Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH MODEL COOPERATIF LEARNING TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA DI KELAS IV UPTD SD INPRES PERUMNAS 2 KOTA KUPANG Ana Maria L. Pereira; Angelikus N. Koten, Adam B. N. Benu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31387

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of students on the material of the state of matter and its changes in class IV UPTD SD Inpres Perumnas 2 Kupang City. The purpose of this study was to determine the effect of the JIGSAW type cooperative learning model on student learning outcomes on the material of the state of matter and its changes in class IV UPTD SD Inpres Perumnas 2 Kupang City. The method used is quantitative with 'one group pretests-posttest design, with a research sample of 30 students using total sampling technique (saturated sample). Data were collected through observation and tests and analyzed using the t-test. The results of the study showed that there was an effect of the cooperative learning model on student learning outcomes on the material of the state of matter and its changes in class IV UPTD SD Inpres Perumnas 2 Kupang City. This is evidenced by the data from the research conducted by the researcher which showed a comparison of the average posttest of 83.57> from the average pretest value of 54.50. Furthermore, the results of the hypothesis testing that has been formulated can be seen that the sig value (2-tailed) is 0.000 <0.05, so it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that the hypothesis in this study is accepted, namely that there is a positive influence of the implementation of the JIGSAW type Cooperative Learning model on student learning outcomes on the material of the form of matter and its changes in class IV UPTD SD Inpres Perumnas 2 Kupang City.
Problem-Solving Skills on Prospective Teachers: Digital Problem-Based Learning in Geometry Koroh, Taty Rosiana; Bulu, Vera Rosalina; Nawa, Netty E. A.; Benu, Adam; Andini, Fransiska
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 16 No. 2 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i2.5862

Abstract

This study aims to determine whether using a digital problem-based learning strategy improves the problem-solving skills of prospective elementary school teacher education students. The research is quantitative and uses a quasi-experimental design. This study implemented a nonequivalent control group design. This study included 66 students divided into two groups: an experimental class using the digital problem-based learning model and a control class using the problem-based learning model. Data were collected using pretest and posttest instruments in both courses before and after the therapy, as well as a questionnaire to assess the attractiveness of learning using the DPBL learning paradigm. The N-gain technique was used to examine the effectiveness of the DPBL model on the problem-solving abilities of prospective elementary school teacher students. The results show an N-gain value of 0.69, which is quite effective when interpreted using N-gain criteria. This means that the digital problem-based learning model can help improve the problem-solving skills of prospective elementary school teacher education students.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA YANG BERKAITAN DENGAN WUJUD ZAT MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIVEVEMENT DIVISION PADA SISWA KELAS IV SDN 1 BONIPOI KOTA KUPANG Puor, Prudensius Bala; Sampe, Markus; Benu, Adam Bol Nifu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan wujud zat dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada siswa kelas IV SDN 1 Bonipoi Kota Kupang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi wujud zat karena metode pembelajaran yang kurang bervariasi dan kurang mendorong partisipasi aktif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan tes, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa kelas IV yang terdiri dari 15 laki-laki dan 9 perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data yang meliputi data observasi dan analisis data hasil tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita terkait wujud zat. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 66,67%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 91,67%. Aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan dari kategori baik menjadi sangat baik. Hasil ini menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita, khususya pada materi wujud zat. Penelitian ini menyarankan agar model STAD dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD BERTINGKAT NAIKOTEN TERHADAP MATERI KERUANGAN YANG DIAJARKAN MENGGUNAKAN PETA Glorya Mona Taunino; Tabani, Marie De Mondvort; Kewa Lamalelang , Klara D.; Eoh Ndolu , Tasya Gracya Belinda; Benu, Adam Bol Nifu; Musa, Habibi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42686

Abstract

Special understanding is a fundamental ability that elementary school students need to develop as a foundation for recognizing their surrounding environment and understanding relationships among spatial elements such as location, direction, distance, distribution patterns, and spatial interconnections. In social studies (IPS) learning at the elementary level, spatial understanding is essential because it is closely related to geography content, which should be taught contextually and bassed on student's real enviroments. One strategic medium to develop spatial understanding is maps, as they provide concrete spatial representations that help students visualize geographic phenomena. However, many elementary students still experience difficulties in reading map symbols, understanding orientation, and identifying spatial realtionships. Similar condition were found at SD Negeri Bertingkat Naikoten, where maps have been used in learning, yet their contribution to students’ spatial understanding had not been clearly identified. This study aims to analyze the level of critical spatial thinking of fourth grade students at SD Bertingkat Naikoten in learning spatial material using maps. The research employed a descriptive quantitative method. The population consisted of all fouth grade students, with the sample being all students of class IV B. Data were collected trough classroom observation and written tests in the form of multiple choice and essay based on indicators of spatial critical thinking in map reading. The data were analyzed using descriptive statistic. The results show that most students achieved good to very good levels of spatial understanding. The dominance of these categories indicates that students were able to comprehend basic spatial concepts effetively trough map based learning. These findings suggest that help students organize and reason spatial information. Overall, the study confirms that the effective use of maps can significantly support the development of spatial thinking among elementary school students. 
Efektivitas Penggunaan Kartu Flashcard Bergambar Berbasis Digital Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Cacah Pada Siswa Kelas 1 Di UPTD SD Inpres Perumnas 1 dimas apolos pada; Vera Rosalina Bulu; Adam Bol Nifu Benu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7698

