Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Kelimutu Journal of Community Service

Pelatihan Penyusunan RPP Berbasis HOTs bagi Guru SD untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Masa Pandemi Maxsel Koro; Hiwa Wonda; Yunita M. Lede
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v2i1.6987

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa berbagai perubahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, sekolah sebagai bagian dari masyarakat juga terdampak oleh pandemi tersebut. Pembelajaran di masa pandemi covid-19 yang menitikberatkan pada pembelajaran daring dan tatap muka terbatas tentunya berdampak pada kualitas pembelajaran itu sendiri. Kualitas pembelajaran dalam kajian pembelajaran abad 21 menekankan pada pencapaian keterampilan berpikir HOTs; untuk itu, bagi guru dalam kondisi pandemi saat ini perlu mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan karakteristik pembelajaran abad 21 dengan mamaksimalkan penggunaan teknologi dan waktu terbatas. Tujuan dari kegiatan ini yakni melatih keterampilan guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis HOTs dalam kondisi pandemi covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahapan yakni persiapan, sosialisasi, dan pendampingan. Kegiatan di hari pertama, guru diberikan penjelasan terkait dengan pengembangan RPP berbasis HOTs yang ditekankan pada kondisi pandemi covid-19; sedangkan pada hari kedua guru-guru dibagi dalam kelompok kerja untuk menyusun RPP berbasis HOTs yang dipandu oleh tim dosen. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman guru dalam mengembangkan RPP berbasis HOTs di masa pandemi dan satu set RPP untuk kelas satu sampai dengan kelas enam Sekolah Dasar.
Penguatan Kompotensi Guru Dalam Pengembangan Perangkat Pembelajaran Tematik - Integrated Berbasis Pendekatan Saintifik di SD Gugus Umamapu Waingapu Kabupaten Sumba Timur hiwa wonda; Sofia G. Un Lala; Bella Theo Tomi Pamungkas; Fernando Saragih
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i1.11305

Abstract

Elementary school education today, in the first decade of the 21st century, is faced with global challenges where people's life patterns change very quickly, triggered mainly by developments in information technology and global challenges. This community service is offered to solve the problems faced by the teacher group at SD Gugus Umamapu Waingapu Elementary School, East Sumba Regency. Looking at the partner's problems, the implementation method offered in service to solve the problems faced by the group of SD Gugus Umamapu Waingapu Elementary School teachers, East Sumba Regency are (1) Knowledge of designing lesson plans, (2) The teacher's knowledge of learning tools is not maximized, (3) The teacher's ability in developing learning tools still varies. To achieve the goal, community service activities are carried out in the form of training. Training activities are designed with the stages of the service cycle such as the stages of the Classroom Action Research (PTK) cycle. The stages of the PTK cycle consist of planning, action, observation and reflection activities. The PTK stages are used as a reference for the stages of training activities at this trial. The proposed method to solve the problem that has been formulated is divided into three stages, namely the preparation, implementation, observation and reflection stages. Strengthening Teacher Competence in Developing Thematic Learning Devices - Integrated Based on a Scientific Approach at Gugus Umamapu Waingapu Elementary School, East Sumba Regency, received a very positive response as shown from the reflection results at the end of the mentoring. Service activities are categorized as achieving activity objectives because there is an increase 1) 40% of teachers are able to design lesson plans with mapping indicators in the good category, 2) 40% of teachers are able to design lesson plans with appropriate learning strategies to achieve learning objectives, 3) 40% of teachers are able to design stages learning with inquiry learning strategies to achieve learning indicators, 4) 10% of teachers are able to choose appropriate learning media to teach students with appropriate learning strategies.
Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka pada SDN Oetete 1 Kota Kupang Hiwa Wonda; Gaspar Melo; Andriyani A.D. Lehan; Sofia G Un Lala; Netty E. A. Nawa; Martha K Kota; Rini Marselina Abraham; Prisila Mamulak
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v3i2.12618

