p-Index From 2021 - 2026
4.708
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EKUIVALEN - Pendidikan Matematika AdMathEdu : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika dan Matematika Terapan AlphaMath: Journal of Mathematics Education PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Gantang EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Eduscience (JES) JURNAL INOVASI PENDIDIKAN MATEMATIKA (JIPM) Jurnal Sains dan Teknologi PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Jurnal Didactical Mathematics Jurnal MathEducation Nusantara Taroa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang Konstanta: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) Joong-Ki Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN P5 PADA KURIKULUM MERDEKA PADA JENJANG SD Dita Yuzianah; Prasetiyo Budi Darmono; Supriyono Supriyono; Heru Kurniawan
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v2i2.1069

Abstract

Pengbdian ini dilakukan karena SDN 06 Sungai Maboh belum mendapat sosialisasi tentang kurikulum merdeka pada jenjang SD padahal kurikulum ini harus segera diterapkan di sekolah, karena itu penting bagi kami untuk berbagi informasi mengenai kurikulum merdeka pada jenjang SD. Metode pada pengabdian ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pembuatan laporan. Setelah dilaksanakan pengabdian guru dan kepala sekolah mendapatkan gambaran secara jelas tentang kurikulum merdeka dan penerapan P5 pada jenjang SD. Pengabdian ini sangat memberikan manfaat untuk guru dan kepala sekolah karena mereka belum mendapat sosialisasi mengenai kurikulum merdeka pada jenjang SD. Kekurangan dalam pengabdian ini karena kami tidak dapat menyampaikan secara luring sehingga tidak bisa berinteraksi secara langsung. Untuk selanjutnya jika ada kesempatan kami ingin berbagi tentang kurikulum merdeka di kecamatan Belitang. Karena SD di kecamatan tersebut belum mendapat sosialisasi tentang kurikulum maredeka. Kata Kunci: P5, Kurikulum Merdeka, Jenjang SD
Pendekatan Inkuri Menggunakan Model Realistic Mathematics Education dalam Mengatasi Kesulitan Siswa Mengonstruksi Model Matematika Khoerun Nisa; Teguh Wibowo; Dita Yuzianah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.845

Abstract

Kemampuan mengonstruksi model matematika merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika. Pada praktiknya banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami mengonstruksi model matematika. Salah satu cara mengatasi hal tersebut dengan menggunakan pendekatan inkuiri dengan model Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendekatan inkuiri yang dipadukan dengan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dalam mengatasi kesulitan siswa dalam mengonstruksi model matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian adalah kelas VIII SMP Negeri 1 Klirong di Kabupaten Kebumen. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pra-pembelajaran, observasi selama proses pembelajaran, analisis pekerjaan siswa, tes pasca-pembelajaran, serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan inkuiri berbasis RME dengan LKPD dapat membantu siswa dalam mengonstruksi model matematika. Meskipun demikian, beberapa siswa masih mengalami kesulitan dalam membentuk model matematika secara formal dan melakukan generalisasi. Dengan demikian, penerapan pendekatan inkuiri yang dipadukan dengan model Realistic Mathematics Education (RME) terbukti efektif dalam membantu siswa mengonstruksi model matematika secara bertahap, meskipun masih diperlukan pendampingan lebih lanjut pada tahap formalisasi dan generalisasi.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KARTU PINTAR BERBASIS AUGMENTED REALILY (AR) UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Dita Yuzianah
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10095

