p-Index From 2021 - 2026
8.124
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Kesehatan Komunitas JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Aulad : Journal on Early Childhood Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Journal of Community Empowerment for Health JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Journal of Community Mental Health and Public Policy Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Indonesian Community Journal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns JOURNAL OF Mental Health Concerns Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Integrated Nutrition Journal Preventia : The Indonesian Journal of Public Health KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi jendela informasi kesehatan terkini sebagai media promosi kesehatan di puskesmas Agustini, Rina Tri; Permana, Lies; Helwena, Helwena
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i1.13109

Abstract

Salah satu strategi dalam upaya promosi kesehatan di puskesmas adalah optimalisasi media promosi kesehatan. Salah satunya dengan media JIMAT (Jendela Informasi Kesehatan Terkini) di Puskesmas Bontang Utara 2. Media informasi JIMAT mengalami hambatan dalam pembaharuannya, sehingga perlu dilakukan optimalisasi JIMAT sebagai media promosi kesehatan di puskesmas. Program dilakukan pada Bulan Maret 2021. Perencanaan dan pelaksanaan pembaharuan JIMAT dilakukan bersama pihak Promosi Kesehatan Puskesmas. Sementara evaluasi pembaharuan JIMAT dilakukan bersama petugas dan pengunjung puskesmas. JIMAT terletak di ruang tunggu dan terdiri dari enam majalah dinding (mading). JIMAT diisi dengan variasi topik informasi kesehatan yaitu kesehatan lingkungan, gizi, penyakit infeksi, penyakit tidak menular (PTM), kesehatan ibu dan anak, dan COVID-19. Evaluasi dilakukan mulai dari input, proses, dan output. Evaluasi input dilakukan dengan melihat jumlah SDM pelaksana, sarana dan prasarana mading, serta dana yang dibutuhkan untuk membuat mading. Evaluasi proses dilakukan dengan melihat lokasi mading, dan proses pembuatan mading. Evaluasi output dilihat oleh penilaian terkait dengan media dan jumlah pengunjung yang membaca mading. Evaluasi output dilakukan dengan menggunakan lima stiker penilaian yang dipasang pada bagian bawah mading. Oleh karena itu, perlu adanya penanggungjawab JIMAT di puskesmas.
Pemanfaatan Media Sosial pada Kader Posyandu dalam Strategi KIE Kesehatan dalam Upaya Peningkatan Cakupan Imunisasi Bayi/Balita Aulia, Sherly; Anggraini, Devica Novia; Wibowo, Ari; Permana, Lies
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2023): September 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v6i3.1458

Abstract

Imunisasi merupakan upaya memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat zat anti tubuh untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Kota Samarinda merupakan daerah dengan beberapa wilayahnya masih memiliki cakupan ekspansi yang cukup rendah. Salah satunya yaitu Kelurahan Selili. Kurangnya komunikasi, informasi, edukasi (KIE) terhadap isu kesehatan, menyebabkan ibu bayi/balita terkadang tidak menyadari kedalamannya karena pada dasarnya ekspansi harus dilakukan tepat waktu sesuai usia anak. Dari wawancara dengan ibu bayi/balita di wilayah tersebut, diketahui bahwa masyarakat aktif menggunakan media sosial, salah satunya adalah aplikasi Facebook .Oleh karena itu, tujuan dilaksanakan program ini adalah melatih penggunaan media sosial (Facebook) dan Google Calendar kepada kader Posyandu untuk meningkatkan kemampuan dalam strategi KIE kesehatan utamanya pada pengingat jadwal penarik bayi/balita di wilayah kerja Posyandunya. Metode dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat diawali dari pengenalan masyarakat, pengenalan masalah, penyadaran masalah, perencanaan program, implementasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan, adanya pemberdayaan masyarakat pada kader posyandu Kasih Ibu dalam proses pemanfaatan media sosial sebagai media edukasi kesehatan, serta terbentuknya divisi media. Kader posyandu perlu melakukan upaya peningkatan kemampuan mengelola akun media sosial facebookdan Google Calender guna menumbuhkan partisipasi orang tua yang memiliki bayi/balita untuk rutin ke posyandu dan di Imunisasi.
AKG (Aksi Kenal Gizi): Upaya Edukasi Gizi Seimbang melalui Pendekatan Isi Piringku pada Siswa SDN 002 Tenggarong Seberang Evan, Kharisma Khaerunissa; Wahidah, Puja Nur; Faradiana, Dwi Nur; Maysarah, Siti; Prabawansyah, Nirgandhi Naib; Permana, Lies
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2456

