p-Index From 2021 - 2026
7.985
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Kesehatan Komunitas JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Aulad : Journal on Early Childhood Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Journal of Community Empowerment for Health JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Journal of Community Mental Health and Public Policy Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Indonesian Community Journal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns JOURNAL OF Mental Health Concerns Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Integrated Nutrition Journal Preventia : The Indonesian Journal of Public Health KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kapasitas Ibu Rumah Tangga di Pesisir Kalimantan Timur untuk Pencegahan Stunting dengan Konsumsi Ikan Laut Lies Permana; Tasya Cintya Putri; Ariza Sausan Salsabila; Syifa Syahira; Frida Septiya Ayu Putri; Tiara Fadhilah Azhmi; Aji Tiya Merlinda; Alessandro Kevin Yudhistira; Adit Setiawan
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.8032

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang cukup tinggi di Kalimantan Timur, khususnya wilayah pesisir yang memiliki potensi ikan laut melimpah namun belum dimanfaatkan optimal sebagai sumber protein. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan demonstrasi olahan ikan kembung di Kampung Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif tentang stunting dan pentingnya konsumsi ikan, dilanjutkan dengan demonstrasi memasak menu berbasis ikan kembung. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest kepada 34 peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu balita. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan, motivasi, dan keterampilan setelah intervensi, dengan p-value 0,000. Peningkatan tertinggi terdapat pada aspek manfaat konsumsi ikan, pengertian stunting, dan cara memilih ikan segar. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan wawasan dan keterampilan ibu dalam memanfaatkan ikan lokal, sehingga diharapkan mampu berkontribusi pada upaya percepatan penurunan stunting di wilayah pesisir.
Perencanaan program ibu care posyandu turry melalui peer support group Ramadani, Nurul Ma'rifa; Makmur, Nindha Aulia; Faradiana, Dwi Nur; Gustia, Wanda; Anggraeni, Diva Nabilah; Rahmayanti, Desy Anugerah; Rahayu, Agustin Putri; Permana, Lies; Rohmah, Nur; Nurrachmawati, Annisa; Feriyanti, Alma; Fikri, Mohammad
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.1911

Abstract

Background: Posyandu (Integrated Health Post) is a community-based health service that plays a crucial role in improving maternal and child health. However, at Posyandu Turry, there is still a lack of understanding and participation from mothers, which impacts the effectiveness of Posyandu services. Purpose: To identify problems at Posyandu Turry, prioritize problems using ultrasound methods, and plan an empowerment program that can increase community knowledge and participation in Posyandu activities on an ongoing basis. Method: This study identified problems at the Turry Integrated Health Post (Posyandu), determined priorities using the USG method, and developed an empowerment program using a qualitative case study approach and Participatory Action Research (PAR). Data were collected through interviews, focus group discussions (FGDs), observations, and document analysis. Results: The FGDs revealed that low community knowledge about the importance of Posyandu was the highest-scoring problem. This was due to limited access to information and a lack of engaging educational materials. Based on these findings, the "Ibu Care Posyandu" empowerment program was formulated to increase community knowledge and engagement through easier-to-understand education and consistent information delivery. Conclusions: Low community knowledge, minimal participation by mothers of toddlers, and limited skills of cadres contributed to the low effectiveness of the Turry Integrated Health Post (Posyandu) service. Through case studies and Participatory Action Research (PAR), these problems were collaboratively addressed through the development of a peer-support-based "Ibu Care Posyandu" program to increase community knowledge and engagement.   Keywords: Community Empowerment; Health Education; Maternal Health; Participation; Posyandu.   Pendahuluan: Posyandu adalah layanan kesehatan yang didasarkan pada komunitas dan memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Namun di Posyandu Turry masih terdapat rendahnya pemahaman dan partisipasi dari ibu-ibu yang berdampak pada efektivitas pelayanan posyandu. Tujuan: Untuk mengidentifikasi permasalahan di Posyandu Turry, menetapkan prioritas masalah menggunakan metode USG, serta merencanakan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu secara berkelanjutan. Metode: Penelitian ini mengidentifikasi masalah di Posyandu Turry, menentukan prioritas dengan metode USG, dan menyusun program pemberdayaan melalui pendekatan kualitatif studi kasus, serta Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui wawancara, FGD, observasi, dan dokumen. Hasil: FGD menunjukkan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya posyandu menjadi masalah dengan skor tertinggi. Faktor penyebabnya adalah kurangnya akses informasi dan minimnya materi edukasi yang menarik. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan program pemberdayaan “Ibu Care Posyandu” untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat melalui edukasi yang lebih mudah dipahami dan penyampaian informasi yang konsisten. Simpulan: Rendahnya pengetahuan masyarakat, minimnya partisipasi ibu balita, dan keterbatasan keterampilan kader menyebabkan rendahnya efektivitas pelayanan Posyandu Turry. Melalui studi kasus dan Participatory Action Research (PAR), masalah tersebut diatasi secara kolaboratif melalui pengembangan program “Ibu Care Posyandu” berbasis dukungan sebaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat.   Kata Kunci: Edukasi Kesehatan; Kesehatan Ibu; Partisipasi; Pemberdayaan Masyarakat; Posyandu.
Penyadaran Masalah dan Perencanaan Program dalam Peningkatan Layanan Operasional Posyandu Lansia Seroja Samarinda Abdania, Hazizah Tausia; Wulandari, Putri Fauziah; Pratama, Rangga Aditya; Adellia, Yerita; Saputri, Anisatia; Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa; Fikri, Mohammad; Rohmah, Nur; Rahayu, Agustin Putri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3238

