Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Tes Standar dan Tes Non Standar Andra, Yustina; Syahputri, Nova Kemala; Nisa, Sabila Fatun; Ananta, Donny; Normansyah, Normansyah; Amanda, Mita Dwi; Azizah, Nur; Rivai, Muhammad; Zahara, Siti; Batubara, Putri Maisyarah; Alfathir, Mhd Ibra
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 Juli-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v4i2.657

Abstract

Tes merupakan salah satu alat evaluasi yang penting dalam sistem pendidikan untuk mengukur hasil belajar peserta didik. Secara umum, tes dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu tes standar dan tes non-standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan, keunggulan, dan tantangan dari kedua jenis tes tersebut, serta relevansinya dalam proses pembelajaran. Tes standar dirancang dengan prosedur baku dan digunakan secara luas dalam evaluasi skala nasional atau internasional, seperti ujian nasional, tes masuk perguruan tinggi, dan sertifikasi profesi. Tes ini memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang tinggi, namun sering dikritik karena kurang fleksibel dan kurang mencerminkan kemampuan siswa secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi yang tepat antara tes standar dan non-standar dapat menghasilkan evaluasi yang lebih komprehensif dan efektif dalam mendukung pembelajaran. Pemahaman yang mendalam tentang karakteristik kedua jenis tes ini sangat penting bagi pendidik untuk meningkatkan kualitas evaluasi dan pengajaran. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi evaluasi yang lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern.
EDUKASI PENCEGAHAN LIPEMIK PADA PENDONOR Wulansari, Cita Reast; Intansari, Variena; Fakhrurriza, Nafila; Arsad, Laila; Zahara, Siti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32770

Abstract

Parameter utama manajemen mutu pelayanan darah adalah mengurangi tingkat pembuangan komponen darah dari pendonor yang dianggap tidak layak ditransfusikan. Pengukuran yang tepat dalam manajemen pelayanan darah adalah melakukan screening pendonor terutama untuk mencegah penularan infeksi melalui transfusi darah. Disamping itu terdapat alasan lain untuk komponen darah yang dapat menyebabkan proses pembuangan komponen yaitu perubahan warna pada plasma darah. Secara umum, plasma berwarna kekuningan dan terdapat suspensi sel darah lainnya. Plasma yang keruh atau berwarna putih dapat disebabkan oleh kelebihan lemak atau kolesterol dalam darah. Lipemik merupakan salah satu kondisi sampel donor yang terlihat keruh cenderung berwarna milky pada plasma, karena adanya akumulasi partikel Very Low-density Lipoprotein (VLDL), Chylomicron dan memiliki kandungan trigliserida yang tinggi. Kadar trigliserida dan kolesterol dalam serum dapat beresiko menimbulkan kekeruhan pada sampel. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan analisa penyebab lipemik yang sering dijumpai pada kegiatan donor darah, jika hal ini berkelanjutan maka akan menambah pembuangan komponen darah yang berakibat pada menurunnya jumlah stok darah berkualitas. Kegiatan pengabmas dilakukan pemeriksaan kolesterol yang didukung juga dengan pendataan Indeks Massa Tubuh (IMT). Responden juga mendapatkan edukasi melalui leaflet pencegahan lipemik pada pendonor sehingga dari kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi kasus  pembuangan komponen darah yang tidak layak ditransfusikan. Hasil kegiatan pengabmas dapat disimpulkan bahwa rata-rata nilai kolesterol berdasarkan usia  41-50 tahun (220,714 kg/m2)  menunjukkan  kadar kolesterol melebihi batas normal dibandingkan dengan kategori usia lainnya
Pendekatan Holistik pada Penyuluhan Remaja di 17 SMA Sederajat di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau Rambe, Wahyudi; Afriani, Indri; Qisthi, Mashallia; Al Khofifah, Salsabila; Mirnawati; Eginanda Putri, Airani; Hardiansyah, Rian; Zahara, Siti; Adzmi Yulistina, Amaliatul; Widia Sari Rusma; Dian Noviana; Meli Saputri; Siti Kholijah; Delima Sari; Rahmi Nurrizky; Anggy Saputri; Dini Safira; Fittria Ayu Sahputri
Journal Of Rural Community Development Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1. No. 2 (2024) : Oktober 2024
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jrcd.v1i2.11