Abstract

Anak usia sekolah, khususnya yang berada dalam rentang usia 8 hingga 12 tahun, termasuk kelompok rentan terhadap permasalahan gizi akibat fase transisi menuju remaja, di mana pola makan sering kali belum teratur dan tidak sesuai kebutuhan. Edukasi kesehatan sejak dini merupakan langkah strategis untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat. Melalui program pengabdian masyarakat ini, telah dilakukan penyuluhan interaktif kepada 36 siswa kelas V dan VI SDN 002 Tenggarong Seberang, Desa Loa Raya, pada 18 Juli 2025, dengan fokus pada pemahaman Gizi Seimbang dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Kegiatan diawali dengan pre-test, dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui presentasi dan diskusi, serta diakhiri dengan post-test sebagai bentuk evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 83 menjadi 97 atau peningkatan pemahaman sebesar 18,29%. Materi meliputi konsep Isi Piringku sebagai panduan gizi seimbang serta pentingnya TTD dalam pencegahan anemia. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga berpotensi mendorong mereka menjadi agen penyebar informasi gizi di lingkungan sekitarnya.
THE ASSOCIATION BETWEEN SCREEN TIME AND PSYCHOLOGICAL DISTRESS AMONG INDONESIAN FEMALE ADOLESCENTS: A CROSS-SECTIONAL STUDY Feriyanti, Alma; Agustini , Rina Tri; Permana , Lies; Rohmah, Nur; Nurrachmawati , Annisa; Rahayu, Agustin Putri; Fikri, Mohammad
Journal of Community Mental Health and Public Policy Vol. 7 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Terapan untuk Kesehatan Jiwa (Lenterakaji)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51602/cmhp.v7i2.238

Abstract

Background: Excessive smartphone use has a negative impact on health, especially in the adolescent age group. Adolescent females who screen time for two hours or more a day after school have the potential to experience psychological distress. Purpose: To analyze the relationship between screen time behavior and psychological distress in high school adolescent females. Methods: This quantitative study using a cross-sectional design. The research locations were carried out in three schools, namely SMA (Senior High School) 9 Balikpapan, SMA 2 Samboja and SMA 3 Penajam Paser Utara. The population was 1,112 adolescent females and the sample was 272 adolescent females. The sampling technique used was proportional random sampling. The analysis test used the chi-square test. Variable measurements of screen time and psychological distress are used in the Questionnaire for Screen Time of Adolescents and the Kessler Psychological Distress Scale. Results: The p-value < 0.05 means that there is a relationship between screen time and psychological distress in high school adolescent females. Conclusion: Excessive screen time has an impact on the psychological distress of high school females. There is a need to increase mental health literacy and support for parents and schools in restricting the use of smartphones at home and at school. Abstrak Latar Belakang: Penggunaan smartphone yang berlebihan berdampak negatif pada kesehatan terkhususnya pada kelompok usia remaja. Remaja putri yang melakukan screen time selama dua jam atau lebih perhari setelah pulang sekolah berpotensi mengalami tekanan psikologis. Tujuan: Menganalisis hubungan antara perilaku screen time dan tekanan psikologis pada remaja putri sekolah menengah atas. Metode: Merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional. Lokasi penelitian dilaksanakan pada tiga sekolah yaitu SMA 9 Balikpapan, SMA 2 Samboja dan SMA 3 Penajam Paser Utara. Populasi pada penelitian ini sebesar 1.112 remaja putri dan sampel penelitian yaitu sebanyak 272 remaja putri. Teknik sampling yang digunakan yaitu proportional random sampling. Uji analisis menggunakan uji chi-square. Pengukuran variabel screen time dan tekanan psikologis menggunakan Questionnaire for Screen Time of Adolescents dan Kessler Psychological Distress Scale. Hasil: Nilai p-value < 0,05 yang artinya ada hubungan antara screen time dengan tekanan psikologis pada remaja putri sekolah menengah atas. Kesimpulan: Screen time berlebihan memiliki dampak pada tekanan psikologis pada remaja putri sekolah menengah atas. Perlu adanya peningkatan literasi kesehatan mental serta dukungan orang tua dan sekolah dalam memberikan pembatasan penggunaan smartphone di rumah maupun di sekolah.
Efektivitas Metode Experiential Learning dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Efikasi Diri Kesehatan Mental pada Siswa SMA di Kota Balikpapan Feriyanti, Alma; Permana, Lies; Agustini, Rina Tri; Nurrachmawati, Annisa; Rohmah, Nur; Rahayu, Agustin Putri; Fikri, Mohammad
Perilaku dan Promosi Kesehatan : Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 7, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background. Mental health disorders have become a significant global concern, with the Global Health Data Exchange reporting approximately 970 million individuals worldwide—equivalent to one in eight people—suffering from mental health issues, primarily depression and anxiety. Adolescents are particularly vulnerable due to academic and non-academic pressures. Experiential learning, an active educational approach, may serve as an effective method to enhance adolescent knowledge and self-efficacy regarding mental health. Objective. To analyze the effectiveness of the experiential learning method in improving adolescents’ knowledge and self-efficacy related to mental health. Method. This study employed a pre-experimental one group pretest-posttest design, conducted at a senior high school in Balikpapan City. A total of 30 students were selected purposively from a population of 444. Knowledge data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test, while self-efficacy data were analyzed using the paired t-test. Results. The N-Gain score was 0.65, indicating that the experiential learning method was moderately effective in improving students' knowledge and self-efficacy. Conclusion. Experiential learning is effective in enhancing adolescent understanding and confidence in managing mental health issues. This method is recommended as an interactive educational strategy and could be extended to other health topics to promote youth well-being.
Pengetahuan dan Self-Efficacy Orang Tua dalam Persiapan Pertemuan Tatap Muka Terbatas di Tengah Pandemi Covid-19 Agustini, Rina Tri; Nurrachmawati, Annisa; Permana, Lies
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2 (2023): Volume 14 Nomor 2 (2023)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v14i2.739