Abstract

SDN Oetete 1 ialah salah satu sekolah yang ada di Kota Kupang yang saat ini telah menerapkan Kurukulum Merdeka di kelas I dan IV. Penerapan Kurikulum Merdeka dirasakan cukup sulit oleh guru karena guru tidak diberikan bekal pengetahuan berupa pelatihan atau seminar terkait Kurikulum <erdeka. Akibatnya guru memiliki pengetahuan yang minim mengenai Kurikulum Merdeka dan kurang pemahaman dalam pembuatan modul ajar. Melalui Pengabdian kepada Masyarakat yakni menyelenggarakan “Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka pada SDN Oetete 1 Kota Kupang” diharapkan guru-guru dapat memiliki pengetahuan mengenai Kurikulum Merdeka dan dapat menghasilkan perangkat pembelajaran dengan komponen yang lengkap dan tepat sesuai kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Metode yang dilakukan adalah identifikasi komponen modul ajar, pendampingan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan 19% kemampuan guru menguasai P5, 100% guru memahami prinsip pembelajaran dan penilaian kurikulum Merdeka, 133% guru memahami bagaimana perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran pada kurikulum merdeka dengan baik, 40% guru memahami pengelolaan asessmen Kurikulum Merdeka dengan baik, 17% guru memahami pelaporan kemajuan belajar dengan baik dan 250% guru mampu menyusun perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka dengan baik.
Penguatan Kompetensi Pedagogi Bagi Guru Profesional Lulusan PPG LPTK FKIP Undana di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Parsa, I Made; Wonda, Hiwa; Dominikus, Wara Sabon; Taneo, Malkisedek; Messakh, Jacobis J.; Samo, Damianus D; Modok, Renold H.
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i1.21150

Abstract

Kompetensi pedagogi merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki seorang guru yang menjadikannya berbeda dengan profesi lainnya. Kompetensi ini menyangkut perencanaan pembelajaran, pengelolaan kelas, penguasaan teori belajar, evaluasi pembelajaran serta pendidikan karakter. Penguatan kompetensi ini menjadi kunci bagi guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas, mengembangkan potensi siswa, dan mencapai tujuan pendidikan secara optimal. Pentingnya kompetensi ini berdampak pada capaian hasil belajar siswa serta karakter siswa. Adapun masalah mitra ini adalah 1) keterbatasan pemahaman mengenai kurikulum merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi, 2) kurangnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, 3) kurangnya pemahaman dalam penerapan deep learning, 4) keterbatasan dalam manajemen kelas dan pendekatan personalisasi. Solusi dari masalah ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penguatan kompetensi pedagogi. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan bagi guru profesional lulusan PPG yang berkarya di Kota SoE dan sekitarnya sebanyak 90 peserta pada tanggal 21 Maret 2025. Kegiatan pelatihan dalam bentuk ceramah dengan materi dibawakan oleh instruktur kemudian diskusi, dan kerja mandiri. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman tentang kurikulum merdeka, pembelajaran berdiferensiasi dan deep learning
Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Berdiferensiasi Bagi Guru Profesional Lulusan PPG LPTK FKIP Undana di Kabupaten Timor Tengah Utara Wonda, Hiwa; Parsa, I Made; Budiana, I Gusti Ngurah; Supu, Amirudin; Ande, Andreas; Taneo, Malkisedek; Messakh, Jakobis J.; Samo, Damianus D; Modok, Renold H.
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i2.24909

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan fleksibilitas dalam proses pembelajaran, penguatan karakter, serta pemberian ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensinya sesuai dengan kebutuhan dan minatnya. Salah satu strategi utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi memiliki konsep teoritik yang baik namun dalam praktiknya tidak mudah yang ditemui dalam berbagai kondisi di lapangan termasuk guru-guru profesional di kabupaten TTU. Adapun masalah mitra ini adalah 1) keterbatasan pemahaman mengenai kurikulum merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi, 2) kurangnya keterampilan guru dalam merencanakan dan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi. Solusi dari masalah ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan penguatan kompetensi pedagogi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Hotel Ariesta Kefa pada Sabtu, 12 April 2025. Peserta dalam kegiatan ini adalah guru-guru alumni PPG LPTK FKIP Undana sebanyak 90 orang. Hasil kegiatan menunjukan adanya perbedaan rata-rata peningkatan pemahaman guru sebelum dan setelah kegiatan pelatihan terkait pemahaman kurikulum merdeka dan pembelajaran berdiferensiasi