p-Index From 2021 - 2026
6.843
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian SOROT: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jagaditha Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Social Economic of Agriculture Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Jurnal Studi Komunikasi dan Media Jurnal Parallela Mimbar Pendidikan: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan Jurnal Agribisnis Jurnal Ilmiah Pertanian Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal SEPA (Social Economic and Agribusiness Journal) JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Journal of Agribusiness and Local Wisdom Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Unri Conference Series: Agriculture and Food Security PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Triton Jurnal Agribisnis Unri Conference Series: Community Engagement Kirana: Jurnal Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian Agripreneur : Jurnal Pertanian Agribisnis International Journal of Media and Communication Research Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial Humaniora Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis IJAE Dinamika Pertanian Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Jurihum
Claim Missing Document
Check
Articles

KONTRIBUSI WANITA PEKERJA AGROINDUSTRI NENAS TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DESA KUALU NENAS KEC. KUALU KAB. KAMPAR ROZA YULIDA
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 5 No. 2 (2009): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v5i2.1393

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi wanita yang bekerja padausaha agroindustri nenas terhadap pendapatan keluarga, baik kontribusi pendapatanmaupun kontribusi pengetahuan, sikap dan keterampilan yang membantu usahaagroindustri keripik nenas dalam membantu meningkatkan pendapatan keluarga,serta permasalahan yang dihadapi wanita dalam menjalankan peran gandanya sebagaiibu rumah tangga dan pekerja pada usaha keripik nenas. Penelitian ini dilakukandengan metode survey, dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Respondenadalah wanita yang telah berkeluarga dan bekerja pada usaha agroindustri keripiknenas di Desa Kualu Nenas. Dari hasil penelitian diketahui bahwa karakteristik socialekonomi wanita seperti umur, pendidikan, pengalaman usaha, pendapatan danmotivasi diri wanita mampu berperanan mendukung perekonomian keluarga. Dariaspek pendapatan, wanita mampu berkotribusi 32,17% terhadap pendapatan keluarga.Dari aspek pengetahuan wanita mampu menyumbangkan pemikiran dan pengetahuantentang agroindustri nenas dan komoditi lain terhadap pengembangan usaha, begitujuga dengan sikap yang selalu berusaha untuk memotivasi usaha, serta keterampilanyang dimiliki mampu disumbangkan untuk meningkatkan pendapatan dari usahaagroindustri keripik nenas. Permasalahan yang dihadapi wanita umumnya adalahsemakin terbatasnya waktu mereka untuk mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan.
URBAN FARMING SEBAGAI UPAYA KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI KELURAHAN LABUH BARU TIMUR KOTA PEKANBARU Fanny Septya; Rosnita Rosnita; Roza Yulida; Yulia Andriani
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.876 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1552

Abstract

Urban farming adalah salah satu solusi sistem pertanian di kota, karena saat ini terjadi penyempitan lahan kosong akibat pembangunan di perkotaan. Tujuan utama kegiatan pertanian perkotaan adalah untuk menjaga ketahanan pangan keluarga. Kegiatan urban farming dilakukan dalam dua bentuk kegiatan yaitu warung hidup dan budikdamber (budidaya ikan dan tanaman dalam ember). Penerapan dilakukan melalui sosialisasi budikdamber yang terdiri dari ikan lele dan tanaman kangkung serta melalui kegiatan pembuatan warung hidup dengan memanfaatkan perkarangan rumah warga dan yang lebih difokuskan pada tanaman-tanaman yang sering dikonsumsi oleh keluarga dan mudah untuk dibuat dalam bercocok tanam. Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, dan telah menerapkan membudidayakan sayuran di pekarangan dan membuat budikdamber  
Peranan Pemuka Pendapat dalam Pengendalian Kebakaran Lahan di Desa Tanjung Peranap Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti Yulia Andriani; Roza Yulida; Rosnita Rosnita
Unri Conference Series: Agriculture and Food Security Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pembangunan Pertanian dan Pedesaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.389 KB) | DOI: 10.31258/unricsagr.1a21