Abstract

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di sekolah mulai diberlakukan, sehingga membutuhkan persiapan termasuk pada orang tua siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektiftas edukasi mengenai protokol kesehatan selama pertemuan tatap muka terbatas tehadap pengetahuan dan efikasi diri orang tua siswa. Penelitian kuantitatif ini menggunkan metode pra eksperimen one group pretest-posttest dengan 74 sampel orang tua siswa SDN 001 Sungai Kunjang Samarinda. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pre test dan post test online setelah diberikan edukasi tentang protokol kesehatan pada PTM terbatas. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed-rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan orang tua (p-value 0,000), namun tidak terdapat perbedaan self-efficacy (p-value 0,111) sebelum dan setelah edukasi. Pihak sekolah dapat memberikan penyampaian informasi secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan orang tua demi menjaga ketahanan sekolah di era pasca pandemi.
Edukasi Publik dengan Komunikasi Massa tentang Protokol Kesehatan dan Vaksin COVID-19 di Kabupaten Malinau Permana, Lies; Rolantika, Widiya
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 3 (2022): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i3.16558

Abstract

COVID-19 has been countered in the community by implementing health protocols and providing COVID-19 vaccines in order to prevent transmission, morbidity, and mortality. This program is one of the promotion activities of using print media and mobile broadcasts to educate the public about health protocols and COVID-19 vaccines in mass. The goal of this project is to improve public access to health-related information and COVID-19 vaccines. The PRECEDE-PROCEED method has been used to plan the program, and the fishbone method has been used to analyze the reasons of the problem, followed by the implementation stage and evaluation. The activities leads to the formation of a collaboration with the District Health Office to create a variety of printed health promotion media, as well as the implementation of mobile broadcasts using official operational automobiles that directly target community. Several communities and health promotion officers from the local health office participated in the evaluation, which received a positive response using a simple online questionnaire instrument. Suggestions for relevant health organizations to keep improving IEC media with current information and mobile broadcasting operations so that they might reach out to other people in areas that are crowded but also have limited access to health information on a regular basis.
Peningkatan Kapasitas Ibu Rumah Tangga di Pesisir Kalimantan Timur untuk Pencegahan Stunting dengan Konsumsi Ikan Laut Lies Permana; Tasya Cintya Putri; Ariza Sausan Salsabila; Syifa Syahira; Frida Septiya Ayu Putri; Tiara Fadhilah Azhmi; Aji Tiya Merlinda; Alessandro Kevin Yudhistira; Adit Setiawan
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.8032