Abstract

This counseling paradigm, implemented within the Abdurrab University Community Service Program (KKN) in 17 secondary schools across Rokan Hilir Regency, Riau Province, espouses a holistic approach to adolescent development, encompassing the physical, cognitive, social, and environmental dimensions of well-being. The program's core focus, encompassing reproductive health, traditional family medicine utilization (TOGA), personal image enhancement, bullying prevention, and promotion of a clean and healthy lifestyle (PHBS), addresses key challenges faced by adolescents arising from health and self-development knowledge gaps. This study aims to evaluate the impact of the counseling interventions, delivered through participatory and direct consultations, upon student understanding and behavior. The results showed that significant increase in student awareness and knowledge regarding the targeted topics, concurrent with a notable shift towards positive behavioral changes.
Edukasi teknologi pengolahan limbah padi menuju ketahanan pangan di Kota Tarakan Wulandari, Dewi Elviana Cahyaning C.; Suryana, Nia Kurniasih; Santoso, Dwi; Zahara, Siti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34979

Abstract

Abstrak Kota Tarakan merupakan daerah dataran rendah dengan luas wilayah 250,80 km², di mana Kecamatan Tarakan Timur menjadi sentra pertanian dengan areal 297,115 ha dan menampung sekitar 36% petani. Potensi tersebut menjadikan wilayah ini sebagai penyumbang terbesar produksi pertanian di Kota Tarakan. Namun, pengelolaan pertanian berkelanjutan menuntut perhatian tidak hanya pada aspek lingkungan, tetapi juga ekonomi dan sosial. Salah satu permasalahan yang dihadapi petani adalah pengelolaan limbah padi, khususnya sekam, yang kaya unsur silika tetapi selama ini kurang dimanfaatkan. Berdasarkan identifikasi masalah, ditetapkan tiga prioritas utama, yaitu: (1) edukasi teknologi pemupukan yang baik dan benar, (2) edukasi inovasi pembuatan pupuk silika, dan (3) edukasi manajemen usahatani. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan bersama Kelompok Tani Serumpun Satu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani mampu memahami dan mempraktikkan teknologi pemupukan yang tepat, memperoleh pengetahuan serta keterampilan dalam mengolah limbah sekam menjadi pupuk silika, dan mulai menerapkan manajemen usahatani secara lebih efisien. Dampak kegiatan ini tidak hanya mengurangi potensi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan nilai tambah dan efisiensi usaha tani. Pada tahap berikutnya, tim pelaksana bersama mitra akan melakukan pemantauan untuk menilai dampak penggunaan pupuk silika dan penerapan manajemen usahatani terhadap keberlanjutan produksi pertanian. Kata Kunci: padi; usahatani; pupuk; silika; limbah. AbstractTarakan City is a lowland area with an area of 250.80 km², where East Tarakan District is the center of agriculture with an area of 297.115 ha and accommodates around 36% of farmers. This potential makes this area the largest contributor to agricultural production in Tarakan City. However, sustainable agricultural management requires attention not only to environmental aspects, but also economic and social aspects. One of the problems faced by farmers is the management of rice waste, especially husks, which are rich in silica but have been underutilized. Based on the identification of problems, three main priorities were set, namely: (1) education on good and proper fertilization technology, (2) education on innovations in silica fertilizer production, and (3) education on farm management. The community service activities were carried out through socialization, training, and assistance with the Serumpun Satu Farmer Group. The results of the activities showed that farmers were able to understand and practice proper fertilization technology, acquire knowledge and skills in processing husk waste into silica fertilizer, and begin to implement more efficient farm management. The impact of these activities not only reduced the potential for environmental pollution but also opened up opportunities to increase added value and farming efficiency. In the next stage, the implementation team and partners will conduct monitoring to assess the impact of silica fertilizer use and the application of farm management on the sustainability of agricultural production. Keywords: rice; farming; fertilizer; silica; waste.
Makam Mahligai di Barus: Jejak Sejarah dan Peradaban Islam di Nusantara Zahara, Siti; Delvira, Della; Septiani, Lisa; Nurhaliza, Nurhaliza; Rahmi, Umi
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 2 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i2.1619