Abstract

Pelayanan Posyandu Lansia Seroja di Loa Bakung menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya kemampuan komunikasi efektif kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada lansia. Temuan social mapping menunjukkan bahwa para lansia tinggal di lingkungan permukiman yang padat dengan tingkat pemahaman kesehatan yang masih terbatas, serta memiliki kebiasaan makan yang dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan asam urat. Kondisi ini menuntut penyampaian informasi kesehatan yang jelas dan menenangkan, namun kemampuan komunikasi kader yang belum optimal sering menimbulkan kekhawatiran pada lansia sehingga pemahaman mereka tidak berkembang dengan baik. Stakeholder mapping juga menggambarkan belum tersusunnya alur koordinasi yang menyeluruh antara kader, Puskesmas Loa Bakung, Klinik Bunga Bakung, Kelurahan Loa Bakung, dan Kecamatan Sungai Kunjang. Ketidakterhubungan struktur ini membuat kegiatan penyuluhan berjalan tanpa dukungan teknis yang memadai. Melalui analisis situasi, pemetaan masalah, dan penentuan prioritas menggunakan metode USG, kemampuan komunikasi kader teridentifikasi sebagai masalah yang paling mendesak untuk ditangani. Perencanaan program kemudian difokuskan pada upaya pemberdayaan kader agar mampu berkomunikasi secara empatik, jelas, dan sesuai konteks sosial masyarakat. Perencanaan ini memberikan dasar strategis untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu Lansia melalui penguatan kapasitas kader dalam menyampaikan informasi kesehatan secara lebih efektif dan mudah dipahami.
Pendampingan Kader Posyandu dalam Analisis Kebutuhan dan Penyusunan Perencanaan Program Pelita Kemuning di Posyandu Kemuning, Kota Samarinda Herawan, Dea Aurela; Anwar, Alyssa Putri; Papu, Theresa Rebecca; Harun, Siti Fadilah; Anggraini, Alfina Dwi; Ramadhantya, Fazira Shinaia; Fikri, Mohammad; Rahayu, Agustin Putri; Feriyanti , Alma; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3299

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Kemuning, Kota Samarinda. Permasalahan yang dihadapi kader selama ini adalah rendahnya keterampilan dalam melakukan pengukuran, pencatatan, serta interpretasi hasil antropometri, sehingga diperlukan pendampingan teknis yang lebih terstruktur. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam penggunaan media edukasi gizi melalui penyusunan dan pemanfaatan buku saku panduan antropometri. Mitra dalam kegiatan ini adalah 15 kader posyandu aktif dengan total sasaran sekitar 30 balita binaan yang rutin memanfaatkan layanan posyandu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk mengidentifikasi prioritas masalah, dilanjutkan dengan pelatihan serta pendampingan intensif terkait penggunaan buku saku. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader mampu memahami dan menggunakan buku saku sebagai panduan edukasi gizi maupun sebagai acuan standar dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Selain itu, masyarakat memberikan respons positif karena buku saku dinilai membantu penyampaian informasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Rencana tindak lanjut yang disusun meliputi revisi dan pencetakan ulang buku saku oleh kader, pelatihan lanjutan bagi kader baru maupun yang membutuhkan penguatan kompetensi, serta evaluasi dampak program setelah enam bulan bekerja sama dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.
PROGRAM PEMBERDAYAAN REMAJA BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN PADA SISWA SMP Nurrachmawati, Annisa; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Agustini, Rina Tri; AA, Khumairotul Zahroh
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20027

