Claim Missing Document
Check
Articles

The Scopus Radar Readiness Model for Mitigating Algorithmic Discontinuation Risks Eko Pramudya Laksana; Ikhwan Arief; Mochammad Tanzil Multazam; Busro Busro; Arif Zainudin; Akhmad Anwar Dani; Andista Candra Yusro; Dedi Rahman Nur; Utama Alan Deta; Much Fuad Saifuddin; Mohammad Fauziddin; Muhamad Ratodi; Asep Erlan Maulana; Muh. Firyal Akbar; Lucky Zamzami; Aldy Rialdy Atmadja; Eko Pramudya Laksana; Ikhwan Arief; Mochammad Tanzil Multazam; Busro Busro; Arif Zainudin; Akhmad Anwar Dani; Andista Candra Yusro; Dedi Rahman Nur; Utama Alan Deta; Much Fuad Saifuddin; Mohammad Fauziddin; Muhamad Ratodi; Asep Erlan Maulana; Muh. Firyal Akbar; Lucky Zamzami; Aldy Rialdy Atmadja
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i3.2026.3

Abstract

The integrity of the global academic record is under unprecedented threat due to the industrialization of scientific misconduct, driven by paper mills, citation cartels, and identity theft, prompting major bibliographic databases to replace manual curation with algorithmic systems. This study examines the operational mechanics of the Scopus Radar tool, an unsupervised anomaly detection system designed to identify and eliminate articles exhibiting anomalous behavior. We reconstruct the bibliometric indicators that lead to discontinuation by triangulating data from the November 2025 Scopus Discontinued Titles list, public Elsevier policy papers, and independent bibliometric research. Our study of 62 cancelled journals shows that Publication Concerns (59.7%) and Outlier conduct (14.5%) are the top grounds for removal. There are definite tendencies when it comes to hyper-concentrated authorship, quick volume velocity spikes, and citation stacking that does not make sense. We also see a "contagion effect," where certain publications have far greater rates of quitting than others. Based on these findings, we propose the Scopus Radar Readiness Model (SRRM). The model is based on the Core Practices of the Committee on Publication Ethics (COPE) and has four stages of growth. This roadmap gives editorial boards the tools they need to go from reactive compliance to proactive integrity assurance. They can do this by using internal bibliometric audits to find and fix problems before they lead to external algorithmic enforcement. The results show that journals need to use Level 4 Optimized integrity practices to stay alive in a time when automated gatekeeping is common.
Pelatihan dan Simulasi IELTS bagi Mahasiswa dan Dosen di Lingkungan Fakultas Pendidikan dan Keguruan Program Studi Bahasa Inggris Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Rinda Fitriana; Dedi Rahman Nur; Arbain Arbain
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 1 No. 2 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v1i2.241

Abstract

IELTS (International English Language Testing System) merupakan tes kecakapan Bahasa Inggris terstandar yang menjadi prasyarat untuk melanjutkan studi atau berkerja di luar negeri. Penting bagi Mahasiswa dan Dosen FKIP Bahasa Inggris di Universitas Widya Gama Mahakam untuk mengetahui tes IELTS ini, mempertimbangkan kebutuhan mereka untuk melanjutkan studi dan atau berkerja di luar negeri. Hasil tes IELTS ini dapat diterima di hampir seluruh Negara. Namun, karena tingkat kesulitan tes ini cukup tinggi begitu pula dengan biaya mengikuti tes ini, maka diperlukan persiapan yang matang sebelum mengambil tes IELTS. Oleh karena itu, pelatihan ini dilaksanakan untuk merespon kebutuhan siswa dan dosen dalam perkenalan dan persiapan untuk mengambil tes IELTS.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara menyelengarakan pelatihan dan simulasi yang terbagi dalam dua hari. Hari pertama, tanggal 13 Mei 2017, diperuntukkan bagi mahasiswa FKIP Pendidikan bahasa Inggris, dari jam 9.00 – 14.00. Sementara itu, pelatihan dan simulasi IELTS untuk Dosen FKIP Pendidikan Bahasa Inggris dilaksanakan tanggal 10 Juli 2017, dari jam 8.00 – 16.30. Kedua acara ini dilaksanakan di Ruang Laboratorium Bahasa Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Jl Wahid Hasyim. Mahasiswa yang terdaftar saat proses registrasi adalah 38 orang, namun yang hadir adalah 28 orang. Sementar itu, untuk peserta Dosen, yang diundang adalah 15 orang, dan yang hadir adalah 5 orang.Kegiatan ini berakhir di tanggal 10 Juli 2017. Adapun outcomes berdasarkan hasil simulasi IELTS, rata-rata mahasiswa memperoleh Band 4, sementara para Dosen memperoleh rata-rata Band 5,yang berarti kemampuan kecakapan berbahasa Inggris mahasiswa dan dosen masih memadai namun belum cukup untuk bertahan dalam mengikuti perkuliahan di luar negeri. Dari hasil tes essay, terlihat bahwa Dosen dan Mahasiswa masih memiliki kesulitan dalam membuat Essay akademik dalam waktu terbatas (60 menit). Sehingga, pelatihan khusus untuk memperbaiki keahlian menulis akademis diperlukan tindak lanjut.
Workshop dan Simulasi Tes TOEFL pada Peserta Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Lembaga Administrasi Negara Tahun 2019 Dedi Rahman Nur; Yosieka Maharani
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 4 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v4i1.812

