Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS​ DARI POP- UP MEDIA BUKU DI SEKOLAH DASAR SEKOLAH SAINS PEMBELAJARAN : SUATU SISTEMATIS LITERATUR TINJAUAN Nur Wisuda Wati; Suryanti; M. Bambang Edi Siswanto
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/phpz8d36

Abstract

Abstract This systematic literature review examines the effectiveness of pop-up book media in enhancing elementary school science learning outcomes. The study analyzes 24 research articles published between 2022-2025, focusing on three main dimensions: the effectiveness of pop-up books in improving science learning outcomes, the application of constructivist learning theory in visual media development, and the impact of various media on teaching metamorphosis concepts. The analysis reveals that both conventional and digital/augmented reality (AR) pop-up books demonstrate significant effectiveness in improving students' learning outcomes, motivation, and conceptual understanding. Key findings indicate that pop-up books facilitate the visualization of abstract concepts, increase student engagement, and receive high validation from experts, with effectiveness rates ranging from 80-95%. The integration of pop-up books with active learning models and problem-based learning (PBL) approaches shows particularly strong results, with N-gain scores between 0.53-0.71. However, limitations include narrow subject/material scope and small sample sizes across most studies. The review concludes that pop-up book media, when grounded in constructivist principles, serves as an effective pedagogical tool for elementary science education, though further research with larger populations and cross-curricular applications is recommended. Keyword: Pop-up Book, Science Learning, Visual Media Constructivism, Learning Outcomes Abstrak Tinjauan literatur sistematis ini meneliti efektivitas media buku pop-up dalam meningkatkan hasil belajar sains di sekolah dasar. Studi ini menganalisis 24 artikel penelitian yang diterbitkan antara tahun 2022-2025, dengan fokus pada tiga dimensi utama: efektivitas buku pop-up dalam meningkatkan hasil belajar sains, penerapan teori pembelajaran konstruktivis dalam pengembangan media visual, dan dampak berbagai media pada pengajaran konsep metamorfosis. Analisis menunjukkan bahwa buku pop-up konvensional dan digital/augmented reality (AR) menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan pemahaman konseptual siswa. Temuan utama menunjukkan bahwa buku pop-up memfasilitasi visualisasi konsep abstrak, meningkatkan keterlibatan siswa, dan mendapat validasi tinggi dari para ahli, dengan tingkat efektivitas berkisar antara 80-95%. Integrasi buku pop-up dengan model pembelajaran aktif dan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (PBL) menunjukkan hasil yang sangat kuat, dengan skor N-gain antara 0,53-0,71. Namun, keterbatasan meliputi cakupan subjek/materi yang sempit dan ukuran sampel yang kecil di sebagian besar studi. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa media buku pop-up, jika didasarkan pada prinsip-prinsip konstruktivis, berfungsi sebagai alat pedagogis yang efektif untuk pendidikan sains di sekolah dasar, meskipun penelitian lebih lanjut dengan populasi yang lebih besar dan aplikasi lintas kurikulum direkomendasikan. Kata Kunci: Buku Pop-up, Pembelajaran Sains, Media Visual Konstruktivisme, Hasil Belajar
The use of web-based digital media to develop oral literacy skills of elementary school students: systematic literature review Ika Kurnia Setya Anggara; Wahyu Sukartiningsih; M. Bambang Edi Siswanto
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 14 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v14i1.43724

Abstract

Oral literacy skills are fundamental competencies that elementary school students must master as a foundation for communication and lifelong learning. The development of digital technology opens new opportunities in language learning by integrating web-based media, increasing students' engagement, and improving the effectiveness of their speaking skill development. This study aims to systematically analyse the effectiveness of web-based digital media, particularly Google Sites and digital storytelling applications, in developing elementary school students' oral literacy skills. The systematic literature review method was used by analyzing 24 scientific articles published between 2020 and 2025 from trusted academic databases. Inclusion criteria include research that addresses web-based digital media, oral or spoken literacy skills, and learning contexts in primary schools. Data analysis was carried out thematically by identifying the patterns, advantages, limitations, and recommendations of each study. The results showed that digital storytelling media and web-based platforms were effective in improving students' speaking skills, with an average score increase of 15-35%, while integrating the Think Talk Write learning model with digital media was highly effective in developing social communication and collaboration. The discussion revealed that the successful implementation of digital media depends on proper instructional design, adequate technology support, and comprehensive teacher training. The conclusion of this study recommends the development of a web-based interactive digital platform that integrates constructivist pedagogical approaches to optimize oral literacy learning in primary schools.
Efektivitas Penggunaan Media Buku Cerita Bergambar Interaktif terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman dan Kemampuan Mengkomunikasikan Bacaan Siswa Kelas IV SD Negeri 016 Sepaku Indriyani Khoirum Nisa; Handratno Handratno; M. Bambang Edi Siswanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media buku cerita bergambar interaktif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan mengomunikasikan bacaan siswa sekolah dasar. Permasalahan awal menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan memahami ide pokok, informasi rinci, dan alur cerita, serta belum mampu menyampaikan kembali isi bacaan secara runtut dan ekspresif. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest tanpa kelompok kontrol, melibatkan 25 siswa kelas IV SD Negeri 016 Sepaku. Instrumen penelitian terdiri atas tes membaca pemahaman dan rubrik penilaian kemampuan mengomunikasikan bacaan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan pada kedua kemampuan setelah penggunaan media interaktif. Nilai rata-rata membaca pemahaman meningkat dari 58,40 menjadi 82,60, sedangkan kemampuan mengomunikasikan bacaan meningkat dari 55,20 menjadi 80,40. Uji t berpasangan memperkuat hasil tersebut dengan nilai t-hitung 12,87 untuk membaca pemahaman dan 13,54 untuk kemampuan mengomunikasikan bacaan, serta nilai p < 0,05 pada kedua variabel. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan buku cerita bergambar interaktif berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa. Secara keseluruhan, media buku cerita bergambar interaktif terbukti efektif sebagai sarana pembelajaran yang mampu memperkuat pemahaman teks sekaligus meningkatkan kemampuan verbal siswa dalam menyampaikan kembali isi bacaan. Media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran literasi di sekolah dasar.
Optimizing the School Literacy Movement Program thru the Use of Smart Box Media to Improve Elementary School Students' Literacy Skills Dianita Ayu Permata; M. Bambang Edi Siswanto
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 4 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i4.1037