Abstract

Abstrak: Pernikahan dini menimbulkan berbagai risiko dan permasalahan yang berkaitan dengan aspek ekonomi, sosial, dan kesehatan. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk mencegah kejadian pernikahan dini yaitu melalui pendidikan kesehatan bagi usia remaja. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan efikasi diri remaja usia SMP yang ada di lingkungan masyarakat di Pulau Maratua tentang pendewasaan usia pernikahan melalui aplikasi metode experiential learning pada promosi kesehatan. Sasaran program ini 54 siswa SMP. Program berupa edukasi dan pelatihan bagi remaja SMP berbasis EXL dengan menggunakan media edukasi kesehatan berupa papan permainan ular tangga dan booklet. Paska edukasi 90.6 siswa setuju menikah dini akan menghambat pencapaian cita-cita. Sebesar 63% siswa menyatakan berani menolak untuk menikah muda. Peserta juga menyatakan bahwa mereka merasakan manfaat yang besar dari prosesexperiential learning ini (88.68%), dari keseluruhan proses experiential learning yang paling diminati peserta yaitu saat bermain ular tangga (66.67%). Edukasi menggunakan experiential learning bejasil membentuk sikap positif dan efikasi diri siswa mengenai pendewasaan usia perkawinan.Abstract: Early marriage raises various problems related to economic, social and health aspects. One strategy that could be used to prevent the incidence of early marriage is through health education for adolescents. This program aims to increase knowledge, attitudes and self-efficacy of junior high school age adolescent on Maratua Island regarding prevention of early marriage through the Experiential Learning (EXL) method in health promotion The target of this program is 54 junior high school students. Activities begin with building partnerships with local schools and health centers. The next stage is providing education and training for junior high school adolescent based on EXL and using health education media in the form of snakes and ladders game boards and booklets. After education, 90.6 students agreed that early marriage would hinder the achievement of their dreams. As many as 63% of students said they dared to refuse early marriage. Participants also stated that they felt great benefits from this experiential learning process (88.68%), of the entire experiential learning process the participants were most interested in playing snakes and ladders (66.67%). Education using experiential learning could form positive attitudes and student self-efficacy regarding prevention of early marriage.
Petualangan Warna-Warni: Aktivitas Seru Anak Usia Dini dalamMengenalkan Buah dan Sayur: Colourful Adventures: Engaging Activities to Teach Preschoolers about Fruits and Vegetables Lies Permana; Masithah; Nastitie Cinintya Nurzihan
Integrated Nutrition Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Integr. Nutr. J.
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. Alamat: Jl. Sambaliung Kampus Gunung Kelua Samarinda 75123, Kalimantan Timur, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/aj3sz827

