Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Sahat Siagian; Lingin lingin
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 5, No 1 (2012): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v5i1.487

Abstract

This research is aimed to : (1) develop a good interactive Instructional media, easy to be learnt, and can be used for individual learning, (2) examine the effectiveness of theinteractive instructional media in Geography. This study is developmental research uses Borg & Gall’s model combined with Dick & Carey’s. The development of this instructional product is systematically proceeded in six steps; research and information collecting, planning, developing preliminary product, validating, trying out, revising, and producing final product. The subjects of preliminary field testing are two experts in Geography, two experts in instructional design,two experts in media product, three students for one-to-one try out, nine students for small group try out, and fifty one students for large group try out. The instruments employed in this study is a questionnaire and analyzed by using descriptive statistics. The findings of the study conclude that the quality of the developed instructional is excellent. The final product ofthis interactive instructional media is continued with effectiveness test. The study takes place in SMA Sutomo 1 Medan to the students of X class, academic year 2011-2012. The method used in this study is quasi experiment. The samples are 96 students consisting 50 students as experiment class given interactive Instructional media while the others given text book as control class. The result of hypothesis test proof that the study results of the students taught show a significant difference between using interactive instructional media and the text book. (Fcount = 5.19 > Ftable = 1.95). The effectiveness of the interactive instructional media is 82.55%higher than the text book 71.84%.
PENGARUH PEMBELAJARAN MODEL PRAKTEK BLOK WEEK AND MONTH RELEASE DAN SIKAP WIRAUSAHA TERHADAP HASIL BELAJAR TUNE-UP Jamiter Silalahi; Sahat Siagian; R. Mursid
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 12, No 1 (2019): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v12i1.14501

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perbedaan hasil belajar tune-up motor bensin siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran model paktek blok week release dan model praktek blok month release, (2) Mengetahui perbedaan hasil  belajar tune-up motor bensin yang memiliki  sikap wirausaha positip dengan sikap wirausaha negatip, (3) Mengetahui  interaksi antara model praktek dan  sikap wirausaha terhadap hasil belajar tune-up motor bensin siswa. Hasil penelitian adalah (1) Hasil belajar tune-up motor bensin siswa yang diajar dengan model blok week release lebih tinggi daripada hasil belajar tune-up motor bensin siswa yang diajar dengan model blok month release, (2) Sikap wirausaha positip dan sikap wirausaha negatip memberikan hasil belajar lebih tinggi dengan  hasil belajar  tune-up motor bensin pada kelompok siswa yang mempunyai sikap wirausaha positip sedangkan  skor rata-rata hasil belajar tune-up motor bensin pada kelompok siswa yang mempunyai sikap wirausaha negatif. (3) terdapat  interaksi antara model praktek dengan sikap wirausaha terhadap  hasil belajar tune-up motor bensin, hal ini terbukti dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa bagi kelompok siswa yang memiliki sikap wirausaha positip memperoleh nilai hasil belajar lebih baik bagi yang diajar dengan pembelajaran model praktek blok week release, sedangkan bagi siswa yang sikap wirausaha negatip memperoleh nilai hasil belajar lebih baik bagi yang diajar dengan menggunakan pembelajaran model praktek blok month release. Kata Kunci: model praktek, blok week and monthrelease, sikap wirausaha, tune-up Abstract: This study aims to: (1) Know the differences in learning outcomes of petrol motorcycle tune-up students who are taught by using the learning model block week release model and block release month practice models, (2) Know the differences in learning outcomes of gasoline motor tune-up learning that have an attitude Positive entrepreneurship with negative entrepreneurial attitudes, (3) Knowing the interaction between practice models and entrepreneurial attitudes towards learning outcomes of students' gasoline motor tune-ups. The results of the study are (1) The results of learning the gasoline motorcycle tune-up of students taught with the block model week release are higher than the learning outcomes of the gasoline motorcycle tune-up of students taught by the month release block model, (2) Positive entrepreneurial attitudes and negative entrepreneurial attitudes provide higher learning outcomes with gasoline motorcycle tune-up learning outcomes in groups of students who have positive entrepreneurial attitudes while the average score of learning results in gasoline motor tune-ups in groups of students who have negative entrepreneurial attitudes. (3) there is an interaction between the practice model and the entrepreneurial attitude towards learning outcomes of gasoline motorcycle tune-ups, this is evident from the results of the study which shows that for groups of students who have positive entrepreneurial attitudes get better learning outcomes for those taught by learning the practical model block week release, while students with negative entrepreneurial attitudes get better learning outcomes for those who are taught using the month release block practice model. Keywords: practice model, block week and month release, entrepreneurial attitude, tune-up
PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN Jefri Kurniawan Korua; Sahat Siagian; Abdul Hamid K
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 11, No 2 (2018): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v11i2.12580

