Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kualitas Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan di PAUD Nurul Zahriani Jf; Muhammad Abdul Latif
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.113 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v2i1.415

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang peningkatan kualitas manajemen pendidik dan tenaga kependidikan di PAUD (Pendidikan anak usia dini). Manajemen adalah salah satu upaya untuk mengelola PAUD menjadi lembaga yang bermutu dan mencipatakan generasi yang siap untuk menghadapi langkah-langkah selanjutnya dalam kehidupannya. Peningkatan kualitas manajemen dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan, sehingga proses pelaksanan kegiatan di lembaga pendidikan anak usia dini berjalan secara maksimal serta efektif dan efesien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library Research dengan menelusuri kajian-kajian yang keterkaitan dengan artikel ini baik berupa hasil penelitian ataupun kajian dalam bentuk lain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kualitas manajemen pendidik dan tenaga kependidikan perlu memperoleh pelatihan-pelatihan teknis dalam penyelenggaran administrasi penyelenggaraan pembelajaran dalam lembaga pendidikan anak usia dini sehingga layanan pendidik dan tenaga pendidikan akan lebih berkualitas dan akan lebih optimal sesuai harapan masyarakat. Peningkatan kulialitas ini mengarah  pembangunan pendidikan yang bermutu, membentuk pendidik dan tenaga kependidikan yang handal, produktif, kreatif, dan berprestasi.
PELATIHAN FUNDRAISING BERBASIS DIGITAL MARKETING BAGI AMIL UNTUK MENINGKATKAN PENGHIMPUNAN ZAKAT, INFAK DAN SHODAQOH PADA LAZISMU KABUPATEN LANGKAT Syahrul Amsari; Isra Hayati; Ahmad Affandi; Nurul Zahriani Jf
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16887

Abstract

Abstrak: LazisMu Kabupaten Langkat didirikan pada tahun 2022. Sebagai sebuah entitas amal yang masih terbilang baru, dibutuhkan usaha yang intensif dalam menjalankan misinya, termasuk dalam hal manajemen pengelolaan yang mencakup pengumpulan dana ZIS, digital marketing menjadi elemen kunci untuk memaksimalkan penghimpunan. Masalah yang dihadapi saat ini adalah kurangnya pengetahuan dari amil, pengurus, dan relawan LazisMu Kab Langkat terkait Fundraising Zakat, Infak dan Shodaqoh berbasis digital marketing, serta kurang optimalnya konsolidasi antara LazisMu dengan cabang dan ranting. Tujuan PKM ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang manajemen lembaga (fundraising berbasis digital marketing dan keuangan), serta pengetahuan tentang konsolidasi laporan. Metode yang digunakan meliputi workshop, ceramah, sesi tanya jawab, simulasi peran yang diikuti oleh mitra yakni Lazismu Kab.Langkat sebanyak 30 orang peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta memahami secara baik tentang peran dan fungsi organisasi LazisMu serta memahami fundraising berbasis Digital Marketing. Maka, pelatihan semacam ini dianggap relevan dan berpotensi menjadi solusi dalam mengatasi tantangan penghimpunan dana ZIS di era digital ini.Abstract: LazisMu Langkat Regency was established in 2022. As a relatively new charity, it requires intensive efforts to carry out its mission, including in terms of management which includes raising ZIS funds, digital marketing is a key element to maximize collection. The current problem is the lack of knowledge from amil, administrators, and LazisMu volunteers in Langkat Regency about digital marketing-based Zakat, Infak and Shodaqoh Fundraising, and the consolidation between LazisMu and branches and branches is not yet optimal. The purpose of this PKM is to provide an understanding of institutional management (digital marketing and financial-based fundraising), as well as knowledge about report consolidation. The method used includes workshops, lectures, questions and answers, role simulations which were attended by partners, namely Lazismu Kab. Langkat with 30 participants. The results of this activity show that participants understand well the roles and functions of the LazisMu organization and understand Digital Marketing-based fundraising. Thus, this kind of training is considered relevant and has the potential to be a solution in overcoming the challenges of raising ZIS funds in this digital era.
Penerapan Strategi Pembelajaran Jigsaw Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Akidah Akhlak Siswa Tingkat Dasar Rahmat Rifai Lubis; Nurul Zahriani Jf; Dairina Yusri
Hikmah Vol. 19 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v19i1.146

