Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Aplikasi Biochar dengan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Fadhlina, Fadhlina; Jamidi, Jamidi; Usnawiyah, Usnawiyah
Agrium Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v14i1.871

Abstract

The main aim of this study is to investigate the effect of the use of biochar and cow manure and their interaction with peanut production and growth. This research was conducted in Reuleut Barat Village, Muara Batu Sub-district, North Aceh Regency which conducted from April to September 2015. This research used Factorial Randomized Block Design with 3 replications. Two factors  studied: biochar (B) and manure cow (K), each consisting of B0 (without biochar), B1 (biochar 5 tons / ha) and K0 (without manure), K1 (manure 5 tons / ha), K2 (manure 10 tons / ha). The results showed that the use of biochar (B) had no significant effect on plant height, stem diameter, number of leaves, number of branches, amount of ginofor, weight of pod per plant, dry weight of 100 seeds and dry weight of seed per plot. But it gives a significant influence on the root length. Furthermore, the application of cow manure (K) has a very significant effect on plant height at age 15 days after planting. There is interaction to plant height at 15 days after planting and plant height at 30 days after planting. The application of biochar gave an effect significantly on the growth of peanut crops and the application of cow manure also affected the growth of peanut crops. There is an interaction between the application of biochar and cow manure to the growth of peanut crops
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Varietas IPB 3S Pada Beberapa Sistem Jajar Legowo Maisura, Maisura; Jamidi, Jamidi; husna, Asmaul
Agrium Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i1.2353

Abstract

Rice is the main staple food for Indonesian people where it is cultivated in the paddy field. Considering the population growth in Indonesia is increasing, it requires an effort to increase rice production to meet the needs of the growing population. One of the efforts is through planting superior varieties such as IPB 3S with a planting system which is known as “Jajar Legowo”. This research was conducted from January to April 2018 in Puloe Iboih Village, Kuta Makmur Sub-district, North Aceh and Agroecotechnology Laboratory, Malikussaleh University. The purpose of this research is to discover the impact of the “Jajar Legowo” planting system on the growth and production of IPB 3S variety. This research used  Randomized Block Design (RBD) Non-Factorial with planting system Jajar Legowo (3:1 and 4:1) which have plant spacing 25cmx25 cm with space between plants 40 cm. These treatments had 3 replications. The results revealed that planting system Jajar Legowo significantly increased the number of tillers at 50 and 60 days after planting, plant height at 30 days after planting, the amount of chlorophyll at 60 days after planting, grain weight, yield, and harvest index. From this research, it is found that the best plant spacing in the Jajar Legowo planting system was 3:1.
Aplikasi Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Nanas Dan Pukan Sapi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao, L.) Jamidi, Jamidi; Faisal, Faisal; Fadhil Ichsan, Muhammad
Agrium Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa konsentrasi kulit nanas organik dan kotoran sapi terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Suka Mulia, Kecamatan Rantau Kabupaten, Aceh Tamiang pada bulan Juli sampai Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok 4x3 dan ulangan sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi POC kulit nanas dengan 4 taraf yaitu: 0, 75, 150, dan 225 ml L-1 air. Faktor kedua adalah dosis kotoran sapi dengan 3 taraf yaitu 0, 5, dan 10 ton/ha. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter pangkal batang, luas daun, bobot batang basah, bobot batang kering, dan laju asimilasi bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan beberapa konsentrasi pupuk organik cair kulit nanas hanya pada variabel laju asimilasi bersih yang berbeda nyata, sedangkan pada variabel lainnya tidak berbeda nyata. Konsentrasi POC 75 ml/liter cenderung memberikan pertumbuhan terbaik untuk semua variabel. Pemberian kotoran sapi tidak menunjukkan perbedaan yang nyata pada semua variabel yang diamati, namun dosis 10 ton/ha menunjukkan hasil pertumbuhan lebih baik
Aplikasi Biochar dengan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Fadhlina Fadhlina; Jamidi Jamidi; Usnawiyah Usnawiyah
Agrium Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v14i1.871