Abstract

Abstrak: Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk meningkatkan minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran Role Play. Penelitian ini dilaksanakan kepada semua siswa kelas IX yang berjumlah tujuh laki-laki dan delapan perempuan. Data dianalisis dengan mempergunakan teknik : (1) reduksi data, (2) sajian deskriptif, dan (3) verifikasi atau penarikan kesimpulan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal sesuai dengan penilaian yang berlaku dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMP  Bethany Medan.  Kondisi awal kemampuan siswa sebelum pelaksanaan tindakan adalah 40%, dan hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Role Play dapat meningkatkan minat belajar yang sejalan dengan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan yaitu 53% pada Siklus I menjadi 80% pada Siklus II. Hasil PTK  ini diharapkan dapat menjadi masukan yang berharga bagi para guru PAK untuk dapat memilih dan mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa dan materi yang dipelajari secara efisien, efektif, berdaya tarik, dan humanis mengingat fungsi, tujuan, dan ruang lingkup PAK yang strategis dalam mendorong terjadinya transformasi dalam kehidupan siswa yang berakhlak mulia, beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kata Kunci: pendidikan agama kristen (pak), model pembelajaran bermain peran  Abstract: The objectives of this Classroom Action Research were to improve students’ interest in attending the instructional process of Christian Education through the application of Role Play and learning achievement through Role Play model. The reasearch was conducted to all Grade IX students comprising of seven boys and eight girls. The instruments used were : (1) observation sheet, (2) questionnaire, and (3) learning performance evaluation. The data were analysed using the technique of: (1) data reduction, (2) descriptive presentation, and (3) verification or drawing conclusion based on the Minimal Mastery Criteria with the score of 75 in line with the scoring system applied in the Educational Unit Level Curriculum of Bethany Junior High School Medan. The initial condition of the students’ achievement before the conduction of the treatment was 40%, and the results of the analyses show that Role Play model  can improve students’ interest which is in line with the significant improvement in learning achievement i.e. from 53% in Cycle I to 80% in Cycle II. The CAR findings is expected to give a valuable input to Christian Education teachers in choosing and developing the instructional model based on the students’ characterictics and the learning materials should be efficient, effective, interesting, and hamunism by consedering the function, objective, and scope of Christian Education  which is very strategic in supporting the transformation at the students environment with noble character, faith, and devotion to God The Almighty. Keywords: christian religious education (pak), role playing learning model
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPAUN BERPIKIR DAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR APRESIASI SASTRA Amlan .; Harun Sitompul; Sahat Siagian
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 12, No 1 (2019): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v12i1.14498

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) perbedaan hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi antara siswa yang dibelajarkan dengan SPPKB dan siswa yang dibelajarkan dengan strategi ekspositori (2) perbedaan hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi antara siswa yang kemampuan awal apresiasi karya sastra prosa filksinya tinggi dengan yang kemampuan awal apresiasi karya sastra prosa fiksinya rendah. (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan kemampuan awal apresiasi karya sastra prosa fiksi siswa terhadap hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi siswa. Metode penelitian quasi eksprimen dengan desain factorial 2x2. Teknik analisis data ANAVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi siswa yang dibelajarkan dengan SPPKB lebih tinggi daripada yang dibelajarkan dengan strategi ekspositori, (2) hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi yang memiliki kemampuan awal tinggi lebih tinggi daripada yang kemampuan awalnya rendah, dan (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan kemampuan awal terhadap hasil belajar apresiasi karya sastra prosa fiksi siswa. Kata Kunci: strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir, kemampuan awal, apreasi sastra Abstract: This study aims to find out; (1) differences in learning outcomes of fiction prose literature appreciation between students who are taught with SPPKB and students who are taught with expository strategies (2) differences in learning outcomes in appreciation of fiction prose literary works between students whose initial ability of appreciation of prose fils literature is high with initial abilities appreciation of his fiction prose literary works are low. (3) the interaction between learning strategies and the initial ability of appreciation of students 'fiction prose literary works towards the results of learning of students' appreciation of fiction prose literature. Quasi-experimental research method with 2x2 factorial design. ANOVA data analysis technique. The results of the study show that: (1) the learning outcomes of the appreciation of fiction prose literary works of students who are taught with SPPKB are higher than those learned with expository strategies, (2) the learning outcomes of appreciation of fiction prose literary works that have higher initial abilities are higher than those with initial abilities low, and (3) there is an interaction between learning strategies and initial abilities towards learning outcomes of students' appreciation of fiction prose literature. Keywords: learning strategies to increase thinking ability, initial ability, literary creation
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN DAN KONSEP DIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI Eli Tohonan Tua Pane; Sahat Siagian
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 7, No 1 (2014): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v7i1.2022