Abstract

Tes TOEFL merupakan tes kemampuan Bahasa Inggris yang masih diperhitungkan dalam dunia kerja pada saat ini. Oleh karena itu, hampir semua instansi pemerintah mewajibkan kepada pegawai maupun calon pegawai untuk memiliki score TOEFL. Maka dari itu, kami dari tim pengabdian mencoba mengambil kesempatan tersebut untuk bisa mengadakan pelatihan atau sejenis workshop kepada seluruh peserta Pelatihan Kepemimpinan di Lembaga Administrasi Negara dengan jumlah peserta 60 orang. Di lembaga tersebut Tes TOEFL dijadikan sebagai salah satu persyaratan untuk lulus dalam pelatihan, maka dari itu pelatihan ini dibutuhkan untuk membekali seluruh peserta sebelum mereka mengikuti tes yang sebenarnya. Pengabdian ini dilaksanakan di aula serbaguna Lembaga Administrasi Negara (LAN).  Masalah yang dihadapi oleh peserta adalah peserta merupakan aparatur negara yg sudah tidak lama bergelut dengan dunia akademis sehingga sulit untuk memahami konteks bacaan terlebih dalam bahasa Inggris. Maka dari itu, pemateri berusaha memberikan tips dan trik mengerjakan tes TOEFL seefisien mungkin.
Webinar on Enhancing Technological Literacy in Education: Adapting to Rapid Technological Advancements Dedi Rahman Nur; Abdul Rohman; Godefridus Bali Geroda; Widi Syahtia Pane; MG. Adella kornelia Yulianti. H; Annisa Rohmah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 01 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i01.3305

Abstract

In the era of rapid technological advancements, education has undergone significant transformation, necessitating changes in teaching methods and skills. The International Community Service Webinar “Enhancing Technological Literacy in Education: Adapting to Rapid Technological Advancements” was organized by the Research and Community Service Institution of Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda in collaboration with the English Education Department of Universitas Siliwangi. This event, held as a webinar via Zoom Meeting, addressed challenges in integrating digital tools into education. It was supported by Indonesian Education Share-to-Care Volunteers (IES2CV) and featured speakers from V.I. Vernadsky Crimean Federal University (Russia), Bangkokthonburi University (Thailand), Grand-Plus College of Education (Nigeria), Emilio Aguinaldo College (Philippines), and the University of Malakand (Pakistan). The program provided targeted training to equip educators and students with essential skills in utilizing digital platforms, promoting collaborative research, and comprehending digital ethics and data privacy. The primary objectives included enhancing technological proficiency, increasing access to educational resources, and fostering a culture of innovation in learning environments. A total of 756 participants enrolled in the program, comprising 364 from Indonesia and 392 from various countries, including Pakistan, China, Nigeria, India, Eswatini, Thailand, the Philippines, and Iraq. The diverse participation underscores the global importance of technological literacy in education. By bridging the gap between technological advancements and educational practices, this initiative fostered the development of a more proficient and adaptable cohort of learners, ultimately enhancing the quality of education and research in the digital era
Implementasi Diamond Open Access sebagai Solusi Inklusif dalam Diseminasi Publikasi Ilmiah di Indonesia Arbain; Dedi Rahman Nur; Sukaena; Farhan Alfarizsy; Ibtisam Fairusy Alsendia
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3618

Abstract

Jurnal sebagai wadah publikasi merupakan salah satu sarana bagi peneliti dan dosen untuk menyebarluaskan karyanya. Namun demikian, seringkali dosen harus mengeluarkan biaya yang besar untuk mempublikasikan naskahnya untuk terbit pada jurnal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyampaikan implementasi Diamond Open Access yang digagas oleh UNESCO di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literature serta basis data pemerintah seperti Arjuna dan SINTA. Penyampaian pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Cape Town, Afrika Selatan pada 8-15 Desember kepada berbagai organisasi terkait jurnal seperti Redalyc, science Europe. Hasil dari kegiatan ini berupa informasi pentingnya Diamond Open Access jurnal di Indonesia untuk penyebarluasan ilmu pengetahuan serta pembiayaan yang tidak memberatkan penulis. Pengabdian ini juga merekomendasikan pentingnya penerbit untuk menjaga kualitas jurnal yang dikelolanya serta berupaya untuk melakukan pembiayaan secara mandiri. Selain itu, pemerintah selaku pemangku kebijakan dapat menghibau dan menertibkan penerbit agar memberikan biaya yang wajar.
Multimedia and Interactive Tools Foster Engagement in English as a Foreign Language Critical Reading Rahman Nur, Dedi; Rohman, Abdul; Geroda, Godefridus Bali; Pane, Widi Syahtia; Rachman, Dzul; Pasaribu, Indah Farma; Auliasari, Yasmin; Hiping, Maria Goretti Adella Kornelia Yulianti; Rohmah, Annisa
Academia Open Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.10.2025.11118

