Claim Missing Document
Check
Articles

TIPE AIR UNTUK PENENTUAN ALIRAN AIRTANAH VERTIKAL DI CEKUNGAN JAKARTA Dadan Suherman; Sudaryanto Sudaryanto
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 19, No 2 (2009)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.082 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2009.v19.26

Abstract

ABSTRAK Pengambilan airtanah yang berlebihan menunjukkan bahwa dari tahun-ketahun di beberapa tempat telah mengalami penurunan kualitasnya, dan mengalirnya airtanah dari akuifer tidak tertekan ke akuifer tertekan. Analisis mengenai fenomena tersebut dilakukan dengan cara membandingkan tipe air dari kedua akuifer tersebut. Untuk keperluan itu, telah dilakukan penelitian  airtanah di 20 lokasi yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Pengambilan conto airtanah terdiri dari 15 conto dari akuifer tidak tertekan, 12 conto pada akuifer tertekan atas, dan sembilan conto dari akuifer tertekan bawah. Hasil analisis kimia dengan metode spektrofometri serapan atom (AAS), volumetri, dan turbidimetri menunjukkan bahwa tipe airtanah pada akuifer 1, 2, dan 3, bertipe MgCl2, CaCl2, NaCl, , Na2SO4, NaHCO3, NaMix, dan Ca(HCO3)2. Tipe air NaCl mengindikasikan bahwa di  Tongkol, Ancol, Marunda, Slipi dan Cempaka Putih telah dipengaruhi oleh garam, tipe ini banyak didapatkan pada akuifer 1. Sedangkan tipe anion bikarbonat banyak terdapat pada akuifer 2 dan akuifer 3.  Masing-masing  akuifer umumnya memperlihatkan tipe airtanah yang berbeda, hasil ini memberikan indikasi bahwa di lokasi penelitian tidak terjadi aliran airtanah secara vertikal.
STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN KOTA SEMARANG BERDASARKAN DATA GAYABERAT Dadan Dani Wardhana; Hery Harjono; Sudaryanto Sudaryanto
JURNAL RISET GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN Vol 24, No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1653.987 KB) | DOI: 10.14203/risetgeotam2014.v24.81

Abstract

ABSTRAK Kota Semarang merupakan kota yang berkembang dari pemukiman tua yang dibangun pada endapan alluvial yang berumur sangat muda. Beberapa fenomena alam yang muncul seiring dengan perkembangan kota Semarang, diantaranya penurunan muka tanah, terjadi banjir rob, dan di beberapa kawasan terjadi longsor. Sejumlah penelitian telah dilakukan untuk mengetahui penyebab dari fenomaena tersebut. Pada penelitian ini telah dilakukan studi gayaberat untuk mengidentifikasi kaitan antara struktur bawah permukaan dengan fenomena penurunan muka tanah. Analisis struktur bawah permukaan dilakukan melalui interpretasi kualitatif terhadap peta anomali gayaberat Bouguer dan anomali residual. Sedangkan interpretasi kuantitatif dibuat model 2-dimensi gayaberat dan model inversi 2-dimensi tahananjenis. Hasil penelitian mempelihatkan rentang anomali Bouguer antara -15 sampai 10 mGal, berada pada zona anomali rendah. Pola struktur yang tergambar didominasi oleh arah baratlaut-tenggara. Anomali di timur relatif lebih tinggi daripada yang di barat yang menunjukkan bahwa basement di bagian timur lebih dangkal dibandingkan dengan yang di sebelah barat. Tiga penampang model gayaberat dibuat dalam 7 lapisan dengan densitas berturut-turut 1.85gr/cc, 2.00gr/cc, 2.20 gr/cc, 2.30 gr/cc, 2.45 gr/cc, 2.6 gr/cc dan 2.85 gr/cc. Hasilnya menggambarkan bahwa dominasi sesar naik dan geser yang terus aktif mengontrol batuan penyusun kota Semarang.
PRAGMATIK, CARA PENGAJARAN DAN CARA PENILAIANNYA DALAM BAHASA INDONESIA Sudaryanto Sudaryanto
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1988,TH.VII
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.03 KB) | DOI: 10.21831/cp.v3i3.7728

