaptasi pada masa pandemi menuju endemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dengan ceramah dan diskusi . Kegiatan juga meliputipengobatan masal gratis. Kegiatan diikuti oleh 40 orang peserta. Setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan yang didapatkan dari nilai rerata pre-test dan post-test yaitu 56,7 menjadi 81,4. Berdasarkan hasil ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan mengenai masa transisi Covid-19 dari pandemi menuju endemi. Pengetahuan ini masih awam bagi masyarakat sehingga diperlukan peninjauan dan sosialisasi lebih lanjut.Kata kunci: Covid-19, pandemi, endemi
Kunjungan dan Konsultasi pada Penderita TBC di Desa Cipadang Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Wahyuni, Ari; Oktarlina, Rasmi Zakiah; ., Sutarto; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Lisiswanti, Rika; komala, Ramadhana; Marcelia, Selvi; Septiani, Linda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3240

Abstract

Perlu ditegaskan bahwa langkah-langkah percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Indonesia pada tahun 2030 harus diperkuat, mengingat bahwa TBC masih menjadi masalah serius dalam kesehatan masyarakat Indonesia. Beberapa permasalahan yang teridentifikasi di Desa Cipadang mencakup kekurangan pengetahuan mengenai Tuberkulosis, termasuk pemahaman tentang gejala, cara penularan, dan langkah-langkah pencegahan. Dampak dari kurangnya pengetahuan ini menyebabkan sebagian besar masyarakat meremehkan seriusnya masalah TBC, sering kali mengabaikan gejala awal penyakit. Kelompok usia di atas 40 tahun mendominasi, dengan 32 peserta (64,0%) dari total 50 individu peserta. Fakta ini menunjukkan bahwa kelompok usia ini memiliki risiko tinggi terkena TBC. Hasil kunungan dan konsultasi penderita TBC mencatat adanya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat serta perilaku konsumsi minum obat TBC sesuai dengan petunjuk dokter melalui kerabat keluarga sebagai pengawas minum obat.  Kata Kunci: eliminasi, tuberkolusis, kujungan, konsulgtasi TBC, penderita
Komitmen Bersama dan Pelatihan Kader TBC untuk Desa Cipadang menjadi Desa SAHABAT (Desa Sehat Bebas TBC) Wahyuni, Ari; Oktarlina, Rasmi Zakiah; Wijaya, Sofyan Musyabiq; Lisiswanti, Rika; Komala, Ramadhana; Marcelia, Selvi; Septiani, Linda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3241

Abstract

WHO melaporkan bahwa estimasi jumlah orang terdiagnosis TBC tahun 2021 secara global sebanyak 10,6 juta kasus atau naik sekitar 600.000 kasus dari tahun 2020 yang diperkirakan 10 juta kasus TBC. Percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Indonesia pada tahun 2030 didasarkan pada fakta bahwa TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Berdasarkan data angka penemuan kasus TBC (case detection rate = CDR) diketahui cakupan CDR Kabupaetn Pesawaran sebesar 35,3%, angka ini belum mencapai target sasaran 70%, rendahnya cakupan CDR ini memberi maksa masih banyak kasus TBC di massyarakat yang belum terdeteksi (ditemukan). Banyak faktor yang menyebabkan kondisi ini, di antaranya rendahnya partisipasi masyarakat dan faslitas pemeriksaan TBC yang masih terbatas.Demikian juga permasalahan secara di Kabupaten Pesawaran dan khususnya di wilayah kerja Puskesmas Gedong Tataan, termasuk desa Cipadang yang masuk wilayah kerja Puskesmas Gedong Tataan terkait dengan penemuan dan hasil pengibatan TBC Paru. Mitra berkomitmen untuk bersama-sama dalam mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan kegiatan membuat  komitmen bersama dan pelatihan kader TBC untuk Desa Cipadang menjadi desa sehat bebas TBC (SAHABAT).  Komiten dicanangkan dihadiri oleh semua pamong desa dan tokoh masyarakat serta kader kesehatan. Peserta pelatihan kader berdasarkan hasil nilai kuesioner post-test dan pre-test bahwa terjadi peningkatan ketrampilan dan pengetahuan kader TBC. Peningkatan ketrampilan / pengetahuan kader mengenai TBC dan penggalangan komitmen bersama diharapkan dapat mengurangi penderita TBC dan stigma negatif terhadap pasien TBC dan mempecepat eleminasi TBC di Desa Cipadang sehingga mewujudkan desa Cipadang menjadi desa SAHABAT (Desa Sehat Bebas TBC).  Kata Kunci: eliminasi, tuberkolusis, kampaye, kader, komitmen
Gene Polymorphism Associated With Acute Respiratory Distress Syndrome (Ards): A Literature Review Wahyuni, Ari; Hafy, Zen; Harahap, Debby Handayati; Mustofa, Syazili
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51923

Abstract

Gene polymorphisms can influence susceptibility, severity, and prognosis of ARDS. Genetic studies in ARDS have evolved from studies focused on candidate genes to studies that rely on a hypothesis-free approach to identify novel loci associated with ARDS risk or severity. In this review we outline the role of gene polymorphisms in ARDS susceptibility, severity, and prognosis. Several academic search engines were used in the literature search, including EMBASE/Elsevier. Science Direct, PubMed Central, Google Scholar, and Cochrane Review. Two subtopics were searched using Boolean Operators with keywords (ARDS OR acute respiratory distress syndrome) and (polymorphism) AND (ARDS) OR (genetic polymorphism) AND (ARDS) OR (polymorphism in ARDS). The studies retrieved discussed the impact of gene polymorphisms associated with ARDS including genes encoding interleukin 6 (IL-6), interleukin 10 (IL-10), vascular endothelial growth factor A (VEGF), angiotensin converting enzyme (ACE), interleukin 1 receptor antagonist (IL1RN), Fms Related Receptor Tyrosine Kinase 1 (FLT1) and Inducible Factor-1α (HIF-lα). These genes support significant associations and are involved in the regulation of gene expression associated with ARDS risk. Polymorphisms of IL-6, IL-10, VEGF, ACE, IL1RN, FLT1, HIF-lα play a role in susceptibility, severity, and prognosis of ARDS.