Abstract

Latar Belakang: Anak Usia biasanya kurang menyukai buah dan sayur yang menjadi penyebab rendahnya konsumsi makanan tersebut. Zat gizi yang ada didalam buah dan sayur dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak sampai pada pencegahan penyakit-penyakit pada usia kurang dari 6 tahun. Di TK ABA 8 Samarinda, ditemukan masih ada 47,6% siswa yang tidak menyukai sayur dan 14,3% tidak menyukai buah. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dilakukan kegiatan pengenalan buah dan sayur kepada sayur di TK ABA 8 Samarinda. Dengan menggunakan permainan warna dan jenis buah dan sayur. Tujuan: Mengetahui peningkatan kemampuan mengenal warna buah dan sayur setelah mengikuti edukasi Metode: Penelitian ini menggunakan total sampling pada seluruh siswa TK ABA 8 Samarinda yang berjumlah 42 orang. Quasi eksperimen one group pretest posttest digunakan untuk mengukur keterampilan warna dan jenis pada buah dan sayur siswa TK sebelum dan setelah intervensi dengan menggunakan alat ukur lembar observasi. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2024, di TK ABA 8 Samarinda. Hasil: Setelah dilakukan observasi sebelum dan setelah intervensi maka ditemukan bahwa siswa TK ABA 8 Samarinda mampu meningkatkan kemampuan mengenal warna buah dan sayur. Uji Mann Whitney digunakan dalam penelitian ini dengan hasil pretest posttest dalam menyebutkan warna didapatkan nilai signifikansi P<0.025. Selain peningkatan keterampilan menyebutkan warna, petualangan warna warni yang dilakukan juga dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam mengkategorikan buah dengan P<0.003 dan mengkategorikan sayur P<0.000. Kesimpulan: Permainan petualangan warna warni dengan peran aktif siswa TK bermain warna dapat meningkatkan keterampilan siswa TK ABA 8 Samarinda dalam menyebutkan warna, mengkategorikan jenis buah dan sayur setelah dilakukan intervensi. Perlu adanya pengembangan pembelajaran siswa TK dengan menggunakan media pembelajaran yang penuh warna dan berbentuk sesuai wujud aslinya untuk meningkatkan wawasan anak usia dini.
PEMBERDAYAAN KADER: SIGAP DAN POJOK BERMAIN TINGKATKAN KUNJUNGAN POSYANDU MAYANG WANGI SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR Julaikhah, Siti; Astuty, Eny Dwy; Debora, Angelita Novia; Suraini, Fiyeri; Disyanataly, Andi; Nuradi, Elaine Keisha Syahputri; Andini, Meylita; Khalisha, Nailah; Nisa, Rizky Khoirun; Marsyanti, Windy; Permana, Lies; Rohmah, Nur; Nurrachmawati, Annisa; Agustini, Rina Tri
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 7 No. 2 (2025): Periode Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v7i2.6337

Abstract

Posyandu is a village level of health service that plays a role in improving public health, especially maternal and child health. The existence of posyandu makes an easier access for the community to  basic health services without having to travel long distances. However, the implementation of posyandu still faces various challenges, especially in how low the level of community participation is. Community empowerment with “SIGAP (Sosialisasi Gerakan Aktif Posyandu)” and “Play Corner” programs aims to increase infant and toddler visits to Posyandu Mayang Wangi through cadre empowerment and community education. The methods used include problem awareness through Focus Group Discussion (FGD), socialization planning and implementation, and evaluation using pre-test and post-test. This socialization was carried out by posyandu cadres and public health faculty students as facilitators. The socialization provided information on the importance of visiting the posyandu and nutritional problems in toddlers, as well as a "play corner" to attract children. The enthusiasm of the participants in the discussion session and evaluation through pre-test and post-test showed an improvement in knowledge of the participants, which reflected the effectiveness of the socialization presented by the cadres. The provision of a "play corner" also improved the skills and creativity of cadres in creating educational game media from used goods. This activity succeeded in building community awareness and concern for the importance of posyandu, as well as successfully empowering cadres in raising community awareness of maternal and child health.
Pelatihan kader Posyandu dalam upaya peningkatan kunjungan Posyandu Bougenville, Kelurahan Lok Bahu, Samarinda Zahra, Nurul Fitriani Az; Azzahra, Rania Nasywa; Abdullah, Ahmad Fadhlil Azhim; Titania; Natasya, Adinda Naia; Maulany, Ahmad Daffi; Hardani, Iqbal Marcello Putra; Saputro, Alfonsus Dwi; Safariana, Nadia Sinta Aulia; Sari, Mila Warma; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Agustini, Rina Tri; Nurrachmawati, Annisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/Hummed.V6I3.183

Abstract

Posyandu Bougainville in RT 46 Lok Bahu Village, Samarinda, faces challenges in increasing community participation, especially mothers of toddlers, in health activities. Lack of public awareness and appreciation of Posyandu cadres is a major problem. This research aims to increase visits to Posyandu through training cadres in creating digital promotional media and making souvenir products. The results of the training show an increase in cadres' skills in creating attractive promotional media as well as their ability to make souvenir products. After implementing the use of digital promotional media and giving souvenirs at posyandu activities, it showed that there was a significant increase in the number of visits to posyandu, from 20 in October to 26 in November. This training was not only successful in improving cadre skills, but also attracted community interest in participating in Posyandu activities.
Mental Health Determinants And Risk Behaviors of High School Students Agustini, Rina Tri; Nurrachmawati, Annisa; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Feriyanti, Alma; Rahayu, Agustin Putri; Fikri, Mohammad
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educatio
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V14.I1.2026.1-7