Abstract

Kebakaran lahan merupakan bencana tahunan yang dialami Indonesia. Telah banyak upaya swadaya maupun pemerintah untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Upaya pendekatan baru yang dilakukan pemerintah dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan mengedepankan sinergi antar lembaga dan masyarakat tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi pemuka pendapat yang ada untuk mengendalikan kebakaran lahan di Desa Tanjung Peranap, (2) menganalisis peranan pemuka pendapat dalam pengendalian kebakaran lahan di Desa Tanjung Peranap. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan wawancara mendalam. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam pengendalian kebakaran lahan, pemuka pendapat yang berpartisipasi adalah kepala desa, sekretaris desa, ketua badan permusyawaratan desa, penyuluh pertanian lapangan, pemuka adat dan ketua pemuda. Dalam pelaksanaan program tersebut pemuka pendapat sangat berperan. Peranan pemuka pendapat di Desa Tanjung Peranap mulai dari menginisiasi rembuk desa untuk pembentukan MPA, bersinergi dengan pemerintah untuk mensosialisasikan program penanggulangan kebakaran lahan, mengajak masyarakat berpartisipasi aktif untuk mendukung program pemerintah dan bersama melakukan pengolahan lahan tanpa bakar
Analisis Tingkat Kemampuan Literasi Media Petani Perkebunan di Provinsi Riau Roza Yulida; Rosnita Rosnita; Eri Sayamar; Yulia Andriani
Unri Conference Series: Agriculture and Food Security Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pembangunan Pertanian dan Pedesaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.747 KB) | DOI: 10.31258/unricsagr.1a23

Abstract

Provinsi Riau memiliki potensi besar pada sektor perkebunan. Dua komoditi yang menjadi andalan adalah kelapa sawit dan keret, dengan pelaku utama dan paling banyak adalah petani swadaya. Salah satu kemampuan petani yang diperlukan saat ini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi adalah kemampuan literasi media. Literasi media merupakan kemampuan petani memanfaatkan teknologi informasi untuk mencari atau mengakses melalui internet, memahami, memanfaatkan informasi dalam usahatani dan mengkomunikasikan informasi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat literasi petani pekebun di Provinisi Riau. Penelitian dilakukan di empat kabupaten di Provinisi Riau, dengan jumlah petani responden 240 orang petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi petani berada pada level basic (skor 2,61), yang dikaji dari tiga aspek yaitu (1) aspek technical skill dengan skor 1,64 pada kategori basic; (2) Aspek critical understanding dengan skor 1,66 masuk pada kategori medium; dan (3) Aspek communication abilities pada kategori basic dengan skor 1,54. Hal ini menggambarkan bahwa masih rendahnya kemampuan petani baik petani kelapa sawit maupun karet dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi seperti handphone (HP) atau smartphone yang mereka miliki untuk kebutuhan usahataninya. Peran penyuluh sangat diperlukan untuk meningkatkan litersi media petani pekebun, sehingga petani dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengembangkan usahataninya.
Pelatihan Budidaya Tanaman Aren Untuk Meningkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Lubuk Ogung Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau Yeni Kusumawaty; Roza Yulida; Tengku Harunur Rasyid; Armaini Armaini; Evy Maharani; Susy Edwina; Rahmayuni Rahmayuni
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.258 KB) | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v5i2.1041