Abstract

When it comes to learning, people with intellectual impairments typically need new ways of doing things and new kinds of media to help them understand the material. The goals of this research project are: (1) to identify the real conditions of mathematics learning for children with special needs; (2) to analyze the obstacles that arise in the use of traditional learning media; (3) to explore the needs of teachers, students, and the learning environment for innovative AR-based media; (4) to formulate an initial design for the development of AR-based smart cards as adaptive and inclusive mathematics learning media. With the use of Augmented Reality technology, digital elements may be superimposed over physical ones in real time. The research design used in this study is descriptive. In order to gather information for this study, interviews and observations were utilized. People with intellectual limitations benefit from augmented reality smart cards, according to this research. The use of AR-based smart cards allows students with intellectual disabilities to visualize mathematical objects more concretely, learn independently, and increase their learning motivation.  ABSTRAK Dalam hal pembelajaran, orang dengan gangguan intelektual biasanya membutuhkan cara-cara baru dalam melakukan sesuatu dan jenis media baru untuk membantu mereka memahami materi. Tujuan dari proyek penelitian ini adalah: (1) Mengidentifikasi kondisi nyata pembelajaran matematika bagi anak berkebutuhan khusus. (2) Menganalisis hambatan yang muncul dalam penggunaan media pembelajaran tradisional. (3) Menggali kebutuhan guru, siswa, dan lingkungan belajar terhadap media inovatif berbasis AR. (4) Merumuskan rancangan awal pengembangan kartu pintar berbasis AR sebagai media pembelajaran matematika yang adaptif dan inklusif. Dengan menggunakan teknologi AR, elemen digital dapat ditumpangkan di atas elemen fisik secara real-time. Desain penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif. Untuk mengumpulkan informasi untuk studi ini, digunakan wawancara dan observasi. Menurut penelitian ini, orang dengan keterbatasan intelektual mendapat manfaat dari kartu pintar AR. Pengunaan kartu pintar berbaasis AR memungkinkan siswa tuna grahitaa untuk dapat menvisualisasikan objek matemaatika secaara lebih kongkret, belaajaar secara mandiri daan dapat meningkatkan motivaasi belajar siswa tuna agrahita.
Optimization of Mangrove Glucomannan Addition to Improve Physicochemical Properties of Kefir Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti; Zulfanita; Dita Yuzianah; Harisun Binti Ya’acob; Anang Mohamad Legowo; Setya Budi Muhammad Abduh; Sri Mulyani
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 8 No. 2 (2026): February-April
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v8i2.2756

Abstract

Kefir is widely recognized as a functional fermented dairy product. However, its physicochemical stability, particularly pH, acidity, and syneresis, remains a challenge during processing and storage. The addition of functional polysaccharides, such as mangrove-derived glucomannan, has been proposed to improve kefir quality. This study aimed to investigate the effect of mangrove-derived glucomannan on the physicochemical properties of kefir. A Completely Randomized Design with different concentrations of mangrove glucomannan (0, 2, 4, 6, and 8% (v/v)) was applied, with four replications. The results showed that increasing glucomannan had a significant effect (P < 0.05) on total bacteria, pH, and titratable acidity. Mangrove-derived glucomannan significantly enhanced total bacterial counts in goat milk kefir (p < 0.05), increasing from 6.09 Log CFU/mL in the control to 7.45-7.80 Log CFU/mL at 2-8% concentrations. The treatments decreased pH from 3.66 (0%) to 3.35 (8%) (P < 0.05), while titratable acidity increased from 0.70% (0%) to 0.83-0.85% in the treatment groups (P < 0.05), confirming enhanced fermentation activity. Syneresis decreased at 2% glucomannan (0.93%) but increased slightly at higher concentrations, reaching 1.03% at 8% (P > 0.05). These findings indicate that glucomannan modulates kefir fermentation, as reflected in lower pH and higher acidity values. 
Sosialisasi Matematika Dalam Lingkungan Keluarga: Upaya Membangun Kecintaan Anak Terhadap Matematika Sejak Dini Dita Yuzianah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.16360

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada orang tua dan anak-anak mengenai pentingnya matematika dalam kehidupan sehari-hari serta strategi membangun kecintaan terhadap matematika sejak dini melalui pendidikan keluarga. Metode pengabdian yaitu mengunakan metode PAR (Participatory Action Research) Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan keluarga sebagai mitra utama. Dengan tahap pelaksanaan : tahap to know yaitu mengetahui kondisi riel komunitas, tahap to Understand (Memahami Problem Komunitas), tahap to Plann (Merencanakan Pemecahan Masalah Komunitas), tahap to Act (Melakukan Program Aksi Pemecahan Masalah), tahap to Change (Membangun Kesadaran untuk perubahan dan keberlanjutan). Pengabdian ini dilaksanakan di rt/rw:01/03 Pangenjuru Tengah Purworejo. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua tentang peran mereka dalam mengenalkan matematika, serta meningkatnya minat anak-anak terhadap matematika melalui aktivitas sederhana yang menyenangkan.