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran makro dan bermain peran mikro terhadap kemampuan berbicara anak usia dini, pengaruh konsep diri positif dan konsep diri negatif terhadap kemampuan berbicara anak usia dini, dan pengaruh interaksi antara metode bermain peran dan konsep diri terhadap kemampuan berbicara anak usia dini. Metode penelitian quasi eksperimen, populasi 60 orang, teknik pengambilan sampel dengan Cluster Random Sampling, analisis varians dua jalur Two Way Anava (2x2), taraf signifikansi  = 0,05, menggunakan Uji-F, dan pengujian uji lanjut dengan uji Scheffe. Hasil penelitian diperoleh; kemampuan berbicara anak yang mengikuti pembelajaran lebih tinggi daripada anak yang mengikuti pembelajaran bermain peran peran mikro, kemampuan berbicara anak yang memiliki konsep diri positif lebih tinggi daripada kemampuan berbicara yang memiliki konsep diri negative, dan terdapat pengaruh interaksi antara belajar dengan metode bermain peran dan konsep diri secara terhadap kemampuan berbicara.Kata Kunci: metode bermain peran, konsep diri, kemampuan berbicara, anak usia dini
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Sahat Siagian; Paimin Tanjung
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 5, No 2 (2012): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v5i2.4972

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan strategi discovery lebih tinggi dari hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori, (2) apakah hasil belajar IPA siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang memiliki gaya belajar visual, (3) apakah ada interaksi anatar strategi pembelajaran dan gaya belajar dalam mempengaruhi hasil belajar IPA siswa. Populasi adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Dolok Panribuan berjumlah 213 orang. Tekhnik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling, dengan jumlah sampel 64 orang. Metode penelitian quasi eksperimen dengan design faktorial 2 x 2. Teknik analisi data menggunakan ANAVA dua jalur pada taraf signifikan a = 0,05. Hasil: (1) hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran discovery lebih tinggi dari hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori dengan Fhitung = 6,36 > Ftabel = 3,98, (2) hasil belajar IPA siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik dengan Fhitung = 8,64 > Ftabel = 3,98, (3) terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dengan gaya belajar terhadap hasil belajar IPA dengan Fhitung = 29,41 > Ftabel = 3,98. Uji Scheffe menunjukkan bahwa siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran discovery memperoleh hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori. Sedangkan siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik memperoleh hasil belajar IPA yang lebih tinggi jika dibelajarkan dengan strategi pembelajaran discovery dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori.   Kata Kunci: strategi pembelajaran, gaya belajar, hasil belajar
STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA Budi Kuspriyanto; Sahat Siagian
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 6, No 2 (2013): Oktober - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v6i2.4990

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan strategi Problem Based Learning lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran ekspositori, hasil belajar fisika siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi lebih tinggi daripada siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah, dan interaksi antara strategi pembelajaran dan kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian adalah metode kuasi eksperimen dengan sampel penelitian sebanyak 2 kelas yang ditentukan secara cluster random sampling terdiri dari kelas eksperimen yang diajarkan strategi problem based learning dan kelas kontrol yang diajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori. Hasil penelitian menunjukkan: hasil belajar fisika siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran problem based learning lebih tinggi dibandingkan hasil belajar fisika siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori, hasil belajar fisika siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi lebih tinggi dibandingkan hasil belajar fisika siswa yang memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah, dan tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar siswa.   Kata Kunci: strategi pembelajaran,kemampuan berpikir kreatif, dan hasil belajar fisika   Abstract: This research was aimed to: the study of physics students who taught the strategy of Problem Based Learning is higher than students taught with the expository teaching strategies, the study physics students which has a high ability to think creatively higher than students who have a low ability to think creatively, and interaction between learning strategies and creative thinking skills of student learning outcomes. Method is a method of quasi-experimental study with a sample of 2-class research that determined cluster random sampling experiment consists of classes taught problem based learning strategies and control classes are taught with the expository teaching strategies. The results showed: the study of physics student taught learning strategies by problem based learning higher than the study of physics students taught with the expository learning strategies, the study of physics student which has the ability to think creatively high higher than the study of physics students who have the ability to think creatively low, and there is no interaction between learning strategies and creative thinking skills to the study of physics student.   Keywords: instructional strategy and creative thinking ability to the study of physics
MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PANGKAS RAMBUT LANJUTAN BERBASIS KOMPUTER PROGRAM STUDI TATA RIAS RAMBUT Dian Maya Sari; Sahat Siagian
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 6, No 1 (2013): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v6i1.4979

