Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

HUBUNGAN KETEPATAN WAKTU PEMBERIAN IMUNISASI BCG TERHADAP KEJADIAN TB PARU PADA ANAK BALITA Diane Marlin; Dwi Rahmawati; niki astria; Ismail Usman; Rudi Asmajaya; Rahman Setiawan; Sabar Hutabarat
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization (Global TB Report, 2022), estimasi jumlah orang terdiagnosis TBC tahun 2021 secara global sebanyak 10,6 Dari 10,6 juta kasus tersebut, terdapat 6,4 juta orang yang telah dilaporkan dan menjalani pengobatan dan 4,2 juta orang lainnya belum ditemukan/ didiagnosis dan dilaporkan. dari total 10,6 juta kasus di tahun 2021, setidaknya terdapat 6 juta kasus adalah pria dewasa, kemudian 3,4 juta kasus adalah wanita dewasa dan kasus TBC lainnya adalah anak-anak, yakni sebanyak 1,2 juta kasus. Desain penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk menggambarkan adanya Hubungan Ketepatan waktu Imunisasi BCG Terhadap Kejadian TB Paru Pada Anak Balita Di Puskesmas Bukit Indah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2024 Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bukit Indah pada bulan Februari s/d Maret 2024. Jumlah sampel sebanyak 33 orang, menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 responden mengalami TB paru, 2 responden (0.06%) mendapatkan imunisasi BCG tepat waktu, sedangkan 31 responden (93%) dengan imunisasi tenggang mengalami Tb . Berdasarkan uji statistik pada tabel Fisher's Exact Test diperoleh nilai p= (0,00) Dari hasil penelitian ini hendaknya sebagai tenaga kesehatan lebih meningkatkan kualitas pelayanan dalam penanganan penyakit tuberkulosis pada anak dan menggalakkan tindakan preventif penyakit TB Paru melalui penyuluhan kesehatan, pendidikan kesehatan maupun promosi kesehatan kepada masyarakat
Pola Asuh Orang Tua Dan Screen Time Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Prasekolah Niki Astria; Dwi Rahmawati; Ulfa Firnanda
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2825

Abstract

Gangguan perkembangan bahasa sangat umum terjadi di seluruh dunia. Di Indonesia, 13% hingga 18% anak terdiagnosis keterlambatan bahasa, sehingga menyulitkan mereka berinteraksi dengan teman sebaya dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan screen time terhadap perkembangan bahasa anak prasekolah di desa Simpang IV. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional non-eksperimental dengan desain penelitian cross-sectional. Metode pengambilan sampelnya adalah target sampling. Total sampel meliputi 87 anak usia 3 sampai 6 tahun. Alat penilaian setiap variabel menggunakan lembar checklist atau kuesioner.Uji chi-square digunakan untuk analisis data. Dari hasil uji statistik diperoleh p-value hubungan gaya pengasuhan orang tua dengan perkembangan bahasa anak sebesar 0,000 (p-value). Dari uji statistic didapatkan nilai p-value hubungan screen time terhadap perkembangan Bahasa sebesar 0.004 dan dapat disimpulkan adanya hubungan antara screen time terhadapat perkembangan anak . hasi uji statistic jenis screen time terhadap perkembangan Bahasa didapatkan p-value 0.225, maka tidak ada hubungan jenis screen time terhadap perkembangan Bahasa anak.
EFEKTIVITAS PROGRAM EDUKASI BODY POSITIVITY TERHADAP PENURUNAN STRES DAN PENINGKATAN KETERATURAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI Siti Mutmainah; Niki Astria; Dwi Rahmawati; Gustien Siahaan; Devi Arista
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62438