Abstract

Pada pertengahan dekade delapan puluhan, dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SD, SMTP dan SMTA dihangatkan oleh kehadiran Pokok Bahasan baru yang dikenal dengan nama Pragmatik. Pokok Bahasan ini rclatif masih sangat muda baik di negara asalnya (Negara Barat), maupun di negara kita Indonesia jika dibandingkan dengan Pokok-pokok Bahasan yang lain di dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.Pragmatik dapat berupa suatu keterampilan, sering disebut dengan istilah Keterampilan Pragmatik, dan dapat pula berupa suatu ilmu atau teori yang disebut dengan I1mu Pragmatik. Kelerampilan Pragmatik ialah kemampuan menggunakan bahasa yang disesuaikan dengan konteks, kondisi dan situasi pemakainya. I1mu Pragmatik ialah suatu telaah bahasa yang membicarakan penggunaan bahasa yang disesuaikan dengan konteks, kondisi dan situasi pemakaiannya. Pembicaraan dalam Pragmatik di antaranya meliputi masalah konsep teori tindak bahasa, konsep implikatur percakapan, variasi berbahasa, dieksis dan sebagainya.
Sumbangan Administrasi Kearsipan terhadap Pimpinan Organisasi dalam Pengambilan Keputusan Sudaryanto Sudaryanto
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume I, Agustus 2001
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2462.763 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v1i1.3751

Abstract

Kenyataan menunjukkan bahwa setiap pimpinan organisasi, baik tingkat puncak, menengah, maupun bahwa tidak dapat lepas dari kegiatan pengambilan keputusan dalam kerangka pencapaian tujuan. Optimalisasi kuantitas, kualitas, kecepatan, dan ketepatan pengambilan keputusan dapat dipenuhi oleh beberapa faktor, misalnya kemampuan pimpinan, tujuan yang ingin dicapai, dan tersedianya informasi. salah satu faktor penting dalam pembahasan ini ialah faktor tersedianya informasi. Dengan demikian ketersediaan informasi menjadi sumber bahan dan pertimbangan dalma proses pengambilan keputusan. Perlu disadari bahwa setiap organisasi sebenarnya telah memiliki salah satu sumber informasi yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pengambilan keputusan, yaitu dari arsip atau warkat-warkat yang dimilikinya. Oleh karena itu pengelolaan arsip atau warkat-warkat hendaknya dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya agar informasi yang diperlukan dapat disediakan secara lengkap, akurat, dan cepat. Jika demikian administrasi kearsipan dalam suatu organisasi dapat memberikan sumbangan yang maksimal kepada pimpinan dalam rangka pengambilan keputusan.
BIRDWATCHING RACE DI TAHURA NGURAH RAI BALI SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN LINGKUNGAN UNTUK PELAJAR DAN MAHASISWA SUDARYANTO SUDARYANTO; L. P. ESWARYANTI KUSUMA YUNI; YUNITA HARDINI
Buletin Udayana Mengabdi Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.48 KB)

Abstract

ABSTRACT Birdwatching race was conducted on 17-19 October 2008 at Srangan Island, Lagoon BTDC Nusa Dua and Mangrove Information Centre (MIC) Tahura Ngurah Rai Bali. This activity was aimed to increase the awareness of youngsters to environment, especially bird in their habitat. This activity was also aimed to promote one kind of ecotourism namely birdwatching in Tahura Ngurah Rai Bali. One hundred students and youngsters from Java, Lombok and Bali Island participated in this activity. The activity included discourse and birdwatching race, environmental education, and discussion on environmental issues related to development ecotourism of Tahura Ngurah Rai Bali.
Perilaku Harian Biawak Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Komodo Taman Nasional Komodo (BEHAVIOUR OF KOMODO DRAGON (VARANUS KOMODOENSIS) AT KOMODO ISLAND KOMODO NATIONAL PARK) I Dewa Putu Putra Sastrawan; Sudaryanto Sudaryanto; Dewa Putu Gde Winana
Jurnal Veteriner Vol 2 No 4 (2001)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2937.538 KB)

Abstract

Abstak dapat dibaca pada Full Text Abstract can be read at Full Text
Keberlanjutan dan Dampak Jangka Panjang Operasi Perikanan Intensif di Tempat Pemijahan Ikan Baronang (Siganus canalicullat) di Pulau Papagaran-Taman Nasional Komodo Sudaryanto Sudaryanto; Herdis Herdiansyah
ECOTROPHIC : Jurnal Ilmu Lingkungan (Journal of Environmental Science) Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Master Program of Environmental Science, Postgraduate Program of Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.002 KB) | DOI: 10.24843/EJES.2018.v12.i02.p06