Abstract

General Background: In English as a Foreign Language (EFL) education, critical reading is a core competency for developing higher-order thinking, yet many classrooms, particularly in East Kalimantan, still rely on outdated, passive methods. Specific Background: While multimedia and interactive tools offer potential for enhancing engagement, their integration into EFL critical reading remains inconsistent and often misaligned with learning goals. Knowledge Gap: Limited empirical studies apply the Triple E Framework—Engage, Enhance, Extend—in under-resourced, culturally diverse, and large EFL classrooms to specifically foster critical reading skills. Aims: This study investigates how multimedia and interactive tools, guided by the Triple E Framework, influence engagement, comprehension, and motivation in EFL critical reading. Results: Using a mixed-methods approach with 32 students, findings show that over half of the observed lecturers achieved an “exceptional connection” between learning goals and technology use, leading to improved focus, comprehension, and extended learning beyond class. Novelty: This research offers empirical validation of the Triple E Framework in large, diverse EFL contexts, linking teacher digital literacy to effective critical reading instruction. Implications: Results highlight the need for targeted professional development to equip educators with the skills to integrate technology purposefully, ultimately enhancing students’ readiness for academic and global communication. Highlights: Empirical validation of Triple E Framework in large, diverse EFL classrooms. Teacher digital literacy as a key factor for effective technology integration. Multimedia tools boost engagement, comprehension, and learning extension. Keywords: Triple E Framework, EFL, Critical Reading, Multimedia Tools, Student Engagement
Co-Authors Abdul Rohman Abdul Rohman Akhmad Anwar Dani Akhmad Anwar Dani Al Hasan, Layya Aisah Aldy Rialdy Atmadja Aldy Rialdy Atmadja Alfarizsy, Farhan Alsendia, Ibtisam Fairusy Annisa Rohmah Anshori , Sakut Arbain arbain arbain Arbain Arbain, Arbain Arif Zainudin Arifin, Nurdin Ariyanti Asep Erlan Maulana Asep Erlan Maulana Astry Fajria, Astry Aswad , Muhammad Auliasari, Yasmin Bali Geroda , Godefridus Busro, B. Dila, Hildatiana Doh Dzul Rachman, Dzul Edom, Arnita Eko Pramudya Laksana Eko Pramudya Laksana Erza Praditha Farhan Alfarizsy Farma Pasaribu, Indah Geroda, Godefridus Bali Godefridus Bali Geroda Heriyadi, Akhmad Hiping, Maria Goretti Adella Kornelia Yulianti Ibtisam Fairusy Alsendia Ikhwan Arief Ismail, Nurhijrah Jamilah Jamilah Jawan, Maria Prasedis Kidi Jayanti, Indriani Jessy Gracella Kornelia Yulianti Hiping , Maria Goretti Adella Kristina Rustanto Lestari, Febby Anggi Lucky Zamzami Mahadani , Gilang Maharani, Yosieka Maharani Meiramova , Saltanat A. MG. Adella kornelia Yulianti. H MG. Adella kornelia Yulianti. H Mochammad Tanzil Multazam Mochammad Tanzil Multazam Mohammad Fauziddin Much. Fuad Saifuddin Muh. Firyal Akbar Muh. Firyal Akbar Muhamad Ratodi Muhamad Ratodi Muhammand Fajri Hidayatullah Nina Widyaningsih Nur Hidayati, Ratri Nurhijrah Ismail Nurkhasanah, Nadia Pane, Widi Syahtia Pasaribu, Indah Farma Pratomo Widodo Rachman , Dzul Rani Herning Puspita Rinda Fitriana Rinda Mitriana Rismayanti Rohmah , Annisa Rohmah, Annisa Sastradwija Putra Perkasa Shorea Helminasari Siti Aminah Sue, Veronika Anjeli Apriani Sukaena Sukaena Sukaena, Sukaena Sunarti Syahtia Pane, Widi Syamdianita Syamdianita, Syamdianita Utama Alan Deta Viona, Elisabeth Widi Syahtia Pane Yosieka Maharani Yosieka Maharani Maharani Yosyie Azharia Winimurti Yunita, Anastasia Yusro, Andista Candra Zulkarnain, Elva Nadia