Abstract

In Riau Province, the majority of community farming is oil palm gardening. But at present, the market mechanism causes the price of palm oil purchased from the population to be very low. In the Village of Kiyap Jaya, Bandar Sei Kijang District, planting of palm trees has begun in between the oil palm plants which were pioneered by one of the oil palm farmers. The location is in Lubuk Ogung Village, which is adjacent to Kiyap Jaya Village and has not yet cultivated sugar palm plants to develop sugar palm centers in Lubuk Ogung Village. The target communities of village development activities are villagers including small-scale oil palm farmers who own oil palm or yard plots. Community service activities consist of contacting village officials and material preparation; preparation of Human Resources (farmers) with the formation of four groups of sugar palm farmers; land allocation; theoretical training and technical practice of seedling and cultivation of palm trees and nursery and hatchery activities and planting of palm seeds in the prepared land location. The benefit of the activity is that the farmer understands the economic prospects of sugar palm products that are very high so that they have the motivation to pursue sugar palm seedlings and planting; farmers have the ability to breed and cultivate sugar palm plants, and the farmers carry out the practice of seed seeding in groups to become high quality and economically valuable palm saplings. The implementation of the activity was considered successful.
Pembuatan dan Pelatihan Website Administrasi Desa Bukit Lingkar Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu Roza Yulida; Rosnita Rosnita; Deby Kurnia; Yulia Andriani; Fanny Septya
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v6i2.1677

Abstract

A website is a whole web page that contains enormous information contained in a domain. Information on the web is presented on a web page which is formed from a collection of text, graphics, images, sound, and video. The purpose of making a website is to facilitate an agency, organization, and so on in containing information that can be accessed by the public at large. With the development of information technology, Indragiri Hulu District, in general, Bukit Lingkar Village, can access and find out the expected information about the village. Therefore we tried to design a Village Administration Website which later on the website will contain information about the Village and Village information in Bukit Lingkar Village and provide community training on how to use the website. In the process of creating and training this website, there are several activities carried out such as training on creating websites for Kukerta students, training for village government administrators in managing the website to launching the website. This activity starts with a vulnerable time from July to August 2020.
Peningkatan Keterampilan Penyuluh Dan Petani Sagu Melalui Pelatihan Pembuatan Media Video Penyuluhan Roza Yulida; Rosnita Rosnita; Yulia Andriani; Deby Kurnia
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 1 MARET 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.107 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i1.2055

Abstract

ABSTRAK                Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh dan petani sagu tentang media penyuluhan dan teknik pembuatan media penyuluhan dalam bentuk video penyuluhan. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan kepada penyuluh dan petani dalam rangka meningkatkan peran penyuluh dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada petani yang dilaksanakan di Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti. Pelatihan diikuti oleh 17 orang penyuluh dan 22 orang petani. Hasil dari kegiatan menujukkan bahwa peserta sangat senang dan antusias dengan adanya pelatihan ini, dan dapat menambah pengetahuan baru dan meningkatkan keterampilan peserta tentang berbagai macam media penyuluhan dan khususnya peserta telah memiliki keterampilan teknik dasar membuat media video untuk penyuluhan. Pembinaan lebih lanjut masih terus dilakukan, dengan terus menjalin komunikasi dengan peserta dan bahkan peserta bersedia untuk datang memperdalam keterampilan pembuatan video. Kata kunci : Pelatihan, Media, Video, Penyuluhan ABSTRACT                The purpose of this training activity is to improve the knowledge and skill of extension and sago farmers about the media of extension and technique of making the media of extension in the form of extension video.This activity is conducted in the form of training to extension workers and farmers in order to increase the role of extension workers in the implementation of extension activities to farmers conducted in the Department of Agriculture District of Meranti Islands. The training was attended by 17 extension workers and 22 peasants. The results of the activities showed that the participants were very happy and enthusiastic about the training, and could add new knowledge and improve the lesson about various media of counseling and in particular the participants already have media making technique for extension. Further coaching continues, with continued communication with participants and even participants to come to deepen the making of the video. Keywords: Training, Media, Video, Extension
Pembuatan dan pelatihan website Koperasi Kelapa Sawit (KUD Milik Bersama) berbasis android di Desa Bukit Lingkar Kabupaten Indragiri Hulu Roza Yulida; Rosnita Rosnita; Deby Kurnia; Yulia Andriani; Fanny Septya
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 2 (2020): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.2.416-422