Abstract

This study aims to determine student learning outcomes in the Aidah Akhlak lesson in the Final Day material before and after the application of the Jigsaw Learning Learning Strategy for Class V MIS Pendidikan Agama Islam Students. This study uses a classroom action research method consisting of 2 cycles, where each cycle consists of planning , action, observation and reflection. The results of the study explain that (1) The results of student learning before the application of the Jigsaw Learnig learning strategy were from 20 students there was only 1 student who could achieve the KKM score while 19 students were categorized as incomplete. (2) Student learning outcomes in the first cycle of the application of the Jigsaw Learnig learning strategy from the total number of students, namely 20 students, there were only 15 students who could achieve the KKM score while 5 students were categorized as incomplete. (3) Student learning outcomes in the second cycle of the application of the Jigsaw Learnig learning strategy from the total number of students, namely 20 people have completed, and 20 students are in very good grades. Of the 20 people, none were in the good or sufficient and less categories. (4) The students' response to the application of the Jigsaw Learning learning strategy was that they admitted that they were very happy with this method. The reason is that with this method they will not be monotonous just listening to the teacher lecture.
Guru Profesional Sebagai Komunikator dan Fasilitator Pembelajaran Bagi Siswa Fitri Ghina Lubis; Anggita Deswina Putri; Rezaldy Azhary Irvan; Nurul Zahriani Jf
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 1 No 1 (2022): Maret
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.945 KB) | DOI: 10.61253/cendekiawan.v1i1.25

Abstract

Peran guru profesional dalam melaksanakan kegiatan sebagai pendidik wajib memiliki kemampuan dalam merencanakan pembelajaran, melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Guru yang profesional harus memiliki kompetensi, baik kompetensi personal, kompetensi pedagogik, maupun kompetensi sosial. Ada beberapa peran penting bagi seorang guru profesional yaitu sebagai pemimpin, pembimbing, supervisor, konselor, ekspeditor, motivator, fasilitator, dan komunikator. Peran guru sebagai fasilitator untuk memberikan pelayanan yang baik dengan tujuan memberikan kemudahan kepada siswa dalam kegiatan belajar mengajar, untuk mewujudkan guru sebagai fasilitator, guru perlu menyediakan berbagai sumber belajar dan media pembelajaran yang relevan serta membuat aktif pembelajaran, inovatif, kreatif dan menyenangkan. Sedangkan guru sebagai komunikator dalam kegiatan belajar mengajar bahwa hubungan antara guru dan siswa tidak hanya “top-down” melainkan kemitraan, melalui model kemitraan guru akan berperan sebagai pembimbing dan pendamping dalam kegiatan belajar mengajar. sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan demokratis.
Cara Memotivasi Siswa dalam Perspektif Islam Mawaddah Nasution; Tari Cantika Lubis; Endang Dwi Hartati; Arya Firmansyah; Anita Wardani; Nurul Zahriani Jf
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 1 No 1 (2022): Maret
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.95 KB) | DOI: 10.61253/cendekiawan.v1i1.28