Abstract

Konsep "Makam Mahligai" merupakan simbol dari nilai-nilai budaya dan spiritual yang mendalam di Indonesia. Artikel ini mengkaji makna historis dan budaya dari makam kuno di Barus, khususnya dalam konteks pengaruh peradaban Islam di nusantara. Penelitian ini fokus pada bagaimana desain arsitektur dan simbolisme makam tersebut menjadi jembatan antara dunia fisik dan spiritual, mencerminkan keyakinan masyarakat lokal mengenai kehidupan setelah kematian. Melalui analisis hermeneutik dan semiotik, penelitian ini menggali elemen-elemen arsitektur makam sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan pelestarian warisan budaya. Hasil penelitian ini menyoroti relevansi "Makam Mahligai" dalam konteks Indonesia kontemporer, dengan menekankan peran makam sebagai pemelihara identitas spiritual, budaya, dan sejarah. Temuan ini menunjukkan pentingnya makam tidak hanya sebagai tempat peristirahatan fisik, tetapi juga sebagai simbol keabadian dan status sosial, yang berkontribusi pada memori kolektif dan identitas masyarakat. Seiring dengan modernisasi yang mempengaruhi praktik pemakaman tradisional, artikel ini membahas pentingnya makam monumental sebagai penanda warisan budaya dan kelanjutan spiritual, terutama di daerah seperti Barus, di mana warisan Islam bertemu dengan tradisi lokal.
PENGENALAN SISTEM PERTANIAN PERKOTAAN PADA PELAJAR MELALUI INTEGRASI PROGRAM P5 Pudjiwati, Eko Hary; Mansyur, Nur Indah; Zahara, Siti
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4766

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah perkotaan terkait praktik pertanian di lingkungan perkotaan sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan kepedulian terhadap isu lingkungan. Metode yang diterapkan mencakup penyuluhan interaktif, edukasi kolaboratif, serta praktik langsung berupa budidaya tanaman dengan sistem vertikultur sederhana, penanaman dalam polybag, dan proses pengomposan dari limbah organik. Kegiatan ini selaras dengan nilai-nilai dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, ditemukan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai pertanian perkotaan. Selain itu, keterlibatan aktif dan antusiasme siswa selama praktik menunjukkan tumbuhnya kesadaran untuk mulai menerapkan pertanian di rumah. Program ini terbukti menjadi pendekatan pembelajaran kontekstual yang efektif dalam membangun karakter siswa, khususnya pada aspek kemandirian, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Diharapkan model kegiatan ini dapat ditiru dan dikembangkan lebih lanjut oleh sekolah lain guna mendukung ketahanan pangan dan pendidikan karakter berbasis lingkungan.
Co-Authors Adzmi Yulistina, Amaliatul Afriani, Indri Agustira, Shinta Al Khofifah, Salsabila Alfathir, Mhd Ibra Amanda, Mita Dwi Amarullah, Amarullah Ananta, Donny Andra, Yustina Anggraini, Elya Siska Anggy Saputri Ankardiansyah Pandu Pradana Arsad, Laila Asnil Aidah Ritonga Batubara, Putri Maisyarah Br Karo, Nasrida Delima Sari Delvira, Della DEWI SARTIKA Dian Noviana Dini Safira DWI SANTOSO Eginanda Putri, Airani Eko Hary Pudjiwati Fadhilla Maulida Fakhrurriza, Nafila Fanji Wijaya Farwili, Inda Febriana, Ika Fitri, Cinta Atmaditia Fittria Ayu Sahputri Gusniati, Uci Hardiansyah, Rian Hasnida Hayati, Lisa Hendry Jaya, Hendry Intansari, Variena Ismawan, Najwa Rana Julafni, Mia Junias Zulfahmi, Junias Lingga, Imel Betsaida Lufthiani, Lufthiani Mansyur, Nur Indah Marpaung, Yeni Sefti Br Meli Saputri Muhammad Hidayat Muhammad Rivai Munira, Dinda Sri Nisa, Sabila Fatun Normansyah Nur Azizah Nurhaliza, Nurhaliza Nurmaisah, Nurmaisah Paisal, Jon Pasaribu, Nuraisyah Pefrianti, Indah Qisthi, Mashallia Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmi Nurrizky Rahmi, Umi Rambe, Wahyudi Risnawati Risnawati Saffera, Rani Sagala, Martha Sutriska Septiani, Lisa Silalahi, Tsalitsa Gunawan Sinaga, Gloria Stefany Advenesia Sitanggang, Fitri Romasi Sitepu, Nunung Febriany Siti Kholijah Sri Mulyati Supiyadi, Dedi Suryana, Nia Kurniasih Syahputri, Nova Kemala Tambun, Tia Rosanna TATI NURHAYATI Tria, Reza Ade Triyanti Triyanti Widia Sari Rusma Wulandari, Dewi Elviana Cahyaning C. Wulansari, Cita Reast Yolandafitri Zulvia Yunisa, Melissa Very Yusnita, Ena Zahiroh, Zalfa