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang cukup tinggi di Kalimantan Timur, khususnya wilayah pesisir yang memiliki potensi ikan laut melimpah namun belum dimanfaatkan optimal sebagai sumber protein. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan demonstrasi olahan ikan kembung di Kampung Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif tentang stunting dan pentingnya konsumsi ikan, dilanjutkan dengan demonstrasi memasak menu berbasis ikan kembung. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest kepada 34 peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu balita. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan, motivasi, dan keterampilan setelah intervensi, dengan p-value 0,000. Peningkatan tertinggi terdapat pada aspek manfaat konsumsi ikan, pengertian stunting, dan cara memilih ikan segar. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan wawasan dan keterampilan ibu dalam memanfaatkan ikan lokal, sehingga diharapkan mampu berkontribusi pada upaya percepatan penurunan stunting di wilayah pesisir.
Perencanaan program ibu care posyandu turry melalui peer support group Ramadani, Nurul Ma'rifa; Makmur, Nindha Aulia; Faradiana, Dwi Nur; Gustia, Wanda; Anggraeni, Diva Nabilah; Rahmayanti, Desy Anugerah; Rahayu, Agustin Putri; Permana, Lies; Rohmah, Nur; Nurrachmawati, Annisa; Feriyanti, Alma; Fikri, Mohammad
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.1911

Abstract

Background: Posyandu (Integrated Health Post) is a community-based health service that plays a crucial role in improving maternal and child health. However, at Posyandu Turry, there is still a lack of understanding and participation from mothers, which impacts the effectiveness of Posyandu services. Purpose: To identify problems at Posyandu Turry, prioritize problems using ultrasound methods, and plan an empowerment program that can increase community knowledge and participation in Posyandu activities on an ongoing basis. Method: This study identified problems at the Turry Integrated Health Post (Posyandu), determined priorities using the USG method, and developed an empowerment program using a qualitative case study approach and Participatory Action Research (PAR). Data were collected through interviews, focus group discussions (FGDs), observations, and document analysis. Results: The FGDs revealed that low community knowledge about the importance of Posyandu was the highest-scoring problem. This was due to limited access to information and a lack of engaging educational materials. Based on these findings, the "Ibu Care Posyandu" empowerment program was formulated to increase community knowledge and engagement through easier-to-understand education and consistent information delivery. Conclusions: Low community knowledge, minimal participation by mothers of toddlers, and limited skills of cadres contributed to the low effectiveness of the Turry Integrated Health Post (Posyandu) service. Through case studies and Participatory Action Research (PAR), these problems were collaboratively addressed through the development of a peer-support-based "Ibu Care Posyandu" program to increase community knowledge and engagement.   Keywords: Community Empowerment; Health Education; Maternal Health; Participation; Posyandu.   Pendahuluan: Posyandu adalah layanan kesehatan yang didasarkan pada komunitas dan memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Namun di Posyandu Turry masih terdapat rendahnya pemahaman dan partisipasi dari ibu-ibu yang berdampak pada efektivitas pelayanan posyandu. Tujuan: Untuk mengidentifikasi permasalahan di Posyandu Turry, menetapkan prioritas masalah menggunakan metode USG, serta merencanakan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu secara berkelanjutan. Metode: Penelitian ini mengidentifikasi masalah di Posyandu Turry, menentukan prioritas dengan metode USG, dan menyusun program pemberdayaan melalui pendekatan kualitatif studi kasus, serta Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui wawancara, FGD, observasi, dan dokumen. Hasil: FGD menunjukkan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya posyandu menjadi masalah dengan skor tertinggi. Faktor penyebabnya adalah kurangnya akses informasi dan minimnya materi edukasi yang menarik. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan program pemberdayaan “Ibu Care Posyandu” untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat melalui edukasi yang lebih mudah dipahami dan penyampaian informasi yang konsisten. Simpulan: Rendahnya pengetahuan masyarakat, minimnya partisipasi ibu balita, dan keterbatasan keterampilan kader menyebabkan rendahnya efektivitas pelayanan Posyandu Turry. Melalui studi kasus dan Participatory Action Research (PAR), masalah tersebut diatasi secara kolaboratif melalui pengembangan program “Ibu Care Posyandu” berbasis dukungan sebaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat.   Kata Kunci: Edukasi Kesehatan; Kesehatan Ibu; Partisipasi; Pemberdayaan Masyarakat; Posyandu.
Penyadaran Masalah dan Perencanaan Program dalam Peningkatan Layanan Operasional Posyandu Lansia Seroja Samarinda Abdania, Hazizah Tausia; Wulandari, Putri Fauziah; Pratama, Rangga Aditya; Adellia, Yerita; Saputri, Anisatia; Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa; Fikri, Mohammad; Rohmah, Nur; Rahayu, Agustin Putri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3238