Abstract

Motivasi sangat diperlukan dalam menjalankan suatu aktivitas salah satunya, yaitu dalam menjalankan aktivitas pendidikan. Pendidikan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia baik di dunia maupun di akhirat. Dalam Islam, motivasi sudah diajarkan dari semenjak zaman nabi hingga saat ini. Dengan adanya pendidikan, masyarakat diharapkan dapat menjadi manusia yang memiliki ilmu pengetahuan yang nantinya dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan juga dapat digunakan untuk berbagai kepentingan salah satunya, yaitu pekerjaannya. Tujuan penulisan jurnal ini yaitu untuk mengetahui bagaimana motivasi siswa dalam prepektif Islam. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data, yaitu studi kepustakaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa motivasi merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam pendidikan. Dalam melaksanakan pendidikan, siswa seharusnya memiliki motivasi untuk memudahkan siswa mencapai tujuan yang sudah direncanakan.
Pengaruh Penerapan Metode Mustaqilli terhadap Hasil Belajar Bahasa Arab Siswa di SMP Pratama, Irvan Dwi; Zahriani Jf, Nurul
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyebarkan dampak penerapan metode Mustaqilli terhadap pemahaman dan keterampilan siswa dalam Bahasa Arab di SMP Al-Washliya empat puluh dua Brastagi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan analisis bivariat. Analisis bivariat dipilih karena variabel yang dievaluasi terdiri dari variabel dependen dan independen. Uji statistik yang digunakan meliputi uji Chi-Square, dan untuk menguji hipotesis satu, dua, dan tiga, dilakukan uji N-Gain Score dan uji T. Melalui penerapan metode Mustaqilli pada kelas satu,dua, dan tiga secara signifikan mampu meningkatkan prestasi belajar Bahasa Arab di SMP Al-Washliyah empat puluh dua Brastagi. Dengan mengacu pada data, pencapaian hasil belajar untuk kelas satu mencapai enam puluh tiga koma tujuh persen, kelas dua sebanyak enam puluh koma empat persen, dan kelas tiga mencapai lima tujuh koma enam persen. Dari keseluruhan responden, sembilan puluh koma empat persen memberikan respon positif. Sebaliknya, kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah menunjukkan hasil yang kurang efektif dalam meningkatkan prestasi belajar Bahasa Arab di SMP Al-Washliyah empat puluh dua Brastagi, dengan perolehan data untuk kelas satu sebesar tiga puluh empat koma tujuh persen, kelas dua sebesar tuga puluh tujuh koma delapan persen, dan kelas tiga sebesar tiga puluh lima koma enam persen. Secara keseluruhan analisis uji N-Gain Score menyatakan bahwa kelas kontrol (metode ceramah) m yang tergolong dalam kategori tidak efektif. Sementara itu, kelas eksperimen (metode Mustaqilli) menunjukkan masuk dalam kategori efektif. Jadi, dapat dipahami juga bahwa nilai perbandingan rata-rata uji N-Gain Score tersebut menampilkan perbedaan yang sangat signifikan, dimana ini menegaskan Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Mustaqilli di SMP Al-Washliyah empat puyluh dua Brastagi dalam pembelajaran Bahasa Arab memberikan hasil yang positif
Supervisi dalam Pendidikan: Kajian Kinerja Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Nurul Zahriani Jf; Nur Ainun Mukhrimah; Putri Ayu Lestari; Kiki Utami
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Maret
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.934 KB) | DOI: 10.61253/abdicendekia.v1i1.29

Abstract

Supervisi dalam dunia pendidikan menjadi sangat penting dilaksanakan karena berpengaruh terhadap kinerja guru termasuk guru yang berimbas pada hasil pembelajaran, oleh karena itu agar pelaksanaan supervisi tersebut berjalan dengan baik, maka perlu diketahui terlebih dahulu tentang apa dan bagaimana yang dimaksud dengan supervisi akademik. Supervisi akademik merupakan hal yang harus diketahui terlebih dahulu oleh seorang kepala sekolah yang akan menjalankan supervisi atau disebut sebagai seorang supervisor dalam pelaksanaan supervisi. Tujuan dari penulisan ini, yaitu untuk mengetahui segala aspek mengenai supervisi pendidikan. Pada artikel ini, metode yang digunakan adalah metode studi literatur, di mana materi diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan sumber lainnya. Hasil dari pada artikel ini, yaitu supervisi adalah suatu usaha menstimulir, mengkoordinir, dan membimbing secara kontiniu pertumbuhan pendidik di sekolah baik secara individual maupun secara kolektif agar lebih mengerti dan lebih efektif dalam mewujudkan seluruh fungsi pengajaran dan dengan demikian mereka dapat menstimulir dan membimbing pertumbuhan tiap peserta didik secara kontiniu, serta mampu dan lebih cakap berpartisipasi dalam masyarakat demokrasi modern. Supervisi merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas guru yang merupakan komponen sumber daya manusia yang harus dibina dan dikembangkan secara komprehensif dan kontiniu. Pembentukan profesi guru dilaksanakan melalui program pendidikan pra-jabatan, maupun program dalam jabatan. Potensi sumber daya guru perlu terus menerus dikembangkan agar guru dapat melakukan fungsinya secara profesional. Pengaruh perubahan yang serba cepat mendorong guru untuk terus-menerus belajar menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mobilitas masyarakat.
Ruang Lingkup dan Pelatihan Keprofesian Guru Pendidikan Agama Islam Sari Kiswah Rambe; Nurul Zahriani Jf; Nanda Arifa Albi; Yudho Pratama
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Maret
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.938 KB) | DOI: 10.61253/abdicendekia.v1i1.32