Abstract

This study aims to optimize the implementation of the School Literacy Movement (GLS) through the use of a Smart Box Pancasila to improve the literacy skills of Grade I students at SDN Karangmojo 2. The research was conducted based on the low level of early literacy skills and the limited availability of attractive learning media that align with the developmental characteristics of young learners. This study employed a two-cycle Classroom Action Research (CAR) design with 16 students as research subjects. Data were collected through literacy tests, observation sheets, and documentation during learning activities. The findings indicate that the Smart Box which consists of colorful interactive panels, illustrated cards, Pancasila value pockets, and question panels significantly enhances students’ engagement, interest, and reading abilities. Improvements were evident in students’ ability to recognize letters, read simple words, understand pictures, and read short sentences. Initially, only a small number of students were able to read two-syllable words and interpret visual information; however, by the end of Cycle II, 100% of students could consistently recognize letters, 93.7% were able to read simple words, and 87.5% were able to read short sentences and explain the meaning of the text independently. The study concludes that the Smart Box is an effective literacy medium, as it provides concrete, multisensory, and interactive learning experiences suited to the cognitive development of lower-grade elementary students. This medium is recommended as an alternative GLS support tool to strengthen early literacy learning in primary schools.
Pelatihan Penelusuran Bakat dan Minat dengan Pendekatan Multiple Intelegences di MA Midanut Ta’lim Jogoroto Jombang Oktaffi Arinna Manasikana; Andhika Mayasari; M. Bambang Edi Siswanto; Ita Rahmania Kusumawati; Andri Wahyu Wijayadi; Noer Af’idah; Dewi Kusumaningsih
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1: Maret 2022
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rcj.v5i1.172

Abstract

Interests and talents have a very big influence in achieving educational, job, position, or career achievements. Multiple Intelligences or multiple intelligences are various skills and talents that students have to solve various problems in learning and life. MA Midanutta'lim students Jogoroto Jombang do not yet know the urgency of talent and interest in achieving academic and career achievements, nor do they recognize their own talents and interests. The service that is carried out for the students of MA Midanutta'lim Jogoroto Jombang is training to track students' talents and interests. The purpose of this interest and talent training using the Multiple Intelligences method is to find out the interests and talents and intelligence of MA Midanut Ta'lim Jogoroto Jombang students. Based on the results of the dedication that has been carried out, it can be concluded as follows: 1) The talent and interest search training activities through the Multiple Intelligences approach are running smoothly. 2) The highest intelligence is linguistic 69.23% and the least naturalist intelligence is 9.23%. From the results of the questionnaire on student responses to this training, most of them 98% agreed. This shows that the training received a good response.Keywords: interest; talent; multiple intelegences AbstrakMinat dan bakat sangat besar pengaruhnya dalam mencapai prestasi pendidikan, pekerjaan, jabatan, atau karir. Multiple Intelligences atau kecerdasan majemuk merupakan berbagai keterampilan dan bakat yang dimiliki siswa untuk menyelesaikan berbagai persoalan dalam pembelajaran dan kehidupan. Siswa MA Midanutta’lim Jogoroto Jombang belum mengetahui urgensi bakat dan minat dalam mencapai prestasi akademik dan karir, juga belum mengenali bakat dan minat yang ada pada diri mereka sendiri. Pengabdian yang dilakukan pada siswa MA Midanutta’lim Jogoroto Jombang adalah pelatihan penelusuran bakat dan minat pada siswa. Tujuan pelatihan minat dan bakat dengan metode Multiple Intelegences ini adalah untuk mengetahui minat dan bakat serta kecerdasan pada siswa MA Midanut Ta’lim Jogoroto Jombang. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Kegiatan pelatihan penelusuran bakat dan minat melalui pendekatan Multiple Intellegences berjalan lancar. 2) Kecerdasan terbanyak adalah pada linguistik 69,23% dan paling sedikit kecerdasan naturalis 9,23%. Dari hasil angket respon siswa terhadap pelatihan ini terbanyak 98% setuju. Hal ini menunjukkan pelatihan mendapat respon baik.Kata kunci: bakat; minat; multiple intelegences