Abstract

The website can be a center of information and communication for them. It is accelerating the flow of information and communication on oil palm growers. The purpose of this service activity is to create an android-based KUD website which contains information about cooperatives and information about oil palm plantations. Community service activities are carried out in Bukit Lingkar Village, one of potential villages in oil palm. In this village, an oil palm village cooperative with the name KUD Milik Bersama has also been established which is a partner in this activity. Activities are integrated with the Student project. Implementation of training activities is socialization and discussion activities. then practice making websites, assistance and coaching. The technical implementation of the activity is a combination of offline and online meetings. It is because Covid 19 pandemic. The implementers in the field are students. The results of this activity include the formation of a cooperative website with the name http: //www.koperasi kudmilikbersama.com, increasing farmers' knowledge and skills regarding media use, including a website with information related to oil palm farming. The establishment of a website manager, which is equipped with a website module.
Communication Analysis of Rubber Farmers in Riau Province, Indonesia Roza Yulida; Rosnita; Yulia Andriani; Muhammad Ikhwan
International Journal of Media and Communication Research Vol. 2 No. 1 (2021): International Journal of Media and Communication Research
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.223 KB) | DOI: 10.25299/ijmcr.v2i1.6199

Abstract

Communication is an essential part of the process of development. Therefore, effective communication is needed to achieve development goals. Rubber is the second largest commodity in Riau Province, after oil palm, and most of rubber commodities are managed by independent rubber farmers. Successful development of rubber farming is needed in order to increase the income and welfare of rubber farmers. However, effective communication is needed to achieve these objectives. The objectives of this study are to; (1) describe the internal and external characteristics of rubber farmers; (2) analyze the relationship between the characteristics and the effectiveness of the communication by rubber farmers. Research was conducted in two potential rubber commodity districts in Riau Province, e.g Kuantan Singingi Regency and Kampar Regency. Respondents in this study were determined by objective sampling and random sampling methods, with 143 rubber farmers as respondents. The results showed (1) the internal characteristics and external characteristics of the rubber farmers in an adequately supportive category; (2) the internal characteristics (education, number of dependents, land area and cosmopolitan area) and the external characteristics (intensity of enhancement, accuracy of extension channels and number of sources of information) have a significant correlation with the efficacy are significant correlated with the effectiveness of group and interpersonal communication. In order for effective communication in farmer group institutions (group communication), it is necessary to increase the intensity of extension, appropriate media extension and increase the number of information sources that are easily accessible by rubber farmers.
Adopsi Inovasi Budidaya Bawang Merah Pada Petani Bawang Merah di Kelurahan Toapaya Asri Kecamatan Toapaya Kabupaten Bintan Sharin Ikka Nurmaida; Susy Edwina; Roza Yulida
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 19 No 1 (2023): Februari, 2023
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jsep.v19i1.24404