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media flashcard bergambar berbasis digital terhadap pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan jumlah cacah pada siswa kelas I SD Inpres Perumnas 1 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimental dan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 31 siswa kelas I. Variabel bebas adalah penggunaan flashcard digital, sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar matematika. Data dikumpulkan melalui tes dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, uji t sampel berpasangan, dan N-Gain. Hasil menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan flashcard digital terhadap hasil belajar. Nilai rata-rata pretest 51,29 meningkat menjadi 90,00 pada posttest. Uji-t menunjukkan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima. Uji N-Gain menunjukkan peningkatan 0,8178 (81,78%) dalam kategori tinggi. Kesimpulannya, media flashcard digital efektif meningkatkan pemahaman konsep bilangan cacah pada siswa kelas I.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran IPAS materi sistem peredaran darah manusia untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di Kelas V SDK Anugerah Haukoto : Model problem based learning Hellen Secund Keyti Maner Kilmas; Silvester Petrus Taneo; Adam Bol Nifu Benu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9700

Abstract

Skripsi oleh Hellen S K M Kilmas NIM.2101140066 dengan judul : Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Pembelajaran IPAS materi sistem peredaran darah manusia untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas V SDK Anugerah Haukoto. Masalah dalam penelitian adalah Bagaimana Penerapan Model problem based Learning untuk Meningkatkan Hasil belajar Peserta Didik pada materi sistem peredaran darah manusia kelas V SDK Anugerah Haukoto? Tujuan penelitian ini adalah untukMeningkatkan Hasil Belajar IPAS tentang Sistem Peredaran darah manusia di kelas V SD Kristen Anugerah Haukoto.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, teknik tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini berjumlah 19 orang peserta didik yang terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan, dengan teknik analisis data yakni mencari persen (%) untuk mengetahui minimal ketuntasan dengan deskriptif kualitatif.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN CACAH 1–20 DI KELAS II SD GMIT KUANINO 3 Ice Trisnawati Nday Ngana; Angelikus Nama Koten; Adam Bol Nifu Benu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9798

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Matematika di kelas II SD GMIT Kuanino 3. Dari 18 siswa, hanya 10 orang (55,56%) yang aktif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah 1–20. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II. Aktivitas guru meningkat dari 55% menjadi 92,5% dan 97,5%, sementara aktivitas siswa meningkat dari 46,38% menjadi 93,47%. Ketuntasan belajar meningkat dari 55,56% menjadi 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA NYARING CERITA PENDEK MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA SISWA KELAS II UPTD SDN 1 BONIPOI Elda Yewangu; Markus Sampe; Adam Bol Nifu Benu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11815

Abstract

This study was motivated by the low ability of second-grade students at UPTD SDN 1 Bonipoi to read short stories aloud, as indicated by mispronunciations, inaccurate intonation, and a lack of expressive reading corresponding to story content. The research aimed to improve students’ ability to read short stories aloud through the application of the Project Based Learning (PjBL) model. This study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were 21 students, comprising 11 boys and 10 girls. Data collection techniques included observation of teacher and student activities and a reading-aloud test. The data were analyzed qualitatively and descriptively to identify improvements in students’ reading performance. The findings revealed that the implementation of the Project Based Learning model significantly improved students’ reading-aloud abilities. In the first cycle, the average score increased from 63.4 (pre-action) to 72.1, though some students were still hesitant and lacked confidence in expressing the story’s meaning. In the second cycle, a more substantial improvement was observed, with the average score rising to 84.7 and 95,23% of students achieving the Minimum Mastery Criteria (KKM). Additionally, both teacher and student activities improved consistently from the “fair” to the “excellent” category. Therefore, the application of the Project Based Learning model proved effective in enhancing students’ ability to read short stories aloud, making learning more engaging, active, and meaningful in the elementary school context.
Strategies to Improve Literacy and Numeracy Based on Computer-Based National Assessment Indicators Koro, Maxsel; Benu, Adam Bol Nifu; Mariana, Pola
Mimbar Sekolah Dasar Vol 12, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v12i3.89088