Abstract

Remaja adalah masa perubahan fisik, mental, hormonal, dan sosial yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan reproduksi. Remaja perempuan lebih cenderung mengalami stres dan gangguan siklus menstruasi. Berpikir negatif tentang tubuh mereka dapat meningkatkan kebahagiaan diri mereka dan meningkatkan stres, yang pada pasangan dapat mempengaruhi siklus menstruasi mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif pendidikan positivitas tubuh dalam mengurangi stres dan meningkatkan keteraturan siklus menstruasi remaja perempuan.. Metode: Penelitian kuantitatif dilakukan dengan cara yang hampir eksperimental untuk kontrol pasca-uji. Pengambilan sampel bertujuan digunakan untuk memilih sampel 80 siswa dari SMA Islam Al-Arief Sebapo. Kelompok tersebut terdiri dari empat puluh kelompok intervensi dan empat puluh kelompok kontrol. Sementara kelompok kontrol tidak menerima instruksi tentang body positivity, kelompok intervensi diberikan PowerPoint, poster, dan modul. Tingkat stres diukur dengan subskala stres DASS-42 dan lembar observasi untuk mengatur siklus menstruasi. Analisis dilakukan dengan metode uji Mann-Whitney. Hasil: 39 orang yang menjawab (48,8%) mengalami stres sedang, 21 orang (26,3%) mengalami stres berat, dan 20 orang (25,0%) mengalami stres ringan. Sebanyak 51 orang yang menjawab (63,7%) memiliki siklus menstruasi yang teratur, sedangkan 29 orang yang menjawab (36,3%) memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Tes Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam keteraturan siklus menstruasi dan tingkat stres antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,000). Kesimpulan: Program edukasi positivitas tubuh membantu remaja perempuan mengurangi stres dan memperbaiki keteraturan siklus menstruasi mereka.
PELAKSANAAN PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG) TERHADAP STATUS GIZI DAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Eka Ulan Sari; Diane Marlin; Niki Astria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Volume 4, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i3.62441

Abstract

One way to help meet kids' nutritional needs is through the Free Nutritious Food (MBG) Program, which is expected to boost their nutrition and focus in school. This study aims to see how the Free Nutritious Food Program is run and how it relates to the nutrition status and learning focus of fifth graders at SD Negeri Lubuk Harjo. The research uses a mixed methods approach, blending both quantitative and qualitative methods in one study. The sample included 68 fifth graders who met the inclusion criteria. Quantitative data came from observing the MBG program, taking anthropometric measurements to check nutrition based on BMI-for-age, and the Grid Concentration Test to measure learning focus, while qualitative data was gathered through interviews about how the program is carried out. Based on the study's findings, it was found that 41 students (60.3%) had optimal MBG implementation, 46 students (67.6%) had a normal nutritional status, and 38 students (55.9%) had good learning concentration. The Chi-Square test results showed a strong relationship between MBG implementation and nutritional status (p=0.000) as well as students' learning concentration (p=0.000). Qualitative findings also supported the study results by showing that scheduling, coordination, and providing food that meets students' nutritional needs improved the optimal implementation of the MBG program at SD Negeri Lubuk Harjo. However, there is still a need to evaluate menu changes regularly, conduct periodic evaluations, and improve program coordination. Thus, it can be concluded that the nutritional status and learning concentration of fifth-grade students at SD Negeri Lubuk Harjo are highly related to the implementation of the MBG program.
Efektivitas Permainan Edukatif PALAJI Terhadap Kemampuan Kognitif Dan Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah Nurahma Yanti; Diane Marlin; Niki Astria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Volume 4, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i3.62442

Abstract

Cognitive abilities and fine motor development are essential aspects of preschool children’s development. The PALAJI educational game is designed to improve these two aspects by stimulating children’s thinking abilities and hand-eye coordination through various play activities. This study aimed to determine the effectiveness of the PALAJI educational game on the cognitive abilities and fine motor development of preschool children aged 4–5 years at RA DWP Kota Jambi. This study employed a quantitative method with a quasi-experimental design using a nonequivalent control group design. A total of 50 children participated in the study and were divided into intervention and control groups. Data were collected using observation sheets based on the Standards for the Achievement of Child Development (STPPA) as stipulated in Permendikbud No. 137 of 2014, and the data were analyzed using the Mann-Whitney test. The results showed an improvement in cognitive abilities and fine motor development among the intervention group after receiving the PALAJI educational game. The p-value for cognitive abilities was 0.000, while the p-value for fine motor development was also 0.000 (p < 0.05). These results indicate a significant difference between the intervention and control groups. Therefore, the PALAJI educational game is effective in improving the cognitive abilities and fine motor development of preschool children aged 4–5 years at RA DWP Kota Jambi.
PEMBERIAN TERAPI MUSIK MOZART DAN BACK EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI DYSMENORHEA PRIMER PADA REMAJA PUTRI Lili Lailatul Zuhro; Niki Astria; Diane Marlin
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62466