Abstract

Pelayanan Posyandu Lansia Seroja di Loa Bakung menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya kemampuan komunikasi efektif kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada lansia. Temuan social mapping menunjukkan bahwa para lansia tinggal di lingkungan permukiman yang padat dengan tingkat pemahaman kesehatan yang masih terbatas, serta memiliki kebiasaan makan yang dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan asam urat. Kondisi ini menuntut penyampaian informasi kesehatan yang jelas dan menenangkan, namun kemampuan komunikasi kader yang belum optimal sering menimbulkan kekhawatiran pada lansia sehingga pemahaman mereka tidak berkembang dengan baik. Stakeholder mapping juga menggambarkan belum tersusunnya alur koordinasi yang menyeluruh antara kader, Puskesmas Loa Bakung, Klinik Bunga Bakung, Kelurahan Loa Bakung, dan Kecamatan Sungai Kunjang. Ketidakterhubungan struktur ini membuat kegiatan penyuluhan berjalan tanpa dukungan teknis yang memadai. Melalui analisis situasi, pemetaan masalah, dan penentuan prioritas menggunakan metode USG, kemampuan komunikasi kader teridentifikasi sebagai masalah yang paling mendesak untuk ditangani. Perencanaan program kemudian difokuskan pada upaya pemberdayaan kader agar mampu berkomunikasi secara empatik, jelas, dan sesuai konteks sosial masyarakat. Perencanaan ini memberikan dasar strategis untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu Lansia melalui penguatan kapasitas kader dalam menyampaikan informasi kesehatan secara lebih efektif dan mudah dipahami.
Co-Authors Abdania, Hazizah Tausia Abel Jenissa Abira Ivanca Eka Dewi Sitepu Abira Ivanca Eka Dewi Sitepu Adelita, Rafanda Adellia, Yerita Adinda Naia Natasya Adit Setiawan Agus Wiranto Agus Wiranto Agus Wiranto Agustin Putri Rahayu Agustin Putri Rahayu Agustin Putri Rahayu Agustini , Rina Tri Agustini, Rina Tri Ahmad Daffi Maulany Ahmad Fadhlil Azhim Abdullah Aji Tiya Merlinda Alessandro Kevin Yudhistira Alfina Dwi Anggraini Alfonsus Dwi Saputro Alma Feriyanti Alma Feriyanti Alyssa Putri Anwar Andi Disyanataly Andini, Meylita Angelita Novia Debora Anggraeni, Diva Nabilah Anggraeni, Ika Anggraini, Alfina Dwi Anggraini, Devica Novia Anifa Temongmere Anisatia Saputri Annisa Delillah Priyanti Annisa Delillah Priyanti Annisa Nurrachmawati Annisa Nurrachmawati Annisa Nurrachmawati Annisa Nurrachmawati Annisa Nurrachmawati Annisa Nurrachmawati Annisa Nurrachmawati Ansyari, Alya Putri Anwar, Alyssa Putri Aprilianus Reynaldy Nurak Ari Natalia Probandari Ari Wibowo Ariza Sausan Salsabila Arniah Astuty, Eny Dwy aulia, sherly Auliya, Jumi Aura Nurani Pangastiti Ayu Ekayanti Azizah, Mirsa Nur Balqis, Salsabila Putri Dea Aurela Herawan Debora, Angelita Novia Denis, Rafael Fernando Dhihram Tenrisau Dhiya Talitha Disyanataly, Andi Dwi Nur Faradiana Dzakira, Tsabita Radhiya Elaine Keisha Syahputri Nuradi Eny Dwy Astuty Evan, Kharisma Khaerunissa Evana Dhiyalanni Evi Andriani Faradiana, Dwi Nur Farah Aulia, Farah Fazira