Abstract

The main aim of this study is to investigate the effect of the use of biochar and cow manure and their interaction with peanut production and growth. This research was conducted in Reuleut Barat Village, Muara Batu Sub-district, North Aceh Regency which conducted from April to September 2015. This research used Factorial Randomized Block Design with 3 replications. Two factors  studied: biochar (B) and manure cow (K), each consisting of B0 (without biochar), B1 (biochar 5 tons / ha) and K0 (without manure), K1 (manure 5 tons / ha), K2 (manure 10 tons / ha). The results showed that the use of biochar (B) had no significant effect on plant height, stem diameter, number of leaves, number of branches, amount of ginofor, weight of pod per plant, dry weight of 100 seeds and dry weight of seed per plot. But it gives a significant influence on the root length. Furthermore, the application of cow manure (K) has a very significant effect on plant height at age 15 days after planting. There is interaction to plant height at 15 days after planting and plant height at 30 days after planting. The application of biochar gave an effect significantly on the growth of peanut crops and the application of cow manure also affected the growth of peanut crops. There is an interaction between the application of biochar and cow manure to the growth of peanut crops
Peningkatan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Akibat Pemberian Bio-Urine Sapi Dengan Penggunaan Mulsa Huswaton, Huswaton; Jamidi, Jamidi; Nilahayati, Nilahayati; Hafifah, Hafifah; Ismadi, Ismadi
Agrium Vol 21 No 4 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i4.20266

Abstract

Cabai merah merupakan tanaman perdu berkayu yang mempunyai buah pedas yang berasal dari kandungan capsaicin pada cabai merah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah terhadap pemberian biourine menggunakan mulsa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial. Faktor penyediaan biourine dan faktor penggunaan mulsa. Faktor pengaplikasian biourine N0 = 0 ml/L, N1=30 ml/L, N2=50 ml/L, N3=70 ml/L, faktor penggunaan mulsa (M), M1= tanpa mulsa, M2= mulsa hitam perak M3=mulsa jerami padi. Terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Aplikasi biourine 70 ml/L dan mulsa meningkatkan pertumbuhan  tinggi tanaman, jumlah daun, klorofil daun, jumlah, panjang dan diameter buah.    jumlah cabang produktif yang dapat meningkatkan produksi tanaman cabai merah.
Uji Toleransi Beberapa Jenis Padi Lokal Aceh (Oryza sativa L.) Pada Naungan Yang Berbeda Nisa, Khairun; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati; Hafifah, Hafifah; Jamidi, Jamidi
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21193

Abstract

Tanaman padi merupakan makanan dan kebutuhan pokok mayoritas masyarakat Indonesia sehingga produktivitas padi perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji toleransi beberapa jenis padi lokal Aceh pada naungan yang berbeda dengan  menggunakan rancangan petak terbagi dengan dua faktor yaitu  jenis padi (P) dan naungan (N). Faktor pertama sebagai petak utama adalah naunga; N0 (tanpa Naungan) dan N1 (Naungan). Faktor kedua adalah jenis padi, P1 (US-20 Unsyiah Simeulue), P2 (CBD-08), P3 (CBD-04), P4 (Sigupai), P5 (Cibatu-06) dan P6 (Inpago-09). Terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan, setiap petak terdiri dari 6 tanaman penelitian, sehingga total tanaman sebanyak 216 tanaman. Penggunaan varietas padi Inpago-09 dan Cibatu-06 memberikan nilai terbaik yaitu berat berangkas tanaman, berat berangkas kering tanaman, panjang malai, jumlah gabah permalai, shoot-root-ratio dan hasil gabah ton/ha dibanding jenis padi lainnya. Inpago-09 merupakan varietas yang menghasilkan padi sebanyak 3,67 ton/ha, disusul galur Cibatu-06 dengan hasil 3,36 ton/ha. Penganaman padi tanpa naungan memberikan hasil terbaik terhadap berangkasan tanaman, berat kering tanaman, jumlah gabah permalai dan hasil gabah hasil gabah tertinggi yaitu 3,61 ton/ha  dibanding padi dengan penggunaan naungan.
Peningkatan Produksi Tanaman Kol Bunga Dataran Rendah (Brasssica oleraceae L.) Akibat Pemberian Biosaka Dan Tiga Jenis Pupuk Kandang Yuskarina, Yuskarina; jamidi, jamidi; Baidhawi, Baidhawi; Ismadi, ismadi; hafifah, Hafifah
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22585