Abstract

Primary dysmenorrhea is menstrual pain that occurs without any pathological abnormalities in the reproductive organs and is commonly experienced by adolescent girls. This condition may interfere with daily activities, learning concentration, and quality of life. One non-pharmacological intervention that can be used to reduce menstrual pain is the combination of Mozart music therapy and back exercise. This study aimed to determine the effect of Mozart music therapy and back exercise on reducing primary dysmenorrhea pain among adolescent girls at Pondok Pesantren Jauharul Falah Al-Islamy. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental one-group pretest-posttest design. A total of 76 respondents were selected using the total sampling technique. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the mean pain score before the intervention was 5.16 ± 0.801, which decreased to 2.59 ± 0.615 after receiving Mozart music therapy and back exercise. The Wilcoxon Signed Rank Test revealed a p-value of 0.000 (p< 0.05), indicating a statistically significant effect of Mozart music therapy and back exercise on reducing primary dysmenorrhea pain. It can be concluded that the combination of Mozart music therapy and back exercise is effective in reducing the intensity of primary dysmenorrhea pain and may be used as a safe, practical, and effective non-pharmacological alternative for managing menstrual pain.
TERAPI HIPNOBREASTFEEDING TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS Anggun Tamala; Eprina Intami; Niki Astria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63079

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi paling ideal bagi bayi sebab kandungan gizinya sangat berperan dalam menunjang tumbuh kembang bayi secara optimal. Salah satu faktor penentu keberhasilan pemberian ASI adalah kelancaran produksinya. Sayangnya, pada masa nifas produksi ASI kerap terganggu akibat berbagai faktor, salah satunya kondisi psikologis ibu seperti rasa cemas, tekanan pikiran, maupun kelelahan fisik. Untuk mengatasi hal tersebut, hypnobreastfeeding menjadi salah satu alternatif terapi yang dapat diterapkan guna membantu memperlancar produksi ASI. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi ada tidaknya perbedaan kelancaran produksi ASI sebelum dan sesudah pemberian terapi hypnobreastfeeding pada ibu nifas di PMB Lia Nurmala Kota Jambi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sebanyak 20 orang ibu nifas dilibatkan sebagai responden melalui teknik total sampling. Intervensi hypnobreastfeeding diberikan dalam durasi 15–20 menit, dilakukan tiga kali setiap minggunya. Data kelancaran produksi ASI dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Paired Sample t-Test. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh rata-rata skor kelancaran produksi ASI sebelum terapi sebesar 4,60, dan meningkat menjadi 6,75 setelah terapi diberikan, atau terjadi kenaikan rata-rata sebesar 2,15 poin. Uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t sebesar -8,826 dengan df 19 dan nilai p = 0,000. Oleh karena nilai p tersebut lebih kecil dari 0,05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna pada kelancaran produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan terapi hypnobreastfeeding pada ibu nifas di PMB Lia Nurmala Kota Jambi. Dengan demikian, hypnobreastfeeding dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan terapi komplementer untuk membantu meningkatkan kelancaran produksi ASI pada ibu nifas.
PENGARUH PRENATAL GENTLE YOGA TERHADAP KONDISI PSIKOLOGIS IBU HAMIL TRIMESTER III DI PMB TAHUN 2026 Kartika Sari; Diane Marlin; Niki Astria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62946

Abstract

Kehamilan merupakan periode yang ditandai oleh perubahan fisiologis, hormonal, dan psikologis yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan, stres, dan depresi, terutama pada trimester III. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah prenatal gentle yoga, yaitu latihan yang mengombinasikan pernapasan, peregangan, relaksasi, dan meditasi. Prenatal gentle yoga berpotensi membantu menurunkan kecemasan, stres, dan depresi ibu hamil.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Prenatal Gentle Yoga Terhadap Kondisi Psikologis Ibu Hamil Trimester III di PMB. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi experiment menggunakan desain pretest-posttest with control group design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden, Data psikologis ibu hamil menggunakan kuesioner DASS-21 sementara prenatal gentle yoga diukur menggunakan lembar observasi uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji Wilcoxon Signed- Rank Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah pemberian prenatal gentle yoga pada tingkat stres dengan nilai p = 0,001, kecemasan dengan nilai p = 0,004, dan depresi dengan nilai p = 0,002 yang artinya nilai (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara kondisi psikologis sebelum dan sesudah pemberian prenatal gentle yoga