Abstract

Background: According to the Basic Health Research Survey (Riskesdas), the prevalence of depression in the population aged 15–24 years is 6.2%. Adolescents are prone to a variety of risky behaviors, such as drug abuse, unsafe sexual behaviors, and unhealthy diets. Objective: The purpose of this study was to analyze risky behaviors related to mental health determinants in high school students. Methods: This cross-sectional study was conducted in North Balikpapan, Samboja, and Sepaku Districts, which serve as buffer zones of the National Capital, particularly at SMAN 9 Balikpapan (n=248), SMAN 2 Samboja (n=110), and SMAN 3 Penajam Paser Utara (n=28), during October–November 2024. The dependent variables measured were health risk behaviors, and the independent variables were determinants of mental health. A multivariate analysis was performed using a binary logistic regression test. Results: Family mental health status was found to increase the likelihood of smoking behavior by 2.282 times (p=0.005). Meanwhile, psychological pressure on students increased the likelihood of excessive time spent staring at a gadget screen by 2.126 times (p=0.018). Additionally, family mental health status had a protective effect against low physical activity in students (p=0.010, OR=0.198). Conclusion: Psychological distress and family mental health significantly influence adolescent risk behaviors. Further research is needed to explore the physiological aspects of stress and the impact of family mental health on risky behaviors in adolescents.
The Influence of health students' attitudes on tobacco control and tobacco education on family smoking cessation Permana, Lies; Ifroh, Riza Hayati; Nurrachmawati, Annisa
Preventia: The Indonesian Journal of Public Health Vol. 10, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health students are aware of how smoking affects people's health. They are typically well-equipped to help smokers quit and play a significant role in tobacco control. The purpose of this study was to determine the role that students have in encouraging their families to quit smoking both before and after studying in health faculty, as well as the impact that health students' attitudes and tobacco control education have on these inquiries. In March and April of 2024, a cross-sectional survey was conducted using the GHPSS questionnaire, with 123 student in Universitas Mulawarman, grade 2nd public health faculty. The findings showed that there was a difference in the family’s behavior when it came to encouraging them to quit smoking (p-value 0.0350.05) and tobacco-related education (p-value 0.219>0.05) of their family members in encouraging them to quit smoking. The lack of correlation between these factors suggests that tobacco control-related attitudes and education in educational settings have very little impact on the practice of encouraging families to stop smoking. It is suggested that health student should continue to be given skills training to help smoking cessation.