Abstract

Kol bunga/Cauliflower (Brassica oleraceea L) merupakan sayuran yang termasuk dalam keluarga kubis-kubisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga terhadap pemberian Biosaka dan pupuk kandang. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial, yaitu Biosaka, B0 = 0 ml/l, B1 = 2 ml/l, B2 = 3 ml/l, B3 = 4 ml/l, dan Pupuk Kandang, P0 = tanpa pupuk kandang, P1 = pupuk kandang sapi, P2 = pupuk kandang kambing, P3 = pupuk kandang ayam sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan dengan jumlah unit percobaan sebanyak 48 unit. Aplikasi biosaka, meskipun secara statistik tidak berbeda nyata menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan pada hampir semua parameter pertumbuhan, dengan berat basah bunga tertinggi dibandingkan tanaman kontrol. Namun demikian, aplikasi tiga jenis pupuk kandang (sapi, kambing, dan ayam) berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kubis dengan dosis 0,625 kg/tanaman atau 2,5 kg/petak. menunjukkan peningkatan bobot basah bunga kubis yang lebih tinggi yaitu 896,58 g, dibandingkan dengan jenis pupuk yang lain. Kata Kunci: Mikroorganisme, nutrisi, pupuk organik
Pengaruh Perlakuan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Kualitas Hasil Tiga Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Agustina, Agustina; jamidi, jamidi; Ismadi, Ismadi; Baidhawi, Baidhawi; Nazirah, Laila
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22852

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) merupakan salah satu jenis sayuran buah yang sangat baik untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pupuk organik terhadap pertumbuhan dan kualitas hasil tiga varietas tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor yang diuji. Faktor pertama adalah varietas yang terdiri dari 3 taraf, yaitu V1 (Servo F1), V2 (Gustavi F1), dan V3 (Varietas Lokal Lara). Faktor kedua adalah dosis pupuk yang terdiri dari 4 taraf, yaitu P0 (tanpa pupuk), P1300 g, P2 600 g, dan P3 900 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penggunaan varietas Lokal Lara meningkatkan jumlah buah tomat pada panen ke-2, panen ke-3, panen ke-4, dan total. Penggunaan kombinasi perlakuan pupuk organik dan varietas menunjukkan adanya interaksi pada variabel tinggi tanaman dan jumlah buah per tanaman. Jumlah buah tertinggi diperoleh pada perlakuan pupuk organik 300 g pada varietas lokal Lara, yaitu 43,66 buah per tanaman. Kata kunci: Dosis, Pupuk Organik, Tomat, Varietas.
Pertumbuhan Setek Mikro Kawista (Limonia acidissima) Akibat Jenis Eksplan Dan Konsentrasi BAP Hafidhah, Siti; Handayani, Rd Selvy; Nasruddin, Nasruddin; Nilahayati, Nilahayati; Jamidi, Jamidi
Agrium Vol. 22 No. 3: September 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i3.24488

Abstract

Kawista merupakan salah satu jenis tanaman suku Rutaceae yang memiliki banyak manfaat. Populasi tanaman kawista semakin berkurang karena adanya alih fungsi lahan, minat masyarakat berkurang untuk membudidayakannya, serta kendala perbanyakan baik secara vegetatif maupun generatif. Salah satu solusi untuk memperbanyak tanaman kawista adalah dengan teknik setek mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh eksplan dan penggunaan zat pengatur tumbuh BAP dalam perbanyakan tanaman pada kawista secara setek mikro. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap dua faktor yaitu eksplan daun (E1) dan tunas (E2). Faktor kedua adalah konsentrasi zat pengatur tumbuh BAP, yaitu: B0= BAP 0 ppm, B1= BAP 1 ppm, B2= BAP 2 ppm dan B3= BAP 3 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan eksplan berpengaruh tehadap semua peubah yang diamati. Eksplan tunas merupakan jenis eksplan terbaik. Perlakuan Benzyl Amino Purine berpengaruh terhadap semua peubah yang diamati. Konsentrasi BAP 1 ppm merupakan konsentrasi terbaik. Tidak ada interaksi antara faktor jenis eksplan dan konsentrasi BAP di semua peubah yang diamati.
Optimasi Pertumbuhan Nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth) Varietas Lhokseumawe Secara In Vitro Melalui Variasi Konsentrasi Indole Acetic Acid Dan Benzil Amino Purine Molina, Rizka; Nilahayati, Nilahayati; Ismadi, Ismadi; Handayani, Rd. Selvy; jamidi, Jamidi
Agrium Vol. 22 No. 3: September 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i3.24497