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan Media video pemangkasan layak digunakan, mudah dipelajari dan dapat digunakan untuk belajar individu, (2) menemukan efektivitas pembelajaran media video pemangkasan rambut. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model Borg & Gall dikombinasikan dengan model pengembangan pembelajaran Dick & Carey. Hasil penelitian menunjukkan: (1) tes ahli pemangkasan rambut kualifikasi sangat baik (80,46 %), (2) uji ahli desain pembelajaran kualifikasi baik (79.58 %), (3) tes ahli video dan desain grafis sangat baik di kualifikasi baik (83,40 %), (4) uji individu kualifikasi sangat baik (87,86 %), pengujian kelompok kecil kualifikasi sangat baik (83,95 %), uji coba lapangan kualifikasi sangat baik (97,96 %). T-test = 3,285 pada taraf signifikansi α = 0,05 dengan 56 df diperoleh ttabel = 1,67, sehingga thitung > ttabel, penggunaan efektif media video dalam rambut pembelajaran lanjutan pemangkasan = 80,46 %. Hasil kelompok mahasiswa yang tidak menerapkan media pembelajaran adalah 71,72 %. Data ini membuktikan bahwa penggunaan pembelajaran video lebih efektif dalam meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mahasiswa dalam kursus lanjutan daripada tanpa menggunakan media video pembelajaran.   Kata Kunci: Media Pembelajaran, Berbasis Komputer, Pemangkasan Rambut Lanjutan   Abstract: This research was aimed to: (1) produce advanced learning hair trimming video media which decent to use, easy to learn by the students and can be used for individual learning, (2)  to discover the effectiveness of advanced learning trimming hair video media that can be  developed  on Trimming Hair Advanced Course. The type of this research is a development research which use the product development model of Borg & Gall combined with a learning development model of Dick & Carey. The results showed: (1) tests expert of Advanced Hair Trimming subject are in excellent qualifications (80.46%), (2) test of instructional design experts are on a good qualifying (79.58%), (3) tests video expert and graphic design are very good in qualifying (83.40%), (4) individual trials are in very good qualifications (87.86%), small group testing is excellent in qualifying (83.95%), field trials are in very good qualifications (97.96%). T-test = 3.285 at significance level α = 0.05 with 56 df obtained t-table = 1.67, so t-test> t-table, the effective use of video media in advanced learning hair trimming = 80.46%. The results of group of students who weren’t applied the learning media is 71.72%. This data prove that the use of advanced learning video media hair trimming is more effective in improving the competency and knowledge of students in the advanced course of the hair trimming than without using the learning video media.   Keywords: Learning Media, Computer-Based, Advanced Hair Trimming
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DAN GAYA BERPIKIR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Elfrida Lubis; Sahat Siagian; Mukhtar .
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 12, No 1 (2019): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v12i1.14499

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran kooperatif STAD dan siswa  yang diajar dengan strategi pembelajaran ekspositori, mengetahui perbedaan hasil belajar matematika  antara siswa dengan gaya berpikir sekuensial abstrak dan siswa dengan gaya berpikir sekuensial konkret, mengetahui apakah ada interaksi antara strategi pembelajaran dengan gaya berpikir dalam mempengaruhi hasil belajar matematika. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif STAD memiliki hasil belajar matematika yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran ekspositori. Siswa yang memiliki gaya berpikir sekuensial abstrak memiliki hasil belajar matematika yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki gaya berpikir sekuensial konkret dan terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dengan gaya berpikir terhadap hasil belajar matematika siswa.  Kata Kunci: strategi kooperatif STAD,  gaya berpikir, matematika. Abstract: This study aims to determine the differences in mathematics learning outcomes between students taught with the STAD cooperative learning strategy and students taught with expository learning strategies, find out the differences in mathematics learning outcomes between students with abstract sequential thinking styles and students with concrete sequential thinking styles, knowing is there an interaction between learning strategies with thinking styles in influencing mathematics learning outcomes. The results of hypothesis testing show that students who are taught using STAD cooperative learning strategies have higher mathematics learning outcomes compared to students who are taught using expository learning strategies. Students who have abstract sequential thinking styles have higher mathematics learning outcomes compared to students who have concrete sequential thinking styles and there is an interaction between learning strategies and thinking styles towards students' mathematics learning outcomes. Keywords: STAD cooperative strategy, thinking style, mathematics
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA TERPADU Ruth Maduma Silitonga; Sahat Siagian
Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) Vol 8, No 1 (2015): April - Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jtp.v8i1.3309