Abstract

Guru sebagai profesi dipandang sebagai suatu hal yang mulia. Sebab, guru mendidik berbagai profesi lainnya pada awal permulaan, guna menginternalisasikan nilai-nilai luhur atau karakter bagi peserta didik. Artikel ini ditulis dengan tujuan menganalisis tentang ruang lingkup profesi keguruan pendidikan agama Islam. Adapun metode yang digunakan yaitu studi kepustakaan (library research). Berdasarkan hasil penemuan menjelaskan bahwa Profesi keguruan adalah tugas guru dalam pembelajaran yang dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu merencanakan, melaksanakan, serta menilai proses dan hasil belajar siswa untuk tujuan perbaikan. Pendidikan Islam adalah suatu proses penyiapan generasi muda agar terbentuknya kepribadian Muslim yang sempurna dengan teoriteori dan konsep berdasarkan ajaran Islam.
Pengabdian dan Pengajaran Sebagai Hakikat Pendidik dalam Pendidikan Islam Mawaddah Nasution; Nur Ainun; Nurul Zahriani Jf
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Maret
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.944 KB) | DOI: 10.61253/abdicendekia.v1i1.33

Abstract

Pendidikan merupakan upaya pembinaan karakter dan peningkatan intelektual anak sejak dini. Melalui pendidikan, manusia tidak hanya diajarkan tentang pengetahuan dan wawasan keilmuan, lebih dari itu juga dibina karakter dan kehidupan spiritualitas. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengabdian dan pengajaran sebagai hakikat pendidik dalam pendidikan Islam. Metode penelitian ini kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Adapun sumber data dan bahan analisa kajian menggunakan literatur ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seorang guru tidak hanya mentransfer pengetahuan kepada siswa, tetapi juga bagaimana mendidik murid-muridnya menjadi orang baik. Sehingga, para siswa akan menjadi orang-orang baik yang memiliki ilmu dan agama. Dalam pendidikan Islam, siswa tidak hanya diberikan kemampuan intelegensi, tetapi juga intelegensi emosional, sosial dan spiritual.
PAI Teacher Innovation in Learning in the Era of Digital Technology for the Development of Student Interests and Talents Zuliana, Zuliana; Qorib, Muhammad; JF, Nurul Zahriani
Journal of International Conference Proceedings Vol 6, No 3 (2023): 2023 ICPM Penang Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v6i3.3009

Abstract

The utilization of technology in the learning process of Islamic education becomes interesting and keeps up with developments. Seeing the emergence of thoughts from one of the community leaders who think that Islamic religious education is not needed in school learning and should be abolished from the education curriculum makes us realize how weak the awareness among the wider community that Islamic Religious Education itself is very important and has a big role in the development of the country and future state leaders. The purpose of the study was to describe the innovation of Islamic Religious Education Teachers in learning in the digital era in developing students' interests and talents with descriptive qualitative methods collected through relevant research journals. It is concluded that PAI teachers can maximize learning with existing online media. By innovating learning in order to realize an increase in interest and talent by following and exploring PAI lessons at school, madrasah, and college by realizing interesting learning (joyful learning), interactive and cooperative. PAI teachers must be technology literate to facilitate the administration of planning, assessment and implementation.Keywords: Islamic Education Teacher, Digital Technology Era, Interest and Talent, Learning