Abstract

Nilam (Pogostemon cablin Benth.) termasuk komoditas unggulan di Provinsi Aceh karena memiliki keunikan terhadap kualitas produknya. Nilam Aceh memiliki kandungan minyak atsiri yang tinggi (2,5–5%) dibandingkan jenis nilam lainnya. Perbanyakan nilam secara konvensional melalui setek batang berisiko menularkan penyakit, menurunkan mutu genetik, dan tidak mampu memenuhi permintaan bibit berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh IAA dan BAP terhadap pertumbuhan setek mikro nilam Aceh varietas Lhokseumawe secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, pada bulan Juli sampai November 2024. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dua faktor, yaitu IAA (0 dan 0,5 mg/l) dan BAP (0, 1, 2, dan 3 ppm) dengan 10 ulangan sehingga diperoleh 80 unit percobaan. Data dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan dengan DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi BAP dan IAA yang paling tepat terhadap perbanyakan setek mikro nilam varietas Lhokseumawe yaitu pada konsentrasi BAP 0 ppm dan IAA 0,5 mg/l karena mampu meningkatkan persentase tumbuh tunas 2 MST, jumlah tunas 4 MST, tinggi tunas, dan jumlah daun 6 MST. Regulasi yang sinergis ini efisien untuk mikropropagasi nilam yang memberikan potensi untuk produksi bahan tanam berskala besar dan berkualitas tinggi.
Co-Authors ABDUL RAUF Abdul Rauf Abdul Rauf Agustina Ansari Pohan, Muhammad Albi Arnita Arnita Asmaul Husna Baidhawi Baidhawi Bakhtiar Benny Hidayat Benny Hidayat Berutu, Chainandro Chairani Hanum Chairani Hanum DICKY IRAWAN Ernawati Ernawati ERWIN NYAK AKOEB Fadhil Ichsan, Muhammad Fadhliani, Fadhliani Fadhlina Fadhlina Fadhlina, Fadhlina Faisal Faisal Faisal Faisal Fauzah Nur Aksa Fitra Syawal Harahap Fitra Syawal Harahap Fitri Maghfirah Hafidhah, Siti Hafifah Hafifah, Hafifah Hanani, Fadli Handayani, Rd Selvy Hasibuan, Hedri Gunawan Herinawati Herinawati, Herinawati Hilwa Walida Hilwa Walida Huswaton, Huswaton Imam Muatho, Muhammad Irmawan, Irja Ismadi Ismadi Johari Johari Julfikar, Julfikar K, Khaidir Khaidir Khaidir Khairun Nisa Khusrizal Khusrizal Laila Nazirah Lisdayani Lisdayani Lisdyani LUKMAN, LUKMAN M. Nazaruddin, M. Maisura Maisura Molina, Rizka Muhammad Nazaruddin Muharis, Aldian Muiz, Kharendra Munazar Munazar Munazar Nasruddin Nasruddin Agani Nasruddin Nasruddin Nilahayati Nur Aksa, Fauzah Nurdin, Muhammad Yusuf Nurhayati Simatupang, Nurhayati Nuribadah Nuribadah, Nuribadah Purba, Mhd. Yudistira Pratama Rafli, Muhammad Rd. Selvy Handayani Romi Asmara Safrina Safrina, Safrina Safrizal Safrizal Safwandi Safwandi, Safwandi Suheri, Dedi Sulaiman Sulaiman Syukriah Syukriah, Syukriah Tambun, Muhammad Yunus U, Usnawiyah Usnawiyah Usnawiyah, Usnawiyah Usnawiyah, Usnawiyah Usnawiyah, Usnawiyah Widya, Tri Widya Kurniasari Wijaksono, Ade Yuskarina, Yuskarina Yusra Yusra Yusuf N, Muhammad Zuliati, Septiarini Zurrahmi Wirda Zurrahmi Wirda Zurrahmi Wirda