Abstract

Papagaran merupakan pulau yang terletak di dalam kawasan Taman Nasional Komodo dihuni oleh lebih dari 280 kepala keluarga nelayan. Mata pencaharian utama adalah perikanan Siganus canaliculatus dengan dua cara menggunakan bahan beracun tuba, dan mengambil manfaat dari keberadaan tempat pemijahan secara berkelompok di dekat zona pemanfaatan pesisir. Para nelayan mengamati terjadi tren penurunan jumlah tangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penyebab turunnya jumlah tangkapan ikan di perairan laut Pulau Papagaran, dan juga menentukan pilihan kebijakan untuk mewujudkan konservasi area pemijahan ikan beronang. Pendekatan penelitian menggunakan metode penelitian campuran kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif menggunakan metode survei terhadap penduduk desa terkait kegiatan penangkapan ikan. Pendekatan kualitatif dilakukan untuk mengetahui sejarah dan kemungkinan penyebab turunnya jumlah tangkapan ikan berdasarkan observasi dan wawancara mendalam.Opsi kebijakan konservasi yang diperlukan dalam upaya memperbaiki kondisi tangkapan ikan di wilayah Papagarandilakukan dengan penghitungan. Hasil penelitian menunjukkan ikan ditangkap sebelum bertelur. Hasil perhitungan AHP diperoleh hasil upaya konservasi pemijahan ikan beronang dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan (67,16%), sosial budaya (26,54%), dan ekonomi (6,29%). Hasil perhitungan AHP terhadap pilihan alternatif berturut-turut adalah pembentukan reservat (64,64%), pengaturan waktu penangkapan ikan (25,54%) dan penggantian metode penangkapan ikan (9,82%).
PENGEMBANGAN KOMPETENSI KOMUNIKATIF BERBAHASA SISWA SMA/SMK SUDARYANTO SUDARYANTO
Jurnal Kependidikan Vol. 36, No.2 (2006)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v36i2.4980

Abstract

Abstract This study is to accelerate or develop communicative or functional competence in using Indonesian and English of General and Vocational Senior High School students through communicative approach. Several techniques are used. The Picture Cue Card technique is used for the students of the State Vocational Senior High School 3 Purwokerto, whereas the Feature Analysis technique is used for the students of General Senior High School of Abdi Negara of Muntilan. Retelling technique is used for the students of State Vocational Senior High School1 of Depok, whereas the Progressive technique is used for the students of the State General High School 7 of Yogyakarta. This research is a classroom action rsearch with communicative learning approach. The result show following: (1) Picture Cue Card thechnique can accelerate English ability. (2) Feature Analysis technique can accelerate the mastery of Indonesian vocabulary (3) Retelling technique can accelerate the ability in reading English texts (4) Progressive learning can accelerate the ability in writing in Indonesian. Keywords: picture cue cards technique, analysis feature, retelling, progressive learning,classroom action research.
DARI SUMPAH PEMUDA (1928) SAMPAI KONGRES BAHASA INDONESIA I (1938): KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS SEKITAR MASA-MASA PRAKEMERDEKAAN Sudaryanto Sudaryanto
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.568 KB) | DOI: 10.23917/kls.v3i2.5558

Abstract

Bahasa Indonesia diikrarkan oleh para pemuda Indonesia melalui teks Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Peristiwa Sumpah Pemuda itu menjadi dasar atas penyelenggaraan Kongres Bahasa Indonesia I di Solo. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji peristiwa Sumpah Pemuda dan Kongres Bahasa Indonesia I dalam kajian linguistik historis (historical linguistics). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan peneliti sebagai instrumen utama penelitian. Data yang dikumpulkan adalah peristiwa Sumpah Pemuda dan Kongres Bahasa Indonesia I beserta perubahan-perubahan jangka pendek dan jangka panjang dalam sistem bunyi, gramatika, dan kosakata bahasa Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kajian isi (content analysis) secara objektif dan sistematis. Adapun hasil penelitian ini adalah (1) penerapan Ejaan van Ophuijsen dalam penulisan teks Sumpah Pemuda dan putusan Kongres Bahasa Indonesia I, (2) penyerapan kosakata Sanskerta dalam teks Sumpah Pemuda, dan (3) politik bahasa nasional dari teks Sumpah Pemuda dan putusan Kongres Bahasa Indonesia I.
STUDI TENTANG PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA DI TIONGKOK DAN DAMPAK KESARJANAAN TIONGKOK BAGI PENGAJARAN BAHASA INDONESIA Sudaryanto Sudaryanto
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 26, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.877 KB) | DOI: 10.23917/kls.v26i1.4083

Abstract