Abstract

Shallots are one of the main commodities in Indonesia. Consumption needs and demand that tend to increase are a potential market opportunity for farmers to increase shallots production. The purpose of this research was to ascertain the process of shallot cultivation innovation adoption and to analyze the rate of adoption of farmers who apply innovations in shallot cultivation. This research was conducted in Toapaya Asri Village, Toapaya District, Bintan Regency, determined purposively, with the consideration that this area has been cultivating shallots and is still running until now. The respondents were selected using the census method, with a maximum of 15 shallot farmers as respondents, taking into account that farmers continue to cultivate shallots. The findings indicated that the innovation adoption process of shallots could be divided into five stages: the knowledge stage was categorized as high, the persuasion stage was categorized as high, the adoption decision stage was categorized as very high, the decision not to adopt was categorized as very low, the implementation stage was categorized as high, and the confirmation stage was categorized as high. Overall, The level of adoption of innovations by farmers who implement shallot cultivation is in the very high category. Keywords: Adaptation; Innovation; Shallot Cultivation.
Co-Authors ', Jadmiko ', Juherdi ', Kausar ', Mhd. Daulai ', Nurazmi ', Pariaman ', Philippus ', Rosnita ', Yusmini Adelia Herni, Virna Ahmad Rifai Aisyah Aisyah AL HAFIS Al-Fath, Zikra Amami, Syahilla Amanda, Putri Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andriana, Hanifaturrahmi Andriani, Yulia Angraini, Elisya Apriansah, Agus ' arif Arifuddin Arifuddin Arifudin Arifudin Arifudin Armaini Armaini Arnanda, Raffy Arya Fachrizal, M. Arystia, Richa Asrizal, Meki AYU LESTARI Butar, Bunga Butar Cepriadi Dayanti, Elis Dery Alafghani Alim Dian Novita Sari, Dian Novita DIANA RABESDINI Didi Muwardi Dita Putri Nitami Djaimi Bakce Doni Putra Sonita Sihombing Early Aprilisa Efrina Rizkiyah Pohan Eliza Eliza Eri Sayamar Eri Sayamar Eri Sayamar Eri Sayamar Eri Sayamar Erlyasna K, Lidwina Evi Handayani Panjaitan, Evi Handayani Evy Maharani Fajar Restuhadi Febiola, Ezra Febriana - Sabrian Fernando Gultom, Fernando Hamidi, M. Rasyid Hamidi, Muhammad Rasyid Handoko, Ricky Harahap, Novika Sari Haryani, Aini Hasibuan, Febrian ' Hayatullah, M. Bayu Fathar Heri Eko Purwanto Hidayat, Tommi Ibnu Sigit Icelsea Maderlinau Icin Ikhsan, Muhammad Ikhsan Ilham Kurniawan Indrawan, Rizky Jannah Khairin, Miftahul Jayawarsa, A.A. Ketut Julianti, Nursafika Jumantri Yusri Jum’atri Yusri Kausar - Kausar, Kausar Kausar, Kausar Kausar, Kausar Khairani Khairani Kurnia, Deby Kurnia, Deby Madiyoh, Abdulhakim Maratul Muslimah Maratul Muslimah Marnala, Juvan Maulana Hanif, Ariel Meki Herlon Mely Susanti Minarsih Minarsih Mubarak, M Dzaky Muhammad Ikhwan Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nailah Salsabila Rahmadianti Nina Kirana Ningrum, Edni Astrina Widya Nofitri Handayani Nopiani, Yanti Novian Novian, Novian Nuke Fatmasari Nurfitasari, Mimi Nuriadi, Nuriadi Nurjalilah Nurjalilah Ogya Arya Putra, Akmal Pakpahan, Luis Richardo Patika Riki Darmayanti Phreti, Phreti purwanto, heri eko Rahma, Annisa Rahmayuni Rahmayuni Rahmayuni Rahmayuni, Rahmayuni rahmi adila risty Rahmi Puspita Sari Rapiqi, M. Retuhadi, Fajar Ria Resti Fauziah Riawati Riawati Rifai, Ahmad Rifa’I, Ahmad Rika Utari Rofikhoh Tias Ningsih Rokaya, Putri Rosnita Rosnita Rosnita Rosnita Rosnita Rosnita Rosnita Rossi, Evy Rusdayani, Fina Salman, Annisa Nazifa Salsabila SAPUTRA, WILSON Saputri, Wahdini Sayama, Eri Sayamar, Eri ' Septya, Fanny Septya, Fany Sharin Ikka Nurmaida Shorea Khaswarina SISPA PEBRIAN Sitepu, Rimna Sintalina Susy Edwina Syaiful Hadi Tambunan, Tiffany Meira Taufiq, Andriani Kartika Tengku Harunur Rasyid Tengku Harunur Rasyid Tunisa, Fadilah Umi Salamah Utari, Widia Veronica, Lioni Widya Dwi Pertiwi Pelawi Wildan Fitrah Wilson Saputra Yeni Kusumawaty Yulia Andriani, Yulia Yuliadi Saputra Yusri, Jum'atri Zhuhuri, Wiari Zulhamid Ridho