Abstract

"> Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran dankebiasaan belajar terhadap hasil belajar IPA terpadu. Metode yang digunakan adalah metodequasi-eksperimental method yang dilaksanakan di SMP Swasta T.D. Pardede Foundation Kab.Deli Serdang, dengan populasi seluruh siswa kelas VII, pada semester I (satu), dengan sampeladalah siswa pada kelas VII-A, dan siswa pada kelas VII-D yang diambil secara cluster randomsampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan strategi pembelajaraninvestigasi kelompok memiliki hasil belajar yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan siswa yangdiajar dengan strategi pembelajaran ekspositori, Fh = 179.13 > Ft = 4,02 pada α = 0.05. Siswadengan kebiasaan belajar yang baik memiliki hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengansiswa yang memiliki kebiasaan belajar yang kurang baik (Fh = 4.68 > Ft = 4.02), ada interaksiantara strategi pembelajaran dan kebiasaan belajar siswa terhadap hasil belajar biologi (Fh =11.05 > Ft (4.02), α = 0.05). Uji lanjut dengan Uji scheffe menunjukkan bahwa siswa yang diajardengan strategi pembelajaran investigasi kelompok dengan kebiasaan belajar yang baik hasilbelajarnya lebih tinggi jika dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan strategi pembelajaranekspositori dengan kebiasaan belajar yang kurang baik.Kata Kunci: strategi pembelajaran, kebiasaan belajar, ilmu pengetahuan alam terpadu
Co-Authors . Hudaibiyah Abdul Hamid Abdul Hamid K Abdul Hamid K Abdul Hasan Saragih Abdul Hasan Saragih Abdul Hasan Saragih Abdul Muin Sibuea Agus Junaidi Ali Fikri Hasibuan Amlan . Andromeda Valentino Andromeda Valentino Anggraini, Mela Anwar Saleh Baharuddin Baharuddin Bakil, M Sulthan Barus, Zulkarnain Barus, Zulkarnain Biner Ambarita Binsar Panjaitan Binsar Panjaitan, Binsar Budi Kuspriyanto Darmawaty Tarigan Darmawaty Tarigan, Darmawaty Deslina Simamora Dhea Putri Pratiwi Br Ginting Dian Maya Sari DINA AMPERA Efendi Napitupulu Efriyani W. Tarigan Eko Wahyu Nugrahadi Elfrida Lubis Eli Tohonan Tua Pane Faisal, Eko Farida Nurmalasari Harun Sitompul Hasibuan, Nurkholijah Rohma Hendra . Hendra . Horas Karlos Pasaribu Ima Pinensi Tarigan Indra Yasinta O. Marpaung Irda Hayati Jamiter Silalahi Jefri Kurniawan Korua Juniati . Keristiana Sinaga, Enny Khairil Anwar Lingin lingin Marpaung, Indra Yasinta O. Mey Alsih Sihombing Monika Meriana Simamora Muhammad Amin Muhammad Ridwan Muhammad Ridwan Mukhtar . Murni, Deli Mustaqim, Bima Nababan, Benyamin Naeklan Simbolon Opetu, Demitila Okola Paimin Tanjung R Mursid R Mursid R Mursid R Mursid R. Mursid R. Mursid R. Mursid R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rajagukguk, Holmes Rangga Restu Prayogo, Rangga Restu Riduan Saleh Lubis Robinson Hutagaol Rudi Hardjon Ruth Maduma Silitonga S. Sugiharto Sahat Maringan Samosir Samosir, Lasmaria Samsidar Tanjung Sehana, Franciscus Sembiring, Tamaulina Br. Sianturi, Roy Simamora, Deslina Sormin, Dimpos Yustinus Sriadhi Sriadhi, Sriadhi Sukarman Purba Susilo . Tangson R Pangaribuan Tarigan, Ima Pinensi Tri Andri Hutapea Try Ade Jumita Wulandari Try Junita Wulandari Usamah, M. Dai Wahyu Tri Atmojo Wau, Yasaratodo Winner Macson Pandiangan Wulandari, Try Ade Jumita Wulandari, Try Junita Yahaya, Wan Ahmad Jaafar Wan Yasaratodo Wau Yulia, Erma