Abstract

Low literacy and numeracy achievement remains a challenge in various regions, including East Nusa Tenggara, Indonesia. This study aims to describe strategies implemented in a primary school to improve literacy and numeracy based on Computer-Based National Assessment (CBNA) indicators. A qualitative approach with a case study method was used. Data were collected through interviews, observations, and document analysis. This study did not conduct direct testing; instead, indicators of improvement were identified through changes in school practices, student engagement in literacy and numeracy activities, teacher reflections, and official school reports. Five main strategies were identified: (1) School management, emphasizing structured programs such as the 15-minute reading habit and the formation of literacy and numeracy clubs; (2) Classroom management, using interactive methods such as abacus, the gasing method and sparking questions to build engagement; (3) Increasing teacher competency, supported through technical guidance, webinars, and workshops; (4) CBNA preparation, involving regular practice with assessment-style questions and technical readiness; and (5) Collaborative Teaching Initiatives, through collaboration between teachers, learning community, and work program. Improvements were evident in student confidence, active participation, and the ability to solve CBNA-style problems. This study contributes practical insights for schools and policymakers to develop sustainable, context-based strategies to strengthen foundational skills in literacy and numeracy.    
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT INTERKTIF PADA MATA PELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III DI SD NEGERI MAULAFA Chalvin Nubrihas; Fembriani Fembriani; Adam Bol Nifu Benu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4723

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar menuntut adanya inovasi dalam pemanfaatan media pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Dalam praktiknya, proses pembelajaran masih sering didominasi oleh pendekatan konvensional yang berpusat pada guru, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi, keaktifan, dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang bersifat interaktif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar. Salah satu bentuk inovasi media pembelajaran yang dapat diterapkan adalah penggunaan PowerPoint interaktif yang mengintegrasikan unsur visual, audio, animasi, serta fitur interaktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media pembelajaran PowerPoint interaktif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas III di SD Negeri Maulafa, dengan penekanan pada peningkatan keaktifan, pemahaman konsep, serta capaian hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran PowerPoint interaktif mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata kelas dan persentase ketuntasan belajar dari tahap pra-siklus hingga siklus II. Selain itu, penggunaan media PowerPoint interaktif juga meningkatkan keaktifan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar. Media ini memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif sehingga membantu siswa memahami materi secara lebih efektif. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran PowerPoint interaktif merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Media ini tidak hanya berperan sebagai alat bantu penyampaian materi, tetapi juga sebagai sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan bermakna.
Co-Authors Afi, Jois Suventi Ana Maria L. Pereira Andini, Fransiska Andriyani Afliyanti Dua Lehan Angelikus Nama Koten Antonius Suban Hali Aria Dorkas Nitbani Bano, Getrudis Ermina Beatrix Ramona Manafe Benediktus Kasa Chalvin Nubrihas Damianus Dao Samo dimas apolos pada Dominikus, Wara Sabon Ekowati, Ch. Krisnandari Elda Yewangu Enjelina Adriwati Eoh Ndolu , Tasya Gracya Belinda Fallo, Elisabeth Nova Ekasari Fembriani . Fembriani Fembriani Ga, Paulina Riwu Gaudensius J Koten Glorya Mona Taunino Hartoyo Yudhawardana Hellen Secund Keyti Maner Kilmas Hiwa Wonda Ice Trisnawati Nday Ngana Jimylton Dethan Juliana Mehelina Herlince Nenohai Kaunan, Aviliana Tike Kewa Lamalelang , Klara D. Konradus Silvester Jenahut Koro, Maxel Koro, Maxsel Mariana, Pola Markus Sampe Markus Sampe Martha K Kota Martinus Ngara Maxsel Koro Miha Balo, Joyvinitra Musa, Habibi Nawa, Netty E. A. Ndolu, Mardi nenohai, Meri K. Netty E A Nawa Olivia Mariana Cardoso Ongky Boboy Paulina Riwu Ga Puor, Prudensius Bala Putri, Alvia Melati R. Koroh, Taty Ribka Polin Rince Sefriana Margarita Benu Rista Aprilia Devi Rosalia Depa Sampe, Markus Seran, Maria Siki, Kevin Roger Silvester P. Taneo Silvester Petrus Taneo Silvester Petrus Taneo Sofia G. Un Lala Sortuy, Pamela N. Suban Hali, Antonius Sumardi W. Ndolu Tabani, Marie De Mondvort Taek, Julita Reginaldis Taty R Koroh Taty R. Koroh Taty Rosiana Koroh Treesly Y. N. Adoe Treesly Yumiardy Normin Adoe Venansius Titen Vera Bulu Vera R Bulu Vera R. Bulu Vera Rosalina Bulu