Shinaia Ramadhantya Febrianshinta, Amara Wahyu Febry Lawrenche Feriyanti , Alma Fitriani, Ananda Aulia Cahya Fiyeri Suraini Frida Septiya Ayu Putri Grace Zecharrias Inanda Grace Zecharrias Inanda Gustia, Wanda Gutami, Anggie Dia Hanum Haniefa Harun, Siti Fadilah Hasanah, Dina Hasmawati Hasmawati Hazizah Tausia Abdania Helwena Helwena Helwena Helwena Helwena, Helwena Herawan, Dea Aurela Hutagalung, Modestine Tabitha Ike Anggraeni Indriani, Dilla Camara Iqbal Marcello Putra Hardani Jadid, Muhamad Ar-Ruhul Julaikhah, Siti Kartina Wulandari kartina Wulandari Khalisha, Nailah Kharisma Khaerunissa Evan Kharisya Nur Ainun Nabilah Khumairotul Zahro Khumairotul Zahroh AA Kukuh Rahmatullah Kurniawan, Haura Tamara Karin Laras Santi Lasari, Aramika Mahendra, Ahnaf Zaky Makmur, Nindha Aulia Marsyanti, Windy Masithah Masithah Masithah Maspah Maulana, Ady Maura Arielia Nurhaliza Meylita Andini Mila Warma Sari Mohammad Fikri Mohammad Fikri Mohammad Fikri Mohammad Fikri, Mohammad Muh Azmi Muhidin Muhamad Aziz Rabiautsani Muhammad, Maghfir Izzani Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif Nabilah, Nur Annisa Nabilla Nadia Sinta Aulia Safariana Nailah Khalisha Nastitie Cinintya Nurzihan Nasywa Aulia Nirgandhi Naib Prabawansyah Nisa, Rizky Khoirun Nur Asma Nur Rohmah Nur Rohmah Nur Rohmah Nur Rohmah Nur Rohmah Nur Rohmah Nuradi, Elaine Keisha Syahputri Nurjanah Nurlita Ramadhan Nurrachmawati , Annisa Nurrachmawati, Annissa Nurul Afiah Nurul Fitriani Az Zahra Nurwahyuni, Linda Nuzulul Kusuma Putri Papu, Theresa Rebecca Prabawansyah, Nirgandhi Naib Pradita, Adelia Putri Pramesti, Elviana Emilda Dyah Puja Nur Wahidah Putri Fauziah Wulandari Putri Fitria Listi Putri, Valendira Nuraini Rachmawati, Annisa Nur Rahayu, Agustin Putri Rahmadani, Aulia Tia Rahmanisa, Fatika Rahmayanti, Desy Anugerah Rahmi Susanti Ramadani, Nurul Ma'rifa Ramadhani, Reza Wahyu Ramadhantya, Fazira Shinaia Rangga Aditya Pratama Rangga Aditya Pratama Rania Nasywa Azzahra Reny Noviasty Resha Rizqy Nabila Resha Rizqy Nabila Revina Nur Wahidah Rina Agustina Rina Tri Agustini Rina Tri Agustini Rina Tri Agustini Rina Tri Agustini Rina Tri Agustini Rina Tri Agustini Rina Tri Agustini Ririn Arianti Riza Hayati Ifroh Rizky Khoirun Nisa Rizky Puspitarini Rizqi, Jennisa Rolantika, Widiya Sabina, Della Yosellanda Al Salma, Andi Sam, Dela Damarti Santi, Laras Saputra, Ra’azi Saputri, Anisatia Sariyati, Mely Sarwani, Audi Aprilia Sefia Diva Febriani Sholeha, Bella Bina Silfa Ayu Safika Siti Fadilah Harun Siti Julaikhah Siti Maysarah Siti Maysarah siti nurlela Sri Dwijayanti Mutiara Sujaya Suleman, Angellia Suraini, Fiyeri Syaniah, Syaniah Syifa Syahira Syifa’ul Alif Mutawakkiliin Tambunan, Syebat Triana Tasya Cintya Putri Tathia Rizky Amalia Theresa Rebecca Papu Tiara Fadhilah Azhmi Titania Uruba, Huurul ‘Aina “ Wahidah, Puja Nur Wanda Dila Vionita Wijayanti, Siti Choirul Jannah Dewi Windy Marsyanti Wulandari, Putri Fauziah Yayi Suryo Prabandari Yerita Adellia Yuniar, Dewi Zaky Rahmanul Atif