Co-Authors AA, Khumairotul Zahroh Abdania, Hazizah Tausia Abdullah, Ahmad Fadhlil Azhim Abel Jenissa Abira Ivanca Eka Dewi Sitepu Abira Ivanca Eka Dewi Sitepu Adelita, Rafanda Adellia, Yerita Adit Setiawan Agus Wiranto Agus Wiranto Agustin Putri Rahayu Agustin Putri Rahayu Agustin Putri Rahayu Agustina, Rina Tri Agustini , Rina Tri Agustini, Rina Tri Aji Tiya Merlinda Alessandro Kevin Yudhistira Alma Feriyanti Alma Feriyanti Andini, Meylita Anggraeni, Diva Nabilah Anggraeni, Ika Anggraini, Alfina Dwi Anggraini, Devica Novia Anisatia Saputri Annisa Delillah Priyanti Annisa Delillah Priyanti Annisa Nurrachmawati Annisa Nurrachmawati Annisa Nurrachmawati Ansyari, Alya Putri Anwar, Alyssa Putri Aprilianus Reynaldy Nurak Ari Natalia Probandari Ari Wibowo Ariza Sausan Salsabila Arniah Astuty, Eny Dwy aulia, sherly Auliya, Jumi Aura Nurani Pangastiti Ayu Ekayanti Azizah, Mirsa Nur Azzahra, Rania Nasywa Balqis, Salsabila Putri Debora, Angelita Novia Denis, Rafael Fernando Dhihram Tenrisau Dhiyalanni, Evana Disyanataly, Andi Dwi Nur Faradiana Dzakira, Tsabita Radhiya Evan, Kharisma Khaerunissa Evi Andriani Faradiana, Dwi Nur Farah Aulia, Farah Febriani, Sefia Diva Febrianshinta, Amara Wahyu Febry Lawrenche Feriyanti , Alma Fitriani, Ananda Aulia Cahya Frida Septiya Ayu Putri Grace Zecharrias Inanda Grace Zecharrias Inanda Gustia, Wanda Gutami, Anggie Dia H Hasmawati Hanum Haniefa Hardani, Iqbal Marcello Putra Harun, Siti Fadilah Hasanah, Dina Hazizah Tausia Abdania Helwena Helwena Helwena Helwena Helwena, Helwena Herawan, Dea Aurela Hutagalung, Modestine Tabitha Ifroh, Riza Hayati Ifroh, Riza Hayati Ike Anggraeni Indriani, Dilla Camara Jadid, Muhamad Ar-Ruhul Julaikhah, Siti kartina Wulandari Kartina Wulandari Khalisha, Nailah Kharisma Khaerunissa Evan Kharisya Nur Ainun Nabilah Kurniawan, Haura Tamara Karin Laras Santi Lasari, Aramika Mahendra, Ahnaf Zaky Makmur, Nindha Aulia Marsyanti, Windy Masithah Maspah Maulana, Ady Maulany, Ahmad Daffi Maura Arielia Nurhaliza Mohammad Fikri Mohammad Fikri Mohammad Fikri Mohammad Fikri, Mohammad Muh Azmi Muhidin Muhamad Aziz Rabiautsani Muhammad, Maghfir Izzani Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif Nabilah, Nur Annisa Nabilla Nastitie Cinintya Nurzihan Nasywa Aulia Natasya, Adinda Naia Nirgandhi Naib Prabawansyah Nisa, Rizky Khoirun Nur Asma Nur Rohmah Nur Rohmah Nur Rohmah Nur Rohmah Nuradi, Elaine Keisha Syahputri Nurjanah Nurlita Ramadhan Nurrachmawati , Annisa Nurrachmawati, Annissa Nurul Afiah Nurwahyuni, Linda Nuzulul Kusuma Putri Papu, Theresa Rebecca Prabawansyah, Nirgandhi Naib Pradita, Adelia Putri Pramesti, Elviana Emilda Dyah Puja Nur Wahidah Putri Fauziah Wulandari Putri Fitria Listi Putri, Valendira Nuraini Rachmawati, Annisa Nur Rahayu, Agustin Putri Rahmadani, Aulia Tia Rahmanisa, Fatika Rahmatullah, Kukuh Rahmayanti, Desy Anugerah Rahmi Susanti Ramadani, Nurul Ma'rifa Ramadhani, Reza Wahyu Ramadhantya, Fazira Shinaia Rangga Aditya Pratama Rangga Aditya Pratama Reny Noviasty Resha Rizqy Nabila Resha Rizqy Nabila Revina Nur Wahidah Rina Tri Agustini Rina Tri Agustini Rina Tri Agustini Ririn Arianti, Ririn Riza Hayati Ifroh Riza Hayati Ifroh Riza Hayati Ifroh Riza Hayati Ifroh Rizky Puspitarini Rizqi, Jennisa Rolantika, Widiya Sabina, Della Yosellanda Al Safariana, Nadia Sinta Aulia Salma, Andi Sam, Dela Damarti Santi, Laras Saputra, Ra’azi Saputri, Anisatia Saputro, Alfonsus Dwi Sari, Mila Warma Sariyati, Mely Sarwani, Audi Aprilia Sholeha, Bella Bina Silfa Ayu Safika Siti Maysarah Siti Maysarah siti nurlela Sri Dwijayanti Mutiara Sujaya Suleman, Angellia Suraini, Fiyeri Syaniah, Syaniah Syifa Syahira Syifa’ul Alif Mutawakkiliin Talitha, Dhiya Tambunan, Syebat Triana Tasya Cintya Putri Tathia Rizky Amalia Temongmere, Anifa Tiara Fadhilah Azhmi Titania Uruba, Huurul ‘Aina “ Vionita, Wanda Dila Wahidah, Puja Nur Wijayanti, Siti Choirul Jannah Dewi Wiranto, Agus Wulandari, Putri Fauziah Yayi Suryo Prabandari Yerita Adellia Yuniar, Dewi Zahra, Nurul Fitriani Az Zahro, Khumairotul Zaky Rahmanul Atif